Inilah Manfaat Penting Program JKK dan JKM bagi Karyawan

Inilah Manfaat Penting Program JKK dan JKM bagi Karyawan

Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) termasuk jenis iuran dari BPJS Ketenagakerjaan yang juga menjadi potongan slip gaji karyawan. Peserta yang tergabung dalam program JKK dan JKM mendapat perlindungan seandainya terjadi kecelakaan kerja atau peserta meninggal dunia selama masih dalam masa kerja.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Iuran kedua program ini sepenuhnya ditanggung oleh pemberi kerja. Tentu tidak ada yang menginginkan hal buruk terjadi, tapi setidaknya JKK dan JKM menjamin pesertanya tidak kehilangan penghasilan jika terjadi sesuatu di tempat kerja.

1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Program JKK adalah program yang memberikan perlindungan atas risiko-risiko kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

Iuran dibayarkan sepenuhnya oleh pemberi kerja. Iuran program JKK lebih kecil dibanding iuran lain dari BPJS Ketenagakerjaan. Besarnya iuran berkisar antara 0,24% sampai 1,74% dari upah karyawan, tergantung pada tingkat risiko lingkungan pekerjaan, yang besarannya dievaluasi paling lama 2 tahun sekali. Tingkat risiko lingkungan kerja terbagi menjadi:

  1. Tingkat risiko sangat rendah 0,24 % dari upah per bulan.
  2. Tingkat risiko rendah 0,54 % dari upah per bulan.
  3. Tingkat risiko sedang 0,89 % dari upah per bulan.
  4. Tingkat risiko tinggi 1,27 % dari upah per bulan.
  5. Tingkat risiko sangat tinggi 1,74 % dari upah per bulan.

Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

  1. Peserta yang terdaftar di Program Jaminan Kecelakaan Kerja BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan sejumlah manfaat, di antaranya adalah:
  2. Perlindungan atas risiko kecelakaan kerja mulai dari perjalanan pergi, pulang, dan di tempat bekerja, serta perjalanan dinas.
  3. Mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk perawatan dan pengobatan.
  4. Pelayanan kesehatan diberikan tanpa batasan plafon sepanjang sesuai kebutuhan medis.
  5. Santunan upah selama tidak bekerja (12 bulan pertama 100%, bulan seterusnya 50% hingga sembuh).
  6. Santunan kematian akibat kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah yang dilaporkan oleh pemberi kerja atau peserta.
  7. Bantuan beasiswa untuk 2 orang anak.
  8. Pendampingan kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, mulai dari peserta masuk perawatan di rumah sakit sampai peserta tersebut dapat kembali bekerja.

2. Jaminan Kematian (JKM)

Jaminan Kematian (JKM)

Menurut Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2015, program Jaminan Kematian (JKM) adalah program yang memberi manfaat berupa uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta program meninggal dunia yang bukan karena kecelakaan kerja saat peserta masih dalam masa kerja atau belum memasuki masa pensiun. Iuran program JKM adalah sebesar 0,3% dari upah karyawan per bulan.

Manfaat Jaminan Kematian (JKM)

Manfaat yang didapat peserta program JKM secara keseluruhan berupa santunan senilai Rp 36.000.000, yang diterima oleh ahli waris dengan rincian sebagai berikut:

  1. Santunan uang tunai langsung sebesar Rp 16.200.000.
  2. Santunan berkala selama 24 bulan sebesar Rp 200.000 per bulan yang dibayar sekaligus dengan total Rp 4.800.000.
  3. Biaya pemakaman sebesar Rp 3.000.000.
  4. Bantuan berupa beasiswa pendidikan untuk satu orang anak sebesar Rp 12.000.000 bagi peserta yang sudah memenuhi masa iuran minimal lima tahun.

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) termasuk dalam empat program penting yang ditawarkan BPJS Ketenagakerjaan bersama dengan Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Pada dasarnya iuran JKK dan JKM ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan yang biasanya diberikan dalam bentuk tunjangan. Oleh karena itu, iuran JKK dan JKM termasuk dalam potongan slip gaji karyawan, meski sebenarnya tidak mengurangi upah karyawan.

Note : Ketahui lebih lanjut tentang iuran BPJS Ketenagakerjaan di artikel BPJS Ketenagakerjaan: Program Beserta Iurannya yang Harus Diketahui Perusahaan

Setelah mengetahui apa itu jkk dan jkm, kini mengelola BPJS karyawan tidak lagi memakan waktu yang banyak.Talenta menghadirkan berbagai solusi yang akan mempermudah pekerjaan Anda dengan solusi perhitungan iuran BPJS ketenagakerjaan secara cepat dan otomatis bersama dengan komponen gaji karyawan lainnya.

Tunggu apa lagi? Ajukan demo gratis Talenta sekarang! Anda juga dapat mengetahui apa fitur-fitur yang diberikan Talenta di sini! Saat ini, Talenta juga sedang memberikan promo gratis 3 bulan dengan melakukan aktivasi di bulan April 2020.

 

 

Written by: Poppy Amelia Sevina


PUBLISHED28 Apr 2020
Dewi Maharani
Dewi Maharani