Pro – Kontra Cuti Bersama yang Memotong Cuti Tahunan

Jika melihat daftar libur dan cuti bersama 2017, jumlah cuti bersama yang ditetapkan untuk tahun depan jumlahnya ada enam hari. Namun, apakah cuti bersama memotong cuti tahunan? Simak ulasan Talenta by Mekari berikut ini.

Ketentuan cuti bersama ini diatur dalam Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor SE.302/MEN/SJ-HK/XII/2010 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Cuti Bersama di Sektor Swasta Tahun 2011, yang lebih dikenal sebagai SE Menakertrans.

Seperti halnya berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, cuti bersama ini juga menimbulkan pro dan kontra pasalnya cuti bersama tersebut memotong hak cuti tahunan yang ditetapkan dalam UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 dari 12 hari kerja menjadi 6 hari kerja saja.

Berikut adalah ulasan singkat mengenai polemik cuti bersama yang memotong cuti tahunan di perusahaan.

Cuti Bersama dalam SE Menakertrans

  1. Cuti bersama merupakan bagian dari pelaksanaan cuti tahunan yang dilakukan secara bersama-sama.
  2. Pelaksanaan cuti bersama tersebut bersifat pilihan, hal ini juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1954 tentang Penetapan Peraturan Istirahat Buruh.
  3. Pekerja yang bekerja pada hari-hari cuti bersama sesuai SKB, hak cuti tahunannya tidak berkurang dan kepadanya dibayarkan upah seperti hari kerja biasa.
  4. Pekerja yang melaksanakan cuti pada hari-hari cuti bersama sesuai SKB, hak cuti yang diambilnya diperhitungkan dengan dan mengurangi hak cuti tahunan pekerja/buruh yang bersangkutan.
  5. Cuti bersama bersifat fakultatif/pilihan dan pelaksanaannya diatur berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja sesuai dengan kondisi dan kebutuhan operasional perusahaan.

Sedangkan dalam poin 5 ketentuan tersebut juga mengatur bahwa sebenarnya aturan ini juga dapat dibuat sesuai kesepakatan antara pekerja dengan perusahaan. Menurut pengamatan, ada beberapa perusahaan yang tetap tidak memotong jatah cuti karyawannya.

Sehingga jika tahun 2017 terdapat 6 hari cuti bersama, maka jatah cuti 12 hari kerja tersebut tidak berkurang dan cuti bersama tersebut tetap termasuk cuti berbayar. Walaupun jumlah cuti karyawan tidak dapat bertambah menjadi 18 hari kerja.

Pro dan Kontra

Menanggapi keputusan tersebut, tak sedikit pekerja yang mengeluhkan hal tersebut. Beberapa berpendapat bahwa daripada bolos kerja dan tidak produktif di kantor lebih baik diliburkan secara resmi.

Sedangkan bagi yang kurang sependapat dengan ide pemerintah tersebut, selain mengganggu produktivitas, esensi cuti dari perusahaan harus dimanfaatkan optimal oleh setiap karyawan, bukan oleh pemerintah.

Apalagi tidak semua karyawan memiliki kebutuhan yang sama untuk memanfaatkan jatah cuti. Solusinya, hapuskan saja cuti bersama dan biarkan semua pegawai ambil haknya yaitu cuti tahunan tersebut sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

Berbicara mengenai cuti karyawan. Kini, Anda dapat mengelola cuti karyawan dengan software HRD Talenta. Talenta memudahkan pengelolaan data seluruh karyawan di perusahaan Anda mulai dari absensi & kehadiran karyawan, sistem informasi cuti pegawai berbasis web & mobile, pengajuan izin & lembur, sampai dengan jadwal kerja secara dinamis dan akurat.

Tertarik untuk mencoba Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

Anda juga bisa coba gratis software attendance Indonesia Talenta sekarang dengan klik gambar dibawah ini.

Coba Gratis Aplikasi HRIS Talenta Sekarang!


PUBLISHED15 Dec 2016
talenta
talenta


Kelola payroll & administrasi HR jadi lebih mudah, siap kembangkan bisnis lebih cepat

Jadwalkan Demo

Jadwalkan Demo

Jadwalkan demo & konsultasi langsung dengan Talenta

Jadwalkan Demo
Coba Demo Interaktif

Coba Demo Interaktif

Eksplorasi fitur Talenta untuk kebutuhan payroll & administrasi HR

Coba Sekarang
WhatsApp Hubungi sales