Pelaku Bisnis Terdampak COVID-19 Dapat Insentif Pajak Mulai April

Pelaku Bisnis Terdampak COVID-19 Dapat Insentif Pajak Mulai April

Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup sulit bagi Indonesia. Bagaimana tidak, harapan adanya perbaikan ekonomi di tahun ini pascakesepakatan perdagangan fase satu antara Amerika Serikat (AS) dengan China yang menghentikan sementara perang dagang seolah tenggelam dengan muncul berbagai ketidakpastian baru akibat wabah Virus Corona atau COVID-19.

COVID-19 yang berasal dari China ini dengan cepat menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Hasilnya, ekonomi daerah dan pusat porak-poranda dan memicu munculnya krisis baru. 

Pemerintah pun bergerak cepat agar Virus Corona tidak menggerogoti lebih dalam ekonomi Indonesia. Caranya, dengan memberikan empat insentif pajak guna membantu wajib pajak terdampak pandemi COVID-19. Keempat insentif tersebut terkait dengan ketentuan Pajak Penghasilan (PPh) pasal 21, PPh Pasal 22 Impor, PPh Pasal 25, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). 

Adapun ketentuan insentif pajak ini tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 23 Tahun 2020. Berikut ini rinciannya seperti dikutip Talenta by Mekari, Selasa (31/3). 

Insentif PPh 21

Secara rinci, insentif pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 akan diberikan kepada para pemberi kerja dari klasifikasi 440 lapangan usaha (cek di sini daftar jenis usahanya) yang merupakan perusahaan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor atau KITE. Melalui insentif ini, pemerintah akan menanggung PPh Pasal 21 dari karyawan dengan penghasilan bruto tetap dan teratur yang jumlahnya tidak lebih dari Rp 200 juta dalam setahun. 

Untuk mendapatkan insentif pajak ini, pemberi kerja dapat menyampaikan pemberitahuan untuk pemanfaatan insentif PPh Pasal 21 kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdaftar. Insentif akan diberikan sejak Masa Pajak April 2020 hingga September 2020. 

Pembebasan PPh Pasal 22 Impor

Pemerintah juga memberikan pembebasan insentif PPh Pasal 22 Impor yang dipungut oleh Bank Devisa atau Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada saat Wajib Pajak mengimpor barang. Jadi Wajib Pajak yang dapat dibebaskan dari pungutan ini yaitu usaha yang sesuai dengan kode klasifikasi umum (KLU) terlampir pada PMK dan telah ditetapkan sebagai Perusahaan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE). 

Permohonan Surat Keterangan Bebas Pemungutan PPh Pasal 22 harus diajukan oleh Wajib Pajak secara tertulis kepada Kepala KPP tempat wajib pajak pusat terdaftar. Jangka waktu pembebasan dari pemungutan PPh berlaku sejak tanggal Surat Keterangan Bebas diterbitkan sampai dengan tanggal 30 September 2020. 

Insentif Pengurangan PPh Pasal 25

Selanjutnya, pemerintah akan memberikan insentif pengurangan Angsuran PPh Pasal 25 sebesar 30 persen dari angsuran yang seharusnya terutang. Pengurangan besarnya angsuran PPh Pasal 25 diajukan dengan menyampaikan pemberitahuan pengurangan besarnya angsuran secara tertulis kepada Kepala KPP tempat wajib pajak terdaftar. 

Jika wajib pajak memenuhi kriteria insentif tersebut, maka pengurangan besarnya angsuran akan berlaku sampai dengan Masa Pajak September 2020. 

Insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Terakhir adalah insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Insentif ini akan diberikan bagi wajib pajak yang memiliki klasifikasi lapangan usaha (KLU) dan telah ditetapkan sebagai perusahaan KITE. Selain itu, Pengusaha Kena Pajak ini adalah wajib pajak yang PPN lebih bayar restitusinya paling banyak Rp 5 miliar. 

Dengan syarat ini, wajib pajak dapat diberikan pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak sebagai Pengusaha Kena Pajak berisiko rendah. Jika memenuhi syarat, maka Surat Pemberitahuan Masa PPN yang diberikan pengembalian pendahuluan berlaku untuk Masa Pajak sejak PMK 23 diundangkan sampai dengan Masa Pajak September 2020 dan disampaikan paling lama tanggal 31 Oktober 2020.

Berikut ini daftar jenis usaha yang bisa mendapatkan insentif PPh Pasal 22 Impor, PPh Pasal 25, dan PPN:

1 10432 INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA SAWIT
2 10520 INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL
3 10710 INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE
4 10740 INDUSTRI MAKARONI, MIE DAN PRODUK SEJENISNYA
5 10772 INDUSTRI BUMBU MASAK DAN PENYEDAP MASAKAN
6 10801 INDUSTRI RANSUM MAKANAN HEWAN
7 10802 INDUSTRI KONSENTRAT MAKANAN HEWAN
8 11040 INDUSTRI MINUMAN RINGAN
9 13112 INDUSTRI PEMINTALAN BENANG
10 13113 INDUSTRI PEMINTALAN BENANG JAHIT
11 13121 INDUSTRI PERTENUNAN (BUKAN PERTENUNAN KARUNG GONI DAN KARUNG LAINNYA)
12 13131 INDUSTRI PENYEMPURNAAN BENANG
13 13132 INDUSTRI PENYEMPURNAAN KAIN
14 13133 INDUSTRI PENCETAKAN KAIN
15 13911 INDUSTRI KAIN RAJUTAN
16 13921 INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA
17 13929 INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL LAINNYA
18 13930 INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI
19 13942 INDUSTRI BARANG DARI TALI
20 13992 INDUSTRI YANG MENGHASILKAN KAIN KEPERLUAN INDUSTRI
21 13993 INDUSTRI NON WOVEN (BUKAN TENUNAN)
22 13999 INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL
23 14111 INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI TEKSTIL
24 14301 INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN
25 15114 INDUSTRI KULIT BUATAN/ IMITASI
26 15121 INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN
PRIBADI
27 15201 INDUSTRI ALAS KAKI UNTUK KEPERLUAN SEHARI-HARI
28 17011 INDUSTRI BUBUR KERTAS (PULP)
29 17021 INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG
30 17022 INDUSTRI KEMASAN DAN KOTAK DARI KERTAS DAN KARTON
31 17091 INDUSTRI KERTAS TISSUE
32 17099 INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA YTDL
33 18111 INDUSTRI PENCETAKAN UMUM
34 20111 INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK KHLOR DAN ALKALI
35 20113 INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK PIGMEN
36 20114 INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK LAINNYA
37 20115 INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YANG BERSUMBER DARI HASIL
PERTANIAN
38 20116 INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK UNTUK BAHAN BAKU ZAT WARNA DAN PIGMEN, ZAT WARNA DAN PIGMEN
39 20118 INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YANG MENGHASILKAN BAHAN KIMIA KHUSUS
40 20119 INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK LAINNYA
41 20131 INDUSTRI DAMAR BUATAN (RESIN SINTETIS) DAN BAHAN BAKU PLASTIK
42 20211 INDUSTRI BAHAN BAKU PEMBERANTAS HAMA (BAHAN AKTIF)
43 20212 INDUSTRI PEMBERANTAS HAMA (FORMULASI)
44 20221 INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK
45 20231 INDUSTRI SABUN DAN BAHAN PEMBERSIH KEPERLUAN RUMAH TANGGA
46 20232 INDUSTRI BAHAN KOSMETIK DAN KOSMETIK, TERMASUK PASTA GIGI
47 20291 INDUSTRI PEREKAT/LEM
48 20299 INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL
49 21011 INDUSTRI BAHAN FARMASI
50 21012 INDUSTRI PRODUK FARMASI
51 22111 INDUSTRI BAN LUAR DAN BAN DALAM
52 22123 INDUSTRI KARET REMAH (CRUMB RUBBER)
53 22192 INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI
54 22199 INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA YTDL
55 22220 INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN
56 22291 INDUSTRI BARANG PLASTIK LEMBARAN
57 22299 INDUSTRI BARANG PLASTIK LAINNYA YTDL
58 23111 INDUSTRI KACA LEMBARAN
59 23922 INDUSTRI GENTENG DARI TANAH LIAT/KERAMIK
60 23929 INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/ KERAMIK BUKAN BATU BATA DAN GENTENG
61 23941 INDUSTRI SEMEN
62 24101 INDUSTRI BESI DAN BAJA DASAR (IRON AND STEEL MAKING)
63 24102 INDUSTRI PENGGILINGAN BAJA (STEEL ROLLING)
64 24103 INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI BAJA DAN BESI
65 24202 INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR BUKAN BESI
66 25111 INDUSTRI BARANG DARI LOGAM BUKAN ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN
67 25112 INDUSTRI BARANG DARI LOGAM ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN
68 25113 INDUSTRI KONSTRUKSI BERAT SIAP PASANG DARI BAJA UNTUK BANGUNAN
69 25119 INDUSTRI BARANG DARI LOGAM SIAP PASANG UNTUK KONSTRUKSI LAINNYA
70 25910 INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI BUBUK
71 25940 INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM
72 25951 INDUSTRI BARANG DARI KAWAT
73 25952 INDUSTRI PAKU, MUR DAN BAUT
74 25991 INDUSTRI BRANKAS, FILLING KANTOR DAN SEJENISNYA
75 25992 INDUSTRI PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA DARI LOGAM
76 25999 INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL
77 26110 INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK
78 26320 INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS)
79 26390 INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA
80 26410 INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI
81 26490 INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA
82 27112 INDUSTRI MESIN PEMBANGKIT LISTRIK INDUSTRI PENGUBAH TEGANGAN (TRANSFORMATOR), PENGUBAH ARUS (RECTIFIER) DAN
83 27113 INDUSTRI PENGUBAH TEGANGAN (TRANSFORMATOR), PENGUBAH ARUS (RECTIFIER) DAN
84 27120 INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK
85 27201 INDUSTRI BATU BATERAI KERING (BATU BATERAI PRIMER)
86 27320 INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA
87 27401 INDUSTRI BOLA LAMPU PIJAR, LAMPU PENERANGAN TERPUSAT DAN LAMPU ULTRA VIOLET
88 27402 INDUSTRI LAMPU TABUNG GAS (LAMPU PEMBUANG LISTRIK)
89 27409 INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LAINNYA
90 27510 INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA
91 27520 INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA
92 27900 INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA
93 28130 INDUSTRI POMPA LAINNYA, KOMPRESOR, KRAN DAN KLEP/KATUP
94 28140 INDUSTRI BEARING, RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN
95 28160 INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH
96 29100 INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH
97 29300 INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH
98 30200 INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA
99 30911 INDUSTRI SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA
100 30912 INDUSTRI KOMPONEN DAN PERLENGKAPAN SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA
101 31001 INDUSTRI FURNITUR DARI KAYU
102 31004 INDUSTRI FURNITUR DARI LOGAM

 


PUBLISHED31 Mar 2020
Delima Meylynda
Delima Meylynda