Keuntungan Hitung PPh 21 Karyawan dengan Aplikasi: Efektif dan Mudah

Keuntungan Hitung PPh 21 Karyawan dengan Aplikasi: Efektif dan Mudah

Di zaman yang serba modern seperti sekarang, pengelolaan perusahaan menjadi kian mudah dengan kemunculan beragam aplikasi HR. Sesuai dengan namanya, aplikasi tersebut memang berperan dalam mempermudah kinerja HR atau pengelola personalia perusahaan termasuk untuk penghitungan PPh 21 karyawan.

Keputusan perusahaan untuk memanfaatkan aplikasi semacam ini dalam pengelolaan perusahaan pun diharapkan mampu membuat HR lebih fokus pada pengembangan personal karyawan. Lantas apa saja keuntungannya? Berikut ini penjelasan Talenta by Mekari.

Note : Baca artikel Panduan Lengkap Penghitungan PPh 21 Karyawan dengan Contoh Soal

Pengertian PPh 21 Karyawan

Istilah PPh 21 tidak terlepas dari pengertian dari Pajak Penghasilan dimana secara umum dapat diartikan sebagai Pajak Negara yang dikenakan terhadap setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima oleh Wajib Pajak.

Sedangkan Wajib Pajak sendiri secara umum dapat diartikan sebagai seseorang yang terlibat dalam aktivitas perpajakan termasuk di dalamnya pembayaran, pemotongan dan pemungutan pajak.

Sehingga PPh 21 dapat diartikan sebagai cara pelunasan Pajak Penghasilan yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan, jasa dan kegiatan yang sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor 31/PJ/2012.

Mengenal Lebih Jauh PPh 21 pada Penghasilan Anda

Apa Saja Yang Termasuk ke Dalam Kategori Penghasilan Kena PPh 21 Karyawan?

Berdasarkan pada Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-32/PJ/2015 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan Dengan Pekerjaan, Jasa dan Kegiatan Orang Pribadi Pasal 5 menjelaskan mengenai kategori penghasilan kena PPh 21, yaitu:

  • Penghasilan yang diterima atau diperoleh Pegawai Tetap, baik berupa Penghasilan yang Bersifat Teratur maupun Tidak Teratur
  • Penghasilan yang diterima atau diperoleh pensiun secara teratur berupa uang pensiun atau penghasilan sejenisnya
  • Penghasilan berupa uang pesangon, uang manfaat pensiun, tunjangan hari tua, atau jaminan hari tua yang dibayarkan sekaligus, yang pembayarannya melewati jangka waktu 2 (dua) tahun sejak pegawai berhenti bekerja
  • Penghasilan Pegawai Tidak Tetap atau Tenaga Kerja Lepas, berupa upah harian, upah mingguan, upah satuan, upah borongan atau upah yang dibayarkan secara bulanan
  • Imbalan kepada Bukan Pegawai, antara lain berupa honorarium, komisi, fee dan imbalan sejenisnya dengan nama dan dalam bentuk apapun sebagai imbalan sehubungan jasa yang dilakukan
  • Imbalan kepada peserta kegiatan, antara lain berupa uang saku, uang representasi, uang rapat, honorarium, hadiah atau penghargaan dengan nama dan dalam bentuk apapun dan imbalan sejenis dengan nama apapun
  • Penghasilan berupa honorarium atau imbalan yang bersifat tidak teratur yang diterima atau diperoleh anggota dewan komisaris atau dewan pengawas yang tidak merangkap sebagai Pegawai Tetap pada perusahaan yang sama
  • Penghasilan berupa jasa produksi, tantiem, gratifikasi, bonus atau imbalan lain yang bersifat tidak teratur yang diterima atau diperoleh mantan pegawai
  • Penghasilan berupa penarikan dana pensiun oleh peserta program pensiun yang masih berstatus sebagai pegawai dari dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan

Note : Baca artikel Bingung Gaji Kena Potong Biaya Jabatan 5% di PPh 21, Ini Aturannya

Metode Perhitungan PPh 21 Karyawan?

Untuk metode perhitungan pajak PPh 21 karyawan dapat dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu:

  • Nett

Disini artinya adalah adalah metode pemotongan pajak dimana perusahaan yang menanggung pajak karyawannya.

  • Gross

Yang kedua adalah gross yang berarti metode pemotongan pajak dimana karyawan yang menanggung sendiri jumlah pajak penghasilannya.

  • Gross up

Yang terakhir adalah metode gross up yang berarti metode pemotongan pajak dimana perusahaan perusahaan memberikan tunjangan pajak kepada karyawan dengan jumlah yang sama besar dengan jumlah pajak yang dipotong dari karyawan.

Payslip Talenta

Apa Saja Keuntungan Penggunaan Aplikasi PPh 21 Karyawan dengan Talenta?

Proses penghitungan PPh 21 karyawan dengan cara manual bisa memakan banyak waktu terutama bagi perusahaan dengan jumlah karyawan yang tidak sedikit. Berikut keuntungan yang didapatkan HR bila menggunakan aplikasi Talenta dalam melakukan pengelolaan pajak karyawan:

  • Otomatisasi

Penggunaan aplikasi PPh 21 dapat memudahkan tim HR karena perhitungan pajak dapat dilakukan secara otomatis sehingga meminimalisir adanya kesalahan karena human error pada perhitungannya.

  • Integrasi yang Mudah

Keuntungan lainnya adalah mudahnya integrasi antara sistem milik perusahaan dengan sistem pajak yang berlaku, hal ini tentu memudahkan tim HR selain pada pelaporan pajak juga pada laporan untuk perusahaan.

  • Lebih Efisien dan Efektif

Karena dapat dilakukan secara online serta otomatis, aplikasi ini dapat mengefisiensikan serta mengefektifkan pekerjaan tim HR khususnya pada pengelolaan pajak karyawan.

Talenta adalah software HRIS dan payroll yang dapat mempermudah Anda dalam melakukan perhitungan PPh 21 karyawan. Cari tahu selengkapnya mengenai produk Talenta di website Talenta atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Talenta secara langsung.

Note : Baca artikel Hindari Kesalahan Perhitungan PPh 21 Karyawan

CTA Talenta


PUBLISHED05 Aug 2020
Sely
Sely