Akankan Gaji Selalu Naik Setiap Tahun? Ini Jawabannya

Tayang
Diperbarui
Di tulis oleh:
Foto profil Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah
Highlights
  • Kenaikan gaji merupakan penyesuaian upah berkala yang ditentukan berdasarkan kebijakan perusahaan dengan mengacu pada regulasi undang-undang ketenagakerjaan.
  • Kebijakan peninjauan ini dipengaruhi oleh laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, peningkatan upah minimum, serta pencapaian prestasi kerja karyawan.

Selain gaji pokok, hal lain yang kerap kali menjadi pertanyaan di kalangan para pekerja ialah, kapan saya akan mendapatkan kenaikan gaji? Akankah gaji saya selalu naik setiap tahun? Berapa besarnya dan berapa kali dalam satu waktu? Pertanyaan tersebut mungkin menjadi pertanyaan paling umum yang kadang sifatnya retorikal. Karena kenaikan gaji sejatinya merupakan bagian dari kebijakan perusahaan atau pemerintah. Di beberapa perusahaan ada yang memberikan kenaikan gaji setiap satu tahun sekali, ada yang hingga dua kali, namun ada juga yang tidak memberikan kenaikan gaji dan kenaikan gaji tersebut hanya bisa didapat saat karyawan naik pangkat. Untuk menjelaskannya lebih detail, Mekari Talenta telah merangkup jawaban dari, “apakah gaji selalu naik setiap tahun?” Simak penjelasan berikut!

Baca Juga: Cara Menghitung Persentase Kenaikan Gaji Karyawan dengan Mudah

Aturan Naik Gaji

Bagaimana aturannya?

Menurut UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja atau buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.

Sedangkan pasal 90 dari UU ini menyatakan lebih jauh bahwa dalam menetapkan besarnya upah yang berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja ini tidak boleh lebih rendah dari ketentuan upah minimum yang telah ditetapkan pemerintah setempat. Sedangkan, penerapan peninjauan upah berkala diatur dalam Pasal 92 ayat (2) disebutkan bahwa peninjauan upah secara berkala dilakukan oleh pengusaha dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dan produktivitas. Peninjauan upah ini dilakukan untuk penyesuaian harga kebutuhan hidup, prestasi kerja, perkembangan, dan kemampuan perusahaan. Peraturan perundang-undangan memang tidak mengatur kapan saja perusahaan harus menaikkan gaji karyawannya. Namun secara umum, perusahaan akan menggunakan pertimbangan-pertimbangan berikut dalam menaikkan upah karyawannya. Antara lain:

  1. Kenaikan biaya hidup.
  2. Presentase kenaikan Upah Minimum Regional (UMR). Jika kenaikan UMR di Jakarta tahun ini 10% maka sebaiknya gaji karyawan (yang di Jakarta) juga dinaikkan 10%.
  3. Berdasarkan prestasi kerja karyawan 1 tahun terakhir. Pada umumnya perusahaan melaksanakan kegiatan penilaian kinerja secara berkala untuk mengevaluasi performa karyawan. Karyawan dengan prestasi kerja yang baik tentu saja mendapatkan kenaikan gaji yang lebih tinggi dibandingkan karyawan dengan prestasi kerja yang biasa-biasa saja.
  4. Adanya promosi jabatan atau kenaikan pangkat karyawan dimana beban kerjanya lebih tinggi dibandingkan pekerjaan sebelumnya.

Begitu pula dengan besarnya kenaikan gaji yang harus diberikan. Jika mengacu pada inflasi dan kenaikan UMR, rumus besarnya kenaikan gaji terdiri dari: persentase inflasi + persentase pertumbuhan ekonomi nasional. Bagaimana cara mengetahui besarnya inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional?

Rata-rata inflasi dalam satu tahun sekitar 6%. Sementara trend pertumbuhan ekonomi nasional adalah sekitar 5%.

Jadi total kenaikan upah atau gaji tahun depan akan berkisar pada angka 11%. Jadi setidaknya, kenaikan gaji pegawai secara umum akan berkisar pada angka 10 s/d 12%. Angka ini berlaku untuk semua golongan di perusahaan baik dari level buruh hingga manajer. Baca juga: 7 Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan UMR & Implikasinya pada Gaji

Bisakah Gaji Naik Lebih Cepat?

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, bisakah penghasilan bisa naik jauh lebih cepat daripada sekesar 10% per tahun, agar gaji kita tidak habis digerus laju inflasi dan kenaikan biaya hidup yang terus melaju? Tentu saja bisa, namun hal tersebut bisa didapatkan dengan syarat-syarat berikut:

  1. Percepat laju karir Anda. Dengan promosi yang cepat, rata rata kenaikan gaji per tahun gaji jauh lebih tinggi daripada 10%. Belum lagi ditambah oleh tunjangan jabatan yang juga bertambah. Promosi yang cepat bisa didapat dari perusahaan sekarang, atau dengan pindah kerja ke perusahaan yang lebih bonafide.
  2. Mendapatkan income dari perkerjaan sampingan seperti freelancing setiap weekend melalui hobi atau membuka usaha sampingan.
  3. Miliki sikap kerja yang positif. Selalu bisa menuntaskan target pekerjaan atau dengan terus meningkatkan kompetensi secara teknis. Sikap kerja positif yang seperti inilah yang pada akhirnya akan menentukan laju karir dan keberlangsungan Anda di perusahaan.

Baca juga: Panduan Lengkap Cara Menghitung Gaji Karyawan Perhari dengan Benar

Permudah Penyesuaian Gaji dengan Teknologi HRIS

Dengan beragamnya jumlah penyesuaian gaji yang terjadi setiap tahun, tentunya akan semakin banyak juga tugas bagian penggajian untuk melakukan penghitungan secara teliti. Untuk membuat pengerjaan ini menjadi lebih efisien, tentunya HRD memerlukan suatu sistem hrd yang terintegrasi untuk membuat upah tersebut tersebut menjadi lebih lancar dan akurat. Untuk itu, sistem HRIS Mekari Talenta hadir untuk membantu Anda dalam melakukan penghitungan penggajian dan pembayaran bonus secara efisien dan menghemat waktu Anda hingga 70%. Dengan sistem ini, Anda hanya tinggal melakukan run payroll dan gaji secara otomatis akan langsung tertransfer ke rekening masing-masing karyawan. Tertarik untuk mencoba Mekari Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami! Anda juga bisa coba gratis Mekari Talenta sekarang dengan klik link ini.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apa saja faktor yang biasanya dipertimbangkan perusahaan sebelum menaikkan gaji karyawan?

Apa saja faktor yang biasanya dipertimbangkan perusahaan sebelum menaikkan gaji karyawan?

Setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda dalam menentukan kenaikan gaji karyawan. Selain mempertimbangkan kondisi keuangan perusahaan, manajemen juga biasanya melihat kontribusi, kompetensi, dan konsistensi kinerja karyawan selama periode tertentu. Posisi pekerjaan serta tingkat tanggung jawab yang diemban juga dapat memengaruhi besaran penyesuaian gaji. Dengan evaluasi yang menyeluruh, perusahaan dapat memberikan kenaikan gaji secara lebih adil dan objektif.

Apakah kenaikan gaji selalu berarti peningkatan kesejahteraan karyawan?

Apakah kenaikan gaji selalu berarti peningkatan kesejahteraan karyawan?

Kenaikan gaji memang dapat meningkatkan pendapatan, tetapi tidak selalu berbanding lurus dengan kesejahteraan jika biaya hidup juga terus meningkat. Faktor seperti inflasi, kenaikan harga kebutuhan pokok, dan beban finansial pribadi turut memengaruhi daya beli karyawan. Oleh karena itu, penting bagi karyawan untuk mengelola keuangan dengan baik agar manfaat kenaikan gaji dapat dirasakan secara optimal. Perencanaan keuangan yang tepat juga membantu menjaga stabilitas finansial dalam jangka panjang.

Bagaimana karyawan dapat mempersiapkan diri agar memiliki peluang memperoleh kenaikan gaji?

Bagaimana karyawan dapat mempersiapkan diri agar memiliki peluang memperoleh kenaikan gaji?

Karyawan dapat meningkatkan peluang memperoleh kenaikan gaji dengan terus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan pekerjaannya. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kolaborasi juga menjadi nilai tambah di mata perusahaan. Menunjukkan inisiatif, konsistensi dalam mencapai target, serta memberikan kontribusi positif terhadap tim dapat memperkuat penilaian kinerja. Dengan rekam jejak yang baik, peluang memperoleh apresiasi dalam bentuk kenaikan gaji akan semakin besar.

Mengapa perusahaan perlu memiliki kebijakan kenaikan gaji yang transparan?

Mengapa perusahaan perlu memiliki kebijakan kenaikan gaji yang transparan?

Kebijakan kenaikan gaji yang transparan dapat membantu membangun kepercayaan antara perusahaan dan karyawan. Karyawan akan lebih memahami indikator yang digunakan dalam proses evaluasi sehingga dapat mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan. Transparansi juga membantu mengurangi kesalahpahaman dan menciptakan persepsi yang lebih adil dalam lingkungan kerja. Pada akhirnya, hal tersebut dapat meningkatkan motivasi sekaligus mempertahankan karyawan berprestasi.

Bagaimana teknologi membantu proses penyesuaian gaji di perusahaan?

Bagaimana teknologi membantu proses penyesuaian gaji di perusahaan?

Pemanfaatan sistem HRIS membantu perusahaan mengelola penyesuaian gaji secara lebih cepat dan akurat. Perhitungan komponen penggajian dapat dilakukan secara otomatis sehingga mengurangi risiko kesalahan akibat proses manual. Selain itu, data riwayat gaji dan evaluasi kinerja dapat diintegrasikan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih objektif. Dengan proses yang lebih efisien, tim HR dapat lebih fokus pada strategi pengembangan sumber daya manusia.

Image
Jordhi Farhansyah Penulis
Penulis dengan pengalaman selama sepuluh tahun dalam menghasilkan konten di berbagai bidang dan kini berfokus pada topik seputar human resources (HR) dan dunia bisnis. Dalam kesehariannya, Jordhi juga aktif menekuni fotografi analog sebagai bentuk ekspresi kreatif di luar rutinitas menulis.
Karina
Karina Saraswati, S.Psi

Saras memiliki pengalaman sebagai konsultan Human Capital sejak 2015 yang bermitra dengan klien dari berbagai sektorโ€”termasuk pemerintahan, fintech, pendidikan, perdagangan, perbankan, telekomunikasi, multifinance, manufaktur, dan kedutaan besarโ€”di mana ia memimpin proyek-proyek yang berfokus pada budaya organisasi, penyelarasan, manajemen perubahan, dan pelatihan soft skill.

Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales