Talent Pool: Panduan Membangun Cadangan Talenta yang Strategis

Tayang
Diperbarui
Di tulis oleh:
Foto profil Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah
Highlights
  • Talent pool adalah kumpulan kandidat potensial yang disimpan perusahaan sebagai database untuk memenuhi kebutuhan rekrutmen di masa depan.

  • Perusahaan dapat membangun talent pool melalui employer branding, komunitas profesional, referral karyawan, kandidat terdahulu, hingga pemanfaatan software rekrutmen.

Persaingan mendapatkan talenta berkualitas membuat proses rekrutmen tidak lagi cukup dilakukan hanya ketika ada posisi yang kosong.

Banyak perusahaan mulai membangun talent pool sebagai strategi jangka panjang agar selalu memiliki kandidat potensial yang siap dihubungi ketika kebutuhan perekrutan muncul.

Pendekatan ini membantu HR mempercepat proses hiring, menjaga kualitas kandidat, sekaligus mengurangi biaya rekrutmen yang berulang.

Strategi tersebut semakin relevan mengingat rata-rata waktu perekrutan secara global kini mencapai sekitar 44 hari, sehingga perusahaan yang telah memiliki talent pool dapat mengisi posisi lebih cepat dibandingkan harus memulai proses sourcing dari awal.

Artikel ini akan membahas pengertian talent pool, manfaatnya bagi perusahaan, cara membangunnya secara efektif, serta bagaimana teknologi dapat membantu mengelola database kandidat secara lebih optimal.

Pengertian Talent Pool

Secara singkat talent pool yang sering disebut dengan kumpulan bakat merupakan kumpulan data kandidat berpotensi tinggi yang dibuat oleh perusahaan sebagai sumber untuk merekrut karyawan.

Kandidat-kandidat yang terdaftar pada database talent pool ini adalah mereka yang memiliki kinerja tinggi, punya keahlian yang spesifik, sangat kompeten, serta bakat yang menonjol jika dibandingkan karyawan lainnya.

Jadi, dapat dikatakan bahwa talent pool merupakan sekumpulan calon karyawan yang sangat berpotensi.

Biasanya, perusahaan mendapatkan daftar nama kandidat tersebut berdasarkan orang-orang yang memang tertarik untuk bergabung, misalnya melalui ketika mereka melamar kerja dan memiliki pengalaman kerja yang sangat mengagumkan namun kurang tepat dengan posisi yang perusahaan butuhkan saat itu.

Selain dari para pelamar, Anda juga bisa mendapatkan kandidat untuk talent pool Anda melalui referensi karyawan, profil LinkedIn, hingga job fair.

Dengan adanya talent pool, Anda juga bisa menjalin relasi dengan orang-orang tersebut di luar perusahaan. Siapa tahu di kemudian hari, keahlian atau kompetensi dari orang tersebut dibutuhkan perusahaan Anda.

Anda juga bisa melengkapi data di talent pool tersebut dengan informasi sedetail mungkin dari profil kandidat, mulai dari keahlian yang dimiliki, potensi posisi yang bisa diisi di perusahaan, soft skill, dan hal penting lainnya.

Salah satu tujuan lain dari talent pool adalah sebagai salah satu acuan yang bisa diandalkan ketika perusahaan hendak merekrut karyawan baru.

Jadi ketika ada posisi baru yang sedang buka, Anda sudah memiliki berbagai kandidat dengan kualifikasi terbaik. Ini akan menghemat waktu dan efisiensi tanpa perlu melakukan proses rekrutmen dari awal.

talent pool

Baca juga: Proses Rekrutmen Karyawan Manufaktur dengan Talent Pool

Apa Fungsi dari Memiliki Talent Pool?

Ada tiga fungsi utama dari memiliki talent pool, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Menghemat Biaya Rekrutmen

Dengan talent pool Anda tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk proses rekrutmen yang panjang, mulai dari memasang iklan lowongan pekerjaan, seleksi resume kandidat, hingga proses interview. Anda bisa menyeleksi kandidat dari database di talent pool yang Anda miliki.

2. Mengurangi Waktu

Karena Anda tidak memulai proses rekrutmen sejak awal untuk screening kandidat, Anda bisa menghemat begitu banyak waktu. Database yang telah terkurasi akan membuat Anda langsung pada tahap proses wawancara kandidat dan posisi dapat terisi lebih cepat.

3. Screening Kandidat Berkualitas

Talent pool yang Anda miliki memungkinkan untuk dapat mengidentifikasi calon-calon karyawan yang menonjol sejak awal bahkan sebelum Anda menyadari apa posisi yang sedang Anda butuhkan.

Anda hanya perlu mencocokkan keahlian kandidat dengan peran yang dibutuhkan, sehingga peluang untuk mempekerjakan orang yang berkompetensi tinggi akan lebih baik.

Cara Membangun Talent Pool untuk Perkembangan Karyawan

talent pool

Ada beberapa cara yang memungkinkan Anda untuk membangun talent pool berkualitas. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Membangun Komunitas

Anda dapat mendapatkan kandidat yang tepat untuk talent pool Anda melalui komunitas. Caranya adalah melalui beragam komunikasi yang bisa Anda sediakan lewat email atau event perusahaan yang berguna untuk memperkenalkan perusahaan, budaya kerja, serta peluang karier Anda pada orang-orang yang tertarik dengan perusahaan Anda.

2. Recruitment Marketing

Sebagai bagian dari akuisisi bakat di perusahaan Anda, cara ini dapat dilakukan dengan memperkuat employer branding perusahaan Anda. Nantinya, Anda bisa menawarkan nilai proposisi pemberi kerja atau EPV dan dapat membuat kandidat-kandidat berbakat semakin tertarik ke perusahaan Anda.

Baca juga: Rekrut Karyawan Berkualitas, Ini 4 Tipsnya

3. Terus Jalin Komunikasi pada Kandidat yang Gagal Masuk

Kandidat yang tidak lolos seleksi pada saat Anda membuka lowongan pekerjaan tidak bisa Anda diamkan dan dihapus resume-nya begitu saja. Simpan profilnya karena siapa tahu suatu saat akan ada posisi yang lebih cocok dengannya dan bisa Anda panggil lain waktu.

4. Referensi dari Karyawan Lain

Referensi karyawan lain bisa menjadi sumber talent pool yang sangat berharga. Referensi dari karyawan Anda bisa jadi sedang bekerja di perusahaan lain dengan profil serta kemampuan yang sangat bagus.

Meski begitu, tidak ada salahnya dimasukkan terlebih dahulu ke dalam talent pool. Nantinya, ketika karyawan tersebut resign dari kantor lama, Anda bisa menghubunginya kembali.

5. Jalankan Succession Planning

Pernah kah Anda mendengar istilah succession planning? Bagi yang belum tahu, succession planning adalah sebuah proses pengembangan karyawan untuk menggantikan posisi-posisi penting di perusahaan seperti manajerial atau posisi leadership ketika peran tersebut ditinggalkan oleh karyawan pendahulunya.

Proses ini akan melibatkan talent pool yang telah dibuat oleh perusahaan sehingga nantinya perusahaan dapat melalui masa transasi tanpa interupsi.

Untuk membantu Anda membuat succession planning yang lebih baik, Mekari Talenta sebagai software HRIS memiliki fitur Succession Plan.

Dengan fitur ini, Anda bisa memfasilitasi kebutuhan successor serta jenjang karier mereka sesuai dengan kebutuhan.

Karena fitur ini juga terintegrasi dengan fitur pengelolaan performa lainnya, proses succession planning bisa berjalan lebih efisien karena Anda bisa menggunakan data kompetensi karyawan yang sudah ada dan meneruskannya.

4. Memanfaatkan Software HRIS

Ketika Anda menggunakan software HRIS untuk proses rekrutmen, resume dari kandidat akan masuk ke dalam sistem sebagai salah satu cara membuat rekrutmen lebih cepat dan efisien sampai onboarding.

Seperti software HRIS Mekari Talenta misalnya yang memiliki fungsi manajemen database yang lengkap. Anda dapat mengumpulkan serta mengelola resume kandidat untuk membantu Anda memilah profil yang cocok dengan posisi yang dibutuhkan.

Anda dapat melacak progres rekrutmen serta menceklis tahapan rekrutmen untuk memastikan proses onboarding lancar.

Fitur import CV di dalam aplikasi & software rekrutmen karyawan online | Talenta

Kemudian, resume dari kandidat yang tidak terpilih masih bisa tersimpan di dalam sistem. Jadi ketika suatu saat Anda hendak mencari calon karyawan lainnya, Anda masih bisa melihat resume dari orang-orang yang Anda sudah tahu memiliki potensi terlebih dahulu sebelum memulai proses rekrutmen dari awal lagi.

Selain itu, software HRIS Mekari Talenta juga memiliki fungsi HRIS lain seperti mengakses data karyawan dengan mudah di mana saja hingga pembuatan alur kerja yang terstruktur tanpa adanya miskomunikasi.

Jika Anda tertarik mengetahui Mekari Talenta lebih lanjut, Anda bisa mencoba demo aplikasinya secara gratis sekarang juga.

Pertanyaan Umum Talent Pool

Apa perbedaan talent pool dan talent pipeline?

Apa perbedaan talent pool dan talent pipeline?

Talent pool merupakan kumpulan kandidat potensial yang telah dikumpulkan perusahaan, baik yang pernah melamar maupun berasal dari sumber lain seperti referral dan komunitas profesional. Sementara itu, talent pipeline adalah proses mengelola kandidat tersebut agar siap mengisi posisi tertentu melalui komunikasi, asesmen, dan nurturing secara berkelanjutan. Dengan kata lain, talent pool adalah databasenya, sedangkan talent pipeline adalah prosesnya.

Siapa saja yang sebaiknya dimasukkan ke dalam talent pool?

Siapa saja yang sebaiknya dimasukkan ke dalam talent pool?

Talent pool tidak hanya berisi kandidat yang pernah lolos hingga tahap akhir seleksi. Perusahaan juga dapat memasukkan mantan karyawan berprestasi, kandidat dari program magang, peserta job fair, referral karyawan, hingga profesional yang ditemukan melalui platform seperti LinkedIn. Semakin beragam sumber kandidat, semakin besar peluang perusahaan menemukan talenta yang sesuai ketika dibutuhkan.

Seberapa sering talent pool perlu diperbarui?

Seberapa sering talent pool perlu diperbarui?

Idealnya, database talent pool ditinjau secara berkala, misalnya setiap tiga hingga enam bulan. HR dapat memperbarui informasi mengenai pengalaman kerja, keterampilan, sertifikasi, maupun minat kandidat terhadap peluang baru. Database yang selalu diperbarui akan menghasilkan proses rekrutmen yang lebih akurat dan efisien.

Bagaimana cara menjaga kandidat tetap tertarik berada dalam talent pool?

Bagaimana cara menjaga kandidat tetap tertarik berada dalam talent pool?

Perusahaan dapat menjaga hubungan dengan kandidat melalui email newsletter, undangan webinar, informasi lowongan terbaru, maupun konten employer branding. Komunikasi yang konsisten membuat perusahaan tetap berada di benak kandidat ketika mereka mempertimbangkan peluang karier baru. Pendekatan ini juga membantu meningkatkan candidate experience.

Mengapa software rekrutmen penting untuk mengelola talent pool?

Mengapa software rekrutmen penting untuk mengelola talent pool?

Ketika jumlah kandidat semakin banyak, pengelolaan secara manual akan menyulitkan proses pencarian, pembaruan data, hingga pelacakan riwayat rekrutmen. Software rekrutmen memungkinkan HR menyimpan resume, mengelompokkan kandidat berdasarkan keterampilan atau posisi, melacak tahapan seleksi, serta mencari kandidat yang paling sesuai dalam hitungan menit. Dengan demikian, proses hiring menjadi lebih cepat, terdokumentasi, dan minim risiko kehilangan kandidat potensial.

Image
Jordhi Farhansyah Penulis
Penulis dengan pengalaman selama sepuluh tahun dalam menghasilkan konten di berbagai bidang dan kini berfokus pada topik seputar human resources (HR) dan dunia bisnis. Dalam kesehariannya, Jordhi juga aktif menekuni fotografi analog sebagai bentuk ekspresi kreatif di luar rutinitas menulis.
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales