Apa itu Teknologi Fingerprint pada Mesin Absensi? Yuk, Cari Tahu!

Pengertian fingerprint adalah? Apa itu teknologi fingerprint pada absensi? Pertanyaan itu mungkin berada di benak Anda ketika menggunakan teknologi fingerprint di berbagai aplikasi, salah satunya absensi.

Teknologi aplikasi fingerprint sendiri bukanlah hal baru. Namun sudah ada sejak abad ke-19 dan mulai berkembang penggunaannya pada tahun 1975 untuk kebutuhan kepolisian.

Namun teknologi pemindai fingerprint sendiri saat ini umum digunakan pada kehidupan sehari-hari salah satunya untuk aktivitas absensi.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Jadi, apa itu teknologi pemindai sidik jari atau fingerprint dan bagaimana cara kerjanya dalam aktivitas absensi? Di artikel ini, kami akan membahas beberapa hal mengenai fingerprint melalui pembahasan berikut:

Apa itu Pemindai Sidik Jari atau Fingerprint?

Fingerprint sendiri adalah teknologi biometrik yang berfungsi merekam pola sidik jari yang kemudian pola tersebut disimpan untuk digunakan untuk kebutuhan identifikasi.

Dalam aplikasinya, fingerprint atau sidik jari akan mencocokkan data sidik jari yang telah terekam dengan sidik jari aslinya ketika digunakan.

Pemindai sidik jari bukanlah teknologi yang tiba-tiba muncul. Sejak lama, teknologi ini telah digunakan sebagai benteng pertahanan pada akses-akses tertentu salah satunya sumber informasi.

Mulanya, pemindai sidik jari atau fingerprint digunakan khusus pada aktivitas Federation Bureau of Investigation (FBI) pada tahun 1969.

Kemudian pada pertengahan tahun 1970-an teknologi pemindai sidik jari digunakan oleh banyak perusahaan untuk melakukan check-in dan check-out karyawan menggantikan mesin absensi kartu.

Hingga saat ini, teknologi pemindai sidik jari atau fingerprint sudah digunakan secara umum di kehidupan sehari-hari. Mulai dari akses kunci pintu masuk, perangkat gadget, hingga alat elektronik lainnya.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Apa itu fingerprint dan aplikasi pada mesin absensi adalah? Berikut penjelasannya serta integrasi kinerja absensi dengan software HRIS.

Seperti Apa Itu Cara Kerja Pemindai Fingerprint

Seperti yang Anda tahu bahwa sidik jari terdiri dari pola guratan melingkar dimana setiap individu pasti memiliki pola guratan yang berbeda-beda.

Menurut sebuah penelitian, pola sidik jari manusia sangat unik. Keunikan tersebut dipengaruhi oleh dua hal yaitu pengaruh genetik dan lingkungan.

Secara genetik, pola sidik jari dibentuk oleh susunan kode protein pada gen. Sedangkan secara lingkungan, sidik jari dipengaruhi oleh tekanan darah, kadar oksigen, dan nutrisi.

Jadi, mungkin sidik jari Anda dan ibu Anda akan identik namun tetap memiliki perbedaan.

Lantas, bagaimana cara kerja atau aplikasi sebuah pemindai sidik jari atau fingerprint?

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Pola sidik jari juga memiliki pola melingkar yang cukup rumit dan mungkin Anda pernah melihatnya ketika melakukan cap sidik jari saat sekolah.

Pola yang membedakan antara sidik jari manusia satu dengan yang lainnya biasanya dipengaruhi oleh tiga pola utama yaitu ridge ending atau guratan yang berpotong, bifurcation pola bercabang dan short ridge guratan yang sangat kecil.

Pemindai sidik jari atau fingerprint nantinya akan merekam setiap guratan unik yang ada pada sidik jari Anda.

Karena pola yang cukup rumit, biasanya pada proses pemindaian pertama membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan presisi yang baik.

Kemudian hasil dari pemindaian tersebut disimpan pada objek data yang nantinya akan digunakan untuk melakukan identifikasi.

Jenis-Jenis Pemindai Fingerprint Adalah Sebagai Berikut

Umumnya ada tiga jenis pemindai sidik jari atau fingerprint yang umum digunakan. Apa saja itu?

Sensor Optik

Sensor sidik jari optik memiliki cara kerja dengan mengambil gambar dari sidik jari menggunakan cahaya.

Karena menggunakan cahaya, cara kerja sensor sidik jari adalah mendeteksi permukaan jari yang gelap dan terang. Jika dianalogikan, sensor sidik jari optik bekerja seperti cap sidik jari.

Karena bekerja seperti kamera, tentu sensor optik dipengaruhi oleh kualitas resolusi. semakin bagus resolusinya, maka detail sidik jari juga semakin akurat.

Kekurangan sensor optik adalah kemampuannya yang bisa menangkap gambar dua dimensi sehingga memiliki tingkat keamanan yang cukup rendah.

Sensor sidik jari umumnya dapat ditemukan pada mesin absensi fingerprint Anda saat ini.

Sensor Kapasitif

Jenis sensor selanjutnya pada pemindai fingerprint adalah jenis sensor kapasitif. Jenis sensor ini menggunakan sekumpulan kapasitor kecil yang mampu menangkap guratan pada sidik jari.

Di mana setiap ada guratan pada sidik jari, daya pada kapasitor akan berubah mengikuti guratan sidik jari tersebut.

Kemudian sirkuit integrator nantinya akan merekam setiap perubahan daya tersebut yang selanjutnya disimpan ke dalam data.

Jika dibandingkan dengan sensor optik, sensor kapasitif jauh lebih aman karena mampu membaca kedalaman guratan sidik jari. Singkatnya, sensor kapasitif mampu membaca sidik jari secara tiga dimensi.

Sensor Ultrasonik

Cara kerja sensor ini hampir sama dengan sensor kapasitif. Bedanya sensor ultrasonik memanfaatkan gelombang sinyal ultra yang terbagi atas transmitter dan receiver.

Cara kerjanya, transmitter pada sensor akan memantulkan sinyal ultrasonik ke sidik jari kemudian membaca setiap guratan pada pola sidik jari.

Kemudian sinyal ultrasonik yang berhasil membaca setiap guratan akan mengirimkan kepada receiver yang bertugas merekam setiap tekanan pada sinyal.

Pemindai Fingerprint pada Mesin Absensi

Umumnya, pemindai sidik jari atau fingerprint pada mesin absensi menggunakan sensor optik karena memiliki teknologi yang lebih sederhana dan tidak membutuhkan daya.

Jika mesin absensi fingerprint menggunakan sensor kapasitif atau ultrasonik, maka mesin absensi yang saat ini di pasaran memiliki harga yang cukup tinggi bahkan sulit diterapkan untuk mengunci pintu masuk kantor.

Meski efisiensi sensor optik merupakan jenis sensor yang cukup berisiko. Hal tersebut karena sensor optik dapat dimanipulasi dengan mudah karena dapat merekam gambar sidik jari palsu.

Tingkatkan Fungsi Mesin Absensi Anda dengan Software HRIS

Untuk memaksimalkan aplikasi serta penggunaan mesin absensi fingerprint, Anda dapat mengintegrasikan mesin absensi fingerprint dengan aplikasi atau software HRIS, salah satu contohnya adalah Talenta by Mekari.

Dengan menggunakan software HRIS seperti Talenta, Anda bisa meningkatkan keamanan aktivitas absensi perusahaan tanpa takut adanya aktivitas kecurangan absensi.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Berikut beberapa keunggulan software HRIS dibanding hanya mengandalkan mesin absensi fingerprint.

fingerprint

1. Perekaman Absensi Bersifat Real-Time

Keunggulan pertama, software HRIS mampu merekam data secara real-time. Apabila karyawan Anda melakukan check-in jam 8:34, maka data yang direkam juga akan 8:34.

Jika ingin mengubah data, maka perlu akses dari yang memiliki otoritas perubahan data. Berbeda dengan mesin sidik jari yang data yang direkam dapat diubah-ubah dan harus di-download secara manual setiap periode payroll.

Seperti pada Talenta, ketika karyawan absen pada mesin absensi, data absensi tersebut akan otomatis ter-update di sistem dan memudahkan HR ketika ingin merekap absensi.

2. Lebih Aman dari Error atau Kerusakan

Mesin sidik jari atau fingerprint yang rusak biasanya akan memengaruhi kualitas dan keberadaan data. Apalagi jika Anda menggunakan mesin sidik jari standalone.

Berbeda jika menggunakan integrasi software HRIS, data absensi tersimpan dalam cloud. Sehingga apabila ada kerusakan atau bencana, data tetap tersimpan dengan aman.

3. Kemudahan dalam Merekap Data Absensi

Dengan software HRIS, Anda bisa merekap data absensi secara otomatis. Anda tidak perlu lagi membuat rekap data manual yang memakan waktu dan berisiko ada kesalahan input.

Software HRIS Talenta juga akan memberikan dashboard lengkap terkait rekapitulasi absensi karyawan seperti berapa persentase kehadiran, keterlambatan, hingga tren absensi pada periode tertentu.

4. Terintegrasi dengan Perhitungan Payroll

Kelebihan lainnya yang tidak kalah penting adalah terintegrasi dengan perhitungan payroll. Anda tidak perlu lagi menghitung gaji secara manual karena data absensi langsung terekam sebagai komponen perhitungan gaji karyawan.

Selain lebih efektif, tentu ini juga akan meningkatkan kinerja HRD perusahaan Anda karena semua dapat dilakukan dengan cepat.

Anda bisa menggunakan Talenta sebagai software HRIS untuk perusahaan. Talenta memiliki fitur lengkap yang mampu memenuhi kebutuhan tata kelola karyawan Anda.

manajemen personalia


PUBLISHED28 Sep 2021
Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah


Kelola payroll & administrasi HR jadi lebih mudah, siap kembangkan bisnis lebih cepat

Jadwalkan Demo

Jadwalkan Demo

Jadwalkan demo & konsultasi langsung dengan Talenta

Jadwalkan Demo
Coba Demo Interaktif

Coba Demo Interaktif

Eksplorasi fitur Talenta untuk kebutuhan payroll & administrasi HR

Coba Sekarang