Insight Talenta

Berikut Ini Cara Mudah Menghitung PPh 21 Karyawan Asing

Berikut Ini Cara Mudah Menghitung PPh 21 Karyawan Asing

Tenaga kerja asing atau karyawan asing baik skala buruh maupun staf manajerial biasanya menjadi suatu kebutuhan bagi perusahaan. Sama dengan karyawan lokal, gaji yang mereka dapatkan pun dipotong pajak penghasilan pasal 21 atau PPh 21. Lantas bagaimana cara menghitungnya PPh 21 karyawan asing? Berikut ulasan Talenta by Mekari.

Dengan status sebagai karyawan, gaji yang diterima karyawan asing tetap akan dikenai pajak penghasilan (PPh 21) Warga Negara Asing. Ini diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak (DJP) Nomor Per-43/PJ/2011 tentang Penentuan Subjek Pajak Dalam Negeri (SPDN) dan Subjek Pajak Luar Negeri (SPLN).

Note : Baca artikel Panduan Lengkap Penghitungan PPh 21 Karyawan dengan Contoh Soal

Orang Pribadi sebagai SPDN

  • Orang pribadi yang bertempat tinggal di Indonesia, atau berada di Indonesia lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, atau dalam suatu Tahun Pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat untuk bertempat tinggal di Indonesia,
  • Badan yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia, 
  • Warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan yang berhak.

Pada dasarnya, Warga Negara Asing termasuk SPLN. Namun, saat WNA telah memenuhi kriteria pertama di atas hingga menjadi SPDN, maka secara otomatis WNA tersebut akan dikenakan PPh Pasal 21 dan bukan lagi PPh Pasal 26.

SPDN ditetapkan sebagai Wajib Pajak karena memperoleh penghasilan yang bersumber dari Indonesia, yang dibayarkan melalui bentuk usaha tetap di Indonesia. Penghasilannya pun sudah melampaui Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yaitu Rp 54 juta. Artinya, WNA tersebut telah terkena kewajiban subjektif dan objektif.

Note : Baca artikel Mulai April, Pemerintah Tanggung PPh 21 Karyawan Selama 6 Bulan

Komponen dan Fungsi Penting Laporan Gaji Karyawan

Berikut kriteria SPDN

  • Bertempat tinggal di Indonesia: mempunyai tempat tinggal (place of residence) yang tetap (permanent) untuk menjalani kehidupan secara biasa (ordinary course of life),
  • Berniat untuk bertempat tinggal di Indonesia, yang ditunjukkan dengan dokumen berupa visa bekerja atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), lalu menyewa tempat tinggal di Indonesia, bahkan memindahkan anggota keluarga ke Indonesia,
  • Menyetujui, atau memperpanjang kontrak/perjanjian, selama lebih dari 183 hari (seratus delapan puluh tiga) hari.

Selanjutnya, kewajiban perpajakan WNA yang telah menjadi SPDN dapat mengacu pada ketentuan perpajakan di Indonesia tentang Pajak Penghasilan orang pribadi.

Hanya saja, catatan penting untuk diperhatikan saat perhitungan PPh 21 WNA, terutama bagi WNA yang bekerja mulai pertengahan tahun, penghitungan PPh Pasal 21-nya harus disetahunkan.

Note : Baca artikel Cara Menghitung PPh 21 Pegawai Tidak Tetap yang Mudah untuk Dicoba

Contoh Soal

Tom Hanks adalah seorang pria lajang dengan kewarganegaraan Amerika Serikat (AS). Ia mulai bekerja di negara Indonesia yaitu di PT Mobil Bekas Sejahtera pada 1 September 2019.

Di perusahaan tersebut, ia mendapat gaji Rp19.000.000 per bulannya. Berapa PPh 21 yang harus Tom bayarkan?

Penghasilan bruto                    Rp  19.000.000

Penghasilan bruto setahun     Rp  19.000.000 x 12    Rp 228.000.000

Biaya jabatan                                                                     Rp      6.000.000

___________________________________________________________________-

Penghasilan neto disetahunkan                                     Rp 222.000.000

 

Pengurangan:

 

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)                          Rp   54.000.000

___________________________________________________________________-

Penghasilan Kena Pajak (PKP)                                       Rp 168.000.000

 

PPH 21 Disetahunkan:

(5% x Rp 50.000.000)      =    Rp  2.500.000

(15% x Rp 118.000.000)   =    Rp 17.700.000

_______________________________________+

                                                    Rp 20.200.000 

PPh 21 Setahun (4 Bulan):

(4/12 x Rp 20.200.000) =    Rp   6.733.333,33

 

PPH 21 terutang Tom Hanks di September 2019:

(1/4 x Rp 6.733.333,33) =        Rp  1.683.333,33

Itulah beberapa hal terkait penghitungan PPh 21 Karyawan Asing. Mau lebih praktis? Anda bisa memanfaatkan software payroll atau software HR yang dilengkapi dengan perhitungan PPh 21 sesuai kebijakan perusahaan Anda.

Talenta merupakan salah satu software HR yang bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin menghitung penggajian secara tepat waktu dan dengan perhitungan yang akurat. Sehingga, Anda tidak perlu lagi menghitung komponen dalam PPh 21 secara manual. Tunggu apalagi? Ajukan demo Talenta sekarang!

CTA Talenta


PUBLISHED28 Jul 2020
Wiji Nurhayat
Wiji Nurhayat