Insight Talenta 5 min read

Pengertian, Contoh, Cara Membuat Kuesioner Kinerja Karyawan

By Mekari TalentaPublished 20 Jun, 2023 Diperbarui 18 Juli 2023

Apa itu kuesioner kinerja karyawan? Selengkapnya di artikel Mekari Talenta ini.

Dalam berbagai bidang usaha, peran pekerja atau karyawan tidak bisa dianggap remeh.

Ada unsur penyebab yang saling menggantungkan diri antara pengusaha dan karyawannya.

Ketika para pekerja mempunyai kinerja yang rendah dalam bekerja maka visi dan misi perusahaan tersebut akan sulit tercapai.

Ketika perusahaan tidak ada upaya mendukung pekerjanya untuk bekerja yang optimal maka target-target perusahaan akan sulit tercapai.

Agar perjalanan organisasi dan hubungan kerja dalam perusahaan dapat berjalan optimal, suatu perusahaan harus selalu mengevaluasi diri.

Baik evaluasi managemennya maupun evaluasi kinerja para pekerjanya.

Salah satu upaya untuk mengevaluasi itu adalah dengan melakukan kuesioner kinerja karyawan.

Apa Itu Kuesioner Kinerja Karyawan?

pengertian kuesioner kinerja karyawan

Arti kuesioner adalah suatu kegiatan pengumpulan jawaban berupa data atau tanggapan dari sekelompok orang dengan cara memberikan sejumlah pertanyaan.

Metode ini sudah banyak dilakukan di berbagai bidang dengan berbagai tujuan pula.

Bila dikaitkan dengan kinerja karyawan maka kuesioner kinerja karyawan adalah upaya menggali informasi dari karyawan selama melakukan proses pekerjaannya guna dijadikan dasar pengembangan perusahaan yang lebih baik lagi.

Teknis penggalian informasi dengan kuesioner ini bisa dilakukan dengan banyak cara. Ada yang membagikan dengan kertas kepada karyawannya.

Ada yang melakukan dengan tatap muka atau interview langsung.

Bahkan di era sekarang ini juga sudah bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi di smartphone.

Apapun media dan metodenya, tujuan penggalian informasi ini tetaplah sama, yaitu data kinerja dari karyawan.

Data yang dimaksudkan disini adalah tentang bagaimana seorang pekerja melakukan pekerjaan rutinnya.

Apakah yang dilakukan karyawan selama ini sudah sesuai dengan harapan pribadi karyawan dan tujuan perusahaan.

Apa saja kesulitan karyawan dalam menjalankan pekerjaannya.

Bagaimana jalinan komunikasi dengan sesama rekan kerja.

Dan banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang bisa digali berdasarkan indikator-indikator yang ada.

Dalam suatu perusahaan, kuesioner kinerja karyawan ini menjadi tanggung jawab bagian personalia untuk melaksanakannya.

Bila di perusahaan tersebut belum ada bagian khusus yang menangani personalia maka kuesioner kinerja karyawan bisa dilakukan oleh pimpinannya langsung.

Memang akan lebih efektif bila kuesioner kinerja karyawan ini ditangani oleh pihak yang profesional di bidangnya.

Saat ini sudah banyak konsultan-konsultan sumber daya manusia yang menyediakan jasanya untuk melakukan kuesioner kinerja karyawan hingga memperoleh kesimpulan akhir.

Proses HR jadi lebih cepat dengan software HR terautomasi Mekari Talenta.

Mengungkap Tujuan Penting dari Kuesioner Kinerja Karyawan

Evaluasi kinerja karyawan melalui kuesioner adalah salah satu cara yang penting bagi perusahaan untuk mencapai kesuksesan dan pertumbuhan.

Dalam artikel ini, kami akan membahas tujuan-tujuan utama dari kuesioner kinerja karyawan yang perlu dilakukan. Mari kita lihat lebih dalam!

Menilai Pola Kerja dan Proses Pekerjaan

Tujuan utama dari kuesioner kinerja karyawan adalah untuk mengevaluasi pola kerja dan proses pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan.

Hal ini membantu perusahaan dalam memahami bagaimana tugas-tugas dilaksanakan, apakah ada hambatan atau kendala yang menghambat produktivitas, dan apakah ada peluang perbaikan yang dapat dilakukan.

Meningkatkan Kinerja Karyawan

Dengan menilai kinerja melalui kuesioner, perusahaan dapat mengidentifikasi area-area di mana karyawan dapat meningkatkan kinerjanya.

Hasil dari kuesioner ini dapat digunakan untuk memberikan umpan balik kepada karyawan dan membantu mereka mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan untuk sukses dalam pekerjaan mereka.

Mengarahkan Perubahan yang Lebih Baik

Tujuan lain dari kuesioner kinerja adalah untuk mendukung perubahan yang lebih baik di perusahaan.

Dengan menganalisis hasil kuesioner, perusahaan dapat mengidentifikasi kelemahan sistem, proses, atau kebijakan yang dapat ditingkatkan.

Ini memungkinkan perusahaan untuk membuat perubahan yang strategis dan efektif guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas secara keseluruhan.

Mencapai Target Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki visi dan misi yang ingin dicapai.

Kuesioner kinerja karyawan membantu perusahaan dalam memastikan bahwa karyawan memiliki pemahaman yang jelas tentang target-target tersebut.

Dengan mengidentifikasi kesenjangan antara kinerja aktual dan target yang diharapkan, perusahaan dapat mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan perusahaan secara keseluruhan.

Memperbaiki Lingkungan Kerja

Kuesioner kinerja karyawan juga dapat memberikan wawasan tentang lingkungan kerja yang mendukung atau menghambat kinerja karyawan.

Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan dan motivasi karyawan, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif, memfasilitasi pertumbuhan dan pengembangan karyawan.

Dalam rangka mencapai kesuksesan jangka panjang, perusahaan harus secara teratur melakukan evaluasi kinerja karyawan melalui kuesioner.

Hal ini membantu perusahaan untuk memahami dan mengatasi tantangan yang dihadapi, meningkatkan kinerja individu dan tim, serta mencapai target perusahaan secara keseluruhan.

Manfaat Kuesioner Kinerja Karyawan

Bagi karyawan yang bekerja di suatu perusahaan di mana perusahaan tersebut membuat kuesioner kinerja karyawan sebagai agenda tahunannya, pasti selalu bertanya apa manfaatnya.

Mengapa selalu dilibatkan dalam pengisian kuesioner kinerja karyawan?

Dan banyak lagi pertanyaan-pertanyaan seputar itu.

Mari kita simak beberapa manfaat yang bisa didapat dari hasil kuesioner kinerja karyawan, yaitu sebagai berikut.

  • Perusahaan dapat melihat kemampuan tiap karyawannya dalam bekerja untuk mencapai target. Kemampuan tersebut dalam hal kuantitas dan kualitas pekerjaan yang dijalankan masing-masing.
  • Data yang diperoleh bisa dijadikan dasar untuk menentukan ada tidaknya peningkatan kinerja masing-masing karyawan, selain dari hasil akhir pencapaian target perusahaan. Kaitannya kemudian adalah menuju perbaikan penghasilan tiap karyawan.
  • Sebagai salah satu unsur untuk menentukan strategi dan pola kerja perusahaan dalam rangka untuk lebih meningkatkan kualitas dan produktivitas perusahaan.
  • Dapat dijadikan cara untuk memotivasi setiap karyawan dalam bekerja. Hal ini akan terwujud bila perusahaan melakukannya secara rutin. Kinerja tahun ini seharusnya lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Cara Penyusunan Kuesioner Kinerja Karyawan

Hal pertama yang harus dilakukan bila akan melaksanakan kuesioner kinerja karyawan adalah menentukan kriteria penilaian kinerja.

Kriteria ini harus berorientasi kepada tujuan atau target tertentu yang hendak dicapai perusahaan.

Indikator pencapaian yang berdasarkan kriteria juga harus ditentukan setelahnya.

Dan yang terakhir adalah menyusun pertanyaan-pertanyaan yang sesuai dengan kriteria tadi dengan indikator-indikatornya.

Dalam penyusunan kuesioner kinerja karyawan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Kesesuaian antara isi dan tujuan yang ingin dicapai kuesioner. Setiap indikator minimal terdapat tiga pernyataan tetapi bila memungkinkan lebih dari itu. Agar didapatkan data yang lebih akurat.
  • Penggunaan skala pengukuran yang tepat. Hindari penggunaan skala pengukuran yang “abu-abu”. Contohnya, gunakan skala sangat setuju, setuju, kurang setuju dan tidak setuju. Usahakan tidak memberi skala pengukuran seperti biasa atau netral. Karena kebiasaan masyarakat kita akan lebih memilih aman atau netral dalam menjawab.
  • Jumlah pertanyaan yang cukup. Bila jumlahnya terlalu sedikit, maka pencapaian hasil tidak bisa menggambarkan keadaan yang mendekati sebenarnya. Sebaliknya, bila pertanyaan terlalu banyak maka akan menimbulkan keengganan dan kebosanan karyawan untuk mengisi kuesioner.
  • Jenis dan bentuk kuesioner, bisa dilakukan tertutup (tanpa nama pengisi kuesioner) dan bisa dilakukan terbuka (dengan mengisikan nama). Penentuan pilihan ini tergantung dari tujuan kuesioner bagi perusahaan, apakah hanya mengukur kinerja tiap karyawan ataukah mengukur kinerja organisasi perusahaan.
  • Gunakan pemakaian bahasa yang mudah dipahami karyawan. Perlu diingat, bahwa tingkat pendidikan dan wawasan karyawan tidak lah sama, jadi akan lebih baik bila menggunakan bahasa yang bisa dipahami oleh semua.
  • Jangan memberikan pertanyaan yang mendua dalam satu kalimat tanya, agar karyawan tidak dibingungkan dengan pertanyaan itu. Misalnya pertanyaan berikut ; “Apakah Anda yakin bahwa kegiatan ini mudah dan dapat segera diselesaikan dalam waktu singkat ?” Sebaiknya kalimat tersebut dipisah menjadi dua pertanyaan seperti berikut : pertama, “Apakah Anda yakin bahwa kegiatan ini mudah untuk dilaksanakan ?” ; dan yang kedua, “Apakah Anda yakin bahwa kegiatan ini dapat segera diselesaikan dalam waktu singkat ?”.
  • Pernyataan tidak bersifat mengarahkan atau tidak bersifat menggiring ke jawaban yang sebenarnya adalah keinginan penanya untuk satu jawaban.
  • Diusahakan batas waktu pengumpulan data kuesioner tidak terlalu mepet dengan waktu pembagian kuesioner. Berikan kesempatan kepada karyawan untuk mempelajarinya.

Untuk contoh kuesioner Kinerja Karyawan yang bisa digunakan dapat ditemukan pada artikel ini.

Penerapan Sistem Kuesioner Melalui Teknologi Terkini

Memang tidak dipungkiri, munculnya teknologi dalam membantu segala aktivitas bisnis, khususnya penilaian kinerja karyawan, menjadi salah satu solusi yang paling mudah dan menguntungkan bagi manajemen HR dan pemilik bisinis, contohnya Mekari Talenta.

Mekari Talenta adalah software HRIS untuk manajemen sumber daya manusia.

Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi online, dan performance appraisal.

Dengan dilengkapi fitur KPI Management, HR akan lebih mudah dalam memantau aktivitas dan kinerja karyawan sudah sesuai dengan tujuan perusahaan di manapun dan kapanpun hanya dalam satu aplikasi saja.

Mekari Talenta juga dilengkapi dengan fitur manajemen proyek yang membantu HR dalam mengintegrasikan aktivitas karyawan dan proyek yang sedang berlangsung hanya dalam satu platform komprehensif.

Mekari Talenta memberikan solusi dengan menghadirkan aplikasi HRD yang dapat diakses secara online dan dapat membantu mengotomatisasi proses speerti pembayaran gaji dan absensi dalam suatu dashboard yang mudah digunakan.

Tertarik mencoba Mekari Talenta secara gratis? Konsultasi dengan tim sales Mekari Talenta sekarang juga.

Image
Mekari Talenta
Mekari Talenta adalah software HR berbasis komputasi awan yang aman dan telah dipercaya oleh ribuan perusahaan di Indonesia. Profil ini dipetakan khusus untuk artikel-artikel lama dari redaksi Insight Talenta.