Mengenal Tenaga Kerja Tidak Terdidik dan Jenis Tenaga Kerja Lainnya

By Mekari TalentaPublished 09 Mar, 2022 Diperbarui 20 Maret 2024

Dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 yang mengatur tentang perlindungan tenaga kerja, pengertian kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan untuk menghasilkan barang atau jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun kebutuhan orang lain.

Masyarakat adalah semua hal yang berhubungan dengan pekerjaan sebelum, selama dan setelah jam kerja.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kerja adalah orang yang bekerja atau berbuat sesuatu, pekerja, pegawai, dsb., penduduk suatu negara dibagi menjadi dua golongan, pekerja dan bukan pekerja.

Dalam buku Ilmu Ekonomi (2009) karya Dewi Kusumawardani, penduduk tergolong aktif secara ekonomi bila penduduk berusia antara 15 dan 64 tahun, sedangkan penduduk yang berusia di bawah 15 tahun ke atas 64 tidak termasuk dalam angkatan kerja.

Tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi terpenting bagi negara. Tanpa kerja, faktor-faktor produksi alam dan faktor-faktor produksi kapitalis tidak dapat digunakan secara optimal.

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk yang besar. Tapi tidak semua penduduk memiliki pekerjaan.

Definisi Ketenagakerjaan

  • George Milkovic dan Paul C. Nystrom, yang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan perencanaan tenaga kerja adalah proses peramalan, pengembangan, pengimplemaentasian dan pengontrolan yang menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian jumlah pegawai, penempatan pegawai secara benar, waktu yang tepat, yang secara otomatis lebih bermanfaat.
  • Andrew E. Sikula, yang berpendapat bahwa perencanaan tenaga kerja adalah proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berinteraksi dengan rencana organisasi.
  • Miner dan Miner, yang menyatakan bahwa perencanaan tenaga kerja adalah suatu proses yang dilakukan untuk memastikan jumlah dan tipe orang yang tepat dalam menempati suatu posisi dan pada waktu yang tepat di masa depan, dan yang mampu melakukan hal-hal yang diperlukan agar organisasi dapat berjalan dalam rangka mencapai tujuannya.
  • Dale Yoder menyatakan bahwa dalam perencanaan tenaga kerja terdapat hal-hal penting yang tidak dapat ditinggalkan, yaitu : Penggunaan yang efektif. Perkiraan kebutuhan. Pengembangan kebijakan dan program untuk memenuhi kebutuhan. Mereview dan mengawasi proses keseluruhan.

Peraturan & UU Ketenagakerjaan

Berdasarkan Undang-Undang No.13 Tahun 2013 tentang ketenagakerjaan dijelaskan bahwa Ketenagakerjaan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan tenaga kerja baik pada waktu sebelum, selama dan sesudah masa kerja. Peraturan tersebut dilandasi dengan tujuan  sebagai berikut:

  • Memberdayakan dan mendayagunakan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi
  • Mewujudkan pemerataan kesempatan kerja dan penyediaan  tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan nasional dan daerah
  • Memberikan pelindungan kepada tenaga kerja dalam mewujudkan kesejahteraan
  • Meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya

4 Jenis Tenaga Kerja Yang Ada di Indonesia!

Dalam menggerakkan perekonomian suatu negara, tenaga kerja merupakan salah satu komponen yang paling berpengaruh. Hal ini dikarenakan tenaga kerja terlibat secara langsung dalam proses produksi barang maupun jasa yang mampu menggerakan roda perekonomian, sehingga berdampak positif terhadap pembangunan ekonomi sebuah negara.

Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 Bab I Pasal 1 Ayat 2, yang berbunyi “Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat”.

Jenis Tenaga Kerja

tenaga kerja tidak terdidik

Pada umumnya, tenaga kerja memiliki kriteria yang harus dipenuhi, yaitu berada pada usia produktif atau usia kerja yaitu antara 18 tahun sampai dengan 64 tahun. Pembagian tenaga kerja di Indonesia sendiri dapat dikelompokan menjadi 4 jenis.

  1. Menurut Sifatnya

Jika dilihat dari sifatnya maka tenaga kerja dapat diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu:

  • Tenaga Kerja Jasmani
    Tenaga Kerja Jasmani adalah tenaga kerja yang dituntut untuk menggunakan tenaganya dalam melakukan suatu pekerjaan. Tenaga kerja jenis ini jumlahnya sangat banyak di Indonesia jika dibandingkan dengan tenaga kerja yang bekerja dengan kecerdasan otak dan pikirannya.
  • Tenaga Kerja Rohani
    Tenaga kerja rohani berbanding terbalik dengan tenaga kerja jasmani, dimana mereka lebih mengandalkan bekerja dengan menggunakan kemampuan otak dan pikirannya daripada tenaga yang mereka miliki. Tenaga kerja ini biasanya adalah orang yang bekerja di tempat yang relatif bersih dan nyaman seperti perkantoran.
  1. Menurut Kemampuannya

Untuk tenaga kerja menurut kemampuannya dapat dibagi menjadi 3 macam,  yaitu:

  • Tenaga Kerja Terdidik
    Tenaga kerja terdidik merupakan tenaga kerja yang memiliki riwayat pendidikan tinggi dan biasanya pendidikan tertinggi untuk tenaga kerja jenis ini adalah maksimal telah lulus dengan predikat S1.
  • Tenaga Kerja Terlatih
    Tenaga kerja terlatih biasanya mengandalkan keterampilan dan kemampuan khusus yang dimilikinya. Biasanya, tenaga kerja ini tidak memerlukan pendidikan dan hanya membutuhkan pelatihan terlebih dahulu sebelum dapat bekerja.
  • Tenaga Kerja Tidak Terdidik
    Tenaga Kerja Tidak terdidik merupakan tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan ataupun pelatihan terlebih dahulu. Tenaga kerja ini juga tidak memiliki keharusan untuk memiliki keterampilan khusus.
  1. Menurut Jenis Pekerjaannya

Jika dilihat dari jenis pekerjaan yang dilakukan, tenaga kerja dapat dibagi menjadi 3 macam yaitu:

  • Tenaga Kerja Lapangan
    naga Kerja Lapangan adalah tenaga kerja yang bekerjanya terjun langsung ke lapangan bahkan terkadang berhubungan langsung dengan pelanggan.
  • Tenaga Kerja Pabrik
    Tenaga kerja pabrik adalah mereka yang bekerja di sebuah pabrik, biasanya di bagian produksi.
  • Tenaga Kerja Kantor
    Tenaga kerja kantor adalah mereka yang bekerja dalam sebuah kantor atau instansi atau perusahaan. Mereka biasanya adalah orang-orang yang terpilih dengan kemampuan atau keahlian khusus.
  1. Menurut Hubungannya Dengan Produk

Berdasarkan hubungan dengan produk, maka jenis tenaga kerja dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

  • Tenaga Kerja Langsung
    Tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang terjun langsung menangani suatu produk atau barang. Biasanya, dalam sebuah perusahaan yang besar, jumlah tenaga kerja langsung yang dibutuhkan terbilang sangat banyak guna mempercepat proses produksi.
  • Tenaga Kerja Tidak Langsung
    Sedangkan tenaga kerja tidak langsung adalah mereka yang tetap berhubungan dengan produk atau barang tetapi tugasnya bukanlah membuat melainkan merencanakan dan mengawasi produksi. Mereka yang tergolong tenaga kerja tak langsung biasanya memiliki pendidikan yang tinggi.

Masalah Ketenagakerjaan

Masalah ketenagakerjaan dapat timbul karena beberapa faktor seperti pendidikan, kesempatan kerja maupun pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah. Hal ini dialami oleh banyak negara yang termasuk Indonesia, karena hingga saat ini masih banyak pengangguran atau lebih tepatnya lagi orang yang tidak dapat bekerja karena minimnya lapangan pekerjaan.

Tiga masalah ketenagakerjaan yang sering terjadi di Indonesia:

  1. Banyaknya Pengangguran

Disebabkan karena tingginya jumlah penduduk dan tidak diikuti dengan lapangan kerja yang cukup, permasalah ini merupakan yang paling utama di Indonesia. Begitu juga dengan rendahnya kualitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi yang menjadi faktor utama dalam timbulnya masalah ini.

  1. Lapangan Kerja yang Rendah

Timbul akibat jumlah angkatan kerja yang produktif tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang disediakan. Hal ini menjadi salah satu pemicu masalah pengangguran.

  1. Kualitas Tenaga Kerja yang Rendah

Tingkat pendidikan yang rendah baik formal maupun non formal. Kemampuan ekonomi masyarakat Indonesia tergolong rendah menyebabkan ketidakmampuan untuk meraih pendidikan yang tinggi.

Bicara tentang ketenagakerjaan tentunya masih banyak lagi yang dapat dijadikan pembahasan. Sekilas pemaparan secara umum mengenai pengertian, peraturan dan masalah ketenagakerjaan yang ada di Indonesia

Kelola Tenaga Kerja Melalui Teknologi Terkini

Memang tidak dipungkiri, munculnya teknologi dalam membantu segala aktivitas bisnis, khususnya penilaian kinerja karyawan, menjadi salah satu solusi yang paling mudah dan menguntungkan bagi manajemen HR dan pemilik bisinis.

Talenta adalah salah satu merk HRIS (human resources information system), yakni software (perangkat lunak) untuk manajemen sumber daya manusia. Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan database karyawan.

Dengan Talenta, Anda akan lebih mudah dalam  mengelola database karyawan hanya dalam satu sistem berbasis cloud yang telah terintegrasi dengan fitur payroll. Kunjungi link berikut https://www.talenta.co/fitur/software-hris/software-database-karyawan-perusahaan/ untuk lebih lengkapnya.

Sehingga hadirnya Mekari Talenta  memberikan solusi dengan menghadirkan aplikasi HRD yang dapat diakses secara online dan dapat membantu Anda membuat jadwal kerja shift karyawan secara lebih mudah untuk didistribusikan secara merata kepada seluruh karyawan dengan proses administrasi yang lebih praktis dengan integrasi fitur shift rostering ke payroll. Selengkapnya kunjungi tautan berikut mengenai software untuk membuat jadwal kerja shift by Talenta https://www.talenta.co/fitur/attendance-management/software-untuk-membuat-jadwal-kerja-shift/.

Talenta menggunakan business model managed subscription, jadi anda berlangganan secara tahunan ke Talenta untuk menggunakan software ini. Tidak bisa bayar sekali didepan lalu pakai selamanya.

Selain itu, semua data yang ada di dalam aplikasi Mekari Talenta akan terjamin keamanannya, karena kami memiliki kualitas keamanan standar ISO 27001 yang setara dengan bank.

Talenta juga menggunakan teknologi enkripsi sehingga data-data yang tersimpan tidak akan dapat dilihat oleh pihak yang tidak berwenang.

Fitur Mekari Talenta:

Berikut beberapa fitur utama yang dapat membantu HR dalam mengelola sumber daya manusia suatu perusahaan.

  • Software attendance management: untuk mengelola cuti, absen, jadwal shift kerja, perhitungan lembur dan timesheet karyawan.
  • Aplikasi absensi online: untuk mengelola kehadiran karyawan tanpa perlu menggunakan mesin fingerprint.
  • Aplikasi HRIS: untuk mengelola database karyawan, proses rekrutmen hingga manajemen aset.
  • Software payroll: untuk melakukan penggajian lebih efisien dengan perhitungan yang akurat dan cepat.
  • Aplikasi slip gaji: untuk mengelola slip gaji karyawan dengan lebih aman dan mudah diakses kapan saja dan dimana saja.

Dengan fitur – fitur ini, HR dapat mengelola rekrutmen karyawan dengan lebih mudah, mulai dari job listing, penjadwalan interview, hingga onboarding hanya dalam satu aplikasi yang terintegrasi dan berbasis online.

Tertarik mencoba Talenta secara gratis? Kunjungi Talenta.co sekarang juga!

 

Image
Mekari Talenta
Temukan artikel-artikel terbaik seputar HR dari tim editorial Mekari Talenta. Kami mengumpulkan, menyusun, dan membagikan insight-insight menarik untuk membantu bisnis mengelola serta mengembangkan talenta-talenta unggulan.