Insight Talenta

Apa itu Human Capital? Ini Pengertian, Jenis, dan Contoh Tugasnya

Apa pengertian, contoh juga perbedaan human capital dan human resources adalah? Pernahkah Anda mendengar istilah ini? Baca saja tulisan di Insight Talenta di sini.

Selama ini, Anda mungkin sudah memahami betul istilah human resource di dunia kerja. Namun bagaimana dengan human capital?

Secara pengertian, jika suatu perusahaan dapat memperlakukan setiap karyawannya sebagai modal mereka, maka perusahaan tersebut dapat menghasilkan profit yang lebih besar.

Nah, bagaimana pengertian mengenai human capital lebih lengkapnya? Simak artikel dari Insight Talenta berikut ini.

Pengertian Human Capital

Secara harfiah, pengertian human capital atau HC adalah dapat diartikan sebagai modal manusia.

Lalu beberapa ahli juga menjelaskan pengertian istilah ini sebagai berikut:

  • Menurut Gary S. Becker, human capital artinya adalah modal manusia yang akan terlibat secara langsung dan berguna dalam proses produksi. HC ini adalah berguna untuk meningkatkan produktivitas pekerja dalam tugas, organisasi, dan berbagai situasi di dalam proses produksi.
  • Lalu Howard Gardner menyebutkan kalau HC artinya bukan hanya sebagai “keterampilan” yang berasal dari kemampuan mental dan fisik saja. Namun menurutnya HC ini adalah bersifat individu dan masuk dalam ranah kecerdasan ganda. Dimana seorang yang terampil di satu bidang belum tentu memiliki kemampuan di bidang atau dimensi pekerjaan yang lain.
  • Ada juga Theodore W. Schultz, yang menyatakan kalau human capital artinya sebagai kapasitas juga kemampuan manusia untuk beradaptasi dalam situasi dan kondisi yang tidak seimbang. Bisa dibilang juga kalau ini adalah kemampuan seorang pekerja untuk menghadapi permasalahan, blokcker atau hambatan dan kemudian menjari solusi atas permasalahan tersebut untuk menunjang kualitas produksi.
  • Terakhir, Samuel Bowles dan Herbert Gintis menyebut kalau human capital HAC ini artinya merupakan sebuah kemampuan individu manusia untuk bekerja dalam organisasi dan mematuhi aturan atau perintah dalam sebuah organisasi.

Namun jika dideskripsikan lebih lanjut, modal manusia ini merupakan sekumpulan aspek pengetahuan, keahlian, kemampuan, hingga keterampilan yang mana menjadikan seorang manusia sebagai aset di dalam perusahaan.

Ia menjadi nilai tambah bagi perusahaan dalam menjalankan operasionalnya setiap hari melalui motivasi, kompetensi, serta kerja sama antar tim.

Kontribusi yang diberikan oleh karyawan dapat berupa pengembangan skill karyawan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, pemindahan pengetahuan yang dimiliki karyawan ke perusahaan, serta perubahan budaya yang ada di perusahaan.

Apa pengertian, contoh juga perbedaan human capital dan human resources adalah? Yang pasti, untuk memahami human capital atau HC artinya adalah apa, baca saja tulisan di Insight Talenta disini.

Ke depan, apabila karyawan sudah tidak lagi bekerja, perusahaan tetap bisa menggunakan segala pengetahuan yang dimiliki karyawan tersebut. Dari sini kita bisa lihat bahwa perusahaan menganggap karyawan sebagai modal (capital) yang berharga untuk perusahaan.

Seorang karyawan juga merasa dihargai karena jerih payahnya dijadikan legacy oleh perusahaan yang akan diimplementasi dan dikembangkan agar kinerja perusahaan dapat menjadi lebih baik lagi

Lalu apa artinya atau pengertian perbedaan human capital dengan human resource?

Perbedaan Human Capital dan Human Resource

Perbedaan Human Capital ( HC ) dan Human Resource Adalah Berikut

Meski terlihat ada kemiripan, terdapat perbedaan antara human resource dengan modal manusia.

Human resource management adalah manajemen sumber daya manusia melalui berbagai program yang bisa memfasilitasi karyawan agar baik mereka maupun perusahaan bisa mencapai tujuannya.

Human resource juga melihat sumber daya manusia sebagai aset yang berfungsi sebagai pendukung untuk mencapai tujuan atau target perusahaan.

Namun ketika kita berbicara mengenai modal manusia, konsep ini melihat manusia sebagai kunci di dalam perusahaan, bukan hanya sekadar pendukung untuk mencapai tujuan.

Di dalamnya, ia akan fokus untuk memaksimalkan kemampuan karyawan atau sumber daya manusia agar strategi perusahaan berjalan sebagaimana mestinya.

