Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) & Cara Perhitungannya

Apa itu PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak adalah? Jelaskan kenapa pendapatan tidak kena pajak itu perlu? Dan, bagaimana cara menghitung penghasilan tidak kena pajak PTKP k0, k1, k2, k3, dan tk k k/i terbaru? Disini Insight Talenta akan mengulasnya.

#PTKP ini adalah salah satu komponen penting dalam penghitungan PPh pajak penghasilan agar wajib pajak mendapat keringanan. Bagaimana penghitungannya?

Sebagai seorang warga negara, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan kata pajak.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Namun, ada beberapa dari Anda yang mungkin masih mengartikan pajak sebagai suatu yang menakutkan, merepotkan dan berhubungan dengan uang yang banyak.

Anda tidak salah, tapi  juga tidak dapat dikatakan benar. Mungkin saja ketakutan Anda terlebih karena ketidaktahuan Anda tentang apa itu pajak.

Untuk itu, artikel ini akan membantu Anda memahami tentang salah satu bagian pajak, yaitu PTKP.

Dengan membaca tulisan ini Anda akan memahami lebih detail mengenai topik ini dan bisa menjawab beberapa pertanyaan seperti:

  • Jelaskan kenapa pendapatan tidak kena pajak itu perlu atau perlunya pendapatan tidak kena pajak?
  • Bagaimana cara menghitung penghasilan tidak kena pajak PTKP terbaru?
  • Apa itu yang dimaksud dengan PTKP atau penghasilan tidak kena pajak adalah apa?
  • Seperti apa itu contoh soal ptkp dan jawabannya?
  • PTKP dari wajib pajak yang memiliki istri yang tidak bekerja dengan 4 orang anak adalah?
  • Apabila wajib pajak sudah menikah dan mempunyai dua anak sedangkan istri tidak bekerja besarnya ptkp adalah seberapa?
  • Wajib pajak a mempunyai istri dan 4 orang anak. hitunglah besarnya pendapatan tidak kena pajak (ptkp) yang diberikan oleh wajib pajak a tersebut. jika istrinya mempunyai penghasilan yang digabung dengan suaminya, maka hitunglah besarnya ptkp wajib pajak tersebut!

software untuk membuat jadwal kerja shift dan Kelola Kerja Shift Lebih Cepat dan Akurat

Serba-Serbi Dan Penjelasan Terkait Penghasilan Tidak Kena Pajak TK K K/I / TK0, K0, K1, K2, K3 Terbaru

Karena #PTKP sendiri merupakan salah satu bagian penting dalam penghitungan Pajak Penghasilan (PPh), maka penting untuk memahami pengertian dari PTKP sendiri sebelum memulai memahami keseluruhan dari #PTKP dan cara penghitungannya.

Menurut kepada Undang-undang No. 36 Tahun 2008, Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) adalah komponen pengurangan dalam menghitung besarnya pajak penghasilan wajib pajak orang pribadi.

Jadi, ketika Anda melakukan penghitungan pajak, #PTKP digunakan sebagai komponen pengurangan atas penghasilan yang Anda peroleh sebagai wajib pajak.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Apa itu PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak? Penghasilan Tidak Kena Pajak menjadi komponen penting dalam penghitungan PPh agar wajib pajak mendapat keringanan. Bagaimana penghitungannya?

Apa Itu Tujuan PTKP

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sendiri sebenarnya adalah bertujuan untuk untuk meringankan masyarakat menengah ke bawah yang pendapatannya kurang dari #PTKP tidak berkewajiban membayar pajak lagi.

Hal ini karena menurut ketentuan perpajakkan di Indonesia, Pajak Penghasilan (PPh) sebenarnya tidak dikenakan kepada seluruh penghasilan wajib pajak.

PPh hanya dikenakan pada Penghasilan Kena Pajak (PKP), di mana di Indonesia sendiri menganut penerapan pajak progresif yang berarti semakin tinggi penghasilan maka akan semakin tinggi pula pajaknya.

Untuk menentukan jumlah PKP wajib pajak, penghasilan bruto (penghasilan kotor) harus dikurangi dengan beberapa komponen yang salah satunya adalah #PTKP.

Hasil dari penghasilan bruto yang sudah dikurangi dengan komponen-komponen itulah yang merupakan jumlah PKP yang harus dilaporkan oleh para wajib pajak.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Pemberlakuan Tarif  PTKP ( Penghasilan Tidak Kena Pajak TK K K/I ) Terbaru Adalah Sebagai Berikut

Jumlah besaran dari PTKP sendiri sebenarnya adalah tidaklah tetap, hal ini dikarenakan pengaturan tentang #PTKP dipengaruhi oleh indeks biaya hidup dan upah minimum yang tentu saja juga tidak tetap setiap tahunnya.

Selain kedua hal tersebut, hal lainnya yang juga mempengaruhi jumlah PTKP adalah inflasi yang terjadi, sehingga ketiga komponen tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan Dirjen Pajak untuk menentukan besar PTKP.

Saat ini, jumlah PTKP yang berlaku masih berdasarkan kepada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI No.101/PMK.010/2016 tentang penyesuaian #PTKP, yang berdasarkan pada UU No. 38 Tahun 2008 Pasal 7, yaitu:

  • Penghasilan Tidak Kena Pajak untuk diri Wajib Pribadi orang pribadi adalah sebesar Rp54.000.000,-
  • Penghasilan Tidak Kena Pajak tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin adalah Rp4.500.000,-
  • Penghasilan Tidak Kena Pajak tambahan untuk seorang istri dengan penghasilan dengan suami digabung adalah Rp54.000.000,-
  • Penghasilan Tidak Kena Pajak tambahan untuk setiap anggota keluarga, baik yang sedarah maupun memiliki garis keturunan lurus dan anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya yaitu Rp4.500.000,- jumlah tanggungan tersebut maksimal 3 orang.

Baca Juga : Kenali PPh Pasal 21 dan Cara Hitungnya

Seperti Apa Itu Penerapan Juga Cara Menghitung PTKP Terbaru ( Penghasilan Tidak Kena Pajak TK K K/I )

Seperti yang kita ketahui bahwa jumlah PTKP setiap Wajib Pribadi berbeda-beda seperti yang sudah tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI No. 101/PMK.010/2016 dan juga UU No. 38 Tahun 2008 Pasal 7.

Besarnya PTKP adalah Rp54.000.000,- bagi Wajib Pajak dengan status perkawinan single atau belum kawin dan akan berbeda bila Anda sudah menikah atau memiliki tanggungan.

Berikut akan dijelaskan jumlah PTKP yang dibagi menjadi empat bagian, yaitu PTKP untuk laki-laki tidak kawin dan wanita (kawin/tidak kawin), PTKP untuk laki-laki kawin istri tidak bekerja/tidak usaha, PTKP untuk laki-laki kawin istri bekerja/usaha, dan #PTKP atas warisan.

  • Seperti Apa Itu Cara Menghitung PTKP Laki-laki Tidak Kawin Atau Wanita (Kawin/Tidak Kawin) TK0, K0, K1, K2, K3 Terbaru

Bila Anda sudah menikah, maka jumlah PTKP Anda akan bertambah sejumlah Rp4.500.000,- hal ini berlaku juga untuk setiap anggota keluarga yang menjadi tanggung jawab Anda.

Berikut adalah jumlah PTKP sesuai dengan status perkawinan dan jumlah keluarga:

 

Kode PTKP Tahun 2016-2018
TK/0 Rp54.000.000,-
K/0 Rp58.500.000,-
K/1 Rp63.000.000,-
K/2 Rp67.500.000,-
K/3 Rp72.000.000,-

 

Contoh:

Saat Budi belum menikah, besaran PTKPnya adalah Rp54.000.000 dengan kode PTKP TK/0 namun saat Budi sudah menikah besaran PTKPnya menjadi Rp58.500.000 dengan perhitungan :

Rp54.000.000 + Rp4.500.000 = Rp58.500.000.

Dengan kode K/0 begitu pula jika Budi nantinya memiliki anak yang juga akan terhitung sebagai tanggungannya maka jumlah PTKPnya akan ditambah Rp4.500.000,- dan menjadi kode K/1 dan seterusnya.

Yang harus Anda ingat adalah tanggungan dibatasi hingga paling banyak tiga orang dalam satu keluarga, hal ini sesuai dengan Pasal 1 huruf e PMK No. 101/PMK.010/2016.

Karena itulah penting untuk memasukkan status perkawinan dan tanggungan dalam pelaporan pajak.

  • Seperti Apa Itu Cara Menghitung PTKP Laki-laki Kawin Istri Tidak Bekerja/Tidak Usaha TK0, K0, K1, K2, K3 Terbaru

Tidak jauh berbeda dengan penjelasan tentang #PTKP untuk laki-laki tidak kawin atau wanita (kawin/tidak kawin) yang telah dijelaskan diatas, jumlah Penghasilan Tidak Kena Pajak untuk laki-laki kawin istri tidak bekerja/tidak usaha memiliki kode PTKP sebagai berikut:

 

Kode PTKP Tahun 2016-2021
TK/0 Rp54.000.000,-
K/0 Rp58.500.000,-
K/1 Rp63.000.000,-
K/2 Rp67.500.000,-
K/3 Rp72.000.000,-

 

Hal ini dikarenakan istri yang tidak bekerja dan tidak usaha masih dianggap menjadi tanggungan suami dalam satu keluarga tersebut, jadi perhitungannya akan sama saja dengan yang telah dijelaskan sebelumnya.

  • Seperti Apa Itu Cara Menghitung PTKP Laki-laki Kawin Istri Bekerja/Usaha K0, K1, K2, K3 Terbaru

Kode Penghasilan Tidak Kena Pajak untuk laki-laki kawin dengan istri yang bekerja atau memiliki usaha atau ptkp k0, k1, k2, dan k3 adalah sebagai berikut:

 

Kode PTKP Tahun 2016-2021
K/I/0 Rp112.500.000,-
K/I/1 Rp117.000.000,-
K/I/2 Rp121.500.000,-
K/I/3 Rp126.000.000,-

 

Contoh:

Bila Budi menikah dengan Ani yang juga memiliki pekerjaan tapi mereka tidak atau belum memiliki tanggungan maka jumlah PTKPnya adalah Rp112.500.000,- dengan cara menghitung sebagai berikut Rp54.000.000,- + Rp54.000.000,- + Rp4.500.000,- = Rp112.500.000 dengan kode PTKP K/I/0.

Lalu satu tahun kemudian Budi dan Ani dikaruniai anak bernama Tina, maka cara menghitung jumlah PTKPnya adalah Rp117.000.000,- dengan kode PTKP K/I/1 dengan perhitungan sebagai berikut Rp54.000.000,- + Rp54.000.000,- + Rp4.500.000,- + Rp4.500.000,-= Rp117.000.000,- begitupun seterusnya.

  • Seperti Apa Itu PTKP Atas Warisan

Warisan yang belum terbagi juga termasuk kedalam penghasilan yang kena pajak, hal ini dikarenakan warisan dianggap dapat dibagikan kepada para ahli waris yang kemudian disatukan dengan penghasilan yang dimiliki oleh masing-masing ahli waris tersebut.

Oleh karena itu, dalam melakukan perhitungan Penghasilan Kena Pajak (PKP) masing-masing ahli waris sudah memperoleh pengurangan berupa #PTKP sehingga penghasilan dari warisan yang belum terbagi tidak diberikan pengurangan berupa #PTKP.

Baca juga: Cara Kerja Pajak Online yang Bantu Kelola Pajak Lebih Mudah

Seperti Apa Itu Contoh Cara Menghitung Perhitungan PTKP TK K K/I / TK0, K0, K1, K2, K3 Terbaru Adalah Berikut

Setelah memahami pengertian, tujuan, dan komponen dari Penghasilan Tidak Kena Pajak atau #PTKP.

Saat ini Anda harus juga memahami cara perhitungan dari PTKP itu sendiri dalam menghitung Pajak Penghasilan atau PPh dengan lebih mudah.

Pada artikel ini akan diberikan contoh agar Anda lebih mudah memahami perhitungan ini:

Budi adalah seorang karyawan yang memiliki penghasilan Rp4.500.000,- per bulan masih berstatus lajang atau belum menikah.

Maka beginilah bentuk skema cara menghitung Penghasilan Tidak Kena Pajak PTKP dari Budi

 

Gaji per bulan Rp4.500.000,-
Gaji setahun (Gaji sebulan x 12) Rp54.000.000,-
PPh 21 Terutang (Gaji setahun – PTKP) Rp0,-
PTKP (TK/0) Rp54.000.000,-

 

Kode dasar PTKP Budi adalah TK/0 atau sejumlah Rp54.000.000,- karena Budi adalah seorang karyawan yang belum menikah dan memiliki pendapatan sejumlah Rp4.500.000,- per bulannya sehingga Ia tidak memiliki PPh 21 terutang.

Itulah penjelasan mengenai topik terkait salah satu komponen pajak yang ada di Indonesia.

Semoga dengan membaca informasi yang ada di artikel ini Anda semakin paham mengenai pajak terutama tentang Penghasilan Tidak Kena Pajak itu sendiri.

Baca Juga : THR Lebaran Wajib Dipotong Pajak, Begini Hitungannya

Hitung PTKP Penghasilan Tidak Kena Pajak TK K K/I / TK0, K0, K1, K2, K3 dan Pajak Penghasilan Karyawan Lebih Mudah Dengan Aplikasi HRIS Talenta

Jika Anda tidak ingin ambil pusing dalam menghitung pajak karyawan, baik #PTKP maupun PPh 21, Anda bisa menggunakan cara yang lebih mudah dengan aplikasi payroll Talenta.

Dengan memanfaatkan fitur Payroll, Anda bisa menghitung gaji karyawan beserta potongan pajak PPh 21 dari aplikasi penggajian karyawan tersebut.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Jadi, segera daftarkan perusahaan Anda di Talenta sekarang juga dan dapatkan kemudahan dalam mengelola administrasi perusahaan dan karyawan Anda.

Tertarik untuk mencoba sistem absensi online Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

Anda juga bisa coba gratis payroll software dari Talenta sekarang dengan klik gambar di bawah ini.

Coba Gratis Aplikasi HRIS Talenta Sekarang!

Nah, diatas adalah penjelasan mengenai apa itu PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak TK K K/I / TK0, K0, K1, K2, K3 terbaru adalah apa dan bagaimana perhitungannya.

Setelah membaca tulisan ini Anda tentu akan memahami lebih detail mengenai topik ini dan bisa menjawab beberapa pertanyaan seperti:

  • Jelaskan kenapa pendapatan tidak kena pajak itu perlu atau perlunya pendapatan tidak kena pajak?
  • Bagaimana cara menghitung penghasilan tidak kena pajak PTKP?
  • Apa itu yang dimaksud dengan PTKP atau penghasilan tidak kena pajak adalah apa?
  • Seperti apa itu contoh soal ptkp dan jawabannya?
  • PTKP dari wajib pajak yang memiliki istri yang tidak bekerja dengan 4 orang anak adalah?
  • Apabila wajib pajak sudah menikah dan mempunyai dua anak sedangkan istri tidak bekerja besarnya ptkp adalah seberapa?
  • Wajib pajak a mempunyai istri dan 4 orang anak. hitunglah besarnya pendapatan tidak kena pajak (ptkp) yang diberikan oleh wajib pajak a tersebut. jika istrinya mempunyai penghasilan yang digabung dengan suaminya, maka hitunglah besarnya ptkp wajib pajak tersebut!

Semoga informasi ini bermanfaat, dan silahkan untuk dibagikan ke sosial media.


PUBLISHED27 Dec 2019
Sely
Sely


Kelola payroll & administrasi HR jadi lebih mudah, siap kembangkan bisnis lebih cepat

Jadwalkan Demo

Jadwalkan Demo

Jadwalkan demo & konsultasi langsung dengan Talenta

Jadwalkan Demo
Coba Demo Interaktif

Coba Demo Interaktif

Eksplorasi fitur Talenta untuk kebutuhan payroll & administrasi HR

Coba Sekarang
WhatsApp Hubungi sales