Berbagai Potongan Dalam Slip Gaji yang Perlu Diketahui

Berbagai Potongan Dalam Slip Gaji yang Perlu Diketahui

Setelah menerima gaji, apakah Anda selalu rutin mengecek slip gaji Anda? Berapakah total gaji yang Anda bawa pulang beserta potongan-potongan yang dikenakan? Jika Anda cermati dengan seksama, ternyata gaji yang seharusnya kita terima sesuai dalam perjanjian kerja bersama jumlahnya tak sama persis dan Anda perlu mengetahui apa saja jenis potongan dalam gaji Anda.
Pajak Penghasilan. Pajak penghasilan atau ang dikenal sebagai PPh 21 akan dikenakan kepada karyawan langsung atau perusahaan dengan penghasilan yang diterima selama satu tahun. Namun berdasarkan aturan PTKP 2016, hanya karyawan dengan gaji di atas Rp 4,5 juta per bulan yang dapat dikenakan pajak. Jadi jika gaji Anda di bawah itu, tidak akan dipotong. Pemotongan PPh 21 dilakukan langsung dari gaji dan dilaporkan setiap satu tahun sekali. Berikut daftar besaran pajak yang dikenakan bagi karyawan yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
 

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.
Penghasilan tahunan hingga 50 juta. Tarif PPh 21 yang dikenakan sebesar 5%
Penghasilan tahunan antara 50 – 250 juta Tarif PPh 21 yang dikenakan sebesar 15%
Penghasilan tahunan lebih dari 500 juta Tarif PPh 21 yang dikenakan sebesar 30%.

 
Sementara bagi karyawan yang tidak memiliki NPWP, mereka akan dikenakan tarif pajak 20% lebih tinggi dari yang seharusnya dibayarkan.
BPJS Kesehatan. Sejak tahun 2015, pemerintah telah mewajibkan seluruh perusahaan di Indonesia untuk menjadikan karyawannya peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Iuran BPJS dibayarkan oleh perusahaan dengan langsung memotong gaji bulanan Anda. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, besaran iuran bagi pekerja penerima upah adalah 5% dari gaji per bulan, di mana sebesar 4% dibayar oleh perusahaan dan 1% dibayar oleh karyawan.  Jadi misalnya, gaji Anda Rp 4 juta maka iuran BPJS Kesehatan yang harus Anda bayar sendiri sebesar 40.000 dan sisanya ditanggung oleh perusahaan.
Jaminan Pensiun. Selain BPJS Kesehatan, terdapat juga BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) sebagai program jaminan pensiun. Besaranya jumlah potongan yang ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah sebasar 3%, di mana 2% ditanggung perusahaan dan 1% ditangung karyawan.
Jaminan Hari Tua. Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan tabungan dari pendapatan selama Anda aktif bekerja dan disisihkan sebagai bekal memasuki hari tua. Lalu apa dedanya dengan BPJS TK yang juga sama-sama untuk menjamin hari tua? Sedangkan BPJS TK adalah pendapatan bulanan untuk memastikan dasar yang layak bagi Anda ketika memasuki hari tua sesuai besarnya pendapatan Anda. JHT bisa diambil langsung seluruhnya saat Anda masuk usia pensiun, meninggal dunia, atau cacat permanen. Sedangkan BPJS TK diberikan secara bulanan setelah Anda memasuki masa pensiun. Besarnya iuran JHT sebanyak 5,7% per bulan, dimana 3,7% dibayarkan oleh perusahaan dan 2% sisanya dibayarkan oleh karyawan dengan memotong langsung gaji bulanan.
Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Selain potongan-potongan di atas, potongan lain yang biasanya terdapat dalam slip gaji Anda adalah potongan program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) oleh BPJS Ketenagakerjaan. Namun, potongan ini relatif kecil. Besarnya JKK sendiri sebesar 0,24% dan JKM sekitar 0,3% dari besarnya gaji Anda. Dua jaminan ini dapat langsung di ambil jika Anda mengalami kecelakaan dan kematian yang terjadi langsung di tempat kerja.
Potongan Kehadiran. Ada perusahaan yang menerapkan potongan kehadiran untuk alasan cuti tidak berbayar atau jika karyawan masuk terlambat. Hal ini juga tertuang dalam Pasal 93 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Pasal 24 Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dimana perusahaan diperkenankan untuk tidak membayarkan gaji karyawan yang tidak sesuai dengan jam kerjanya. Besaran potongan ini tergantung oleh kebijakan di masing-masing perusahaan.
Nah, itulah beberapa jenis potongan yang dilakukan oleh perusahaan. Sebenarnya potongan tersebut tidak merugikan karyawan, kok. Hanya saja potongan tersebut dapat kita manfaatkan nantnya jika kita sudah memasuki masa pensiun atau tidak bekerja. Jika Anda menemukan potongan jenis lain yang tidak Anda ketahui sebelumnya, sebaiknya Anda tanyakan karena perusahaan untuk menjelaskan secara spesifik. Anda perlu tahu apa yang dimaksud dengan potongan lain-lain karena itu adalah hak Anda. Jadi, jika ada yang tidak jelas dan tidak transparan dalam slip gaji, Anda berhak bertanya dan mendapatkan penjelasan. Siapa tahu hal tersebut terjadi karena perusahaan melakukan kesalahan dalam penghitungan gaji. Untuk mengurangi hal tersebut, sistem Talenta.co telah dirancang secara khusus bagi perusahaan Anda untuk melakukan pengitungan gaji secara efisien, termasuk perhitungan PPh 21 beserta potongan-potongan diatas secara lebih akurat dan menghemat waktu Anda hingga 70%. Dengan sistem ini, Anda juga memungkinkan untuk melihat langsung slip gaji Anda beserta potongan-potongan yang terjadi.


PUBLISHED31 Aug 2016
talenta
talenta