- Software HRIS adalah sistem informasi terpusat yang berfungsi mengintegrasikan pengelolaan data, administrasi, dan proses operasional sumber daya manusia.
- Penerapan teknologi terpadu ini terbukti meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, serta kualitas pengambilan keputusan bisnis strategis.
Di tengah kompleksitas mengelola data karyawan, payroll, absensi, hingga berbagai proses administrasi HR, Human Resource Information System (HRIS) tidak lagi sekadar menjadi alat pencatatan, tetapi telah berkembang menjadi fondasi untuk mengelola informasi dan proses HR secara lebih terintegrasi.
Peran HRIS semakin penting seiring semakin luasnya penggunaan sistem digital dalam pengelolaan SDM.
Ini menunjukkan bahwa HRIS telah menjadi bagian penting dari infrastruktur pengelolaan SDM, terutama ketika volume data dan kompleksitas proses HR semakin besar.
Artikel ini akan membantu Anda memahami HRIS secara komprehensif, mulai dari fungsi dan manfaatnya, cara kerja, jenis-jenis, perbedaannya dengan HRMS dan HCM, serta hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menerapkannya di perusahaan.
Apa Itu Pengertian HRIS?
HRIS adalah sistem informasi berupa perangkat lunak (software) yang digunakan untuk mengelola data, administrasi, dan berbagai proses HR secara terpusat.
Dengan HRIS, perusahaan dapat mengintegrasikan pengelolaan informasi karyawan dalam satu sistem sehingga proses HR menjadi lebih terstruktur, efisien, dan akurat.
Sistem ini juga dapat membantu HR mengakses data secara lebih mudah serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making). Singkatnya, HRIS adalah “otak digital” bagi aktivitas HR modern.

Beberapa fitur yang terdapat pada Human Resource Information System / human capital information system dapat diaplikasikan pada divisi keuangan, akuntansi, hingga pihak manajemen.
Hal ini mengingat administrasi karyawan itu sendiri tidak hanya dipegang oleh divisi HRD saja.
Di sini aplikasi HRIS akan membantu HRD untuk memberlakukan sistem yang sama untuk semua karyawan pada beberapa bidang.
Baca Juga: Sistem HRIS: Pengertian, Manfaat, dan Fitur yang Harus Ada HRIS vs HRMS vs HCM
HRIS, HRMS, dan HCM sama-sama digunakan untuk mendukung pengelolaan sumber daya manusia, tetapi memiliki cakupan dan fokus yang berbeda.
Perbedaan HRIS, HRMS, dan HCM dapat dilihat dari fungsi, cakupan proses HR, hingga penggunaannya dalam perusahaan.
| Aspek | HRIS | HRMS | HCM |
|---|---|---|---|
| Fokus utama | Pengelolaan data dan administrasi HR | Pengelolaan proses HR secara lebih menyeluruh | Pengelolaan SDM dan talenta secara strategis |
| Cakupan | Data karyawan dan administrasi dasar | Data, administrasi, payroll, absensi, cuti, dan proses HR lainnya | Seluruh proses HR, termasuk talent management dan workforce planning |
| Pengelolaan data | Menyimpan dan mengelola data karyawan secara terpusat | Mengelola data sekaligus mendukung berbagai proses HR | Menggunakan data HR untuk analisis dan perencanaan tenaga kerja |
| Administrasi HR | Menjadi fungsi utama | Mencakup administrasi dan otomatisasi proses HR | Terintegrasi dengan proses HR yang lebih luas |
| Payroll & benefit | Dapat tersedia, tergantung sistem | Umumnya mencakup payroll dan benefit | Mencakup payroll, benefit, serta perencanaan kompensasi yang lebih strategis |
| Talent management | Biasanya terbatas | Dapat mencakup beberapa fungsi talent management | Menjadi salah satu fokus utama, seperti rekrutmen, pengembangan, kinerja, dan succession planning |
| Analisis & pengambilan keputusan | Menyediakan data dan laporan dasar | Menyediakan laporan dan analitik HR yang lebih luas | Lebih berorientasi pada analitik strategis dan workforce planning |
| Penggunaan | Cocok untuk kebutuhan administrasi dan pengelolaan data HR | Cocok untuk perusahaan yang membutuhkan pengelolaan proses HR yang lebih terintegrasi | Cocok untuk organisasi yang ingin mengelola SDM sekaligus mengoptimalkan talenta secara strategis |
Manfaat dan Peran HRIS System bagi Perusahaan serta Karyawan
Biasanya, sebuah Human Resource Information System juga didukung oleh aplikasi atau software yang membuat prosesnya menjadi otomatis dan juga digital.
HR Software Indonesia seperti Mekari Talenta ini sangat dibutuhkan oleh semua jenis perusahaan karena akan lebih mudah untuk berbagi informasi yang menunjang performa dari perusahaan tersebut.
Menurut Aggarwal dan Kapoor dalam Adoption of Human Resource Information System (2013)
HRIS tidak hanya membantu divisi HR tetapi juga karyawan dalam beberapa cara. Sistem HRD juga dianggap mampu meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan secara keseluruhan untuk pengelolaan perusahaan.
Human Resource Information System biasanya mencakup beberapa fungsi seperti database, rekrutmen, training, human resources reporting, dan management.
Misalnya, dalam kasus penyimpanan data pegawai. File yang tersimpan secara manual relatif lebih mudah dilihat oleh oknum yang tidak berwenang.
Sementara dalam pengertian program HRIS yang bisa diakses secara online, terdapat sistem otorisasi yang memungkinkan data tersebut bersifat personal dan hanya dapat diakses oleh orang yang memiliki wewenang.
Sehingga risiko kebocoran data dapat diminimalisasi.
Selain itu, penyimpanan data pegawai dalam HR Sistem pun dilakukan secara terpusat, sehingga meminimalisasi hilangnya data, atau kesulitan pencarian data yang dibutuhkan.
Berikut ini peran penting dan pengertian HRIS bagi perusahaan:
1. Pekerjaan Berulang Dapat Diotomasi
Pekerjaan tim personalia yang berulang seperti perekapan absen, proses pendistribusian gaji, perhitungan pajak penghasilan PPh Pasal 21 karyawan, perhitungan payroll, dan lain-lain dapat dilakukan secara otomatis.
Hal ini tentu akan membuat pekerjaan menjadi lebih cepat serta praktis.
2. Mempermudah Kontrol terhadap Kinerja Pegawai
HRIS dapat dilengkapi dengan sistem penilaian kinerja yang membantu perusahaan memantau dan mengevaluasi kinerja karyawan secara lebih terstruktur.
Dengan sistem ini, manajer dapat memantau pencapaian karyawan dan membandingkannya dengan target atau key performance indicator (KPI) yang telah ditetapkan. Dengan demikian, proses evaluasi kinerja dapat dilakukan berdasarkan data dan indikator yang jelas.
3. Biaya Operasional Menjadi Lebih Kecil
Dengan sistem Human Resource Information System yang baik, biaya operasional seperti penggunaan kertas atau aplikasi-aplikasi lainnya dan biaya lembur akan berkurang secara drastis.
4. Memudahkan Proses Penerimaan Karyawan Baru
Di dalam pengertian HRIS ini akan tampak, bagian mana yang membutuhkan pegawai baru, apa kriteria yang diperlukan dan lain-lain.
Sehingga akan memudahkan manajer HR dalam proses pemilihan pegawai, sampai dengan penempatannya di dalam struktur organisasi perusahaan.
4. Membantu dalam Proses Pengambilan Keputusan
Sistem informasi terkait sumber daya manusia yang baik dapat memberikan informasi yang tepat sekaligus cepat, karena sifatnya yang terpusat dan otomatis.
Sehingga manajer HR dapat mengakses informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan kapanpun dengan segera.
5. Mengurangi Human Error
Dengan menggunakan aplikasi human capital information system, kesalahan perhitungan yang sering terjadi pada perhitungan manual dapat diminimalisasi.
6. Akses Data HR yang Lebih Fleksibel
HRIS berbasis cloud seperti Mekari Talenta memungkinkan data dan informasi HR diakses secara online sesuai dengan hak akses yang telah ditetapkan.
Dengan begitu, pemilik perusahaan, manajer, maupun tim HR dapat mengakses informasi yang dibutuhkan kapan saja dan dari mana saja tanpa harus bergantung pada dokumen atau sistem yang tersimpan secara lokal.
7. Meningkatkan Kepuasan Karyawan
Karyawan dapat meningkat kepuasan kerjanya, karena melalui Human Resource Information System komunikasi antara pegawai dengan tim personalia dapat dilakukan dengan lebih mudah dan transparan.
Selain itu minimnya kesalahan dalam perhitungan gaji karyawan dan pajak, tentu akan meningkatkan kepercayaan pegawai kepada perusahaan yang pada akhirnya akan meningkatkan motivasi pegawai dalam bekerja.
Baca juga: HR Sistem, Transformasi Digital yang Harus Dilakukan HRApa Saja Fungsi HRIS?

Setelah mengetauhi pengertian HRIS, Anda juga harus mengetahui fungsinya.
Human Resources Information System memiliki banyak fungsi yang membuat pekerjaan divisi HR menjadi lebih efisien.
Dengan adanya HRIS yang merupakan sebuah program software atau sistem sangat membantu para HR untuk meningkatkan produktivitas mereka dalam bekerja.
Ada beberapa fungsi utama HRIS human capital information system yang bisa dimanfaatkan oleh HR.
| Fungsi HRIS | Penjelasan |
|---|---|
| Manajemen Data Karyawan | Menyimpan dan mengelola data pribadi, jabatan, kontrak, dan riwayat kerja |
| Absensi dan Cuti | Mencatat jam kerja, izin, cuti tahunan, dan lembur |
| Payroll Otomatis | Menghitung gaji, potongan, tunjangan, dan slip gaji |
| Rekrutmen & Onboarding | Mengelola lamaran, wawancara, seleksi, dan proses penerimaan |
| Penilaian Kinerja | Menyusun dan mengevaluasi KPI, feedback, serta promosi atau pelatihan |
| Pelaporan HR | Menyediakan laporan data HR untuk audit, legal, dan perencanaan strategis |
| Employee Self Service (ESS) | Karyawan bisa mengakses data, slip gaji, dan mengajukan izin secara mandiri |
Nah, untuk penjelasan lebih mendalam mengenai beberapa fungsi utama HRIS tersebut adalah:
1. HRIS Untuk Absensi
Untuk perusahaan yang masih menggunakan absensi manual, tentu saja pencatatannya harus dilakukan setiap hari.
Penggunaan mesin absensi tetap harus dipantau untuk menghasilkan data rekapitulasi absen yang akurat.
Aktivitas memonitor absensi karyawan setiap hari sangatlah menyita waktu apalagi bagi perusahaan yang menerapkan tunjangan karyawan dan denda bagi karyawan yang terlambat.
Dengan adanya fitur absensi mobile online di program HRIS system seperti Mekari Talenta, kini kegiatan absensi beserta rekapitulasinya menjadi lebih mudah dan aktual.
Beberapa software absensi menawarkan fitur yang lebih mudah yaitu dengan sidik jari hingga face id.
Data yang dihasilkan lebih akurat sehingga divisi HR tinggal menarik data di akhir periode.
2. HRIS Untuk Penggajian
Berdasarkan aturan Undang Undang Ketenagakerjaan, perusahaan wajib mengeluarkan slip gaji bagi masing-masing karyawannya.
Sementara nominal dari gaji bersih yang diterima oleh karyawan meliputi gaji pokok, tunjangan, hingga potongan pajak dan iuran bulanan.
Jika hal ini dilakukan secara manual, maka risiko terjadinya kesalahan atau human error pasti sangat tinggi.
Kesalahan yang terjadi pada saat menghitung nominal gaji, pengaruhnya sangat besar karena menyangkut hak yang diterima oleh karyawan.
