Other 3 min read

Ketahui Penyebab Milenial Kehilangan Motivasi Kerja

Tayang
Di tulis oleh:
Mekari Talenta
Ervina Lutfi
Highlights
  • Motivasi kerja karyawan millennial sering hilang akibat peraturan perusahaan yang terlalu ketat dan mengekang kreativitas.
  • Pengawasan berlebihan dari manajerial dapat menurunkan motivasi karyawan, yang lebih menyukai kebebasan dan kepercayaan dalam menyelesaikan tugas.
  • Kenyamanan berlebihan di tempat kerja dapat menyebabkan karyawan merasa tidak ada tantangan, yang berdampak negatif pada motivasi kerja.
  • Teknologi HRIS seperti Mekari Talenta dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi karyawan dengan memberikan akses layanan mandiri bagi mereka.

Dalam dunia kerja, tak bisa dipungkiri bahwa motivasi adalah salah satu hal utama yang bisa mendorong seorang karyawan rela bangun pagi tiap hari hingga menempuh perjalanan jauh, tak jarang ada yang bekerja hingga larut malam.

Namun, apa sebabnya motivasi kerja millennial seringkali hilang?

Sayangnya di zaman serba digital seperti sekarang, motivasi kerja bisa dibilang susah dimunculkan bahkan tak jarang karyawan yang datang dari generasi millennial kerap kehilangan motivasi kerja karena banyak faktor yang mendasari.

Baik itu dari diri sendiri maupun dari luar atau faktor eksternal perusahaan yang membuat karyawan milenial seringkali berakhir dengan ketiakefektifan kerja mereka. Oleh karena itu, penting bagi Anda sebagai HR dan pimpinan perusahaan mengetahui faktor apa yang mempengaruhi motivasi mereka.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini kami jabarkan beberapa alasan yang mendasari motivasi kerja terutama karyawan millennial bisa mudah hilang begitu saja.

Mekari Talenta HRIS

1. Peraturan yang Terlalu Ketat dan Mengekang

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa karyawan dari generasi milenial itu adalah insan yang tak terlalu suka dengan aturan yang ketat nan mengekang.

Aturan perusahaan yang dirasa sudah kuno bisa jadi alasan kuat para karyawan-karyawan yang datang dari era milenial mudah kehilangan motivasi kerja mereka.

Dimata mereka, aturan perusahaan yang terlewat ketat dan mengekang dapat membatasi langkah dan kreativitas mereka.

Karyawan jadi merasa ruang tumbuh dan kreasinya hanya berhenti di hal itu-itu saja. Mereka akan merasa frustasi dan salah satu dampaknya mereka kehilangan motivasi atau yang lebih parah mereka bisa jadi mencari motivasi di tempat lain.

2. Pihak Manajerial yang Terlalu Mengontrol

Selain tak suka dibatasi, karyawan milenial juga biasanya tak terlalu suka dikontrol dan dapat berpengaruh pada motivasi kerja mereka. Seperti misalnya, sedikit-sedikit selalu memeriksa dan mengomentari setiap pekerjaan yang tengah diselesaikannya.

Bahkan, apa yang akan dikerjakan karyawan sampai harus dikontrol hingga detail-detailnya.

Memiliki atasan atau manajerial yang bersifat seperti ini tanpa disadari bisa menghilangkan motivasi kerja. Terutama para karyawan milenial yang sukanya lebih diberi kebebasan dan kepercayaan saat melakukan deadline pekerjaan.

Selain itu, memiliki atasan atau manajerial yang gila kontrol bisa memengaruhi langsung motivasi karyawan untuk berinovasi ketika sedang mengerjakan proyek.

Ide apa saja yang diajukan akan selalu dibanjiri dengan kritik hingga secara tak sadar Anda sudah membuat karyawan frustasi dan lambat laun menyebabkan mereka jadi kehilangan motivasi.

Baca Juga: Tingkatkan Motivasi Kerja dengan Caption Bijak

3. Terlalu Nyaman di Zona Aman

Ada baiknya memang membuat karyawan nyaman selama bekerja, tapi yang perlu digarisbawahi adalah jangan sampai kenyamanan yang hendak Anda tawarkan malah membuat mereka miliki motivasi kerja dan jadi cenderung malas, terutama bagi kaum milenial.

Terlalu nyaman dengan apa yang telah dikerjakan memang bisa membuat karyawan hilang motivasi karena merasa tak ada lagi tantangan atau kesempatan untuk belajar.

Untuk itu, ada baiknya sebelum hal ini terjadi maka pihak manajerial terutama Anda wajib meluangkan waktu untuk berkomunikasi agar bisa menyelaraskan rencana karier dengan pertumbuhan perusahaan.

Tak hanya sampai situ saja, Anda juga memiliki kewajiban untuk membantu karyawan mengembangkan diri dengan beberapa jalan seperti sesi sharing atau yang mudah adalah dengan memberi pelatihan.

4. Lingkungan Kerja Tak Lagi Ideal untuk Berkembang

Datang dari generasi modern, karyawan milenial biasanya tak terlalu peduli dengan politik yang terjadi di kantor. Mereka bahkan tak suka turut campur pada isu-isu maupun gosip di kantor yang dapat mengganggu jalannya pekerjaan.

Jika isu atau politik di kantor lebih mendominasi perusahaan, bukan tak mungkin para karyawan milenial bakal merasa malas dan mengganggap perusahaan sebagai lingkungan kerja yang sudah tak ideal lagi.

Imbasnya, motivasi mereka hilang karena fokus dan tenaga lebih banyak dipakai untuk menanggapi isu atau secara tak sengaja terlibat dalam politik kantor.

Untuk itulah, Anda sebagai pihak HR perusahaan sebisa mungkin mengontrol dan meminimalisir terjadinya politik di kantor yang dapat merusak motivasi kerja karyawan milenial.

Berbuatlah seadil dan buka komunikasi antar karyawan dan manajerial agar tak ada lagi isu maupun politik kantor yang tak penting dan berakibat buruk pada produktivitas kerja karyawan.

Baca Juga: 20 Motivational Quotes That Will Inspire You to Achieve More

Gunakan Mekari Talenta untuk Meningkatkan Engagement pada Karyawan!

Selain itu, perusahaan juga dapat mulai menggunakan teknologi dalam mengelola karyawan. Teknologi HRIS & payroll terkini, terbukti mampu meningkatkan engagement yang akhirnya juga tingkatkan motivasi dan kinerja karyawan.

Bagaimana tidak, aplikasi seperti Talenta mampu membuat karyawan memiliki akses layanan sendiri terhadap data mereka. Mulai dari absensi online, pengajuan cuti dan lembur online, slip gaji yang tersedia secara otomatis, hingga reimbursement yang langsung dilakukan melalui aplikasi smartphone mereka.

Pun dengan perusahaan, yang langsung mendapat laporan absensi, cuti dan lembur, hingga payroll yang terotomatisasi setiap bulannya. Bersiap untuk digitalisasi administrasi bersama Talenta. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Yuk coba demo gratis Talenta.

mekari talenta

Pertanyaan Umum Seputar Motivasi Kerja Milenial

Apa yang menyebabkan motivasi kerja karyawan millennial sering hilang?

Apa yang menyebabkan motivasi kerja karyawan millennial sering hilang?

Motivasi kerja karyawan milenial dapat hilang karena berbagai faktor, baik dari diri mereka sendiri maupun dari lingkungan eksternal, seperti aturan perusahaan yang ketat, kontrol manajerial yang berlebihan, atau lingkungan kerja yang tidak mendukung pertumbuhan.

Mengapa aturan yang ketat dapat mengurangi motivasi kerja?

Mengapa aturan yang ketat dapat mengurangi motivasi kerja?

Aturan yang terlalu ketat dianggap membatasi kreativitas dan ruang gerak karyawan millennial. Ketika mereka merasa tidak memiliki kebebasan, hal ini dapat menyebabkan frustrasi dan menurunkan motivasi untuk bekerja.

Bagaimana kontrol manajerial berpengaruh terhadap motivasi karyawan?

Bagaimana kontrol manajerial berpengaruh terhadap motivasi karyawan?

Kontrol manajerial yang berlebihan, seperti pengawasan yang terus-menerus, dapat membuat karyawan merasa tidak dipercaya. Hal ini dapat menghambat inovasi dan menyebabkan mereka kehilangan semangat untuk bekerja.

Apa dampak kenyamanan berlebihan terhadap motivasi kerja?

Apa dampak kenyamanan berlebihan terhadap motivasi kerja?

Kenyamanan yang berlebihan dapat membuat karyawan merasa tidak ada tantangan dalam pekerjaan mereka. Tanpa tantangan, karyawan millennial mungkin menjadi malas dan kehilangan motivasi untuk berkembang.

Mengapa lingkungan kerja yang ideal penting bagi karyawan millennial?

Mengapa lingkungan kerja yang ideal penting bagi karyawan millennial?

Lingkungan kerja yang ideal mendukung fokus dan produktivitas. Ketika isu politik kantor mendominasi, karyawan millennial dapat merasa malas dan kehilangan motivasi, karena lebih banyak energi yang dihabiskan untuk menangani masalah tersebut daripada pekerjaan mereka.

Apa yang bisa dilakukan perusahaan untuk meningkatkan motivasi karyawan?

Apa yang bisa dilakukan perusahaan untuk meningkatkan motivasi karyawan?

Perusahaan dapat meningkatkan motivasi karyawan dengan menciptakan komunikasi yang baik, mengurangi politik kantor, dan menyediakan akses teknologi yang memudahkan manajemen tugas dan administrasi. Penggunaan teknologi HRIS dapat meningkatkan engagement dan motivasi karyawan.

Bagaimana teknologi dapat membantu dalam meningkatkan motivasi kerja?

Bagaimana teknologi dapat membantu dalam meningkatkan motivasi kerja?

Teknologi HRIS memungkinkan karyawan untuk mengakses layanan terkait pekerjaan secara mandiri, seperti absensi, pengajuan cuti, dan laporan gaji. Hal ini dapat meningkatkan kemandirian dan kepuasan kerja, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi.

Image
Ervina Lutfi Penulis
Product manager sekaligus penulis konten profesional yang rutin membahas topik HR, bisnis, dan digital marketing. Gaya penulisan yang terstruktur dan informatif memudahkan pembaca memahami strategi bisnis dan pengelolaan sumber daya manusia.
Mekari Talenta
Nathania Rebecca Djemat, CHRP
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales