Aturan Sisa Cuti Tahunan untuk Karyawan

Aturan Sisa Cuti Tahunan untuk Karyawan

Cuti merupakan hak yang dimiliki oleh setiap orang yang memiliki status sebagai karyawan. Pentingnya pengambilan cuti bagi karyawan adalah memberikan kesempatan bagi setiap pekerja untuk mengambil waktu istirahat setelah bekerja keras untuk perusahaan. Cuti dianggap sebagai salah satu penghargaan atas kontribusi karyawan untuk kemajuan perusahaan. Lalu bagaimana regulasi sisa cuti tahunan?

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Aturan mengenai cuti telah diatur pemerintah dalam UU Ketenagakerjaan. Di dalam UU tersebut, perusahaan wajib memberikan jatah cuti selama 12 hari dalam satu tahun kepada setiap karyawannya. Beberapa perusahaan juga memiliki aturan tambahan mengenai pengambilan cuti dalam perjanjian kerja yang ditandatangani oleh karyawan. Ada perusahaan yang mengatur batas maksimal pengambilan cuti dalam satu tahun hingga menambahkan jatah cuti karyawannya.

Baca Juga: Perhitungan Cuti Tahunan yang Diuangkan

Dapatkah Perusahaan Menghapus Jatah Cuti Karyawan?

Banyak karyawan yang sering bertanya mengenai pengurangan atau penghapusan cuti oleh perusahaan. Merujuk aturan yang berlaku dalam UU Ketenagakerjaan, perusahaan tidak memiliki hak untuk mengurangi jumlah cuti oleh karyawan. Namun pada kenyataannya, ada perusahaan yang mengaplikasikan ketentuan terkait jangka waktu cuti dapat diambil karyawan.

Sebagai contoh, perusahaan menetapkan bahwa jatah 12 hari cuti yang wajib diberikan kepada karyawannya hanya berlaku pada satu tahun. Apabila jumlah cuti tersebut tidak diambil, maka jatah cuti akan hangus dan tidak bisa diambil di tahun berikutnya.

Aturan menghanguskan cuti tersebut diterapkan di beberapa perusahaan dengan alasan efektivitas kinerja karyawan sekaligus mendorong karyawan untuk mengambil cuti dalam jangka waktu tertentu. Kendati demikian, apabila kita mengacu kepada pasal 162 ayat (4) dalam UU Ketenagakerjaan, perusahaan harus memberikan penggantian kepada karyawan sebagai kompensasi dari jatah cuti mereka.

Uang Penggantian Hak

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimanakah perusahaan mengganti jatah cuti karyawan? Dalam UU Ketenagakerjaan, karyawan berhak menerima uang penggantian hak untuk jatah cuti yang mereka miliki saat mereka mengundurkan diri atau mengajukan resign dari kantor mereka. Jadi, karyawan akan menerima sejumlah uang sebagai pengganti sisa cuti mereka saat mereka resign.

Uang penggantian hak juga tidak hanya didapatkan karyawan dari jumlah sisa cuti mereka. Ada beberapa hak karyawan yang juga harus diganti dalam bentuk uang penggantian hak, yaitu:

  1. Ongkos atau biaya pulang yang menjadi hak dari pekerja dan keluarganya untuk kembali ke daerah asal mereka, apabila perusahaan merekrut pekerja dari luar daerah.
  2. 15 persen dari uang pesangon yang didapatkan oleh karyawan sebagai uang penghargaan atau penggantian biaya perumahan atau pengobatan karyawan.
  3. Beberapa hak-hak tambahan yang diatur dalam Perjanjian Kerja.

Baca Juga: Cuti Karyawan Tahunan, Cuti yang Dapat Diuangkan

Setiap perusahaan wajib memberikan uang penggantian hak kepada para karyawan. Pada prakteknya, ada perusahaan yang memilih untuk mengganti jatah cuti dengan sejumlah uang kepada karyawan apabila meminta karyawan tersebut untuk tidak cuti dalam periode waktu tertentu. Kesepakatan seperti ini sah-sah saja untuk dilakukan apabila kedua pihak merasa tidak terbebani.

Namun, jika karyawan memilih untuk resign dan meminta penggantian haknya, perusahaan wajib memenuhinya. Untuk membantu perusahaan mengurus segala hal terkait dengan gaji dan uang penggantian hak, mulai dari pendataan, penghitungan dan proses pencairan ke karyawan, perusahaan perlu mengadopsi software HR terpercaya yang terpercaya.

Cuti adalah hak yang dimiliki oleh setiap karyawan. Ada aturan yang mengatur tentang penggantian cuti yang harus diberikan oleh perusahaan apabila karyawannya tidak mengambil jatah cuti mereka.

Talenta, penyedia software HR terbaik di Indonesia, merupakan mitra yang tepat untuk divisi HR. Berbagai produk software Talenta dapat menghadirkan kemudahan dan efisiensi dalam kerja HR. Talenta juga dapat mengelola cuti karyawan dengan mudah, baik karyawan maupun personalia dimudahkan dengan adanya pengajuan cuti. Segera adopsi Talenta untuk pengelolaan gaji di perusahaan Anda.


PUBLISHED10 Mar 2020
Dio
Dio