Kerja Freelance Adalah: Pengertian dan Penghitungan Gaji

Tayang
Di tulis oleh:
Foto profil Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah
Highlights
  • Kerja freelance adalah pekerjaan tanpa perjanjian jangka panjang, memberikan fleksibilitas waktu bagi pekerja lepas.
  • Freelancer dapat bekerja untuk beberapa perusahaan sekaligus, meningkatkan peluang pendapatan.
  • Pekerja freelance memiliki potensi penghasilan yang lebih besar dibanding karyawan full time, tergantung pada kemampuan mencari kesempatan.
  • Kerja sebagai freelancer memungkinkan individu untuk menyesuaikan pekerjaan dengan minat dan keahlian mereka.
  • Gaji freelancer dihitung berdasarkan jumlah pekerjaan yang diselesaikan dikalikan dengan tarif yang disepakati, memudahkan perhitungan penghasilan.

Kerja freelance adalah pekerjaan yang belakangan cukup marak digeluti oleh banyak pekerja.

Sebenarnya apa itu kerja freelance?

Boleh dibilang, banyak yang belum melirik freelance sebagai pekerjaan yang menjanjikan dibandingkan bekerja full time.

Namun kenyataannya, kondisi pandemi membuat pekerjaan yang dilakukan seseorang jadi semakin fleksibel.

Ditambah, banyak dari mereka yang memutuskan untuk bekerja tanpa terikat oleh perusahaan atau instansi tertentu atau yang biasa disebut sebagai freelancer atau pekerja lepas.

Simak penjelasan lengkap dari Talenta mengenai apa itu kerja freelance dan bagaimana seorang freelancer atau pekerja lepas dihitung gajinya?

 

Apa Itu Kerja Freelance?

Definisi sederhana kerja freelance adalah seseorang yang bekerja pada satu perusahaan atau instansi tanpa memiliki perjanjian kerja dengan jangka yang panjang dan tidak memiliki ikatan kerja yang kuat.

Freelanceย artinya ia bebas bekerja kapanpun dan juga tidak perlu pergi ke kantor selama tanggung jawab yang diberikan padanya dapat diselesaikan sesuai tenggat waktu yang sudah disetujui bersama.

Selain itu jika merujuk pada Investopedia, seorang pekerja freelance juga merupakan seseorang yang dapat menghasilkan uang berdasarkan keahlian mereka mengerjakan pekerjaan tertentu secara spesifik.

Berdasarkan peraturan di Indonesia, pekerja lepas atau para pekerja freelance ini dipekerjakan oleh perusahaan lewat Perjanjian Kerja Waktu Tertentu atau PKWT.

Para freelance ini biasanya juga memiliki waktu kerja kurang dari 21 hari dalam sebulan dan digaji berdasarkan jumlah pekerjaan dikalikan besaran upah per pekerjaan yang diselesaikan tersebut.

Namun urusan penggajian, biasanya tergantung dengan kesepakatan kedua belah pihak karena ada juga freelance yang digaji per bulan seperti karyawan biasa.

Karena tidak terikat oleh perusahaan, maka seorang pekerja freelance bisa memiliki lebih dari satu pekerjaan di perusahaan yang berbeda-beda.

Ini membuat freelancer memiliki lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan pendapatannya.

Berikut contoh template Surat Kontrak Freelance yang dapat digunakan perusahaan Anda untuk menjalin kerja sama proyek dengan tenaga lepas (freelancer). Silakan edit sesuai kebutuhan dan download secara gratis.

Download Surat Perjanjian Kerja Lepas (Freelance)ย 

Baca juga: Berikut Contoh dan Penjelasan Kontrak Kerja Karyawan PKWT, PKWTT, serta Freelance

Apa Saja Keuntungan Kerja Freelance Itu?

kerja freelance adalah pekerja lepas apa itu

Apa saja itu keuntungan freelance? Jika dibandingkan dengan kerja full time, sebetulnya ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh para pekerja lepas ini.

Di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Kerja Freelance Memiliki Waktu yang Fleksibel

Para karyawan full time biasanya memiliki jam kerja yang sudah ditetapkan perusahaan.

Biasanya, mereka masuk kantor jam 9 pagi dan pulang kantor jam 6 sore.

Sementara itu para pekerja freelance kerja sesuai keinginan mereka dan dapat mengatur waktunya sendiri.

Selama pekerjaan mereka selesai tepat waktu, perusahaan yang merekrut tenaga kerja freelance tidak akan mempermasalahkan jam kerja mereka.

2. Memiliki Beberapa Pekerjaan Sekaligus

Ini adalah salah satu alasan mengapa banyak orang yang lebih memilih freelance dibanding full time.

Mereka dapat memiliki beragam pekerjaan sekaligus dari berbagai perusahaan.

Misalnya, seseorang bisa menjadi graphic designer di perusahaan A sekaligus copywriter di perusahaan B.

Dengan beragamnya pekerjaan yang dimiliki, seorang freelancer tentu harus pintar-pintar mengatur waktu dan memenuhi ekspektasi orang yang merekrut mereka.

3. Berpotensi Memiliki Pendapatan yang Lebih Besar

Meski tidak memiliki penghasilan tetap, namun para pekerja freelance ini punya potensi untuk mendapatkan gaji yang lebih besar dari karyawan full time.

Hal ini dikarenakan mereka bisa bekerja di banyak perusahaan yang ketika diakumulasi jumlahnya bisa besar.

Tentunya, hal ini tergantung pada masing-masing pekerja seberapa besar ia dapat mencari kesempatan untuk menjadi freelancer.

Baca juga: Begini Menghitung PPh 21 Seorang Freelancer

4. Bekerja Sesuai Minat dan Kemampuan

Hal paling menarik dari kerja sebagai freelancer adalah mereka dapat bekerja sesuai dengan keahlian atau bahkan hobi mereka.

Misalnya, mereka yang memiliki hobi menggambar dapat menjadi freelance graphic designer.

Sehingga selain mendapatkan uang, mereka juga bisa meningkatkan skill mereka secara tidak langsung.

10 Contoh Kerja Freelance yang Populer Saat Ini

Saat ini, pilihan pekerjaan freelance sangat beragam, terutama di sektor kreatif dan teknologi yang pengerjaannya bisa dilakukan secara jarak jauh.

Pekerjaan di bidang-bidang ini biasanya sangat dicari karena banyak perusahaan lebih memilih untuk menggunakan jasa profesional berdasarkan proyek (per-proyek) daripada merekrut karyawan tetap untuk kebutuhan yang bersifat musiman.

Berikut adalah contoh pekerjaan freelance yang dibutuhkan banyak industri:

1. UI/UX Designer

Fokus pada pengalaman pengguna dalam menggunakan aplikasi atau situs web. UI (User Interface) menangani aspek visual (warna, tombol), sedangkan UX (User Experience) memastikan alur penggunaan produk tersebut terasa logis dan nyaman.

2. Web Developer

“Arsitek” di balik sebuah situs web. Mereka menggunakan bahasa pemrograman (seperti HTML, CSS, JavaScript) untuk membangun, memelihara, dan memastikan performa sebuah website berjalan optimal.

3. Desain Grafis

Pekerjaan yang mengandalkan komunikasi visual. Mereka menciptakan konten seperti logo, poster, hingga materi promosi media sosial untuk membantu brand menyampaikan pesan secara estetik.

4. Video Editor

Bertugas menyusun potongan video mentah menjadi sebuah cerita yang utuh. Ini mencakup proses pemotongan klip, penyesuaian warna, hingga penambahan efek suara dan musik agar video menarik untuk ditonton.

5. Content Writer

Penulis yang berfokus pada pembuatan konten informatif dan edukatif berdurasi panjang, seperti artikel blog, e-book, atau buletin, guna membangun hubungan dengan audiens.

6. Copywriter

Berbeda dengan penulis konten, copywriter berfokus pada teks singkat yang bersifat persuasif. Tujuannya spesifik: mengajak pembaca melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk atau mengeklik iklan.

7. Translator

Bertugas menerjemahkan teks dari satu bahasa ke bahasa lain tanpa menghilangkan makna atau konteks aslinya. Pekerjaan ini sering dibutuhkan untuk dokumen hukum, buku, hingga takarir (subtitle) video.

8. Virtual Assistant

Asisten pribadi yang bekerja secara jarak jauh. Tugasnya sangat fleksibel, mulai dari mengelola email, mengatur jadwal pertemuan, hingga menangani entri data administratif untuk klien.

9. Recruiter

Bertugas mencari, menyaring, dan mewawancarai kandidat yang tepat untuk mengisi posisi tertentu di sebuah perusahaan. Sebagai freelancer, mereka sering disebut sebagai headhunter independen.

10. Voice Over

Seniman suara yang mengisi narasi untuk berbagai media, seperti iklan TV, video instruksional, buku audio (audiobook), hingga karakter dalam game atau film animasi.

Luasnya cakupan ini membuktikan bahwa hampir semua keahlian profesional kini dapat dijadikan peluang kerja freelance, memberikan fleksibilitas bagi pekerja untuk mengeksplorasi berbagai industri sekaligus.

Baca Juga: Beda Aturan Pekerja Harian Lepas dengan Karyawan Tetap

Cara Menghitung Gaji Pekerja Freelance

Sekarang, mari kita cari tahu cara menghitung gaji freelancer dengan mudah. Cara menghitungnya pun cukup sederhana.

Anda cukup menjumlahkan jumlah pekerjaan mereka dengan besaran upah yang sudah disepakati sebelumnya.

Berikut contohnya.

Budi merupakan seorang content writer di perusahaan X dan dibayar Rp300.000 per artikel.

Hitung gaji Budi di bulan September jika di bulan itu ia berhasil menyelesaikan 20 artikel.

20 artikel x Rp300.000 = Rp6.000.000

Gaji Budi di bulan September berjumlah Rp6.000.000

Mudah bukan cara menghitungnya?

Nah, untuk memudahkan Anda dalam menghitung gaji karyawan freelance bersamaan dengan karyawan tetap, Anda bisa menggunakan fitur Payroll dari software HRIS Mekari Talenta.

Dengan fitur Payroll Mekari Talenta, Anda dapat menghitung gaji karyawan secara otomatis, baik tetap maupun freelance dan karyawan kontrak.

Sehingga Anda tidak perlu lagi merekap gaji mereka secara manual saat periode payroll.

Selain itu, Talenta juga memiliki fitur Payroll Disbursement yang memungkinkan Anda melakukan pembayaran payroll pada bank yang berbeda-beda dengan lebih mudah. Proses pembayaran gaji jadi lebih cepat.

Tertarik mencari tahu fitur Talenta lebih jauh? Coba gratis demo software HRIS Mekari Talenta dengan daftarkan perusahaan Anda pada form berikut ini.

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Freelance (FAQ)

Apa yang dimaksud dengan pekerjaan freelance?

Apa yang dimaksud dengan pekerjaan freelance?

Pekerjaan freelance adalah jenis pekerjaan di mana seseorang bekerja untuk satu atau beberapa perusahaan tanpa memiliki perjanjian kerja jangka panjang. Freelancer memiliki kebebasan untuk menentukan waktu kerja dan tidak terikat untuk pergi ke kantor, selama mereka dapat menyelesaikan tugas sesuai tenggat waktu yang disepakati.

Apa saja keuntungan menjadi freelancer dibandingkan karyawan tetap?

Apa saja keuntungan menjadi freelancer dibandingkan karyawan tetap?

Menjadi freelancer menawarkan beberapa keuntungan, termasuk waktu kerja yang fleksibel, kemampuan untuk memiliki beberapa pekerjaan sekaligus, dan potensi pendapatan yang lebih besar. Selain itu, freelancer dapat memilih untuk bekerja sesuai dengan minat dan keahlian mereka.

Bagaimana cara menghitung gaji freelancer?

Bagaimana cara menghitung gaji freelancer?

Gaji freelancer dihitung dengan menjumlahkan jumlah pekerjaan yang diselesaikan dikalikan dengan tarif yang disepakati per pekerjaan. Sebagai contoh, jika seorang freelancer menyelesaikan 20 artikel seharga Rp300.000 per artikel, maka total gajinya menjadi Rp6.000.000.

Apakah freelancer terikat dengan satu perusahaan?

Apakah freelancer terikat dengan satu perusahaan?

Tidak, freelancer tidak terikat dengan satu perusahaan. Mereka dapat bekerja dengan beberapa klien atau perusahaan sekaligus, yang memungkinkan mereka untuk meningkatkan pendapatan dan mendapatkan pengalaman dari berbagai bidang.

Apa perbedaan antara pekerja freelance dan karyawan tetap?

Apa perbedaan antara pekerja freelance dan karyawan tetap?

Perbedaan utama antara pekerja freelance dan karyawan tetap terletak pada ikatan kerja dan kestabilan pendapatan. Freelancer tidak memiliki perjanjian kerja jangka panjang dan biasanya memiliki penghasilan yang tidak tetap, sedangkan karyawan tetap memiliki kontrak yang jelas dengan jam kerja dan gaji tetap.

Apakah freelancer memiliki hak yang sama dengan karyawan tetap?

Apakah freelancer memiliki hak yang sama dengan karyawan tetap?

Secara umum, freelancer tidak memiliki hak yang sama dengan karyawan tetap, seperti tunjangan kesehatan dan cuti berbayar. Mereka bekerja berdasarkan kesepakatan dengan klien dan harus mengatur sendiri aspek-aspek tersebut.

Bagaimana cara memulai karir sebagai freelancer?

Bagaimana cara memulai karir sebagai freelancer?

Untuk memulai karir sebagai freelancer, Anda perlu menentukan bidang keahlian Anda, membuat portofolio, dan mencari peluang kerja melalui platform freelance atau jaringan profesional. Memahami cara memasarkan diri dan bernegosiasi dengan klien juga sangat penting untuk sukses dalam dunia freelance.

Image
Jordhi Farhansyah Penulis
Penulis dengan pengalaman selama sepuluh tahun dalam menghasilkan konten di berbagai bidang dan kini berfokus pada topik seputar human resources (HR) dan dunia bisnis. Dalam kesehariannya, Jordhi juga aktif menekuni fotografi analog sebagai bentuk ekspresi kreatif di luar rutinitas menulis.
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales