Administrasi HR 4 min read

3 Jenis Software HRIS untuk Mengoptimalkan Operasional HR

Tayang
Di tulis oleh:
Foto profil Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah
Highlights
  • Software HRIS merupakan perangkat lunak terpusat yang membantu mengotomatisasi administrasi karyawan, absensi, hingga penggajian secara efisien.
  • Pemilihan jenis HRIS yang tepat perlu mempertimbangkan skala organisasi, kebutuhan proses, integrasi sistem, serta standar keamanan data.

Setiap pertumbuhan jumlah karyawan, cabang, dan kompleksitas regulasi ketenagakerjaan menuntut sistem pengelolaan SDM yang tidak lagi bisa mengandalkan spreadsheet manual. 

Riset Sapient Insights Group terhadap lebih dari 3.300 organisasi mencatat bahwa 91% organisasi skala menengah ke atas telah mengimplementasikan aplikasi HR inti untuk mengelola sumber daya manusia mereka, dan 62% organisasi yang meningkatkan investasi teknologi HR menyebut efisiensi operasional sebagai alasan utamanya. 

Angka ini menegaskan bahwa keputusan memilih sistem HR bukan lagi soal tren, melainkan kebutuhan strategis untuk menekan risiko human error, fraud absensi, hingga denda kepatuhan pajak dan BPJS. 

Namun tantangannya, tidak semua software HRIS diciptakan setara. Ada yang berfokus pada payroll, ada yang mencakup seluruh siklus employee lifecycle dari rekrutmen hingga offboarding, dan ada pula yang dirancang khusus untuk skala operasional besar dengan banyak entitas hukum dan cabang.

Memilih jenis yang keliru berisiko menciptakan silo data baru alih-alih menyelesaikan masalah lama. 

Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai jenis software HRIS beserta karakteristik, kelebihan, dan kasus penggunaannya, agar Anda dapat menentukan sistem yang paling sesuai dengan skala dan kompleksitas operasional organisasi.

Apa Itu Software HRIS?

Software HRIS (Human Resource Information System) adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola data karyawan serta berbagai proses administrasi sumber daya manusia secara terpusat. 

Melalui satu sistem, tim HR dapat mengelola informasi karyawan, absensi, cuti, penggajian, penilaian kinerja, hingga pengembangan karyawan dengan lebih efisien.

HRIS tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan data, tetapi juga mengotomatisasi berbagai pekerjaan administratif yang sebelumnya dilakukan secara manual. 

Dengan demikian, perusahaan dapat mengurangi risiko kesalahan, mempercepat proses kerja, serta memperoleh data yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan terkait pengelolaan SDM.

Baca Juga: 22 Aplikasi dan Software HRIS Terbaik untuk Membantu HRD

3 Jenis Software HRIS Berdasarkan Kebutuhan Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki kebutuhan pengelolaan SDM yang berbeda-beda, sehingga software HRIS juga tersedia dalam berbagai jenis. 

Berikut adalah beberapa jenis software HRIS yang dapat dipilih berdasarkan skala bisnis, kebutuhan operasional, dan tingkat kompleksitas pengelolaan karyawan. 

1. HRIS Operasional

Jenis HRIS ini dirancang untuk mengelola kebutuhan HR perusahaan yang bersifat operasional. Mulai dari administrasi karyawan hingga pengelolaan absensi dan penggajian.

Pada dasarnya, software jenis ini memiliki lima komponen utama, yaitu:

Employee Information System

Merupakan komponen untuk mengelola data karyawan, seperti nama, alamat, tanggal lahir, pendidikan, gaji, dan status kepegawaian.

Position Control System

Merupakan komponen untuk mengetahui posisi karyawan di struktur organisasi perusahaan. Data-data di dalamnya mencakup jabatan dan posisi karyawan.

Performance Management System

Merupakan komponen untuk menyimpan informasi tentang penilaian kinerja dan produktivitas karyawan.

Komponen ini dapat digunakan sebagai acuan bagi seorang manajer ketika akan memberikan promosi, kenaikan jabatan, bahkan pemecatan karyawan.

Applicant Selection and Placement Information System

Merupakan komponen untuk membantu memilih kandidat karyawan terbaik sesuai kriteria perusahaan dan proses rekrutmen.

Government Reporting and Compliance System

Merupakan komponen untuk membantu pengelolaan laporan agar sesuai dengan regulasi pemerintah.

2. HRIS Tactical

Di dalam HRIS ini terdapat modul-modul yang terintegrasi satu sama lain untuk mendukung kebutuhan HR terkait data, analisis, dan konsultasi, seperti manpower planning, recruitment, dan training.

HRIS tactical memiliki empat komponen utama, yaitu:

Job Analysis and Design Information System

Komponen untuk menyimpan data-data terkait tugas karyawan dan tanggung jawabnya.

Recruiting Information System

Komponen untuk membuat rencana dan strategi proses rekrutmen karyawan agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan regulasi pemerintah.

Compensation and Benefit Information System

Komponen untuk mengatur pengambilan keputusan terkait penggajian, kompensasi, dan tunjangan karyawan agar mendukung produktivitas kerja.

Employee Training and Decision System

Komponen untuk membantu pegawai HR pada saat merencanakan program pelatihan karyawan, tidak hanya untuk karyawan baru, tapi juga karyawan lama.

3.HRIS Strategic

Seperti namanya, HRIS strategic berfungsi untuk mendukung penyusunan strategi perusahaan dan pengelolaan sumber daya manusia, salah satu contohnya adalah kegiatan performance review.

Komponen-komponen utama di dalam HRIS strategic adalah:

Information System Supporting Workforce Planning

Ialah komponen untuk merencanakan strategi jangka panjang, seperti perluasan pasar, membuka cabang baru, dan meluncurkan produk baru.

Specialized Human Resource Information System Software

Ialah komponen untuk mendukung fungsi-fungsi manajemen HR.

Information System Supporting Labor Negotiation

Ialah komponen untuk membantu hubungan di antara HR dengan vendor, serikat pekerja, dan manajemen perusahaan.

Baca Juga: Pahami Manfaat dan Pentingnya HRIS bagi Perusahaan

Cara Memilih Jenis Software HRIS yang Tepat

Memilih software HRIS tidak hanya bergantung pada fitur yang ditawarkan, tetapi juga pada kesesuaiannya dengan kebutuhan bisnis perusahaan. 

Agar investasi yang dilakukan memberikan manfaat jangka panjang, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan jenis software HRIS yang akan digunakan.

1. Menyesuaikan dengan Ukuran dan Tahap Pertumbuhan Perusahaan

Pilih software HRIS yang sesuai dengan skala bisnis dan jumlah karyawan saat ini. 

Perusahaan kecil umumnya membutuhkan fitur administrasi dasar, sedangkan perusahaan menengah hingga besar memerlukan sistem yang lebih komprehensif untuk mengelola proses HR yang lebih kompleks. 

Selain itu, pastikan software dapat mendukung pertumbuhan perusahaan di masa depan tanpa perlu berganti sistem.

2. Mengidentifikasi Kebutuhan Proses HR

Setiap perusahaan memiliki prioritas pengelolaan SDM yang berbeda. Ada yang lebih fokus pada penggajian dan absensi, sementara yang lain membutuhkan fitur rekrutmen, manajemen kinerja, pembelajaran, atau analitik SDM. 

Dengan memahami kebutuhan utama perusahaan, Anda dapat memilih jenis HRIS yang benar-benar relevan dan tidak membayar fitur yang belum diperlukan.

3. Memastikan Kemudahan Integrasi dengan Sistem Lain

Software HRIS sebaiknya dapat terhubung dengan sistem lain yang sudah digunakan perusahaan, seperti software payroll, akuntansi, ERP, atau aplikasi absensi. 

Integrasi yang baik akan memperlancar alur kerja, mengurangi input data berulang, serta meminimalkan risiko kesalahan akibat perpindahan data secara manual.

4. Mempertimbangkan Skalabilitas dan Keamanan Data

Seiring bertambahnya jumlah karyawan dan kebutuhan operasional, software HRIS harus mampu menangani peningkatan volume data dan pengguna tanpa mengurangi performa. 

Selain itu, pastikan vendor menerapkan standar keamanan yang memadai, seperti kontrol akses, enkripsi data, serta pencadangan (backup) berkala untuk melindungi data karyawan yang bersifat sensitif.

Baca Juga: Tips Menjaga Keamanan Data pada Aplikasi HRD Berbasis Web

5. Memilih Vendor yang Menyediakan Dukungan Implementasi

Implementasi HRIS akan lebih mudah jika vendor menyediakan layanan onboarding, pelatihan pengguna, dokumentasi, serta dukungan teknis yang responsif. Dukungan ini membantu perusahaan memaksimalkan penggunaan sistem, mengatasi kendala selama implementasi, dan memastikan proses transisi dari sistem lama berjalan lebih lancar.

Baca juga: 6 Panduan Memilih Aplikasi HRIS sesuai Kebutuhan Perusahaan 

Optimalkan Pengelolaan SDM dengan Software HRIS Mekari Talenta

Memilih jenis software HRIS yang tepat merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi operasional HR.

Namun, seiring berkembangnya perusahaan, kebutuhan pengelolaan SDM tidak lagi terbatas pada administrasi karyawan, melainkan juga mencakup rekrutmen, absensi, payroll, pengembangan talenta, hingga analitik HR yang saling terhubung dalam satu sistem.