Sehingga, karyawan sebagai salah satu aset perusahaan tidak dapat dengan mudah tergantikan oleh orang lain.

Perbedaan Fungsi Human Capital dengan Human Resource

Ada beberapa perbedaan mendasar jika kita melihat fungsi dari human capital dengan human resource. Berikut adalah perbedaan fungsinya.

Fungsi Human Resource

Secara umum, fungsi HR sendiri adalah mengelola SDM, mulai dari onboarding, memberikan pelatihan, evaluasi, serta kompensasi. Di perusahaam, HR sendiri harus bisa menyusun strategi agar SDM yang dimiliki perusahaan dapat memiliki performa yang baik.

Jika diringkas, fokus HR adalah memperhatikan hal-hal yang sifatnya teknis dan administratif terkait poerforma SDM serta apa yang mereka bisa capai untuk perusahaan.

Fungsi Human Capital

Sementara itu, human capital punya fungsi untuk membuat strategi di perusahaan. Tujuan dari strategi adalah untuk meningkatkan engagement, loyalitas karyawan, serta menurunkan turnover.

Perkembangan karyawan nantinya akan terus dipantau berdasarkan performa, pencapaian KPI, kontribusi yang telah mereka berikan, serta peningkatan skill karyawan. Jadi singkatnya, HC lebih fokus pada perkembangan karyawan agar dapat memajukan perusahaan.

Baca Juga: Berikut Definisi Human Resource Management dan Implementasinya

Contoh Jenis-Jenis dari Human Capital ( HC )

HC atau modal manusia ini memiliki beragam jenis. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. General Management Human Capital

Pengertian human capital jenis ini dikembangkan untuk para SDM dengan level tertinggi.

Ia meliputi kompetensi-kompetensi di bidang manajerial seperti kepemimpinan, pengambilan keputusan, serta keahlian fungsional lainnya.

Termasuk di dalamnya ketika harus mengelola keuangan, operasional, hingga SDM.

Ini sangat dibutuhkan oleh seorang yang berada di level eksekutif sehingga mereka mampu berinteraksi dengan investor atau pebisnis lain agar perusahaan dapat maju.

2. Strategic Human Capital

Pada jenis ini, SDM diharuskan memiliki keahlian yang sifatnya strategis yang akan mereka peroleh dari pengalaman ketika menghadapi kondisi tertentu.

Misalnya di bagian finance, karyawan dituntut untuk dapat menyusun strategi keuangan ketika terjadi efisiensi, misalnya gara-gara kondisi keuangan sedang tidak bagus.

Sehingga, strategic human capital ( strategic HC ) artinya sangat dibutuhkan dalam perusahaan agar bisa beradaptasi dengan kondisi-kondisi yang tidak bisa diprediksi.

3. Industry Human Capital

Jenis ini menuntut seseorang untuk memiliki pengetahuan yang berkaitan dengan industri tertentu, baik dari segi teknis, regulasi, dan lain sebagainya.

Misalnya, segala pengetahuan tentang industri otomotif, industri makanan, industri retail, dan lain-lain.

4. Relationship Human Capital

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki banyak karyawan adalah berkomunikasi. Kemampuan berkomunikasi.

Ketika Anda dapat menjalin komunikasi yang baik, entah kepada sesama karyawan, atau kenalan bisnis lainnya, berarti ini termasuk kepada relationship human capital.

Kemampuan ini penting dimiliki oleh seorang karyawan karena ketika mereka memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan baik, hal tersebut akan mendukung tercapainya objektif pekerjaan mereka.

5. Company Specific Human Capital

Jenis ini berkaitan dengan struktur serta kebijakan dari perusahaan masing-masing di mana semua memiliki keunikannya masing-masing.

Terlepas di mana saja mereka bekerja, setiap karyawan harus mampu beradaptasi dengan segala ketentuan yang ada di perusahaan.

Ketika mereka telah memahami budaya serta ketentuan perusahaan, mereka akan lebih mudah bekerja sesuai dengan visi misi perusahaan.

Baca Juga: Apa Arti, Fungsi, dan Tugas Human Resource Development?

Manfaat Human Capital

Berikut adalah beberapa manfaat terkait human capital di perusahaan.

Meningkatkan Kepuasan Karyawan

Ketika perusahaan bisa fokus dan berinvestasi pada SDM yang mereka miliki, hal tersebut bisa meningkatkan kepuasan kerja pada karyawan.

Maka dari itu, dengan memberikan berbagai program pengembangan karier yang baik serta kompensasi yang memuaskan, karyawan akan merasa bahwa diri mereka dihargai. Dampaknya, kepuasan mereka akan tercermin pada hasil kerja yang memuaskan.

Tingkatkan ROI Perusahaan

Ketika perusahaan memberikan gaji, tunjangan, serta berbagai program pengembangan yang menarik minat karyawan, secara tidak langsung hal tersebut merupakan sebuah bentuk investasi pada SDM yang dimiliki.

Human Capital memahami bahwa ketika perusahaan berinvestasi pada SDM, hal tersebut dapat berdampak baik pada peningkatan performa perusahaan.

Keuntungan tersebut bisa kita sebut sebagai ROI atau return of investment. Maksudnya di sini adalah ketika karaywan semakin bahagia bekerja di perusahaan Anda berkat investasi yang Anda keluarkan, mereka juga mampu meningkatkan produktivitas dan memberikan inovasi baru untuk perusahaan.

Membuat Proses Rekrutmen Jadi Lebih Baik

Ketika perusahaan memiliki benefit yang baik untuk karyawan dari segi apapun, hal tersebut bisa menjadi nilai plus serta daya tarik tersendiri untuk para calon kandidat yang hendak melamar.

Kompensasi yang baik, jenjang karier yang jelas, dan kesempatan untuk berkembang akan menjadi pertimbangan yang sangat dipikirkan oleh calon karyawan.

Meningkatkan Budaya yang Lebih Positif di Perusahaan

Salah satu contoh manfaat lain dari human capital adalah ia dapat membentuk budaya yang positif. Dengan lingkungan yang positif di mana perusahaan senantiasa mendukung perkembangan karyawan, mereka juga akan merasa lebih diterima di tempat kerja.

Hal ini membuat mereka akan lebih bahagia, produktif, dan turut serta menyebarkan positivisme tersebut ke karyawan yang lain.

Apa Saja Contoh Fungsi dan Tugas HC Ini?

Kini, Anda sudah mengetahui pengertian juga definisi dari human capital ( HC ).

Kemudian, apa saja yang menjadi bagian dari pekerjaannya? Berikut penjelasannya.

1. Merekrut Karyawan

Salah satu contoh bagian paling penting dari human capital ( HC ) adalah merekrut karyawan dan mencari kandidat terbaik.

Proses ini dilakukan mulai dari membuat lowongan pekerjaan, menyortir calon karyawan, melakukan proses wawancara, hingga ke proses penandatanganan kontrak kerja.

Perannya di sini adalah mencari kandidat terbaik yang dapat bertahan lama di perusahaan dan tidak semudah itu digantikan oleh orang lain.

2. Orientasi atau Onboarding Karyawan

Orientasi atau onboarding karyawan haruslah efektif dan efisien guna pengelolaan sumber daya manusia yang baik.

Kegiatan orientasi atau onboarding ini biasanya adalah kegiatan untuk memperkenalkan karyawan kepada jobdesk pekerjaan, budaya perusahaan, peraturan, hingga membantu karyawan baru menyesuaikan diri dengan peran mereka di perusahaan.

3. Menentukan Tanggung Jawab Pekerjaan dari Masing-Masing Karyawan

Setiap karyawan di posisinya masing-masing pasti memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda.

Ketika Anda sudah mendapatkan karyawan-karyawan baru yang siap bekerja, langkah selanjutnya adalah membuat tanggung jawab tersebut.

Sehingga, nantinya karyawan telah memiliki job description yang jelas dalam bekerja.

4. Manajemen Beban Kerja Karyawan

Ketika perusahaan sedang berkembang pesat, Anda harus menentukan strategi apa yang harus dilakukan.

Pada human capital Anda dapat menentukan apakah Anda perlu merekrut orang baru atau memberikan beban kerja lebih banyak pada karyawan yang ada.

Misalnya, dengan menerapkan sistem lembur atau overtime.

Tidak ada yang salah dengan keduanya, hanya saja sebagai perusahaan, Anda harus memastikan bahwa beban pekerjaan mereka tidak melebihi kapasitas yang seharusnya.

5. Memberikan Penilaian Dan Feedback Kinerja Karyawan

Disini HCM haruslah bisa menciptakan sistem yang tepat untuk mengukur kinerja karyawan.

Tujuan akhirnya tidak lain adalah untuk efisiensi dan peningkatan kinerja hingga produktivitas karyawan.

Penilaian kinerja karyawan bisa membantu perusahaan untuk melakukan identifikasi keperluan pelatihan dan pengembangan karyawan.

Hasil penilaian juga bisa digunakan untuk dasar pemberian feedback kepada karyawan untuk tujuan yang lebih baik pada semua pihak.

6. Mengimplementasi Efisiensi Lewat Teknologi

Harus diakui bahwa pekerjaan yang berkaitan dengan modal manusia sangatlah besar bebannya, terutama dari sisi HR.

Namun hal ini sebenarnya dapat diminimalisir dengan memanfaatkan teknologi.

Misalnya dengan menggunakan software HRIS.

Dengan memanfaatkan software HRIS seperti Talenta, Anda dapat mengurus manajemen HR di perusahaan dengan lebih mudah.

Talenta dapat menyelesaikan pekerjaan terkait dengan HRIS sehingga HR dapat bekerja lebih efisien.

Misalnya terkait perekrutan karyawan yang status rekrutmennya terekam dengan baik, fitur attendance management yang memudahkan karyawan, hingga fitur Payroll yang membuat penggajian karyawan jadi lebih cepat.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Tertarik menggunakan Talenta? Anda bisa mengajukan demonya secara gratis dengan klik gambar di bawah ini.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar HC

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang akan sering ditanyakan terkait topik ini.

Apa Definisi Juga Pengertian Dari Human Capital?

Human Capital atau HC adalah dikenal juga sebagai Modal Manusia. Pengertian juga artinya dalam Bahasa Indonesia adalah sebuah nilai ekonomi dari kemampuan dan kualitas tenaga kerja yang mempengaruhi produktivitas. Yang dimaksud dengan kualitas ini adalah termasuk pendidikan tinggi, pelatihan teknis di tempat kerja, kesehatan, dan nilai-nilai lainnya seperti ketepatan waktu.

Apa saja Contoh Human Capital?

Beberapa contoh yang termasuk dalam human capital adalah seperti keterampilan, pendidikan, kreativitas, kepribadian, pengalaman, kesehatan yang baik, dan karakter moral.

Human Capital Artinya Apa Sih?

Human capital artinya adalah merupakan segenap keahlian, keterampilan, pengetahuan, dan kreativitas yang bisa diwujudkan dalam sebuah kemampuan kerja yang dapat digunakan untuk menghasilkan sebuah layanan profesional dan nilai ekonomi.

Apa Perbedaan Human Capital Dan Human Resources Management?

Konsep dari HCM dan human resource management (HRM) tentu sudah tidak asing lagi di telinga para HR professionals. Bagi orang awam, ketika mendengar hal ini mungkin masih ada yang berpendapat bahwa keduanya akan memiliki tugas dan peranan yang berbeda dalam sebuah perusahaan.

Lantas, apa perbedaan human capital dan human resources itu? Secara umum terdapat 3 aspek yang membedakan keduanya jika dilihat dari fokus, sudut pandang, dan ukurannya. Untuk Penjelasannya kurang lebih sebagai berikut.

Perbedaan Human Capital Dan Human Resources Management Dilihat Dari Fokus

  • HRM: Akan fokus terhadap memfasilitasi dan memenuhi segala kebutuhan karyawan, termasuk kesejahteraaan mereka.
  • HCM: Berfokus terhadap pengembangan sumber daya manusia agar nilainya akan semakin bertambah sehingga bisa berkontribusi secara maksimal terhadap kegiatan produksi.

Perbedaan Human Capital Dan Human Resources Management Dilihat Dari Sudut Pandang

  • HRM: Akan memandang karyawan perusahaan sebagai sumber, dan akan habis jika dipakai terus menerus.
  • HCM: Memandang karyawan perusahaan sebagai aset, dapat diperkaya dan bisa memberikan keuntungan.

Perbedaan Human Capital Dan Human Resources Management Dilihat Dari Ukurannya

  • HRM: Hanya akan berfokus pada hasil kinerja atau kontribusi karyawan tanpa ada analisis mendalam demi perkembangan perusahaan kedepannya.
  • HCM: Analisis untuk perkembangan sumber daya manusia dan perusahaan dilakukan dan diutamakan.

Dari sini terlihat jelas kalau yang paling terlihat dari contoh perbedaan Human Capital Dan Human Resources Management adalah pada HCM akan berfokus untuk menanamkan value yang lebih kepada sumber daya manusia yang ada, dimana hal itu tidak terdapat pada HRM.

Sekarang Anda paham apa itu pengertian, contoh juga perbedaannya dengan human resources.

Lalu Anda juga sudah memahami human capital artinya apa setelah membaca tulisan di Insight Talenta disini.

Di zaman modern ini, para HR dan HC memerlukan suatu aplikasi yang membantu pekerjaan mereka.

Hal itu dikarenakan tugas dan fungsi mereka yang sangat banyak sehingga rawan sekali terjadinya human error.

Talenta hadir untuk meminimalisir hal tersebut.

Talenta merupakan aplikasi absensi karyawan online yang membantu HR dan HC dalam menjalankan tugasnya, khususnya dibidang administrasi karyawan.


PUBLISHED27 Sep 2022
Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah