Pahami Tunjangan Jabatan, Jenis, dan Besarannya

By Mekari TalentaPublished 19 Apr, 2023 Diperbarui 03 Mei 2024

Sebagai HR, Anda tentu pernah mendengar apa itu istilah tunjangan jabatan, bukan? Tunjangan jabatan adalah merupakan sebuah tunjangan dengan jenis tunjangan struktural dan fungsional yang diberikan pada pekerjaan dengan jabatan tertentu.

Seperti namanya, tunjangan berarti merupakan penambahan nilai nominal gaji sedangkan potongan merupakan pengurangan nilai nominal gaji.

Artikel kali ini akan membahas secara khusus tunjangan jabatan yang biasa ada di perusahaan.

Simak mengenai pengertian, jenis, dan besaran tunjangan jabatan di bawah ini.

Pengertian Tunjangan Jabatan

Tunjangan karyawan yang ini merupakan penambahan nilai nominal gaji yang didasarkan pada jabatan atau posisi seseorang dalam sebuah organisasi perusahaan.

Idealnya semakin tinggi posisi seseorang maka nominal tunjangan yang diterima akan semakin besar pula.

Hal tersebut disebabkan karena semakin tinggi posisi seseorang dalam sebuah organisasi, maka akan semakin besar pula tanggung jawab yang dimilikinya.

Untuk itu, pemberian fasilitas berupa tambahan gaji dimaksudkan untuk memberikan apresiasi dan kompensasi pada pekerjaan yang lebih berat dan tanggung jawab yang lebih besar.

Tunjangan jabatan adalah merupakan sebuah tunjangan dengan jenis tunjangan struktural dan fungsional yang diberikan pada pekerjaan dengan jabatan tertentu.

Baca juga: Pentingnya Mengetahui 8 Jenis Tunjangan Karyawan

Apa Saja Itu Jenis Tunjangan Jabatan?

Tunjangan yang dikenal pada dinas atau organisasi pemerintahan ada dua, yaitu tunjangan struktural dan tunjangan fungsional.

Tunjangan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang menduduki jabatan tertentu disebut dengan tunjangan struktural dan tunjangan fungsional.

Tunjangan struktural merupakan tunjangan yang diberikan pada jabatan seseorang dalam kerangka struktural sebuah organisasi yang memiliki strata tertentu.

Sedangkan tunjangan fungsional merupakan tunjangan yang diberikan pada seseorang dengan pertimbangan dasar pada keahlian atau keterampilan yang dimiliki.

Seperti dokter, apoteker, analis, auditor, peneliti, guru dan pekerjaan lain yang memerlukan keahlian tertentu.

Berbeda dengan dinas atau organisasi pemerintahan, pada perusahaan swasta, hanya ada satu jenis saja yaitu tunjangan jabatan atau tunjangan profesi sesuai dengan namanya.

Idealnya tunjangan jenis ini akan diberikan pada karyawan dengan posisi tertentu atau golongan jabatan tertentu.

Seperti supervisor, manajer bagian, kepala cabang, dan lain sebagainya.

Proses HR jadi lebih cepat dengan software HR terautomasi Mekari Talenta.

Tunjangan Fungsional

Tunjangan fungsional adalah salah satu bentuk tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang telah memiliki kemampuan atau keterampilan khusus dalam bidang tertentu.

Tunjangan fungsional dapat diberikan kepada karyawan yang telah memiliki sertifikat keahlian, pendidikan lanjutan, atau pengalaman kerja yang relevan dengan pekerjaan yang dilakukan.

Tunjangan fungsional dapat diberikan dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, teknik, pendidikan, atau keuangan.

Contohnya, seorang perawat yang telah memiliki sertifikat keahlian dalam merawat pasien kanker dapat menerima tunjangan fungsional karena kemampuannya yang lebih tinggi dibandingkan dengan perawat lain yang tidak memiliki sertifikat tersebut.

Tunjangan fungsional dapat bervariasi tergantung pada perusahaan dan negara tempat karyawan tersebut bekerja. Beberapa bentuk tunjangan fungsional yang dapat diberikan antara lain:

  1. Tunjangan jabatan fungsional: diberikan kepada karyawan yang telah memiliki jabatan fungsional tertentu dalam organisasi.
  2. Tunjangan pendidikan: diberikan kepada karyawan yang telah menyelesaikan pendidikan lanjutan dalam bidang tertentu.
  3. Tunjangan sertifikasi: diberikan kepada karyawan yang telah memperoleh sertifikasi keahlian dalam bidang tertentu.
  4. Tunjangan pengalaman: diberikan kepada karyawan yang telah memiliki pengalaman kerja yang relevan dalam bidang tertentu.

Tunjangan fungsional dapat menjadi salah satu bentuk insentif yang dapat meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan, serta meningkatkan kualitas pekerjaan yang dilakukan.

Namun, tunjangan fungsional juga harus diberikan dengan tepat dan adil, serta harus sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan otoritas terkait.

Tunjangan Struktural

Tunjangan struktural adalah bentuk tunjangan yang diberikan kepada karyawan dalam rangka meningkatkan kualifikasi dan kemampuan struktural atau administratif dalam pekerjaan mereka.

Tujuan utama dari tunjangan struktural adalah untuk mendorong karyawan agar meningkatkan kemampuan dan kinerja mereka dalam melaksanakan tugas-tugas yang terkait dengan struktur organisasi atau administrasi perusahaan.

Tunjangan struktural biasanya diberikan kepada karyawan yang berada di posisi manajemen atau staf yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam memimpin atau mengelola suatu unit atau bagian dalam perusahaan.

Tunjangan struktural dapat berupa uang atau bentuk lain dari insentif, seperti kursus pelatihan atau pengembangan karir.

Beberapa contoh tunjangan struktural yang dapat diberikan antara lain:

  1. Tunjangan posisi manajemen: diberikan kepada karyawan yang berada di posisi manajemen atau kepemimpinan dalam perusahaan.
  2. Tunjangan jabatan struktural: diberikan kepada karyawan yang berada di jabatan struktural tertentu dalam organisasi.
  3. Tunjangan pengembangan karir: diberikan kepada karyawan yang memiliki rencana pengembangan karir yang jelas dan telah memenuhi kriteria tertentu untuk memperoleh tunjangan ini.
  4. Tunjangan kursus pelatihan: diberikan kepada karyawan yang telah mengikuti kursus pelatihan tertentu untuk meningkatkan kemampuan struktural atau administratif dalam pekerjaan mereka.

Tunjangan struktural dapat menjadi salah satu bentuk motivasi bagi karyawan untuk meningkatkan kemampuan dan kinerja mereka dalam pekerjaan.

Namun, tunjangan struktural juga harus diberikan dengan tepat dan adil, serta harus sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan otoritas terkait.

Besaran Rata-Rata Tunjangan Jabatan

Dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan beserta peraturan turunannya, tidak terdapat ketentuan maupun penjelasan mengenai tunjangan jabatan.

Peraturan ketenagakerjaan di Indonesia hanya mengenal dua jenis tunjangan saja, yaitu tunjangan tetap dan tidak tetap.

Tidak semua besaran tunjangan yang diberikan pada posisi-posisi tertentu dapat diketahui nominalnya.

Sehingga sebagai referensi, digunakan besaran yang telah diketahui secara umum.

Sebagai contoh dan acuannya ialah besaran tunjangan untuk Pegawai Negeri Sipil yang berlaku di Indonesia.

Putusan terkait besaran tunjangan pekerjaan ini biasanya diberikan pada Peraturan Presiden, yang kemudian nomornya tergantung pada bagian apa putusan tersebut dimaksudkan.

Pada bagian Analis APBN, anggaran yang diberikan kurang lebih sebesar yang tertera berikut:

Tingkat Keahlian

  • Jenjang Ahli Utama / Arsiparis Utama : Rp 1.300.000,-
  • Jenjang Ahli Madya / Arsiparis Madya : Rp 1.100.000,-
  • Jenjang Ahli Muda / Arsiparis Muda : Rp 800.000,-
  • Jenjang Ahli Pertama / Arsiparis Pertama : Rp 520.000,-

Tingkat Keterampilan

  • Jenjang Jabatan Penyelia / Arsiparis Penyelia : Rp 700.000,-
  • Jenjang Jabatan Pelaksana Lanjutan / Arsiparis Mahir : Rp 420.000,-
  • Jenjang Jabatan Pelaksana / Arsiparis Terampil : Rp 350.000,-

Secara garis besar, pembagian yang dilakukan atau penggolongan dalam tunjangannya, sesuai seperti yang disampaikan pada tabel di atas.

Informasi tersebut dapat diakses lebih lengkap di laman setkab.go.id.

Di laman tersebut memuat berbagai peraturan terkait tunjangan jabatan untuk PNS atau ASN sesuai golongan.

Sedangkan untuk perusahaan swasta, besaran tunjangan yang diberikan pada masing-masing jabatan tidak diketahui secara pasti atau menjadi kebijakan internal perusahaan itu sendiri.

Kebijakan ini sepenuhnya diberikan pada perusahaan karena perusahaanlah yang dianggap paling mengetahui keadaan dan kondisi yang dihadapi perusahaan tersebut.

Hal ini secara logika lebih menguntungkan karena besaran yang ditetapkan akan mengacu pada keadaan ekonomi perusahaan dan lingkungan.

Tunjangan jabatan adalah merupakan tunjangan tetap di mana tunjangan ini tidak dipengaruhi oleh jumlah absensi karyawan tersebut.

Secara teknis, perusahaan tidak diwajibkan memberikan tunjangan karyawan jenis ini.

Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, yang menyebutkan bahwa upah bisa terdiri dari komponen gaji pokok dan tunjangan tetap, atau gaji pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap.

Namun karena tunjangan jabatan termasuk ke dalam kategori tunjangan tetap, maka akan masuk pula dalam perhitungan pajak penghasilan.

Pajak ini tentu harus dibayarkan sesuai dengan besaran penghasilan yang diterima oleh setiap karyawan.

Dalam hal ini, perusahaan bisa membantu karyawan dengan memotong pajak langsung dari penghasilan yang diterima.

Baca juga: Bingung Gaji Kena Potong Biaya Jabatan 5% di PPh 21, Ini Aturannya

Kelola Tunjangan Jabatan Lebih Mudah dengan Talenta HRIS

Menghitung komponen gaji, tunjangan, dan potongan pajak merupakan pekerjaan administratif penggajian yang memang rutin setiap bulan dilakukan oleh HRD.

Jika perhitungan dilakukan secara manual tentunya tidak efisien karena dapat menyita banyak waktu dan beresiko salah hitung gaji akibat input data dilakukan secara manual.

Namun dengan menggunakan Mekari Talenta yang merupakan sistem HRIS berbasi komputasi awan, pekerjaan terkait penggajian bisa dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.

Talenta menjadi produk yang banyak digunakan oleh berbagai perusahaan karena mempunyai fitur yang dapat melakukan hitung gaji online secara otomatis dengan data yang terintegrasi.

Mekari Flex mempermudah pengelolaan tunjangan karyawan dan asuransi

Tunjangan karyawan yang menambah jumlah total gaji yang diterima akan dapat secara otomatis dikenai pajak dengan layanan Talenta.

Segera gunakan Mekari Talenta dan rasakan manfaatnya untuk perusahaan Anda dengan coba gratis aplikasinya.

Nah, sekarang Anda tahu apa itu yang dimaksud dengan, pengertian, jenis, besaran tunjangan jabatan adalah sebagai berikut telah dibahas oleh Insight Talenta.

Perhitungan tunjangan tersebut dapat dilakukan dengan fitur HR analytics dan report secara otomatis untuk masing-masing pegawai.

Nah, sudah dijelaskan tunjangan jabatan adalah merupakan sebuah tunjangan dengan jenis tunjangan struktural dan fungsional yang diberikan pada pekerjaan dengan jabatan tertentu, dan bagaimana bisa kelola dengan lebih muda.

Semoga informasi ini bisa berguna buat Anda.

banner tentu bisa june
Image
Mekari Talenta
Temukan artikel-artikel terbaik seputar HR dari tim editorial Mekari Talenta. Kami mengumpulkan, menyusun, dan membagikan insight-insight menarik untuk membantu bisnis mengelola serta mengembangkan talenta-talenta unggulan.