Sebagai software HRIS berbasis cloud, Mekari Talenta membantu perusahaan mengelola seluruh proses SDM secara terintegrasi, mulai dari recruitment dan onboarding, Core HR, time management, employee self-service (ESS), payroll, performance management, talent development, hingga HR analytics.

Seluruh data karyawan tersimpan secara terpusat sehingga mengurangi pekerjaan administratif, meningkatkan akurasi data, dan mempermudah pengambilan keputusan berbasis data.

Mekari Talenta juga dirancang agar fleksibel mengikuti kebutuhan bisnis dan dapat disesuaikan dengan struktur organisasi, kebijakan perusahaan, maupun proses operasional yang terus berkembang.

Didukung sistem cloud-based, integrasi API, sertifikasi keamanan ISO 27001, serta layanan implementasi dan customer support yang komprehensif, Mekari Talenta siap mendukung perusahaan dalam menjalankan transformasi digital HR secara berkelanjutan.

Hubungi tim Mekari Talenta untuk mengetahui bagaimana software HRIS terintegrasi ini dapat membantu perusahaan memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, meningkatkan efisiensi operasional HR, dan mendukung pertumbuhan organisasi.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apa perbedaan HRIS operasional, tactical, dan strategic?

Apa perbedaan HRIS operasional, tactical, dan strategic?

Perbedaan utamanya terletak pada fokus dan tingkat kebutuhan pengelolaan SDM yang didukung. HRIS operasional lebih berfokus pada administrasi dan proses HR sehari-hari, sedangkan HRIS tactical mendukung kebutuhan analisis, perencanaan, dan pengambilan keputusan HR. Sementara itu, HRIS strategic digunakan untuk mendukung perencanaan SDM dan strategi organisasi dalam jangka panjang. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan skala, kompleksitas, serta tujuan pengelolaan SDM perusahaan.

Apakah perusahaan kecil perlu menggunakan software HRIS?

Apakah perusahaan kecil perlu menggunakan software HRIS?

Perusahaan kecil tetap dapat menggunakan HRIS, terutama ketika jumlah karyawan dan proses administrasi mulai meningkat. Sistem ini dapat membantu mengurangi pekerjaan manual dalam pengelolaan data karyawan, absensi, cuti, maupun payroll. Namun, fitur yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan aktual perusahaan agar investasi software tetap efisien. Perusahaan juga dapat mempertimbangkan sistem yang mampu mengikuti pertumbuhan jumlah karyawan di masa depan.

Apakah HRIS dapat digunakan untuk perusahaan dengan banyak cabang?

Apakah HRIS dapat digunakan untuk perusahaan dengan banyak cabang?

HRIS dapat membantu perusahaan mengelola data dan proses HR dari berbagai cabang dalam satu sistem terpusat. Dengan sistem yang terintegrasi, HR dapat lebih mudah memantau informasi karyawan, absensi, payroll, maupun proses HR lainnya berdasarkan lokasi atau unit kerja. Hal ini juga membantu mengurangi penggunaan spreadsheet terpisah di setiap cabang. Namun, perusahaan perlu memastikan sistem yang dipilih mendukung struktur organisasi dan kebutuhan operasional multi-cabang.

Apa saja fitur yang perlu dipertimbangkan saat memilih software HRIS?

Apa saja fitur yang perlu dipertimbangkan saat memilih software HRIS?

Fitur yang dipertimbangkan sebaiknya mengikuti proses HR yang menjadi prioritas perusahaan. Beberapa fungsi yang umum dibutuhkan meliputi pengelolaan data karyawan, absensi, payroll, rekrutmen, performance management, talent development, dan HR analytics. Selain fitur utama, perusahaan juga perlu memperhatikan kemampuan integrasi, keamanan data, skalabilitas, serta dukungan implementasi dari vendor. Dengan begitu, HRIS tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini tetapi juga dapat mendukung perkembangan organisasi.

Mengapa integrasi penting dalam penggunaan software HRIS?

Mengapa integrasi penting dalam penggunaan software HRIS?

Integrasi memungkinkan data dari berbagai proses dan sistem HR saling terhubung sehingga perusahaan tidak perlu melakukan input data secara berulang. Misalnya, data kehadiran dapat digunakan dalam proses payroll tanpa harus dipindahkan secara manual. Kondisi ini membantu mengurangi risiko human error sekaligus membuat proses administrasi lebih efisien. Integrasi juga memungkinkan perusahaan memperoleh data yang lebih konsisten untuk mendukung pengambilan keputusan HR.

Image
Jordhi Farhansyah Penulis
Penulis dengan pengalaman selama sepuluh tahun dalam menghasilkan konten di berbagai bidang dan kini berfokus pada topik seputar human resources (HR) dan dunia bisnis. Dalam kesehariannya, Jordhi juga aktif menekuni fotografi analog sebagai bentuk ekspresi kreatif di luar rutinitas menulis.
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales