Contoh Perhitungan PPh 21 Berdasarkan PTKP 2016

Contoh Perhitungan PPh 21 Berdasarkan PTKP 2016

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 101 /PMK.010/2016 Tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Pasal 1 dan 3, pembetulan untuk selisih perhitungan PPh 21 menggunakan PTKP lama dengan perhitungan PPh 21 menggunakan PTKP baru akan dilakukan setiap bulan dari Januari sampai Juni 2016 karena aturan tersebut baru diresmikan pada bulan Juli 2016.
Selisih kelebihan pajak yang telah dibayarkan dapat dialihkan ke bulan pajak berikutnya atau menjadi tambahan kompensasi gaji karyawan, tergantung kebijakan perusahaan. Berikut ini merupakan contoh perhitungan PPh 21 dengan menggunakan aturan PTKP 2016 dan sebelumnya.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Contoh Perhitungan 1: 

Pada tahun 2016, Cindy bekerja pada perusahaan PT Talenta Lite dengan memperoleh gaji sebulan Rp 3.500.000,00 dan Cindy belum menikah. Berdasarkan ketentuan PTKP yang baru, penghasilan Cindy tidak dikenakan pajak dan berikut adalah rincian perhitungannya:
(Gaji Bulanan Rp 3.500.000,00 untuk TK/0)

Sumber gambar: kembar.pro

Karena jumlah nominal gaji yang diterima oleh Cindy tidak lagi dikenakan pajak, pajak yang telah dibayarkan Cindy sebelumnya akan dikembalikan ke Cindy (karena merupakan hak karyawan)

Contoh perhitungan 2: 

Pada tahun 2016, Ferdi bekerja pada perusahaan PT Digital Indonesia dengan memperoleh gaji sebulan Rp 5.000.000,00 Ferdi belum menikah. Skema penghitungan PPh Pasal 21 atas penghasilan Ferdi adalah sebagai berikut :
Gaji per bulan Rp 5.000.000,00 untuk TK/0

Sumber gambar: kembar.pro

Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan ketentuan PTKP baru, terdapat selisih perhitungan nilai PPh 21 yang dibayarkan sebanyak Rp 90.779 – Rp 15.779 = Rp 70.000 (dengan NPWP) atau Rp 108.935 – Rp 18.935 = 90.000 (Tanpa NPWP). Oleh karena itu, pajak yang telah dibayarkan sebelumnya akan dikembalikan ke Ferdi (karena merupakan hak karyawan)

baca juga: Mengenal Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Contoh perhitungan 3: 

Pada tahun 2016, Pak Rizki bekerja pada perusahaan PT Digital Indonesia dengan memperoleh gaji sebulan Rp 20.000.000,00. Pak Rizki telah menikah dengan tanggungan 1 istri. Dengan demikian, skema penghitungan PPh Pasal 21 atas penghasilan Pak Rizki adalah sebagai berikut :
Gaji per bulan Rp 20.000.000,00 untuk K/0 (Dengan tanggungan istri 1)

Sumber gambar: kembar.pro

Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan ketentuan PTKP baru, terdapat selisih perhitungan nilai PPh 21 yang dibayarkan sebanyak Rp 2.014.533 – Rp 1.770.783 = Rp 243.375 (dengan NPWP) atau Rp 2.417.440 – Rp 2.124.940 = Rp 292.500 (Tanpa NPWP). Oleh karena itu, pajak yang telah dibayarkan sebelumnya akan dikembalikan ke karyawan (karena merupakan hak karyawan)
Dengan adanya penyesuaian batasan PTKP ini, pemerintah berharap agar kenaikan ini dapat memberikan efek baik bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, sehingga konsumsi rumah tangga bisa semakin besar dan investasi juga besar, sehingga di akhir nanti daya beli masyarakat juga semakin besar.

Demikian cara perhitungan PPh 21 menurut PTKP 2016. Anda dapat menggunakan software payroll, Talenta untuk mengatur gaji beserta elemen-elemennya seperti uang lemburan, potongan, dan juga perhitungan pajak. Coba gratis Talenta untuk pengalamaan tata kelola karyawan yang lebih baik.


PUBLISHED27 Jul 2016
talenta
talenta