Mengenal Tenaga Kerja Jasmani: Pengertian, Klasifikasi, dan Contohnya

By Mekari TalentaPublished 09 Mar, 2022 Diperbarui 20 Maret 2024

Tenaga kerja menurut sifatnya sendiri terbagi menjadi dua macam yaitu tenaga kerja rohani dan jasmani. Khususnya pada tenaga kerja jasmani yang memang lazimya sangat mudah untuk ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan kali ini kita akan membahas tentang pengertian tenaga kerja menurut para ahli, jenis, dan contoh tenaga kerja secara lengkap.

tenaga kerja jasmani

Pengertian Tenaga Kerja

Pengertian tenaga kerja adalah penduduk yang berada dalam usia kerja. Batas usia kerja yang berlaku di Indonesia yakni berumur 15-64 tahun.

Sedangkan pengertian bukan tenaga kerja adalah penduduk yang dianggap tidak mampu bekerja dan tidak mau bekerja meski ada permintaan kerja.

Pengertian Menurut Para Ahli

  • UU Pokok Ketenagakerjaan No. 14 Tahun 1969

Definisi tenaga kerja ialah setiap orang yang mampu bekerja baik di dalam maupun di luar hubungan kerja guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam hubungan ini, pembentukan tenaga kerja adalah untuk meningkatkan efektivitas kemampuan untuk melakukan pekerjaan itu.

  • Dr. Payaman dikutip A.Hamzah (1990)

Arti tenaga kerja adalah produk yang telah atau sedang bekerja. Atau mencari pekerjaan, dan melakukan pekerjaan lainnya. Seperti sekolah, ibu rumah tangga. Dalam istilah praktis, tenaga kerja terdiri dari dua hal, yaitu angkatan kerja dan bukan angkatan kerja.

  • UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Pengertian tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu bekerja untuk menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan baik diri mereka sendiri dan untuk masyarakat.

  • Dr.A.Hamzah SH

Tenaga kerja termasuk kerja didalam atau diluar hubungan kerja dengan peralatan produksi utama dalam produksi proses kerja itu sendiri, baik kekuatan fisik dan pikiran.

  • Sjamsul Arifin, Dian Ediana Rae, Charles, Joseph

Tenaga kerja dapat diartikan sebagai faktor produksi yang bersifat homogen dalam suatu negara, tetapi heterogen (tidak identik) antar negara.

  • Alam. S

Tenaga kerja merupakan penduduk berusia 15 tahun ke atas untuk negara berkembang seperti Indonesia. Sedangkan di negara maju, orang yang bekerja diantara usia 15 dan 64 tahun.

  • Suparmoko dan Icuk Ranggabawono

Pengartian tenaga kerja adalah penduduk yang telah memasuki usia kerja dan memiliki pekerjaan, mencari pekerjaan, dan melakukan kegiatan lain seperti sekolah, kuliah dan mengurus rumah tangga.

  • Eeng Ahman dan Epi Indriani

Tenaga kerja ialah semua yang dianggap mampu untuk bekerja dan mampu bekerja apabila ada permintaan tenaga kerja.

Jenis-Jenis Tenaga Kerja

Terdapat dua kelompok tenaga kerja secara umum, diantaranya yaitu:

  • Tenaga Kerja Rohani

Pengertian tenaga kerja rohani adalah tenaga kerja yang dalam kegiatan kerjanya lebih banyak menggunakan pikiran yang produktif dalam proses produksi. Lebih singkatnya, pengertian tenaga kerja rohani dalah tenaga kerja yang lebih banyak memakai otak. Contoh tenaga kerja rohani diantaranya direktur, manager dan lainnya.

  • Tenaga Kerja Jasmani

Pengertian tenaga kerja jasmani adalah tenaga kerja yang dalam kegiatannya lebih banyak mencakup kegiatan pelaksanaan yang produktif dalam produksi. Lebih singkat, tenaga kerja jasmani adalah tenaga kerja yang lebih banyak memakai kekuatan fisik. Contoh tenaga kerja jasmani diantaranya seperti kuli bangunan, buruh, kuli angkut, kuli pelabuhan dan lain sebagainya.

Klasifikasi Tenaga Kerja

Tenaga kerja diklasifikasikan tiga jenis yaitu tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terlatih, dan tenaga kerja tidak terdidik dan terlatih.

  • Tenaga Kerja Terdidik (Skilled Labour)

Pengertian tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang memerlukan pendidikan tinggi baik sekolah di pendidikan formal maupun pendidikan nonformal. Contoh tenaga kerja terdidik diantaranya dokter, guru, dosen, pengacara, hakim dan lainnya.

  • Tenaga Kerja Terlatih (Trained Labour)

Pengertian tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerja yang membutuhkan pelatihan dan pengalaman lebih dulu. Contoh tenaga kerja terlatih diantaranya montir, sopir, koki, tukang las dan lainnya.

  • Tenaga Kerja Tak Terdidik dan Terlatih (Unskilled Labour)

Pengetian tenaga kerja tak terdidik dan terlatih (unskilled labour) adalah tenaga kerja yang tidak membutuhkan pelatihan ataupun pendidikan khusus. Contoh tenaga kerja tak terdidik dan terlatih diantaranya kuli angkut, kuli bangunan, pemulung dan lainnya.

Berdasarkan status pekerjaannya, tenaga kerja dibedakan menjadi 3 (tiga) diantaranya:<

  • Pekerja Lepas (freelance), yaitu orang yang bekerja sendiri tanpa terikat dengan perusahaan.
  • Pekerja Kontrak, yaitu orang yang dipekerjakan suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan dalam perjanjian tertulis.
  • Pekerja Tetap, yaitu orang yang dipekerjakan suatu perusahaan dalam jangka waktu yang tak ditentukan.

Tenaga Kerja Jasmani

Tenaga kerja jasmani adalah tenaga kerja yang melakukan serangkaian bentuk pekerjaan dengan lebih mengandalkan tenaganya dibandingkan kemampuan pola pikirnya. Sehingga dalam hal inilah seseorang yang dianggap sebagai tenagan kerja jasmaniah cenderung lebih banyak melakukan kegiatan pelaksanaan yang produktif dalam proses produksi.

Oleh karena itulah klasifikasi tenaga kerja jasmni bisa dianggap memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi arti kebutuhan masyarakat secara luas. Sehingga jika dipandang dari sudut teori kegiatan ekonomi, arti dari tenaga kerja jasmani secara umum merupakan seseorang yang telah melakukan pekerjaan tanpa memandang umur ataupun syarat yang lainnya selama orang tersebut mampu memperoleh gaji, upah, atau honor yang dipakai untuk memenuhi kebutuhannya.

Contoh Tenaga Kerja Jasmani

Tenaga kerja jasmaniah umumnya juga memiliki contoh yang sangat beragam, antara lain:

  • Petani

Orang yang bekerja dan bergerak di bidang pertanian yang pekerjaan utamanya adalah pengelolaan lahan dengan tujuan memelihara dan menumbuhkan berbagai potensi tanaman seperti bunga, padi, dan buah-buahan di ladang adalah petani.

Petani adalah contoh tenaga kerja jasmani yang tidak memerlukan pendidikan tinggi. Siapapun bisa menjadi petani asalkan mampu dan mampu bercocok tanam dan memiliki atau menyewa lahan pertanian.

  • Montir

Pernahkah Anda melihat seorang tukang membuat atau memperbaiki sebuah bangunan? Ya, dalam dunia mesin istilah “tukang” tersebut jatuh kepada si montir.

Montir adalah seseorang yang memiliki keahlian dalam hal otomatif. Seseorang yang memiliki keahlian tersebut ditambah dengan bekal pengalaman yang baik maka dapat memperbaiki berbagai kerusakan pada mesin mobil atau motor. Montir umumnya juga membutuhkan tenaga yang jauh lebih banyak dibandingkan pola pikirnya.

  •  Sopir

Contoh tenaga kerja jasmaniah yang berikutnya yaitu sopir. Umumnya sopir tidak memerlukan kemampuan pemikiran otak yang sangat tinggi, mereka cenderung mengandalkan tenaga dan keahlian menyetir untuk bisa melaksanakan pekerjaannya.

  • Pembantu Rumah Tangga

Meskipun sering dianggap pekerjaan yang remeh, namun pembantu rumah tangga sangat penting untuk membantu berbagai kegiatan harian sang majikan. Selain itu pekerjaan ini juga lebih mengandalkan tenaganya dalam menyelesaikan pekerjaan sehingga disebut sebagai tenaga kerja jasmaniah.

  • Buruh Bangunan

Buruh bangunan adalah jenis pekerjaan yang lebih sering menggunakan otot dalam menyelesaikan pembangunan sebuah bangunan. Buruh pembangunan ini juga biasanya untuk di Indonesia sendiri mudah ditemukan, baik di pedesaan, dalam arti industri perumahan, dan lain sebagainya.

  • Pemulung

Pekerjaan ini termasuk pekerjaan yang tidak perlu menggunakan kemampuan pikir yang tinggi. Akan tetapi yang diperlukan ialah tenaga yang kuat untuk mengumpulkan berbagai bentuk barang bekas yang akan dijualnya kembali.

  • Pengrajin

Mereka adalah orang-orang yang berprofesi mempraktekkan suatu kerajinan atau memiliki pengalaman dalam menghasilkan karya seni yang bernilai jual. Mengetahui bagaimana menciptakan peluang bisnis produk kerajinan sangat penting bagi perajin untuk mempraktekkan profesinya. Karena tidak sedikit perajin berbakat yang kemudian menjadi pesaing.

Dari penjelasan tentang pengertian tenaga kerja jasmani dan contohnya tersebut, maka dapatlah dikatakan bahwa adanya peningkatan tenaga kerja berada dalam jumlah yang sangat banyak, namun tidak memiliki kesempatan untuk bekerja pada bidang lapangan kerja yang tersedia, maka hal itu justru menyebabkan semakin tingginya jumlah pengangguran atau memilih bekerja sebagai tenaga jasmani meskipun hal ini sangat berat sekali.

Maka dari itulah suatu bentuk perekonomian suatu negara juga akan mengalami tingkat penurunan yang semakin buruk.

Kelola Tenaga Kerja Jadi Mudah dengan Mekari Talenta

Talenta adalah salah satu merk HRIS (human resources information system), yakni software (perangkat lunak) untuk manajemen sumber daya manusia. Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan database karyawan.

Dengan Talenta, proses pengelolaan database karyawan menjadi lebih efisien karena dilakukan hanya dalam satu sistem berbasis cloud yang telah terintegrasi dengan fitur payroll dan tanpa penggunaan kertas atau dokumen fisik lainnya. Kunjungi https://www.talenta.co/fitur/software-hris/software-database-karyawan-perusahaan/ untuk lebih lengkapnya.

Sehingga hadirnya Mekari Talenta memberikan solusi dengan menghadirkan aplikasi HRD yang dapat diakses secara online dan dapat membantu mengotomatisasi proses speerti pembayaran gaji dan absensi dalam suatu dashboard yang mudah digunakan.

Talenta menggunakan business model managed subscription, jadi Anda berlangganan secara tahunan ke Talenta untuk menggunakan software ini. Tidak bisa bayar sekali didepan lalu pakai selamanya.

Selain itu, semua data yang ada di dalam aplikasi Mekari Talenta akan terjamin keamanannya, karena kami memiliki kualitas keamanan standar ISO 27001 yang setara dengan bank.

Talenta juga menggunakan teknologi enkripsi sehingga data-data yang tersimpan tidak akan dapat dilihat oleh pihak yang tidak berwenang.

Fitur Mekari Talenta:

Berikut beberapa fitur utama yang dapat membantu HR dalam mengelola sumber daya manusia suatu perusahaan.

  • Software attendance management: untuk mengelola cuti, absen, jadwal shift kerja, perhitungan lembur dan timesheet karyawan. Dengan aplikasi perhitungan lembur, Anda tidak perlu lagi khawatir akan kesalahan penghitungan penggajian karena fitur sudah terintegrasi payroll. Selengkapnya kunjungi tautan berikut https://www.talenta.co/fitur/attendance-management/aplikasi-lembur/.
  • Aplikasi absensi online: untuk mengelola kehadiran karyawan tanpa perlu menggunakan mesin fingerprint.
  • Aplikasi HRIS: untuk mengelola database karyawan, proses rekrutmen hingga manajemen aset.
  • Software payroll: untuk melakukan penggajian lebih efisien dengan perhitungan yang akurat dan cepat.
  • Aplikasi slip gaji: untuk mengelola slip gaji karyawan dengan lebih aman dan mudah diakses kapan saja dan dimana saja.

Dengan fitur – fitur ini, HR dapat mengelola rekrutmen karyawan dengan lebih mudah, mulai dari job listing, penjadwalan interview, hingga onboarding hanya dalam satu aplikasi yang terintegrasi dan berbasis online.

Tertarik mencoba Talenta secara gratis? Kunjungi Talenta.co sekarang juga!

 

Image
Mekari Talenta
Temukan artikel-artikel terbaik seputar HR dari tim editorial Mekari Talenta. Kami mengumpulkan, menyusun, dan membagikan insight-insight menarik untuk membantu bisnis mengelola serta mengembangkan talenta-talenta unggulan.