Bagaimana Cara Hitung Gaji Karyawan per Jam Dengan Mudah?

Bagaimana Cara Hitung Gaji Karyawan per Jam Dengan Mudah?

Memiliki sistem kerja dihitung per jam? Berikut ini cara menghitung, cara hitung gaji upah karyawan per jam harian, perhari untuk usaha kecil dengan mudah dan efisien.

Salah satunya bisa menggunakan aplikasi software penggajian dari Talenta HRIS.

Gaji merupakan hak yang diterima karyawan atau pekerja setelah melakukan pekerjaan di perusahaan.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Ada banyak komponen-komponen untuk hitung gaji karyawan, mulai dari gaji pokok, tunjangan, uang lembur dan lain sebagainya.

Apalagi jika ada pekerja yang dibayar atau digaji sesuai jam kerjanya.

Bagi perusahaan yang mempunyai karyawan yang banyak, ada baiknya memiliki sistem penggajian yang mudah dan praktis agar cara hitung gaji karyawan bisa efisien.

Termasuk bagaimana menghitung pajak penghasilan karyawan perusahaan.

Tentu saja selain menghitung dengan cara manual, Anda bisa juga hitung pajak penghasilan lebih mudah dengan tax calculator di sini.

Bagian HR (Human Resource) dari perusahaan ini harus teliti menghitung gaji karyawan secara tepat agar tidak ada komplain dari karyawan ataupun ada kerugian bagi perusahaan.

Karyawan yang gajinya dihitung dari jam kerja biasanya adalah karyawan yang baru mulai bekerja di pertengahan bulan ataupun karyawan tidak tetap yang memang hanya kerja sesuai dengan kerjaan yang dibutuhkan saja.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Ini dia metode yang bisa diterapkan untuk menghitung gaji karyawan yang dihitung jam kerjanya.

Bagaimana Cara Hitung Upah Gaji Karyawan per Jam, Harian, Perhari Untuk Usaha Kecil Menenga Dengan Mudah? Disini Akan Diulas Dengan Lengkap!

Memiliki sistem kerja dihitung per jam? Berikut ini cara menghitung, cara hitung gaji karyawan per jam harian, perhari untuk usaha kecil dengan mudah dan efisien.

Menggunakan Metode Prorate

Gaji prorate atau pro rata adalah merupakan penghasilan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan yang bekerja dengan periode jangka pendek atau karyawan yang bekerja paruh waktu.

Cara hitung menghitung upah gaji karyawan per jam dengan cara ini bisa disebut sebagai metode perhitungan gaji proporsional.

Tapi perhitungan gaji pro rata ini mempunyai perbedaan dengan cara hitung gaji karyawan yang bekerja satu bulan penuh. Tidak hanya untuk karyawan yang bekerja dengan periode jangka pendek atau paruh waktu, pola perhitungan semacam ini juga bisa digunakan ketika ada karyawan yang resign pada pertengahan bulan.

Nantinya keterangan seperti ini harus tertera pada contoh slip gaji karyawan.

Pada umumnya, metode ini berpedoman pada dua hal yaitu jumlah hari kerja dan jumlah jam kerja yang sudah diselesaikan.

Baca Juga : artikel Hitung Jumlah Gaji yang Kamu Terima dengan Payroll Tax Calculator

Bagaimana Cara Menghitung Upah Gaji Karyawan Dengan Metode Prorate Untuk Usaha Kecil Menengah Sesuai Peraturan Depnaker?

Ada beberapa elemen perhitungan yang harus Anda perhatikan seperti yang tertulis dalam Kepmen-No-Kep.102-MEN-VI-2004 diantaranya:

  • Cara Menghitung Upah per Jam

Berdasarkan UU Ketenagakerjaan, cara menghitung upah per jam adalah upah sebulan (gaji pokok dan tunjangan tetap) dibagi 173.

Upah per jam = 1/173 x Upah Sebulan

Memiliki sistem kerja dihitung per jam? Berikut ini cara menghitung, cara hitung gaji karyawan per jam harian, perhari untuk usaha kecil dengan mudah dan efisien. Salah satunya gunakan aplikasi payroll Talenta.

Talenta adalah aplikasi gaji online yang bisa bantu permudah cara hitung gaji karyawan per jam.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Baca Juga : artikel Payroll Administration System, Solusi Praktis Kelola Gaji Karyawan

  • Menghitung Jumlah Jam Kerja

Dengan sistem 8 jam kerja dalam sehari dan 5 hari kerja. Waktu kerja ideal dalam seminggu adalah 40 jam.

Untuk menghitung jumlah jam kerja karyawan, Anda bisa mengitung dengan rumus:

Jumlah Jam Kerja  = Jumlah Hari x Jumlah Jam Kerja

  • Menghitung Gaji Pro Rata

Menghitung gaji pro rata dilakukan dengan mengalikan jumlah jam kerja dengan upah per jam karyawan.

Gaji Pro Rata = Jumlah Jam Kerja x Upah per Jam

atau dapat dilakukan dengan perhitungan

Jumlah Hari x Jam Kerja x 1/173 x Upah sebulan

Baca Juga : Jenis dan Manfaat Tunjangan Harian Perusahaan

Contoh Kasus Cara Hitung Juga Menghitung Upah Gaji Karyawan Per jam Untuk Usaha Kecil Menengah Sesuai Peraturan Depnaker

Awal Januari 2020, PT Abadi Jaya merekrut Fani, seorang karyawan berpengalaman dengan gaji Rp. 8.000.000 per bulan.

Gaji ini terdiri dari gaji pokok dan tunjangan. Karena kebutuhan yang mendesak, perusahaan meminta Fani untuk segera masuk di tanggal 13 Januari.

Jika perusahaan menerapkan 5 hari kerja dengan 8 jam kerja per hari, maka per tanggal 13-28 Januari Fani sudah bekerja selama 12 hari.

Perhitungan gaji prorate adalah sebagai berikut:

Gaji Pro Rata = Jumlah Hari x Jam Kerja x 1/173 x Upah sebulan

12 x 8 x 1/173 x Rp. 8.000.000 = Rp. 4.439.306 (sebelum dipotong PPh 21)

Nah, kalau diatas adalah cara menghitung upah gaji karyawan per jam, bagaimana dengan cara menghitung harian?

Baca Juga : artikel Mengetahui Struktur dan Skala Upah bagi Perusahaan

Contoh Kasus Cara Menghitung Upah Gaji Karyawan Harian Atau Perhari Untuk Usaha Kecil Menengah Sesuai Peraturan Depnaker

Nah, sekarang mari coba kita lihat bagaimana cara menghitung gaji karyawan harian atau pe hari untuk jenis Usaha Kecil Menengah.

Sebelum mulai menghitung, Anda harus mengetahui juga ketentuan terkait pajak penghasilan PPh karyawan tidak tetap harian tersebut sebagai berikut dibawah:

  • Kondisi 1 : Jika penghasilan sehari < Rp 450.000, dan penghasilan kumulatif dalam sebukan < Rp 4.500.000 maka tidak ada pemotongan PPh 21.
  • Kondisi 2 : Jika penghasilan sehari > Rp 450.000, dan penghasilan kumulatif dalam sebukan < Rp 4.500.000 maka PPh terutang karyawan tidak tetap harian ini adalah : 5% x (Upah-Rp 450.000)
  • Kondisi 3 : Jika penghasilan sehari > Rp 450.000 atau < Rp 450.000, dan penghasilan kumulatif dalam sebukan > Rp 4.500.000 maka PPh terutang karyawan tidak tetap harian ini adalah : 5% x ( Upah – PTKP/360 ).
  • Kondisi 4 : Jika penghasilan sehari > Rp 450.000 atau < Rp 450.000, dan penghasilan kumulatif dalam sebukan > Rp 10.200.000 maka PPh terutang karyawan tidak tetap harian ini adalah sesuai tarif Pasal 17 x PKP disetahunkan.

Baru setelah itu anda bisa mulai mencoba cara menghitung gaji karyawan harian atau perhari untuk jenis Usaha Kecil Menengah dibawah.

Cara ini akan berguna jika Anda tidak perlu cara menghitung gaji karyawan per jam.

Baca Juga : Penting! Inilah Aturan Mempekerjakan Pekerja Harian

Contoh Cara Menghitung Gaji Karyawan Harian Atau Perhari Untuk Jenis Usaha Kecil Menengah :

Uciha Sasuke adalah karyawan harian tidak tetap sebagai ninja di desa Konohagakure.

Dia telah bekerja selama 26 hari secara terus menerus dengan memiliki total pendapatan sebesar Rp 210.000 per hari sebulan sebesar 5.460.000 sebelum dipotong pajak.

Maka cara menghitung gaji karyawan harian atau per hari untuk jenis Usaha Kecil Menengah setiap hari setelah dipotong pajak adalah sebagau berikut.

Penghasilan Uciha Sasuke Pada Hari 1 sampai ke 21 totalnya masih dibawah Rp 4.500.000, maka berlaku kondisi 1 dimana gaji harian akan dibayarkan secara penuh tanpa dipotong gaji dengan perhitungan sebagai berikut:

Gaji Sehari : Rp 5.460.000 / 26 = Rp 210.000.

Gaji Selama 21 hari : Rp 210.000 x 21 = Rp 4.410.000.

Gaji Yang Diterima Per Hari = Rp 210.000. 

Lalu Penghasilan Uciha Sasuke Pada Hari ke 22 – ke 26 akan berlaku sesuai dengan kondisi 3 dan berlaku pemotongan pajak karena total penghasilannya sudah melebihi batas Rp 4.500.000 dengan perhitungan.

Gaji Harian Pada Hari Ke 22

Gaji Sehari : Rp 5.460.000 / 26 = Rp 210.000.

Gaji Total Sampai Hari Ke 22 : Rp 210.000 x 22 = Rp 4.620.000.

PTKP Sampai Hari Ke 22 : Rp 54.000.000 / 360 X 22 = Rp 3.300.000

PKP sampai hari ke 22 ( Gaji Total Sampai Hari Ke 22 – PTKP Sampai Hari Ke 22 ) : Rp 4.620.000 – Rp 3.300.00 = Rp 1.320.000

Pajak penghasilan PPh 21 Hari Ke 22 : 5% x Rp 1.320.000 = Rp 66.000

Gaji yang diterima per hari ( Gaji Sehari – Pajak Penghasilan Hari Ke 22 ) : Rp 210.000 – Rp 66.000 = Rp. 144.000.

Gaji Harian Pada Hari Ke 23

Gaji Sehari : Rp 5.460.000 / 26 = Rp 210.000.

Gaji Total Sampai Hari Ke 23 : Rp 210.000 x 23 = Rp 4.830.000.

PTKP Sampai Hari Ke 23 : Rp 54.000.000 / 360 X 23 = Rp 3.450.000

PKP sampai hari ke 23 ( Gaji Total Sampai Hari Ke 23 – PTKP Sampai Hari Ke 23 ) : Rp 4.830.000 – Rp 3.450.00 = Rp 1.380.000

Pajak penghasilan PPh 21 Hari Ke 23 : 5% x Rp 1.380.000 = Rp 69.000

Pajak Penghasilan PPH 21 Yang Telah Dibayar Hingga Hari Ke 23 Rp 66.000 maka PPh 21 terutang : Rp 69.000 – Rp 66.000 = Rp 3.000.

Gaji yang diterima per hari ( Gaji Sehari – Pajak Penghasilan Hari Ke 23 ) : Rp 210.000 – Rp 3000 = Rp. 207.000.

Gaji Harian Pada Hari Ke 24

Gaji Sehari : Rp 5.460.000 / 26 = Rp 210.000.

Gaji Total Sampai Hari Ke 24 : Rp 210.000 x 24 = Rp 5.040.000.

PTKP Sampai Hari Ke 24 : Rp 54.000.000 / 360 X 24 = Rp 3.600.000

PKP sampai hari ke 24 ( Gaji Total Sampai Hari Ke 24 – PTKP Sampai Hari Ke 24 ) : Rp 5.040.000 – Rp 3.600.000 = Rp 1.440.000

Pajak penghasilan PPh 21 Hari Ke 24 : 5% x Rp 1.440.000 = Rp 72.000

Pajak Penghasilan PPH 21 Yang Telah Dibayar Hingga Hari Ke 24 Rp 69.000 maka PPh 21 terutang : Rp 72.000 – Rp 69.000 = Rp 3.000.

Gaji yang diterima per hari ( Gaji Sehari – Pajak Penghasilan Hari Ke 24 ) : Rp 210.000 – Rp 3.000 = Rp. 207.000

Begitu seterusnya cara menghitung gaji karyawan harian atau perhari untuk jenis Usaha Kecil Menengah di atas akan berulang sampai hari ke 26.

Baca Juga : Panduan Lengkap Penghitungan PPh 21 Karyawan dengan Contoh Soal

Salah Satu Cara Hitung Menghitung Upah Gaji Karyawan Per Jam Dengan Lebih Mudah Adalah Dengan Menggunakan Fitur Payroll Talenta

Penghitungan gaji karyawan menurut jam kerja memang terkesan rumit, apalagi jika ada banyak karyawan yang harus dihitung dengan metode seperti ini.

HR (Human Resource) juga akan pusing jika harus menghitung satu per satu.

Oleh karena itu, coba gunakan solusi sistem payroll Talenta di perusahaan Anda.

Dengan Talenta, perhitungan gaji akan terasa lebih mudah dengan fitur yang ada di dalamnya.

Selain fitur payroll dan employee self-service yang kuat, Talenta juga memiliki sistem automasi HRIS yang tak kalah hebat.

Sebagai aplikasi berbasis cloud, perusahaan pengguna tidak perlu lagi membangun infrastruktur pendukung lagi.

Hal ini akan membantu perusahaan untuk menghemat biaya kepemilikan hingga 35% karena tidak perlu menyediakan ruang, server untuk database, tenaga ahli pengelola sistem, serta biaya-biaya tambahan dari beban perawatan.

HRIS Talenta pun terintegrasi dengan fungsi-fungsi lain seperti absensi karyawan, payroll, dan pengelolaan benefit karyawan.

Hal ini juga memungkinkan HR untuk mengelola administrasi ketenagakerjaan di mana saja dan kapan saja.

Tak hanya itu, integrasi HRIS pun juga mengakomodir automasi onboarding dan pengawasan kinerja karyawan.

Hal ini memudahkan HR untuk mengelola rekrutmen dan retensi karyawan secara lebih sederhana dan praktis.

Baca Juga : artikel Dear HR Manager, Ini Pentingnya Gunakan HRIS

Berikut keunggulan fitur Talenta

Berdasarkan penjelasan diatas fitur payroll Talenta bisa bantu permudah cara hitung menghitung upah gaji karyawan per jam.

Namun selain untuk menghitung gaji karyawan, apa saja fitur dan solusi Talenta lainnya yang bisa bantu permudah pekerjaan dan tugas HRD setiap harinya?

Dengan Talenta, payroll yang kompleks selesai dalam hitungan menit. Ini tentu akan permudah proses penggajian karyawan dan mencegah kesalahan terjadi dalam proses pembayaran gaji.

Tinggalkan tugas-tugas HR rutin dan mulai fokus pada karyawan serta perkembangan bisnis. Tugas dan pekerjaan yang berulang pun bisa dibuat secara otomatis. Misalnya untuk pencatatan absensi karyawan setiap harinya.

  • Manajemen Waktu

Fitur terlengkap untuk manajemen kehadiran dan lembur yang terintegrasi dengan sistem payroll. Dengan fitur attendance management di Talenta, mengelola absensi karyawan akan lebih mudah dan menghemat waktu.

  • Benefit Karyawan

Berikan akses gaji lebih awal dan kesempatan modal pada karyawan dengan fitur Mekari Flex! Ini adalah salah satu cara untuk mengelola benefit karyawan dengan lebih mudah dan tepat.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Nah, tunggu apa lagi? Tertarik untuk mencoba Talenta?

Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

Anda juga bisa coba gratis Talenta sekarang dengan klik gambar dibawah ini.

Coba Gratis Aplikasi HRD HRMS HRIS Talenta Sekarang!

Nah, diatas adalah cara menghitung, cara hitung gaji upah karyawan per jam harian, perhari untuk usaha kecil.

Lalu dijelaskan juga kalau perhitungan tersebut bisa dilakukan dengan mudah dan efisien menggunakan aplikasi HRIS Talenta.

Semoga bermanfaat, dan silahkan untuk membagikannya ke sosial media.


PUBLISHED23 Sep 2020
Endah Emiliasari
Endah Emiliasari


Kelola payroll & administrasi HR jadi lebih mudah, siap kembangkan bisnis lebih cepat

Jadwalkan Demo

Jadwalkan Demo

Jadwalkan demo & konsultasi langsung dengan Talenta

Jadwalkan Demo
Coba Demo Interaktif

Coba Demo Interaktif

Eksplorasi fitur Talenta untuk kebutuhan payroll & administrasi HR

Coba Sekarang