Insight Talenta

Begini Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala Karyawan

Kenaikan gaji pegawai sangat penting untuk menjaga performanya. Bagaimana cara menghitung kenaikan gaji berkala karyawan? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel Talenta berikut ini.

Dalam perencanaan keuangan perusahaan, tugas HRD atau finance akan menghitung besaran upah pegawai termasuk persentase kenaikan gaji berkala yang didapatkan.

Berikut penjelasan kenaikan upah pegawai berdasar pada Pasal 23 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Mengenal Kenaikan Gaji Berkala

Anda perlu membedakan kenaikan gaji berkala antara karyawan perusahan dengan PNS. Keduanya memiliki sedikit perbedaan.

Namun yang perlu Anda ketahui, ketika seseorang mengalami kenaikan gaji, hal tersebut merupakan bentuk apresiasi dari perusahaan karena karyawan telah berkontribusi dengan baik.

Meskipun demikian, ada juga kenaikan gaji yang didasarkan oleh pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan dan juga menyesuaikan tingkat keuangan secara umum, di mana banyak harga kebutuhan pokok yang juga mengalami perubahan yang signfikan.

Berikut perbedaan kenaikan gaji berkala antara PNS dengan karyawan swasta.

Kenaikan Gaji Berkala yang Dialami Karyawan Swasta

Peraturan mengenai kenaikan gaji yang dialami karyawan swasta sebetulnya berbeda-beda antar perusahaan. Lalu, pemerintah sendiri tidak memiliki undang-undang yang secara resmi mengatur kenaikan gaji berkala.

Namun, biasanya kenaikan gaji yang dialami karyawan dibedakan menjadi dua jenis. Yang pertama adalah melalui penilaian kinerja karyawan ketika mereka memiliki performa yang bagus. Sementara yang kedua adalah kenaikan gaji serentak yang dialami semua perusahaan yang biasanya terjadi satu tahun sekali.

Kenaikan Gaji Berkala yang Dialami PNS

Kenaikan gaji berkala PNS tercapai ketika mereka telah mencapai masa kerja golongan tertentu. Misalnya dilakukan dua tahun sekali jika mereka sudah memenuhi persyaratan merujuk pada undang-undang.

Undang-undang yang berlaku terkait kenaikan gaji berkala PNS ini ada pada Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2010 di mana disebutkan bahwa kenaikan gaji PNS dapat berlaku ketika mereka diangkat dalam golongan I, II, dan III.

Kemudian, kenaikan diberikan jika mereka memiliki masa kerja dua tahun semenjak diangkat menjadi CPNS. Selanjutnya, mereka akan mengalami kenaikan gaji setiap dua tahun sekali.

3 Pertimbangan dalam Kenaikan Gaji Pegawai

3 Hal yang Harus Diperhitungkan dalam Kenaikan Gaji Pegawai

1 . Penyesuaian Harga Kebutuhan Hidup

Terkait hal ini, perusahaan harus mempertimbangkan besaran inflasi tiap tahunnya, serta juga memperhatikan Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku di masing-masing tempat usaha.

Perusahaan harus mempertimbangkan besaran inflasi karena inflasi adalah tingkat kenaikan harga yang terjadi secara umum serta terus menerus pada jangka waktu tertentu.

Adanya inflasi menggerus daya beli dari jumlah gaji yang sebelumnya diberikan.

Oleh karena itu, gaji perlu disesuaikan setidaknya berdasarkan inflasi agar pekerja tetap memiliki daya beli untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Baca juga: Mengenal Standar Kebutuhan Hidup Layak dan Upah Minimum

2 . Peningkatan Produktivitas Kerja

Peningkatan gaji pegawai alangkah baiknya jika didesain sedemikian rupa agar berkaitan langsung dengan produktivitas kerja karyawan sehingga pegawai lebih termotivasi dalam mengerjakan pekerjaannya.

Berikut adalah aspek yang bisa menjadi penilaian sebelum pelajari cara menghitung kenaikan gaji berkala karyawan:

  • Pencapaian target atau KPI (key performance indicator),
  • Ketaatan pada peraturan, misalnya memperhitungkan aspek kedisiplinan, keterlambatan masuk kerja, dan lain-lain
  • Beberapa perusahaan yang menekankan aspek loyalitas karyawan juga memberikan poin pada lama kerja seorang pekerja pada perusahaan tersebut dalam hal kenaikan upah, sehingga memotivasi pekerja untuk tidak berpindah-pindah perusahaan. Hal ini cocok diterapkan pada perusahaan yang ingin menjaga kerahasiaan perusahaan.

3 . Kemampuan Perusahaan

Selain beberapa hal di atas, peningkatan gaji pegawai harus berpedoman pada struktur, skala upah perusahaan serta kemampuan keuangan perusahaan.

Perusahaan dapat melakukan analisis dampak kenaikan gaji karyawan terhadap pendapatan perusahaan. Hal ini penting untuk menjamin kelangsungan bisnis perusahaan.

Peningkatan gaji juga harus disebutkan serta diatur di dalam peraturan perusahaan, perjanjian kerja atau perjanjian kerja bersama.

Peningkatan gaji karyawan dapat memberikan dampak positif terhadap produktivitasnya dan harapannya dapat meningkatkan performa perusahaan.

Namun, dalam penghitungan peningkatan gaji juga tetap harus memperhatikan kemampuan perusahaan perusahaan.

Penghitungan gaji karyawan yang kurang tepat justru dapat merugikan perusahaan itu sendiri.

Karena itu anda perlu tahu cara menghitung kenaikan gaji berkala karyawan dengan benar.

Baca juga: Aplikasi Perhitungan Gaji Karyawan Online Bikin Proses Payroll Cepat dan Mudah

Rumus Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala Pegawai

Contoh Perhitungan, Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala Pegawai

Setelah mempertimbangkan berbagai aspek di atas, misalnya perusahaan memutuskan untuk meningkatkan gaji dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Kenaikan upah umum karena inflasi untuk seluruh jenjang pangkat adalah 6% dari gaji di tahun sebelumnya,
  • Selain bonus tahunan, bagi pegawai yang capaian kinerjanya 100% mendapat tambahan peningkatan gaji sebesar 1%, capaian kinerja 101%-120% mendapat tambahan sebesar 2% dan pegawai yang capaian kinerjanya di atas 120% mendapat tambahan sebesar 3%,
  • Selain potongan gaji karyawan sebelumnya, pegawai yang mendapat hukuman disiplin juga mendapat pengurangan sebesar: hukuman disiplin ringan -1%, hukuman disiplin sedang -2% dan hukuman berat sebesar -3%.

Seorang pegawai dengan jabatan staf yang tahun sebelumnya mendapat upah Rp10.000.000 dan memiliki capaian kinerja sebesar 110%.

Namun, ia mendapatkan hukuman disiplin ringan karena sering terlambat, maka cara menghitung kenaikan gaji berkala karyawan tersebut dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:

1. Menghitung Kenaikan Gaji Berkala  

= Gaji sebelumnya x (% kenaikan gaji umum + % kenaikan karena capaian kinerja – % hukuman disiplin)

= Rp10.000.000 x (6% + 2% – 1%)

= Rp10.000.000 x (7%)

= Rp700.000

Baca juga: Jangan Bingung, Ini Cara Mudah Menghitung PPh 21 Kenaikan Upah

2. Gaji Baru = Gaji sebelumnya + Kenaikan gaji

= Rp10.000.000 + Rp700.000

= Rp10.700.000

Atau dapat juga dihitung dengan rumus sebagai berikut:

= Gaji sebelumnya x (100% + % kenaikan gaji total)

= Rp10.000.000 x (100% + 7%)

= Rp10.000.000 x 107%

= Rp10.700.000

Walaupun contoh di atas adalah kasus yang disederhanakan, namun Anda dapat membayangkan betapa rumitnya perhitungan kenaikan upah bagi seluruh pegawai di perusahaan.

Apalagi jika perhitungan tersebut masih menggunakan cara manual dengan menghitung komponen gaji karyawan satu per satu.

Ada risiko kesalahan hitung yang cukup besar selain daripada memerlukan waktu dan tenaga kerja.

Oleh karena itu, perlu penggunaan fitur HR analytics untuk menghitung gaji tiap pegawai berdasarkan parameter-parameter yang telah ditentukan sebelumnya sehingga meminimalisir terjadinya human error.

Baca juga: 4 Manfaat Pengaplikasian Slip Gaji Bagi HR dan Perusahaan

Menghitung Kenaikan Gaji Berkala Lebih Mudah dengan Mekari Talenta

Ada cara yang lebih efisien serta akurat, yakni menggunakan aplikasi kenaikan gaji berkala seperti Mekari Talenta.

Software ini memiliki sistem yang terintegrasi dengan HRIS sehingga Anda dapat membuat skala dan jenjang pembayaran yang lebih kompleks dan detail.

Namun dengan software tersebut, perhitungan yang lebih cepat karena dilakukan secara otomatis.

Payslip atau slip gaji online Talenta

Di atas adalah contoh slip gaji karyawan yang dibuat dengan menggunakan aplikasi payroll Talenta.

Bahkan untuk perhitungan rumit seperti perubahan PPh 21 kenaikan gaji pegawai.

Talenta dapat menyelesaikannya untuk Anda secara akurat dan tepat. Mekari Talenta juga bisa membuat laporan gaji karyawan secara online melalui aplikasi slip gaji atau aplikasi penggajian karyawan.

Cari tahu tentang software payroll di website Mekari Talenta atau coba demo Mekari Talenta secara gratis sekarang juga!

Tertarik untuk mencoba sistem absensi online milik Mekari Talenta? Anda bisa mengisi formulir ini untuk jadwalkan demo Mekari Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR lainnya kepada kami!

Anda juga bisa coba gratis attendance software dari sistem HRIS online Mekari Talenta sekarang dengan klik gambar dan link di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!


PUBLISHED06 Oct 2022
Emanuelle
Emanuelle