Penting! Inilah Aturan Mempekerjakan Pekerja Harian Lepas

Penting! Inilah Aturan Mempekerjakan Pekerja Harian Lepas

Dengan berbagai pertimbangan, ternyata tidak semua perusahaan harus mempekerjakan karyawan secara full time. Karena alasan tertentu, perusahaan boleh mempekerjakan pekerja harian lepas dengan aturan tertentu. Misalnya saja karena volume pekerjaan dan waktu yang dibutuhkan berubah-ubah membuat tugas tersebut lebih cocok diselesaikan pekerja harian lepas. Alasan fleksibilitas pekerja juga bisa menjadi pertimbangan perusahaan karena dapat menghubungi mereka kapan saja ketika dibutuhkan. 

Saat ini, status pekerja harian lepas cukup populer karena dirasa memberikan peluang yang besar untuk berkembang dibandingkan pekerja tetap atau full time. Pekerja harian lepas atau yang biasa disebut freelancer tidak terikat kontrak jabatan dengan perusahaan mana pun. Kondisi ini membuka kesempatan lebih luas lagi untuk mengembangkan jaringan dan pengetahuan.

Meskipun begitu, mempekerjakan pekerja harian lepas tidak bisa sembarangan. Status pekerja harian lepas telah diatur secara resmi oleh hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Ada hak-hak pekerja harian lepas yang harus Anda penuhi. Bagaimana aturannya? Simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: Pengertian dan Jenis Kontrak Kerja Karyawan

Dasar Aturan Mempekerjakan Pekerja Harian Lepas

Status pekerja harian lepas diatur dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No/ KEP-100/Men/VI/2004 tentang Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. Perjanjian Kerja Harian Lepas juga disebutkan pada Keputusan Menteri No. 100 Tahun 2004 yang merupakan pelaksanaan dari UU Ketenagakerjaan tentang PKWT. KEPMEN tersebut menjelaskan bahwa pekerja harian lepas termasuk bagian PKWT. Namun, pada prakteknya ada beberapa hal yang tidak menganut aturan PKWT.

Penghitungan Upah Pekerja Harian Lepas

Upah pekerja harian lepas dapat ditetapkan berdasarkan dua skema, yaitu berdasarkan waktu dan berdasarkan hasil.  Upah yang dibayarkan berdasarkan waktu ditentukan dari jumlah hari kehadiran karyawan di kantor. Yang pertama, bagi perusahaan dengan sistem kerja 6 hari seminggu, maka upah bulanan dibagi 25. Yang kedua, bagi perusahaan dengan sistem kerja 5 hari seminggu, maka upah bulanan dibagi 21.

Untuk skema upah berdasarkan hasil, maka besarnya upah yang diterima oleh pekerja harian lepas tergantung pada volume pekerjaan yang telah diselesaikan pada satu hari. Dasar penetapan upah harian tergantung pada kebijakan perusahaan, bisa jadi setiap perusahaan memiliki nilai upah yang berbeda. Tidak hanya volume pekerjaan, kehadiran karyawan juga bisa menjadi pertimbangan dalam besaran upah yang diterima.

Baca Juga: Seputar Laporan Absensi yang Harus Anda Ketahui

Batas Waktu Kerja

Mempekerjakan pekerja harian lepas tidak bisa dilakukan secara terus-menerus. Terdapat batas waktu yang mengatur, yaitu maksimal 21 hari dalam satu bulan. Jika pelaksanaannya 21 hari atau lebih selama 3 bulan berturut-turut, maka status pekerja berubah menjadi karyawan tetap. Jadi, pastikan bahwa perusahaan Anda tidak mempekerjakan pekerja harian lepas melebihi ketentuan yang berlaku.

Penghitungan Pajak 

Setiap warga Indonesia yang berpenghasilan akan wajib dikenakan pajak penghasilan. Namun bagaimana dengan aturan pajak penghasilan pekerja harian lepas? Berdasarkan aturan perpajakan yang berlaku, pajak penghasilan diberikan pada minimal penghasilan Rp4.500.000 per bulan. Artinya jika pekerja harian lepas memiliki penghasilan di bawah Rp4.500.000 dalam satu bulan maka dibebaskan dari pembayaran PPh 21. 

Pembebasan pajak penghasilan 21 juga berlaku bagi pekerja harian lepas yang berhak atas upah tidak lebih dari Rp300.000 per hari. Pajak akan kembali berlaku bagi karyawan yang memiliki upah di atas Rp450.000 per hari. Jika pekerja lepas memiliki penghasilan kumulatif lebih dari Rp4.500.000 per bulan maka jumlahnya akan dikurangkan dari penghasilan kotor. 

Itulah tadi aturan mempekerjakan pekerja harian lepas yang sesuai dengan kebijakan resmi pemerintah Indonesia. Agar prosesnya mudah dan lancar, Anda dapat menggunakan bantuan software HR dalam mengatur jam kerja hingga pengupahan pekerja harian lepas. Talenta adalah software HR yang dilengkapi dengan fitur absensi online, penggajian otomatis, hingga potongan pajak.

Silakan kunjungi website Talenta untuk mendapatkan informasi lengkap seputar produk-produk unggulan Talenta. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba gratis demo Talenta secara langsung dengan isi formulir ini. 

 


PUBLISHED11 Jun 2020
Risna
Risna