4 Konflik Karyawan yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

4 Konflik Karyawan yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

Mau tahu contoh pertentangan, contoh kasus konflik dalam organisasi perusahaan, hingga contoh manajemen konflik dan cara mengatasi konflik karyawan perusahaan? Disini akan dibahas beberapa contoh kasus konflik dalam perusahaan dan penyelesaiannya.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Konflik karyawan menjadi hal yang umum dijumpai bagi tim HR yang bergelut dengan persoalan karyawan di perusahaan.

Mulai dari atasan yang mengeluh tentang kinerja bawahannya, seorang karyawan yang bermasalah dengan karyawan lainnya, karyawan yang kerjanya tidak optimal karena masalah personal, dan sebagainya.

Beberapa permasalahan tersebut mungkin terdengar sederhana, namun bagaimana mengatasi adanya konflik kerja tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim HR.

Selain itu, konflik-konflik tersebut tentunya akan memengaruhi produktivitas kerja karyawan. Oleh karena itu, sebagai tim HR, perlu tahu bagaimana cara mengatasi konflik karyawan perusahaan.

Juga perlu bagi Anda untuk mengetahui konflik yang sering terjadi di perusahaan serta mencari tahu solusinya.

Jangan sampai dengan konflik yang terjadi tersebut banyak pekerjaan karyawan yang terbengkalai dan karyawan menjadi tidak nyaman bekerja.

Berikut Contoh Pertentangan, Contoh Konflik, Contoh Manajemen Konflik, Hingga Cara Mengatasi Konflik Karyawan Di Perusahaan Yang Perlu Anda Tahu

Berikut contoh pertentangan, contoh kasus konflik dalam organisasi perusahaan, hingga konflik-konflik karyawan yang sering terjadi di perusahaan dan bagaimana cara mengatasinya.

Disini juga akan diberitahukan bagaimanan contoh manajemen konflik yang bisa dilakukan di perusahaan.

Berikut Contoh Pertentangan, Contoh Konflik, Contoh Manajemen Konflik, Hingga Cara Mengatasi Konflik Karyawan Di Perusahaan Yang Perlu Anda Tahu!

Konflik Antar Atasan dan Bawahan

 

Latar belakang dan kepribadian karyawan yang beragam membuat konflik atau masalah dalam hubungan kerja menjadi hal yang sangatlah wajar.

Contoh contoh pertentangan, contoh kasus konflik dalam organisasi perusahaan, yang paling sering dijumpai adalah konflik antar atasan dan bawahan.

Alasan yang diberikan pun beragam, mulai dari bawahan yang tidak memberikan kinerja memuaskan, atasan gagal memberikan feedback terhadap kinerja bawahan, atau sekedar kesalahan berkomunikasi.

Mungkin konflik ini terdengar sepele, namun satu hal yang menyebabkan masalah ini bisa menjadi berbahaya pada perusahaan adalah ketika konflik tersebut memengaruhi kinerja karyawan.

Jika hal tersebut terjadi, pencapaian tujuan seperti yang telah direncanakan untuk produktivitas perusahaan akan terhambat. Sebelum itu terjadi, HR perlu tahu bagaimana cara mengatasi konflik karyawan perusahaan tersebut.

Dengan demikian, penting juga bagi perusahaan untuk bisa mengatasi konflik antar atasan dan bawahan tersebut secara bijaksana.

Dari contoh pertentangan, dan contoh kasus konflik dalam organisasi perusahaan, salah satu solusi contoh manajemen konflik yang tepat adalah dengan menjadikan tim HR sebagai pihak penengah yang akan membantu keduanya memilah permasalahan profesional dan pribadi.

Penting bagi tim HR untuk netral dalam membantu dan menyikapi masalah dengan lebih bijak dan tepat.

Konflik Antar Karyawan

 

Perlu diketahui bahwa tidak semua masalah karyawan melibatkan atasannya. Pada beberapa hal, konflik pun bisa terjadi antara sesama karyawan.

Misalnya, saat mereka memiliki perbedaan pendapat tentang bagaimana melakukan sesuatu, atau saat seorang karyawan merasa direndahkan karyawan lainnya.

Konflik tersebut bisa menjadi serius apalagi jika mengakibatkan rusaknya kerja sama dalam perusahaan.

Dampaknya, lingkungan kerja tidak lagi kondusif dan mungkin akan mengganggu karyawan lainnya yang awalnya tidak terlibat.

Solusinya, tim HR perlu tahu cara mengatasi konflik antar karyawan di perusahaan.

Misalnya salah satu contoh manajemen konflik ini adalah dengan melakukan mediasi dan menjadi mediator agar konflik tersebut tidak menjadi lebih besar.

Mediasi menjadi proses dengan beberapa langkah spesifik yang dapat Anda lakukan untuk mencapai hasil yang solutif dan diterima semua orang.

Contoh kasus konflik dalam perusahaan, organisasi, hingga bagaimana mengatasinya!

Konflik “Beda Gaya Kerja”

 

Lalu contoh pertentangan, dan contoh kasus konflik lain yang sering terjadi adalah perbedaan gaya kerja, baik antara sesama karyawan ataupun antara atasan dan bawahan.

Sebagai contoh kasus konflik dalam organisasi yang ini terjadi karena atasan menginginkan pekerjaan yang diselesaikan membuahkan hasil secara cepat.

Sedangkan bawahan adalah pribadi yang berhati-hati dalam bekerja dan mengambil keputusan sehingga terkesan lambat dalam menyelesaikan pekerjaan.

Konflik umumnya muncul karena perbedaan ini. Maka, pemahaman akan perbedan ini menjadi bagian penting dalam operasional sebuah perusahaan.

Mungkin salah satu cara mengatasi konflik “beda gaya kerja” ini adalah dengan menempatkan posisi karyawan sesuai dengan profil yang ada pada diri karyawan.

Apa yang akan terjadi jika seorang karyawan yang cenderung berhati-hati ditempatkan disebuah posisi yang menuntut pengambilan keputusan secara cepat?

Tentu saja, keputusan akan cenderung lambat dikeluarkan, dan mungkin saja target kerja juga tidak akan tercapai.

Oleh karena itu, salah satu contoh manajemen konflik dan solusi untuk mengatasinya adalah dengan menempatkan posisi karyawan sesuai dengan karakter dirinya.

Setidaknya, tempatkan karyawan dalam posisi yang mampu mengembangkan kemampuan karyawan kedepan.

Konflik Personal Karyawan

 

Masalah personal karyawan menjadi konflik lain yang sering terjadi di perusahaan. Ini memang menjadi salah satu contoh pertentangan, contoh kasus konflik karyawan di perusahaan yang sering ditemukan.

Lalu bagaimana contoh manajemen konflik, dan cara mengatasi konflik terkait personal karyawan ini?

Apalagi tim HR memang memiliki batasan untuk masuk ke dalam wilayah privasi karyawan sehingga tidak boleh terkesan ikut campur dalam masalah personal yang ada.

Namun, karena tim HR bertugas mengelola urusan karyawan, kinerja sehari-hari hingga proses pencapaian target, maka perlu juga untuk mengamati bagaimana perubahan perilaku karyawan yang mengalami konflik personal tersebut.

Sebagai contoh, saat karyawan yang dulunya rajin berangkat kerja, sekarang mulai sering izin tidak masuk kerja. Atau saat seorang karyawan yang dulunya disiplin dengan jam masuk kerja kini mulai sering terlambat.

Perubahan perilaku seperti itu yang perlu diamati. Jika hal tersebut dibiarkan begitu saja, maka kemungkinan kinerja karyawan tersebut akan menurun dan produktivitas kerja perusahaan akan terganggu.

Tim HR bisa melakukan proses coaching dan counselling sebagai solusi, menjelaskan sudut pandang dari manajemen terkait perubahan karyawan tersebut. Misalnya, karyawan akan dinilai tidak berprestasi dan tidak profesional oleh manajemen.

Tak hanya itu, tim HR perlu memberikan solusi yang bijak untuk permasalahan yang ada. Dalam hal ini, memberi solusi bagi pokok masalah yang ada, ataupun sekedar ingin tahu masalah yang ada, akan menimbulkan pemahaman dari karyawan seberapa tim HR mampu bersikap profesional dalam menjalankan tugasnya.

Sumber daya manusia menjadi salah satu aset terpenting dalam perusahaan. Oleh karena itu, mulailah mencari tahu apakah karyawan di perusahaan memiliki konflik seperti yang telah dijelaskan di atas.

Lalu mulai cari tahu juga bagaimana cara mengatasi konflik yang ada, dari beberapa contoh manajemen konflik dalam organisasi yang bisa dipelajari.

Mulai memberikan perhatian lebih dan jangan pernah mengabaikan keluhan karyawan agar karyawan merasa dihargai. Dengan demikian, karyawan akan lebih semangat dan produktif dalam bekerja.

Dari beberapa contoh pertentangan, contoh kasus konflik dalam organisasi perusahaan yang sering terjadi anda bisa memahami konflik personal karyawan.

Anda juga bisa mengecek perubahan-perubahan seperti jam masuk kerja atau cuti karyawan melalui software HR. Anda bisa mempercayakan hal itu pada layanan software HRIS Talenta.

Layanan Talenta dapat membantu Anda mengelola proses penggajian, pemotongan pajak, BPJS, pengajuan cuti dan absensi secara online.

Ingin tahu lebih lanjut tentang layanan Talenta? Yuk daftarkan perusahaan Anda di Talenta sekarang juga dan nikmati kelengkapan fiturnya!

Atau anda bisa coba gratis Talenta sekarang dengan klik disini.


PUBLISHED16 Sep 2019
Fitri
Fitri