Informasi yang Harus Tercantum dalam Membuat CV untuk Fresh Graduate

Tayang
Di tulis oleh:
Foto profil Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah
Highlights
  • Curriculum Vitae merupakan dokumen pemaparan kualifikasi personal yang memuat ringkasan data diri, riwayat edukasi, serta kompetensi teknis pelamar.
  • Pencantuman portofolio, pengalaman magang, dan kontak aktif secara lengkap efektif mendongkrak peluang kelolosan seleksi administrasi ketenagakerjaan.

Apa saja informasi yang harus tercantum dalam membuat CV?

Sebagai lulusan baru atau fresh graduate, Anda tentunya masih belum punya banyak pengalaman terkait melamar pekerjaan.

Sehingga tak jarang, Anda terkadang banyak melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang akhirnya membuat Anda tak dilirik oleh perusahaan, termasuk dalam membuat CV.

Kesalahan yang biasanya paling sering dilakukan adalah masalah pencantuman informasi yang disertakan dalam CV alias Curiculum Vitae.

Pada kenyataannya, masih banyak calon pelamar yang mengabaikan hal-hal yang dianggap sepele dalam CV mereka.

Padahal, terpadat beberapa informasi penting yang sebenarnya wajib Anda masukkan ke CV agar perusahaan mau melirik dan mengundang Anda untuk interview.

Baca juga : Cara Membuat CV Menarik Agar Cepat Diterima Kerja

Informasi yang Harus Tercantum dalam Membuat CV Adalah Berikut

Memangnya, apa saja ya yang perlu dimasukan agar dilirik HRD perusahaan? Berikut penjelasannya.

1. Data Diri dan Informasi Kontak

Tidak hanya pada fresh graduate, CV pada umumnya perlu mencantumkan informasi data diri seperti : nama, tanggal lahir, alamat, email, nomor telepon, ataupun informasi akun media sosial seperti Linkedin.

Kebiasaan para pelamar baru adalah tak menyertakan semua nomor kontaknya atau sering kali hanya menyertakan nomor telepon saja.

Hindari melakukan hal ini, karena pada dasarnya perusahaan terkadang ingin menghubungi Anda lewat banyak cara seperti email, skype atau bahkan social media.

Para recruiter juga tertarik dengan untuk melirik media sosial kalian untuk melihat kepribadian dan track record seseorang, serta mengevaluasi apakah kandidat cocok dengan budaya perusahaan.

Sertakan semua nomor kontak yang memungkinkan untuk dihubungi, agar perusahaan tak kebingungan saat ingin mengontak Anda untuk melakukan tahapan rekrutmen selanjutnya.

2. Foto Diri

Foto diri di CV

Kerap dilupakan, nyatanya foto diri adalah salah satu informasi penting yang wajib Anda sertakan dalam CV.

Tak mencantumkan foto diri dalam membuat CV ibarat Anda mengirimkan barang via pos tanpa alamat tujuan, tak akan pernah ada respon dari tujuan Anda karena si penerima tak pernah benar-benar menerima barang dari Anda.

Usahakan beri foto diri dengan wajah yang jelas dan terbaru, agar calon perusahaan yang Anda tuju bisa mengenal Anda lebih dekat walau pada kenyataannya belum pernah bertatap muka secara langsung.

Baca juga : Contoh CV Bahasa Indonesia yang Menarik HRD dan Cara Membuatnya

3. Kualifikasi Edukasi

Masukan kualifikasi edukasi dimulai dari jenjang pendidikan terbaru. Tuliskan nama lembaga atau universitas, jurusan, gelar, dan IPK terakhir.

Beberapa juga memasukan projek skripsi, laporan, ataupun riset yang memang relevan juga bisa dimasukan ke dalam CV.

4. Pengalaman Organisasi atau Magang

Sebagai lulusan baru yang tak mempunyai pengalaman kerja sama sekali, pengalaman organisasi atau magang adalah informasi yang wajib ada dalam CV Anda.

Mencantumkan pengalaman organisasi atau magang memudahkan pihak perusahaan mengetahui kemampuan Anda dalam berbagai aspek, terutama masalah kepemimpinan dan kerja sama.

Deskripsikan pekerjaan yang kamu lakukan, sertakan nama perusahaan atau organisasi, lokasi dan rentang waktunya.

Meski termasuk hal yang wajib dimasukkan ke dalam CV, tak semua pengalaman bisa Anda cantumkan.

Pilih tiga pengalaman paling berkesan dan menunjukkan kapabilitas Anda sebagai calon karyawan.

5. Portofolio

Pentingnya Portofolio Agar Sukses Mendapat Pekerjaan Impian

Terakhir dan gak kalah penting, sertakan pula informasi karya Anda berupa portofolio di dalam cara membuat CV.

Informasi penting, terutama bagi Anda yang akan melamar ke posisi yang membutuhkan contoh karya yang sudah pernah dibuat seperti di perusahaan media, periklanan dan lain sebagainya.

Portofolio meningkatkan level kemungkinan Anda diterima di perusahaan yang Anda incar. Pasalnya, lewat portofolio perusahaan jadi bisa mengetahui sejauh mana kemampuan Anda.

Baca juga : Strategi Jitu Merekrut Karyawan Fresh Graduate

6. Skill dan Pencapaian

Cantumkan keterampilan dan pencapaian yang relevan dengan posisi yang lamu lamar. Keterampilan yang dapat dicantumkan meliputi keterampilan teknis, teknologi, dan bahasa, contohnya seperti : skill marketing media sosial, sertifikasi lewat training, publikasi ilmiah, dan lainnya.

Pencapaian yang dicantumkan dapat berupa beasiswa, cumlaude, student exchange, double degree, kejuaraan, dan penghargaan lainnya.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda persiapkan dalam CV lamaran pekerjaan.

Selain memudahkan tugas HRD dalam mengenali siapa diri Anda, lengkapnya data diri juga membuat Anda terlihat lebih serius dalam melamar pekerjaan tersebut.

Terlebih, jika perusahaan sudah menggunakan aplikasi HRIS dalam menyeleksi calon karyawan baru.

Tentu, CV yang jelas, singkat, dan padat yang terlihat dalam aplikasi membuat CV Anda lebih menarik dan dilirik.

Yuk, perbaiki cara membuat CV Anda mulai dari hal kecil.

Mekari Talenta Aplikasi HRIS Online bantu HR dalam Screening CV

Sebagai calon karyawan maupun perusahaan, Anda pun harus mengetahui bahwa perusahaan masa kini telah mulai menggunakan aplikasi HRIS & payroll online seperti Mekari Talenta.

Mulai dari absensi online, pengelolaan pengajuan cuti, lembur, hingga perhitungan gaji otomatis.

Tertarik untuk mencoba Mekari Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Mekari Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apakah CV dan resume memiliki perbedaan?

Apakah CV dan resume memiliki perbedaan?

Ya, CV dan resume sebenarnya memiliki perbedaan. CV (Curriculum Vitae) umumnya berisi informasi yang lebih lengkap mengenai riwayat pendidikan, pengalaman, keterampilan, sertifikasi, hingga pencapaian seseorang. Sementara itu, resume biasanya lebih ringkas dan hanya menampilkan pengalaman serta kompetensi yang paling relevan dengan posisi yang dilamar. Namun dalam praktik rekrutmen di Indonesia, istilah CV dan resume sering digunakan secara bergantian.

Apakah menggunakan desain CV yang menarik dapat meningkatkan peluang diterima kerja?

Apakah menggunakan desain CV yang menarik dapat meningkatkan peluang diterima kerja?

Desain CV yang profesional dapat membantu recruiter lebih mudah membaca informasi penting dan memberikan kesan pertama yang baik. Namun, desain bukan faktor utama yang menentukan lolos tidaknya kandidat. Isi CV tetap menjadi aspek terpenting, terutama relevansi pengalaman, keterampilan, pencapaian, serta kesesuaian dengan posisi yang dilamar. Karena itu, pastikan desain mendukung keterbacaan tanpa mengurangi kualitas informasi.

Perlukah mencantumkan hobi atau minat dalam CV?

Perlukah mencantumkan hobi atau minat dalam CV?

Mencantumkan hobi tidak selalu wajib, tetapi dapat menjadi nilai tambah apabila relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Misalnya, hobi menulis untuk posisi content writer atau hobi fotografi untuk posisi kreatif. Sebaliknya, jika ruang CV terbatas, lebih baik memprioritaskan informasi yang memiliki dampak langsung terhadap penilaian recruiter, seperti pengalaman, sertifikasi, atau keterampilan profesional.

Bagaimana cara membuat CV tetap menarik meskipun belum memiliki pengalaman kerja?

Bagaimana cara membuat CV tetap menarik meskipun belum memiliki pengalaman kerja?

Fresh graduate dapat menonjolkan pengalaman organisasi, magang, proyek kampus, sertifikasi, pelatihan, kompetisi, maupun kegiatan sukarela yang pernah diikuti. Aktivitas tersebut dapat menunjukkan kemampuan kerja sama, kepemimpinan, komunikasi, dan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan perusahaan. Dengan menyusun pengalaman tersebut secara terstruktur, CV tetap dapat terlihat kompetitif meskipun belum memiliki pengalaman kerja formal.

Apakah CV perlu diperbarui secara berkala?

Apakah CV perlu diperbarui secara berkala?

Ya, CV sebaiknya diperbarui secara rutin setiap kali Anda memperoleh pengalaman baru, mengikuti pelatihan, mendapatkan sertifikasi, atau meraih pencapaian tertentu. CV yang selalu diperbarui akan memudahkan Anda ketika menemukan peluang karier baru dan memastikan seluruh informasi yang ditampilkan tetap relevan, akurat, serta mencerminkan kompetensi terbaru yang dimiliki.

Image
Jordhi Farhansyah Penulis
Penulis dengan pengalaman selama sepuluh tahun dalam menghasilkan konten di berbagai bidang dan kini berfokus pada topik seputar human resources (HR) dan dunia bisnis. Dalam kesehariannya, Jordhi juga aktif menekuni fotografi analog sebagai bentuk ekspresi kreatif di luar rutinitas menulis.
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales