Harus Lembur Kerja? Simak 8 Tips Untuk Menghindarinya

Tayang
Di tulis oleh:
Ervina Lutfi_225x225
Ervina Lutfi
Highlights
  • Lembur kerja dapat mengganggu manajemen waktu dan kualitas pekerjaan, dengan 3,43 juta dari 10 juta karyawan masih melakukannya.
  • Membuat skala prioritas untuk tugas-tugas penting dapat membantu menghindari lembur kerja.
  • Berani mengatakan “TIDAK” pada beban kerja tambahan adalah kunci untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan kerja.
  • Menerapkan kebiasaan pulang tepat waktu menunjukkan profesionalisme dan mengurangi risiko lembur.

Lembur kerja adalah salah satu hal yang melelahkan, namun praktiknya masih banyak dilakukan.

Padahal lembur kerja membuat manajemen waktu menjadi kacau, dan waktu istirahat menjadi berkurang.

Bahkan berpotensi ikut mempengaruhi kualitas pekerjaan.

Lalu apa saja yang dapat dikategorikan sebagai lembur? Lembur dapat dilakukan dengan berbagai cara.

Mulai dari bekerja dengan jumlah jam kerja lebih dari total jam kerja yang seharusnya.

Kemudian, datang ke kantor lebih awal dan atau pulang lebih akhir daripada karyawan lain.

Hingga, lembur dengan cara masuk pada hari libur. Itu semua adalah bentuk dari lembur kerja.

Dewasa ini semakin banyak karyawan yang memilih lembur atau terpaksa lembur.

Menurut sebuah penelitian, 3,43 juta dari 10 juta karyawan masih melakukan lembur kerja.

Artinya, masih ada setidaknya 1/3 karyawan yang lembur kerja.

Talenta.co

Tips Menghindari Lembur Kerja Untuk Karyawan Dan Perusahaan

Mengingat risiko melakukan lembur kerja lebih besar daripada manfaatnya, tentu Anda sebagai HR atau HR manager di perusahaan harus memerhatikan masalah lembur ini.

Berikut ini adalah tips menghindari lembur karyawan Anda.

1. Buat Skala Prioritas sehingga Tidak Perlu Lembur Kerja

Banyaknya tugas dengan batas waktu yang bersamaan seringkali membuat Anda melupakan tugas-tugas yang bisa jadi dianggap remeh.

Akhirnya, Anda terpaksa mengambil jam lembur karena tidak ada lagi waktu untuk mengerjakannya.

Oleh karena itu, membuat skala prioritas adalah langkah penting.

Urutkan dan catat pekerjaan dari yang paling penting hingga pekerjaan yang kecil sekalipun.

Dengan begitu, tidak ada lagi pekerjaan yang akan terlewatkan.

Baca juga: Aplikasi Perhitungan Lembur

2. Kenali dan Kontrol Diri dari Gangguan

Harus Lembur Kerja? Simak Tips Menghindarinya

Gangguan pekerjaan di kantor bisa berupa banyak hal.

Mulai dari menanggapi obrolan teman satu tim, menjawab pesan singkat, hingga menjelajahi dunia maya.

Semua aktivitas yang dapat mendistraksi Anda dari penyelesaian pekerjaan adalah gangguan.

Kontrol diri Anda dalam menghadapi berbagai macam gangguan tersebut.

Lakukan hal-hal di atas sesuai dengan kebutuhan dan seperlunya saja.

Dengan begitu, pekerjaan akan selesai tepat waktu tanpa harus melakukan lembur.

3. Supaya Tidak Lembur Kerja, Coba Majukan Deadline

Salah satu cara lain menghindari lembur adalah dengan menyelesaikan semua pekerjaan sebelum batas waktunya.

Batas waktu atau deadline setiap pekerjaan pasti berbeda-beda dan biasanya tergantung pada tingkat kesulitan pekerjaan tersebut.

Agar tidak ada pekerjaan yang melewati deadline, Anda dapat menyiasatinya dengan memajukan deadline beberapa pekerjaan yang penyelesaiannya tidak butuh banyak waktu.

Selain mencicil pekerjaan, Anda juga akan mendapat tambahan waktu untuk mengerjakan hal-hal yang rumit atau butuh ketelitian tinggi.

Baca juga: Beberapa Tips Ini Agar Tidak Melulu Lembur

4. Ciptakan Suasana Kondusif

Setiap karyawan pasti memiliki kriteria suasana kondusif untuk bekerja yang berbeda-beda.

Ada karyawan yang justru produktif jika bekerja di malam hari karena suasananya lebih tenang.

Padahal jam kerja yang harus ditepati adalah pagi hingga siang.

Jika begitu, karyawan harus bisa menciptakan suasana kondusif mereka masing-masing dan tidak menunggu suasana tersebut datang.

Salah satu contohnya adalah sambil mendengarkan musik atau bekerja ditemani cemilan kesukaan.

Dengan begitu, karyawan akan tetap produktif dan terhindar dari lembur kerja.

Baca juga: Berapakah Jumlah Upah Lembur Yang Saya Terima?

5. Mengelola Meeting yang Efektif sehingga Tidak Perlu Lembur Kerja

Harus Lembur Kerja? Simak Tips Menghindarinya

Apabila Anda atau ada karyawan yang menjadi pemimpin meeting, maka manajemen meeting harus dijalankan secara efektif.

Menurut penelitian, meeting adalah pembunuh waktu bekerja karyawan yang paling besar.

Tentu ketika jam kerja terlalu banyak dihabiskan untuk meeting yang berbelit-belit, alokasi waktu menyelesaikan pekerjaan menjadi lebih sedikit.

Maka dari itu, manajemen meeting yang efektif harus selalu diterapkan.

Baca juga: Lembur Karyawan, Begini Dampak Negatifnya

6. Jangan Takut Bilang โ€œTidakโ€

Terkadang lembur harus dilakukan karena beban kerja selalu ditambah dan karyawan yang bersangkutan tidak mampu menolak tambahan pekerjaan tersebut.

Semua karyawan, termasuk Anda, harus mengenali batasan diri terkait maksimal beban kerja yang dapat diselesaikan.

Ketika sudah mencapai batasan kemampuan yang seharusnya, Anda harus bisa menolak tambahan pekerjaan.

Apalagi jika tambahan pekerjaan tersebut memang bukan jatah pekerjaan Anda.

Berani mengatakan โ€œtidakโ€ adalah salah satu pencegahan lembur kerja.

Baca juga: Bagaimana Perant Penting HR Manager Di Perusahaan?

7. Biasakan Pulang Tepat Waktu

Ketika Anda sudah membiasakan hal-hal diatas, Anda akan memiliki jam pulang yang teratur.

Konsisten dan disiplin dengan jam kerja akan menunjukkan profesionalitas. Bekerja diluar jam kerja bukanlah bentuk loyalitas.

Teman kerja atau atasan akan paham bahwa Anda memiliki kebiasaan tepat waktu sehingga mereka tidak akan memberi Anda tambahan pekerjaan.

Tertib melaksanakan pekerjaan juga akan mempengaruhi kualitas hasil kerja Anda agar tetap stabil.

Baca Juga: Tips Agar Lebih Produktif Mengatur Waktu di Tempat Kerja

8. Manfaatkan Teknologi atau Aplikasi Pendukung Pekerjaan

Karyawan yang memiliki jenis pekerjaan kompleks seperti tim HRD, pasti memiliki tugas yang lebih banyak dan memiliki kerumitan yang tinggi daripada karyawan bagian lain.

Sehingga butuh lebih banyak waktu untuk menyelesaikannya.

Maka dari itu, akan jauh lebih baik jika Anda menggunakan teknologi atau HRIS system.

Selain menghemat waktu bekerja Anda, aplikasi HR juga akan menghindarkan Anda dari risiko kesalahan yang fatal.

Kesalahan dalam mengelola data atau database karyawan juga menjadi salah satu penyebab lembur kerja.

Anda tertarik untuk membagikan tips di atas bersama karyawan lain?

Memang prakteknya tidak semudah membalikkan telapak tangan namun patut dicoba.

Terlebih lagi tips terakhir yang dinilai paling penting dan harus segera diterapkan.

Bagaimana tidak? Aplikasi pendukung pekerjaan seperti aplikasi HR adalah salah satu cara yang efektif dan efisien dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan Anda sebagai HR.

Dengan berbagai fitur canggihnya, aplikasi HR seperti Mekari Talenta akan membantu menyelesaikan tugas administratif Anda lebih cepat.

Tunggu apalagi, coba demo Mekari Talenta di sini.

Talenta.co

Pertanyaan Umum Seputar Lembur Kerja

Apa yang dimaksud dengan lembur kerja?

Apa yang dimaksud dengan lembur kerja?

Lembur kerja adalah praktik di mana seorang karyawan bekerja melebihi jam kerja yang seharusnya, termasuk datang lebih awal, pulang lebih larut, atau bekerja pada hari libur. Ini sering kali terjadi akibat tekanan pekerjaan dan bisa mengganggu manajemen waktu serta kualitas pekerjaan.

Apa saja cara untuk menghindari lembur kerja?

Apa saja cara untuk menghindari lembur kerja?

Beberapa cara untuk menghindari lembur kerja termasuk membuat skala prioritas, mengenali dan mengontrol diri dari gangguan, memajukan deadline, menciptakan suasana kerja yang kondusif, serta mengelola meeting secara efektif. Semua ini dapat membantu karyawan menyelesaikan tugas tepat waktu.

Mengapa lembur bisa mempengaruhi kualitas pekerjaan?

Mengapa lembur bisa mempengaruhi kualitas pekerjaan?

Lembur dapat mengurangi waktu istirahat dan membuat manajemen waktu menjadi kacau, yang pada akhirnya dapat menurunkan kualitas pekerjaan. Karyawan yang sering lembur mungkin juga mengalami kelelahan, yang berdampak negatif pada produktivitas dan hasil kerja mereka.

Bagaimana cara menetapkan batasan dalam pekerjaan untuk menghindari lembur?

Bagaimana cara menetapkan batasan dalam pekerjaan untuk menghindari lembur?

Karyawan sebaiknya mengenali batasan diri terkait beban kerja yang dapat diselesaikan. Jika beban kerja sudah melebihi kapasitas, penting untuk berani mengatakan “tidak” terhadap tambahan pekerjaan yang tidak sesuai dengan tanggung jawab mereka.

Apa peran teknologi dalam mengurangi lembur kerja?

Apa peran teknologi dalam mengurangi lembur kerja?

Penggunaan teknologi, seperti aplikasi HR atau sistem HRIS, dapat membantu karyawan menyelesaikan tugas administratif lebih cepat dan efisien. Hal ini mengurangi risiko kesalahan yang dapat menyebabkan lembur, serta memudahkan pengelolaan data karyawan.

Mengapa penting untuk pulang tepat waktu?

Mengapa penting untuk pulang tepat waktu?

Membiasakan diri untuk pulang tepat waktu menunjukkan profesionalisme dan dapat mempengaruhi persepsi atasan serta rekan kerja. Ketika karyawan konsisten dalam jam kerja mereka, rekan kerja cenderung tidak memberikan tambahan pekerjaan yang tidak perlu.

Bagaimana mengelola meeting agar lebih efektif?

Bagaimana mengelola meeting agar lebih efektif?

Manajemen meeting yang efektif melibatkan perencanaan yang baik dan pengaturan waktu yang tepat. Dengan mengurangi waktu yang dihabiskan untuk meeting yang tidak produktif, karyawan dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Image
Ervina Lutfi Penulis
Product manager sekaligus penulis konten profesional yang rutin membahas topik HR, bisnis, dan digital marketing. Gaya penulisan yang terstruktur dan informatif memudahkan pembaca memahami strategi bisnis dan pengelolaan sumber daya manusia.
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales