Aplikasi Perhitungan Lembur untuk Hitung Overtime Karyawan

By Septina MuslimahPublished 21 Nov, 2023 Diperbarui 01 Desember 2023

Mekari Talenta merupakan alternatif aplikasi penghitung overtime karyawan. Seperti apa cara kerjanya?

Istilah lembur atau overtime artinya adalah sebuah hal yang tidak asing lagi di dunia kerja, istilah yang diartikan oleh para pekerja sebagai penambahan jam kerja.

Kini, terdapat aplikasi penghitung jam lembur untuk perhitungan overtime yang artinya bisa memudahkan perhitungan.

Beberapa di antaranya adalah seperti aplikasi HRIS Mekari Talenta.

Keberadaan aplikasi HRD ini akan permudah tugas HRD maupun karyawan jika berurusan dengan hitung menghitung lembur.

Apa Itu Pengertian Overtime

Bagaimana cara menghitung lembur atau overtime, dan bagaimana aplikasi perhitungan lembur excel atau Talenta bisa membantu permudah?

Jika sebelumnya lembur dikenal sebagai tambahan jam kerja, maka berikut arti istilah lembur menurut Keputusan Menteri dan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.102/MEN/VI/2004.

Istilah overtime atau lembur artinya adalah berikut.

  • Waktu kerja tambahan yang melebihi 7 jam kerja sehari untuk 6 hari kerja per minggu.
  • Waktu kerja tambahan yang melebihi 8 jam kerja sehari untuk 5 hari kerja per minggu.
  • Waktu kerja tambahan pada hari istirahat mingguan atau hari libur resmi, hal ini kembali lagi pada kesepakatan antara karyawan dengan perusahaan.

Karena overtime atau lembur artinya adalah jam kerja tambahan, maka perusahaan perlu memberikan upah kerja tambahan pula ketika mempekerjakan pekerja melewati waktu yang seharusnya.

Lalu ada beberapa cara hitung overtime ini dengan menggunakan aplikasi penghitung yang terdapat rumus perhitungan jam lembur yang akan dijelaskan setelah ini.

Syarat lembur sendiri antara lain:

  • Persetujuan antara karyawan dan perusahaan mengenai jam lembur.
  • Jam kerja tambahan maksimal 3 jam per hari dan 14 jam per minggu, dalam hal ini, tidak termasuk lembur pada waktu istirahat atau hari libur resmi.

Kemudian saat sudah mengetahui arti lembur dan syarat juga peraturan penerapan lembur, bagaimana cara menghitung overtime sesuai aturan dan kebijakan di Indonesia?

Cara Menghitung Overtime Karyawan Manual Tanpa Aplikasi Perhitungan Lembur Karyawan

Menurut Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan sebagai dasar atas penghitung lembur, upah yang dibayarkan yaitu upah lembur per jam dihitung dengan 1/173 dikali upah dalam sebulan.

Upah* Overtime per Jam = (1/173) x Upah Satu Bulan Karyawan 

Pengertian upah adalah gaji pokok ditambah tunjangan tetap.

Jika Anda menggunakan aplikasi penghitung seperti excel, tingggal masukkan saja rumus perhitungan jam lembur diatas ke dalam formula rumus excel anda.

Lebih lengkapnya, berikut perhitungan lembur yang berlaku di Indonesia:

Jika Dilakukan Pada Hari Kerja

Hari Kerja
Jam Lembur Upah/Bayaran Lembur
Lembur jam pertama 1.5 kali upah sejam.
Lembur jam berikutnya 2 kali upah sejam.

Seperti apa itu contoh cara menghitung lembur atau perhitungan overtime pada hari kerja?

Jam kerja karyawan A adalah 8 jam per hari atau 40 jam per minggu.

Karyawan tersebut diharuskan bekerja 2 jam per hari selama 2 hari.

Upah yang diterima karyawan tersebut yakni Rp4.000.000 per bulan.

Berikut perhitungannya:

Lembur jam pertama:

2 jam (selama dua hari) x 1,5 x 1/173 x Rp4 juta = Rp69.364

Lembur jam selanjutnya:

2 jam (selama dua hari) x 2 x 1/173 x Rp4 juta = Rp92.485

Total uang lembur yang didapat karyawan A adalah: Rp69.364 + Rp92.485 = Rp161.849.

Jika Dilakukan Pada Hari Libur dengan 5 Hari Kerja

Libur Akhir Pekan atau Libur Resmi (5 hari kerja per minggu)
Jam Lembur Upah/Bayaran Lembur
Lembur 8 jam pertama 2 kali upah sejam
Lembur jam ke-9 3 kali upah sejam
Lembur jam ke-10 dan ke-11 4 kali upah sejam

Seperti apa itu contoh cara menghitung lembur atau perhitungan overtime pada hari libur dengan 5 hari kerja?

Jam kerja karyawan B yaitu 8 jam per hari atau 40 jam per minggu, dengan hari libur di hari Sabtu dan Minggu.

Namun, pada Sabtu minggu pertama, karyawan tersebut perlu kerja tambahan selama 6 jam.

Upah karyawan tersebut sebesar Rp4.000.000 per bulan (upah pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap).

Maka perhitungan lemburnya:

Dikarenakan memiliki tunjangan tidak tetap, maka upah dihitung 75 persen dari upah sebulan.

75% x Rp3,8 juta = Rp3.000.000

Total lembur: 6 jam

6 jam kerja x 2 x 1/173 x Rp3.000.000 = Rp208.092

Jika Dilakukan Pada Hari Libur dengan 6 Hari Kerja

Libur Akhir Pekan atau Libur Resmi (6 hari kerja per minggu)
Jam Lembur Upah/Bayaran Lembur
Lembur 5 jam pertama 2 kali upah sejam
Lembur jam ke-6 3 kali upah sejam
Lembur jam ke-7 dan ke-8 4 kali upah sejam

 

Baca juga: 4 Hal Ini Jadi Tanda Anda Butuh Aplikasi Database Karyawan

Seperti apa itu contoh cara menghitung lembur atau perhitungan overtime pada hari libur dengan 5 hari kerja?

Karyawan C bekerja selama 7 jam per hari (Senin – Jumat) dan 5 jam pada hari Sabtu atau 40 jam per minggu, dengan 1 hari istirahat yaitu Minggu.

Akan tetapi, dikarenakan meningkatnya permintaan produk, perusahaan meminta karyawan tersebut bekerja lembur selama 3 jam di hari Minggu, selama  1 bulan.

Karyawan C mempunyai gaji Rp5.000.000 per bulan (upah pokok dan tunjangan tetap).

Cara menghitung overtime karyawan tersebut adalah sebagai berikut:

Oleh karena karyawan C  tidak memiliki tunjangan tidak tetap, maka 100 persen dari upah per bulan, yakni Rp5.000.000

Total jam overtime atau lembur adalah 4 x 3 jam = 12 jam

Jika waktu kerja lembur jatuh pada hari libur/istirahat sesuai dengan rumus di atas, yaitu:

7 jam pertama = 7 jam x 2 x 1/173 x Rp5 juta = Rp404.600

Jam ke – 8 =  1 jam x 3 x 1/173 x Rp5 juta = Rp86.700

Jam Selanjutnya = 4 jam x 3 x 1/173 x Rp5 juta = Rp462.400

Total upah lembur Karyawan C= Rp404.600 + Rp86.705 + Rp462.400 = Rp953.700

Baca Juga : Pernahkah Anda mengalami kerepotan karena harus membuat ulang form lembur karyawan? Ini Alternatif Canggih Form Lembur secara Praktis

Bagaimana Proses Menghitung Overtime Karyawan Tanpa Menggunakan Aplikasi Perhitungan Lembur Excel?

Saat menghitung lembur karyawan, perusahaan atau bagian HR kerap kali kesulitan merekap absensi kehadiran kerja yang tidak tersusun dengan rapi.

Hal ini karena jam kerja mulai dan selesai karyawan yang tidak terekam dengan baik atau tidak adanya aturan jam kerja khusus yang diberlakukan perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga seringkali kesulitan dalam mencatat lembur sehingga tidak terpantau dengan baik.

Hal ini biasanya terjadi saat pelaksanaan lembur terjadi tanpa surat resmi maupun surat perintah lembur dari perusahaan kepada karyawan.

Contoh kasus lembur atau overtime

Sebuah pabrik ingin memenuhi jumlah produksi sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditentukan, maka perusahaan meminta karyawannya untuk bekerja lembur.

Tanpa disadari, saat penggajian di akhir bulan, upah lembur beberapa karyawan hampir mencapai gaji pokok mereka.

Tentu, hal ini karena adanya perhitungan overtime yang salah dari sisi perusahaan, sehingga perusahaan perlu mengeluarkan dana lebih tinggi daripada perkiraan sebelumnya.

Bagi tim HR dan finance, proses menghitung overtime artinya bekerja dengan Excel.

Karena perhitungan overtime ini memang lebih dikenal dengan menggunakan rumus rumus Rxcel.

Sudah sekian tahun Excel diyakini membantu memudahkan proses perhitungan lembur sesuai aturan depnaker karena rumus dalam Excel dapat disesuaikan sesuai kebutuhan perusahaan.

Akan tetapi, masalah hitung menghitung masih saja terjadi. Risiko human error selalu ditemukan di setiap periode.

Hal ini karena masalah utama bukan terletak pada aplikasi Excel, melainkan pada manusia yang mengoperasikan Excel tersebut.

Meskipun dengan rumus lengkap, input data secara manual tetap memperlihatkan risiko kesalahan.

Akibatnya, gaji bulanan yang diterima karyawan tidak akurat, bisa lebih bisa kurang.

Untuk itu, agar menghindari kerugian baik dari segi karyawan maupun perusahaan, ada baiknya mulai gunakan aplikasi penghitung jam lembur.

Baca juga: Update Overtime Status dan Download Overtime Report di Talenta

Gunakan Aplikasi Perhitungan Jam Lembur Karyawan seperti Mekari Talenta

Proses Perlemburan Lebih Mudah Dihitung Dengan Cara Gunakan Aplikasi Perhitungan Lembur Excel Atau Talenta

Aplikasi pencatatan dan perhitungan jam lembur karyawan yang diotomatisasi seperti Mekari Talenta, bahkan mengintegrasikan upah lembur ke dalam proses payroll karyawan di setiap periode.

Apa saja yang diberikan aplikasi penghitung lembur seperti Mekari Talenta melalui fitur Overtime Planning?

Request Overtime Weekday

Apa itu pengertian atau, overtime artinya adalah? Apa aplikasi rumus perhitungan lembur excel untuk cara menghitung overtime lebih mudah?

Overtime Weekday adalah lembur yang dilakukan pada saat hari kerja.

Biasanya kerja lembur akan dilakukan sebelum jam kantor dimulai (Overtime Before) dan atau setelah jam kantor dimulai (Overtime After).

Maka dari itu untuk karyawan yang akan melakukan request, perlu memperhatikan penginputan overtime before dan overtime after.

Request Overtime Weekend

Untuk melakukan proses request overtime pada saat weekday (hari kerja) akan berbeda dengan ketika Anda ingin melakukan request overtime pada saat weekend.

Overtime Report di Mekari Talenta

Bagaimana cara menghitung lembur atau overtime, dan bagaimana aplikasi perhitungan lembur excel atau Talenta bisa membantu permudah?

Overtime report pada role admin dapat diakses melalui menu payroll lalu View Report.

Pada Overtime Report user dapat melihat laporan lembur baik dari durasi, lembur yang dibayarkan dan lembur yang multiplier.

Jadi tidak ada lagi drama dan perselisihan antara karyawan dan perusahaan karena data menjadi akurat apalagi mengada-ngada.

Kemudian perlu Anda ketahui kalau pengajuan overtime karyawan melalui Mekari Talenta bukan hanya dari segi bisnis saja, melainkan juga untuk meningkatkan employee engagement dan mewujudkan lingkungan kerja yang lebih sehat.

Selain lembur, Mekari Talenta juga memudahkan perusahaan dalam pengelolaan laporan absensi karyawan, pengelolaan pengajuan cuti, reimbursement, perhitungan payroll, contoh slip gaji online karyawan sederhana, hingga benefit karyawan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan maupun karyawan.

Tak perlu menunggu lama, Attendance Management sebagai salah satu aplikasi HRIS Mekari Talenta sudah langsung dapat dicoba.

Nyaman atau tidak, mudah atau sulit, cocok dan tidak, biarkan Anda yang menilai HRIS software dari Mekari Talenta. Anda juga bisa jadwalkan demo dengan sales Mekari Talenta dengan mengisi formulir ini.

Septina Muslimah