Cara Anda mengelola karyawan di tempat kerja sangat menentukan kesuksesan bisnis Anda. Dalam prosesnya, divisi HR menjadi pihak yang akan paling banyak terlibat mengingat job desc-nya yang memang berhubungan langsung dengan karyawan. Sayangnya, masih ada banyak perusahaan yang terkesan menyepelekan peran divisi HR sehingga tidak memberikan perhatian yang seharusnya. Alhasil, divisi HR pun jadi “tenggelam” dan fokus HR jadi kurang jelas.
Meski begitu, bukan berarti Anda bisa membiarkan kondisi tersebut begitu saja. Anda dapat melakukan strategi refocusing agar divisi HR bisa memberikan performa yang lebih maksimal dengan fokus HR yang lebih jelas pula. Namun, bagaimana Anda bisa melakukannya?

Serahkan perihal komunikasi internal ke tim marketing

Pada dasarnya, hal-hal yang berhubungan dengan karyawan memang menjadi pekerjaan HR. Walau begitu, bukan berarti divisi HRD harus melakukan segalanya sendirian. Salah satu yang bisa Anda serahkan ke tim atau divisi lain adalah komunikasi internal. Anda bisa menyerahkan hal-hal yang berkaitan dengan komunikasi internal perusahaan ke tim marketing.
Idealnya, tim marketing memiliki keahlian dalam komunikasi dengan audiens. Menambahkan tanggung jawab internal baru seharusnya tidak akan menjadi beban bagi mereka. Selain itu, hal ini juga akan membantu mengurangi pengeluaran karena divisi HR tidak perlu bergabung dengan kelas strategi komunikasi. Di sisi lain, tim marketing pun punya kesempatan untuk meningkatkan engagement antar karyawan di perusahaan.

Talent management menjadi salah satu prioritas utama

Karyawan merupakan aset terpenting perusahaan karena merekalah yang berusaha keras untuk memberikan produk dan layanan terbaik demi pelanggan. Mengingat bisnis yang terus berkembang, terkadang karyawan dituntut untuk mengerjakan berbagai peran dan tanggung jawab baru. Hal ini sebetulnya merupakan sesuatu yang positif, tetapi perlu diingat bahwa mengembangkan talenta dan kemampuan karyawan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.
Di sinilah fokus HR bisa membantu memperlancar hal tersebut. Jadikan talent management sebagai salah satu prioritas utama saat melakukan refocusing HRD. Dalam program talent management, hal-hal yang biasanya diikutsertakan adalah program mentoring, management training, manajemen performa, dan pengembangan kemampuan leadership. Jika keempat hal tersebut bisa ter-cover, karyawan pasti mampu mengemban tugas dan tanggung jawab barunya dengan baik.

Lebih mengutamakan engagement karyawan

Nah, ini dia hal yang biasanya paling sering diabaikan oleh divisi HR di perusahaan. Padahal, menurut situs Forbes, perusahaan yang memiliki tingkat engagement karyawan tinggi mampu menghasilkan keuntungan yang jauh lebih banyak. Jadi, usahakan untuk menjadikan hal ini sebagai salah satu prioritas dalam strategi fokus HR. Kuncinya adalah membuat karyawan bersedia bekerja keras untuk perusahaan secara sukarela.
Kabar baiknya, ada beragam cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan engagement karyawan. Salah satunya adalah memastikan bahwa kebutuhan mereka terpenuhi. Hal-hal sesimpel menyiapkan cemilan saat kerja atau memberikan konsumsi ketika lembur dapat membuat karyawan merasa diperhatikan. Pastikan juga Anda memenuhi kesejahteraan mereka, misalnya dengan membayar upah lembur tepat waktu dan memberikan asuransi kesehatan.

Pekerjaan administratif lama kelamaan bisa memperlambat HR

Salah satu kendala yang banyak dihadapi divisi HR sehingga membuat mereka seolah “tenggelam” adalah banyaknya hal-hal administratif yang harus dikerjakan. Hal tersebut memang menjadi tanggung jawab divisi HR, tetapi bukan berarti tidak ada cara yang bisa Anda lakukan untuk mempermudah dan menyederhanakan prosesnya. Di era digital seperti sekarang, sudah seharusnya Anda memanfaatkan teknologi untuk mengerjakan berbagai hal administratif.
Jadi, dalam penerapan strategi fokus HR kali ini, mulailah untuk menggunakan software khusus seperti Talenta. Mulai dari database karyawan, manajemen absensi, payroll, sistem reimburse, recruitment tracking, bahkan hingga manajemen training, semuanya bisa dikelola secara otomatis. Fitur-fitur tersebut akan mempercepat kinerja divisi HR sehingga Anda pun hemat waktu dan dapat melakukan hal-hal lain yang lebih penting.
 
Divisi HR tidak kalah pentingnya dari divisi-divisi lain di perusahaan Anda. Jadi, usahakan untuk memberikan perhatian yang sesuai pada divisi HR. Melakukan refocusing atau sistem fokus HR dapat menjadi salah satu cara ampuh. Semoga berhasil!

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan Artikelnya?Talenta punya lebih banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari artikel, ebook, case study, white papers, infographic dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.