Tidak heran jika mendekati tanggal gajian, biasanya divisi HR dan finance harus lembur untuk memastikan tidak ada yang kekurangan atau kelebihan gaji.
Untuk menghindarinya, aplikasi HRIS seperti Mekari Talenta dapat membantu perusahaan untuk menghitung gaji karyawan secara online.
Segala tunjangan dan potongan dapat diterapkan sehingga pekerjaan yang berkaitan dengan sistem penggajian pegawai akan lebih ringan dan cepat selesai.
Baca Juga: Prosedur Sistem Penggajian Karyawan atau Pegawai Terbaik 3. HRIS Untuk Rekrutmen Karyawan
Proses rekrutmen karyawan zaman dulu sangat erat kaitannya dengan surat lamaran lembaran cv yang menumpuk untuk diseleksi divisi HR.
Rekrutmen karyawan tidak bisa sembarangan dilakukan karena hal ini menyangkut sumber daya manusia yang akan menjadi aset berharga perusahaan.
Beberapa perusahaan memang lebih menerima dokumen lamaran berupa soft file dan menyimpannya secara digital di komputer dan human capital information system.
Selanjutnya divisi HR akan mereview dan mengelompokkan lamaran berdasarkan jenis pekerjaan dan memastikan datanya lengkap.
Inilah yang membuat proses rekrutmen menjadi lama dan rumit.
4. HRIS Untuk Manajemen Izin Cuti
Mengajukan izin cuti atau izin tidak masuk karena sebab lainnya kini menjadi lebih mudah dengan adanya program HRIS Systems.
Karyawan bisa mengajukan cuti atau izin secara online dan dapat dilakukan di mana saja asalkan ada akses internet.
Pihak atasan atau manajer juga dapat langsung memberikan izin melalui software HR yang digunakan.
Sistem ini nantinya akan terintegrasi dengan penghitungan gaji serta sisa cuti yang dimiliki oleh karyawan.
5. HRIS Untuk Manajemen Data
Pengelolaan data karyawan secara manual sangat merepotkan tugas divisi HRD.
Terlebih lagi jika perusahaan Anda termasuk dalam kategori perusahaan besar.
Inilah yang menjadi alasan mengapa perusahaan membutuhkan Human Resource Information System.
Dengan memahami pengertian HRIS systems, akan dapat membantu Anda untuk menyimpan dan mengelola data karyawan secara rapi dan aman.
Dengan begitu, pencarian data akan semakin mudah dilakukan.
Cara Kerja Software HRIS Information System pada Divisi HR
Software atau program HRIS human capital information system dapat membantu kinerja HR ketika mereka mengelola karyawan. Tidak hanya mengelola administrasi mereka, tetapi juga untuk memantau performa.
Melalui HRIS, Human Resources Development dapat menganalisis kekosongan pada struktur perusahaan, memperbaiki sistem rekrutmen karyawan, hingga pemberian umpan balik pada karyawan yang lebih komprehensif.
Selain itu dari segi administratif sendiri, HRIS system mampu menyimpan database karyawan dengan informasi yang lebih lengkap, mulai dari data pribadi, CV, ijazah, sertifikat pelatihan, dan dokumen pribadi lainnya.
Karena kebanyakan HRIS sudah menerapkan sistem penyimpanan berbasis cloud, tingkat keamanan pun juga lebih tinggi untuk menjaga data-data penting karyawan dan perusahaan.
Contoh Modul dalam HRIS
| Modul HRIS | Fungsi Utama |
|---|---|
| Employee Database | Data lengkap karyawan dan struktur organisasi |
| Time Management | Presensi, cuti, shift kerja, lembur |
| Payroll & Tax | Perhitungan gaji, PPh 21, BPJS, dan tunjangan |
| Talent Management | Rekrutmen, penilaian kinerja, dan pengembangan karier |
| Self-Service Portal | Karyawan mengakses dan mengelola data pribadi secara mandiri |
Jenis HRIS Perusahaan yang Tersedia saat Ini

Sebagai salah satu inovasi yang memberikan banyak manfaat terhadap perkembangan HR, Human Resource Information System tidak dapat dipandang sebelah mata.
Sementara itu, ada beberapa jenis HRIS systems yang paling banyak digunakan di Indonesia.
Tentunya jenis HRIS ini diperlukan HR dalam mengelola kebutuhan karyawan. Berikut ini jenisnya.
1. HRIS Operational
Jenis yang pertama adalah sistem HRIS Operational.
Seperti namanya, Human Resource Information System jenis ini sangat berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan tim HR dalam melakukan pengelolaan hal-hal yang bersifat operasional.
Untuk HRIS jenis ini, HR memegang akses penuh dalam melihat data seluruh karyawan dan melakukan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan karyawan tersebut.
Terdapat 5 (lima) komponen penting dalam HRIS Operational, yaitu:
Employee Information System
Employee Information System memuat semua data karyawan yang tercantum ke dalam sistem.
Mulai dari nama hingga pengalaman kerja karyawan dapat dimasukkan ke dalam komponen ini.
Position Control System
Pada komponen ini, semua data posisi karyawan dalam sebuah perusahaan dapat termonitor dengan baik.
Komponen sistem tersebut dapat memudahkan tim HR dan Leader dalam menemukan posisi kosong dan melakukan ketentuan hiring karyawan baru.
Performance Management Information System
Seperti namanya, komponen ini berkaitan dengan penilaian kinerja setiap karyawan pada perusahaan.
Sehingga tim HR dan para Leader bisa melihat tingkat kinerja setiap karyawan.
Applicant Selection and Placement Information System
Komponen ini berfungsi dalam proses recruitment karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
5. Government Reporting and Compliance System
Komponen ini dapat membantu tim HR dalam melakukan pengelolaan terhadap peraturan pemerintah terkait dengan ketenagakerjaan.
Baca juga: Cara Kerja Sistem HRD agar Memudahkan HR Mengelola Karyawan2. HRIS Tactical
Jenis program software HRIS yang kedua adalah HRIS Tactical.
Pada Human Resource Information System jenis ini, tim HR akan dimudahkan dalam melakukan pengambilan keputusan dalam tujuan misalnya manpower planning, recruitment dan juga training.
Terdapat 4 (empat) komponen utama dalam Human Resource Information System Tactical ini, yaitu:
Job Analysis and Design Information System
Pada komponen ini HR dapat menyimpan data terkait dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing karyawan.
Recruiting Information System
Pada komponen ini HR bisa membuat strategi dalam proses recruitment karyawan sehingga proses hiring dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Compensation and Benefit Information System
Pada komponen ini HR memungkinkan dalam melakukan perencanaan dan pembuatan strategi hingga keputusan yang berkaitan dengan kompensasi dan tunjangan karyawan melalui sistem.
Employee Training and Development System
Pada komponen ini berkaitan dengan pelatihan karyawan di mana tim HR dimudahkan dalam menentukan dan melakukan proses training kepada karyawan.
3. HRIS Strategic
Human Resource Information System jenis ini berfungsi untuk menyamakan strategi perusahaan dengan karyawannya sehingga perusahaan dapat mendukung pekerjaan setiap karyawannya.
Terdapat 3 (tiga) komponen utama dalam HRIS Strategic, yaitu:
Information System Supporting Workforce Planning
Komponen ini dapat membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan jangka panjang karena dapat menyediakan informasi mengenai kualitas dari SDM itu sendiri.
Specialized Human Resource Information System Software
Komponen ini berguna untuk mendukung fungsi manajemen HR.
Information System Supporting Labor Negotiation
Komponen ini bisa memudahkan tim HR dalam melakukan negosiasi dengan pihak ketiga seperti vendor, serikat pekerja, dan juga manajemen perusahaan secara keseluruhan dengan lebih mudah.
4. HRIS Comprehensive
Jenis HRIS yang terakhir adalah HRIS Comprehensive yang dapat mengintegrasikan seluruh data karyawan seperti data karyawan, penggajian, attendance, pelatihan karyawan, recruitment hingga regulasi pemerintah yang berkaitan dengan ketenagakerjaan.
Strategi dan Kunci Sukses Menerapkan HRIS
Menerapkan program sistem HRIS adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan dengan skala besar.
Sistem ini berfungsi untuk meningkatkan kualitas kinerja karyawan serta efisiensi pengambilan keputusan dalam sebuah perusahaan.
Fungsi HRIS terdiri dari database, rekrutmen, training, HR reporting, dan management.
Dengan adanya sistem ini, perusahaan akan lebih mudah memberikan informasi untuk meningkatkan performa kerja.
Umumnya, dalam menerapkan sebuah sistem pada perusahaan akan membutuhkan waktu dan beberapa faktor yang memengaruhi.
Karakteristik perusahaan dan juga kesiapan Sumber Daya Manusia SDM yang ada untuk menggunakan teknologi sangat berpengaruh pada keberhasilan Human Resource Information System.
Tidak ketinggalan juga faktor lingkungan yang terdiri dari kebijakan pemerintah dan karakteristik industri berperan pada sukses atau tidaknya sebuah sistem.
Lalu, bagaimana caranya agar sistem HRIS dapat sukses diterapkan di perusahaan? Bagaimana sistem mampu membentuk kualitas kinerja sumber daya manusia? Berikut ini adalah tips suksesnya!
1. Mempersiapkan Sumber Daya Manusianya
Pertama kali yang harus disiapkan ketika akan menerapkan HRIS sistem di perusahaan adalah sumber daya manusia atau para pekerjanya.
Hal ini karena sumber daya manusia adalah komponen terpenting dalam penerapannya. Sumber daya manusia merupakan bagian dari sistem itu sendiri.
Sistem akan menjadi tidak berguna jika tidak ada sumber daya manusia yang menggerakkan.
Persiapkan SDM perusahaan dengan cara mengadakan pertemuan atau pelatihan program HRIS sistem yang baru.
Dengan begitu, semua SDM perusahaan memiliki bekal dalam mengoperasikan Human Resource Information System.
2. Penerapan Sistem dan Teknologi yang Kompeten
Selain sumber daya manusia, teknologi juga memegang peran penting dalam pelaksanaan kerja yang optimal.
Untuk menunjang berjalannya Human Resource Information System di sebuah perusahaan, dibutuhkan infrastruktur teknologi yang kompeten.
Teknologi yang kompeten adalah teknologi yang mampu memaksimalkan kerja program sistem HRIS di perusahaan.
Misalnya saja teknologi komputasi awan atau cloud yang banyak digunakan sebagai wadah penyimpanan data perusahaan.
Cloud sangat membantu penerapan Human Resource Information System secara optimal karena telah terbukti efektif menyimpan data secara digital dengan server virtual.
3. Menjaga Rahasia Perusahaan dengan Baik
Teknologi yang kompeten tetap harus dijalankan oleh manusia sebagai penggerak utamanya.
Ketika sistem ini sudah diimplementasikan pada perusahaan, data yang tersimpan sifatnya adalah rahasia dan harus dijaga dengan baik oleh SDM yang menjalankan.
Tidak peduli secanggih apapun teknologi dan sistem yang digunakan, peran Sumber Daya Manusia SDM dalam menjaga data perusahaan sangatlah penting.
Dibutuhkan integritas yang tinggi dalam menjalankan sistem ini agar dapat sesuai dengan tujuan perusahaan.
4. Mempertahankan Kualitas Teknologi
Kunci sukses penerapan Human Resource Information System yang terakhir adalah mempertahankan kualitas teknologi yang digunakan.
Seperti yang diketahui bahwa teknologi akan selalu mengalami pembaharuan.
Adaptasi dibutuhkan agar perusahaan bisa berkembang mengikuti perubahan yang berlaku.
Artinya adalah sistem harus selalu diperbaharui dan dikembangkan.
Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas teknologi sehingga tidak mengganggu jalannya aktivitas perusahaan.
Penerimaan terhadap program HRIS secara penuh sangat dibutuhkan pada saat pengimplementsian sistem.
Maksudnya adalah SDM di perusahaan harus paham mengenai manfaat yang dirasakan sebelum dan sesudahnya.
Fitur-Fitur Utama Mekari Talenta, Aplikasi HRIS System untuk Perusahaan

Human Resource Information System atau HRIS merupakan kunci dari terbentuknya sistem kerja yang mumpuni dalam manajemen karyawan.
Banyak pekerjaan HR yang bisa dihandle dengan HRIS. Maka, banyak perusahaan yang memanfaatkan aplikasi atau software HRIS seperti Mekari Talenta.
Mekari Talenta yang merupakan program software HRIS yang berangkat dari kebutuhan-kebutuhan perusahaan dengan tujuan menjadi solusi dari pengelolaan SDM pada perusahaan dengan fitur-fitur mumpuni. Seperti aplikasi payroll, reimburse, dan absensi pegawai.
Salah satu keunggulan software HR Mekari Talenta adalah berbasis cloud dimana tim HR dan karyawan dapat mengakses informasi dan data pribadi dimana saja dan kapan saja dengan lebih mudah.
Untuk fitur-fitur yang dimiliki oleh software HR Mekari Talenta adalah berikut:
Fitur Payroll

Fitur yang pertama adalah payroll management di mana fitur ini dapat memudahkan tim HR dalam melakukan proses payroll bagi seluruh karyawan dengan lebih mudah karena sudah terintegrasi secara otomatis dengan data kehadiran karyawan.
Fitur Live Attendance (Absensi Online)

Fitur absensi karyawan online memungkinkan karyawan untuk melakukan proses absensi GPS secara realtime dan mobile phone-nya sehingga memudahkan karyawan dan tim HR mengumpulkan data kehadiran online karyawan yang lebih valid.
Fitur Payslip

Fitur berikutnya adalah fitur slip gaji yang memungkinkan karyawan untuk mengakses informasi payslip dimana saja dan kapan saja.
Fitur Reimbursement

Bila sebelumnya proses reimbursement tidak dapat dikatakan singkat dan terkesan sulit, dengan fitur Reimbursement Management Mekari Talenta proses administrasi dalam reimbursement dapat dipangkas sehingga memudahkan karyawan dan juga tim HR.
Fitur Time Off

Fitur Time Off Management memungkinkan karyawan untuk mengatur sendiri pengajuan cutinya kapan saja dan dimana saja hanya dengan mobile phone, bila sebelumnya proses pengajuan cuti melalui banyak proses approval atasan dan tim HR yang memakan waktu maka dengan fitur ini proses tersebut dapat dipersingkat.

Baca juga: Panduan Lengkap Cuti Karyawan dan Bagaimana HR Sistem Bisa Membantu Prosesnya
Fitur Over Time
Pembayaran uang lembur merupakan hak dari karyawan karena telah melakukan pekerjaan di luar dari jam kerjanya.
Namun kadang isu yang sering terjadi adalah proses pengajuan overtime yang cukup berbelit-belit sehingga menyulitkan karyawan.
Dengan fitur Overtime Management dapat memudahkan karyawan dalam mengajukan lemburan dan perhitungan uang lembur karyawan bagi tim HR.
Fitur Calendar
Informasi mengenai event perusahaan ataupun informasi terkait dengan jam kerja dan waktu libur saat ini dapat diakses karyawan dengan lebih mudah berkat fitur Calendar pada Mekari Talenta
Baca juga: Aplikasi pembuat jadwal shift untuk Kelola Kerja Shift Lebih Cepat dan Akurat
Fitur Attendance
Data kehadiran karyawan merupakan data penting yang dibutuhkan oleh HR dalam melakukan proses payroll dan sebagai salah satu landasan dalam melakukan kebijakan-kebijakan perusahaan.
Oleh karena itu, fitur Attendance dapat membantu tim HR mendapatkan data kehadiran karyawan yang lebih lengkap dan valid.
Tertarik untuk mencoba Mekari Talenta? Anda bisa juga jadwalkan demo Mekari Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami.

