Kesalahaan Interview Pekerjaan, No1 Jangan Ungkit Perusahaan Lama, Kenapa?

By Mekari TalentaPublished 23 May, 2023 Diperbarui 27 Desember 2023

Tahukah Anda, sebenarnya ada kode etik tersendiri bagi para pekerja yang baru saja mengakhiri perjanjian kontrak dan memutuskan untuk melamar ke perusahaan baru? Alih-alih membicarakan perusahaan lama saat proses interview pekerjaan dengan perusahaan baru.

Jangan Ungkit Kejelekan Perusahaan Lama Saat Interview Pekerjaan, Ini Alasannya!

Ada baiknya saat melakukan interview Anda siapkan talenta terbaik dan menghindari pembicaraan terkait perusahaan lama terutama soal keburukannya dengan calon perusahaan baru Anda.

Mengapa hal ini penting untuk diingat, terutama bagi Anda yang saat ini tengah melakukan proses transformasi dari perusahaan lama ke perusahaan baru? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Membeberkan Keburukan Perusahaan Lama Membuat Anda Terlihat tak Profesional

Ya, sebagai pelamar Anda memang harus menghindari pembicaraan terkait keburukan perusahaan lama saat proses interview.

Menceritakan keburukan perusahaan lama ke perusahaan baru sama halnya dengan Anda bertindak tak profesional.

Anda bakal dianggap pribadi yang tak bisa netral serta perusahaan baru sendiri akan merasa ragu atau takut saat akan merekrut Anda.

Coba saja bayangkan, saat Anda menceritakan keburukan perusahaan lama pasti calon perusahaan baru Anda akan berpikir bahwa Anda akan melakukan hal yang sama saat nanti semisal tak bergabung lagi atau berpindah ke perusahaan yang lebih baru.

2. Menceritakan Keburukan Perusahaan Lama Saat Interview Pekerjaan, Sebenarnya Buang-buang Waktu Saja!

Ketimbang fokus menceritakan rasa sakit hati Anda dengan perusahaan lama, adalah lebih baik jika Anda menceritakan potensi dan benefit apa yang hendak Anda tawarkan kepada perusahaan baru.

Menceritakan keburukan perusahaan lama sama saja dengan membuang waktu Anda sia-sia.

Perusahaan baru jadi tak berkesan dan kesempatan Anda untuk mendapatkan posisi pekerjaan itu pun hilang.

Baca Juga: Dear HR, Saatnya Go Online dengan Software HRIS

3. Perusahaan Baru Jadi Tidak Respect Kepada Anda

ada banyak hal yang bisa dipaparkan saat melakukan interview. dan hal itu bisa membuat anda lebih cerdas ketimbang menyampaikan hal bukur dari perusahaan lama.

Alih-alih ingin membandingkan, Anda malah terjebak pada interview pekerjaan dengan keadaan bahwa perusahaan baru kehilangan respect.

Jadi simpan saja cerita lama itu untuk konsumsi Anda pribadi.

Itulah beberapa penjelasan, mengapa saat interview dengan perusahaan baru Anda tak lagi membicarakan perusahaan lama terutama soal keburukannya.

Ketimbang membuang waktu untuk menampakkan sikap tidak profesional Anda, gunakan waktu yang ada saat interview dengan menceritakan talenta dan diri Anda.

Kelola karyawan lebih mudah dengan aplikasi Mekari Talenta, Tertarik untuk mencoba Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Mekari Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

Anda juga bisa coba gratis Talenta sekarang dengan klik gambar di bawah ini.
Coba Gratis Aplikasi HRIS Talenta Sekarang!

Tidak Menggunakan Bahasa Formal

Ketika menghadapi interview kerja, Anda harus menjaga penggunaan bahasa yang formal dan sopan.

Salah satu kesalahan yang sering terjadi dan bisa berakibat fatal adalah ketidakmampuan dalam menggunakan bahasa yang sesuai.

Penting bagi Anda untuk memahami perbedaan antara percakapan biasa dan wawancara kerja, sehingga Anda bisa tetap bersikap profesional selama proses wawancara.

Hindari menggunakan bahasa tidak formal seperti “aku” atau “gue,” dan lebih baik gunakan kata “saya” untuk menunjukkan kesopanan dalam berkomunikasi.

Baca Juga: Trik Menjawab Pertanyaan “Adakah yang Ingin Ditanyakan” Saat Interview

Melewatkan Pertanyaan Karena Tidak Fokus Saat Interview Pekerjaan

Rasa gugup yang berlebihan bisa membuat Anda tidak fokus selama wawancara, sehingga Anda dapat melewatkan pertanyaan yang diajukan oleh HRD.

Hindari hal ini dengan menempatkan diri Anda dengan baik dan berfokus pada pertanyaan yang diajukan.

Jika Anda merasa terlalu gugup, berusaha untuk mengelolanya dengan baik sebelum wawancara dimulai.

Jika Anda melewatkan pertanyaan, jangan ragu untuk meminta HRD mengulang pertanyaan atau menjelaskannya kembali.

Menyontek Jawaban Pelamar Lainnya

Setiap wawancara kerja memiliki pertanyaan yang umum diajukan kepada semua pelamar, seperti tujuan karir, informasi tentang lowongan pekerjaan, atau permintaan gaji.

Hindari mencoba untuk menyontek jawaban dari pelamar lainnya, karena HRD dapat dengan mudah mengetahui jika Anda tidak jujur atau tidak asli dalam menjawab pertanyaan.

Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur dan sesuai dengan kondisi serta harapan Anda sendiri.

Hal ini akan menunjukkan kepribadian dan karakter Anda sebagai seorang profesional.

Tidak Riset Tentang Tempat Kerja

Kesalahan fatal lainnya adalah tidak melakukan riset tentang perusahaan yang Anda lamar.

Hal ini dapat terlihat ketika Anda tidak dapat menjawab pertanyaan tentang budaya perusahaan atau nilai-nilai perusahaan.

Sebelum menghadapi wawancara, pastikan Anda melakukan riset mendalam tentang perusahaan tujuan Anda.

Carilah informasi dari berbagai sumber seperti website perusahaan, media sosial, atau bertanya pada rekan kerja yang telah bekerja di sana sebelumnya.

Dengan memahami perusahaan secara mendalam, Anda akan terlihat lebih profesional dan percaya diri selama wawancara.

Datang Terlambat Ketika Interview Pekerjaan

Ketepatan waktu sangat penting dalam wawancara kerja.

Datang terlambat tidak hanya akan membuat HRD menunggu, tetapi juga dapat memberikan kesan buruk tentang sikap profesional Anda.

Selain itu, terlambat datang dapat memperpanjang waktu wawancara dan mengganggu jadwal HRD.

Untuk menghindari kesalahan ini, usahakan datang setidaknya 15-30 menit sebelum waktu wawancara.

Pertimbangkan kemungkinan kemacetan lalu lintas atau gangguan lainnya yang dapat mempengaruhi waktu perjalanan Anda.

Baca Juga: Alasan dan Tips Untuk Bertahan di Pekerjaan Yang Tidak Disukai

Terlihat Lemas dan Tidak Bersemangat

Tunjukkan antusiasme dan semangat Anda saat menghadapi wawancara kerja.

Jangan terlihat lemas atau kurang bersemangat karena dapat memberikan kesan bahwa Anda tidak tertarik pada pekerjaan tersebut.

Persiapkan diri Anda dengan baik sebelum wawancara, cukupi tidur dan hindari minuman berkafein agar Anda tetap bertenaga dan bersemangat selama wawancara.

Selain itu, tampilkan ekspresi wajah dan gerakan tubuh yang menunjukkan antusiasme dan profesionalisme selama wawancara.

Memakai Pakaian Seadanya

Persiapan untuk interview kerja tidak hanya melibatkan materi, dokumen, dan pengetahuan tentang perusahaan, tetapi juga termasuk persiapan penampilan.

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah memakai pakaian yang terlihat seadanya atau kurang rapi.

Pakaian yang Anda kenakan haruslah sesuai dengan kesan formal dan profesional.

Meskipun tidak perlu menggunakan pakaian yang sangat mahal atau trendi, tetapi pastikan pakaian Anda rapi, sopan, dan sesuai dengan budaya perusahaan yang Anda lamar.

Menjawab Pertanyaan Asal-Asalan Selama Proses Interview Pekerjaan

Sebagai seorang pelamar, Anda harus menghindari menjawab pertanyaan asal-asalan atau tanpa pikir matang.

Jika HRD mengajukan pertanyaan, berikan jawaban dengan seksama dan berpikir sebelum menjawabnya.

Hindari menjawab pertanyaan hanya untuk menyelesaikan wawancara secepat mungkin atau karena Anda terburu-buru.

Setiap pertanyaan yang diajukan dalam wawancara kerja tentunya telah dipilih dengan cermat dan relevan dengan posisi yang Anda lamar.

Berikan jawaban yang baik dan lengkap, serta dukung dengan bukti atau data jika memungkinkan.

Dalam menghadapi wawancara kerja, kesalahan-kesalahan di atas haruslah dihindari agar Anda memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berhasil mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.

Persiapan yang matang, riset tentang perusahaan, serta kemampuan berkomunikasi dan bersikap profesional adalah kunci kesuksesan dalam wawancara kerja.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dan fatal, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk sukses dalam mencari pekerjaan dan membangun karir yang gemilang.

Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Baca Juga: Mengajukan Surat Resign? Beri Kesan Positif dengan Hal Ini

Pelajari Juga Beberapa Kesalahan Saat Interview Kerja Secara Online

Interview kerja secara online telah menjadi alternatif yang populer untuk merekrut karyawan, terutama ketika kandidat berada di lokasi yang jauh dari kantor perusahaan.

Meskipun interview online terdengar lebih praktis, tetap ada kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dan fatal saat menjalani wawancara kerja secara online.

Untuk meningkatkan peluang sukses dalam interview online, berikut adalah hal-hal yang perlu Anda hindari:

Tidak Memastikan Kestabilan Jaringan

Salah satu kesalahan paling mendasar dalam interview pekerjaan secara online adalah ketidakstabilan jaringan internet.

Sebelum wawancara dimulai, pastikan koneksi internet Anda berfungsi dengan baik dan memiliki kecepatan yang memadai.

Jika sinyal internet tidak stabil, pertanyaan yang Anda jawab mungkin tidak sampai ke pihak HRD, atau Anda mungkin kesulitan mendengar pertanyaan yang diajukan.

Pastikan untuk mencari tempat dengan sinyal internet yang baik atau gunakan jaringan yang lebih stabil seperti Wi-Fi untuk menghindari masalah ini.

Berada di Tempat Gelap dan Bising

Lingkungan tempat Anda berada selama interview online haruslah kondusif dan tidak mengganggu.

Pastikan pencahayaan cukup sehingga wajah Anda terlihat dengan jelas, dan hindari duduk di tempat yang gelap.

Selain itu, pilihlah lokasi yang tenang dan minim gangguan suara selama proses interview pekerjaan berlangsung.

Hindari tempat yang bising atau berisik, seperti lokasi di sekitar jalan raya atau area dengan musik keras.

Lingkungan yang tenang akan membantu Anda lebih fokus dalam menjawab pertanyaan dan memberikan kesan yang baik kepada HRD.

Terlihat Mencontek Jawaban

Mencontek jawaban selama interview online sama tidak diperbolehkan seperti dalam interview tatap muka.

Persiapkan diri Anda dengan matang dan berlatih menjawab berbagai pertanyaan yang mungkin diajukan oleh HRD.

Jika Anda tidak tahu jawaban suatu pertanyaan, jangan mencoba mencontek jawaban atau memberikan jawaban asal-asalan.

Sebaliknya, berikan tanggapan yang jujur dan sampaikan jika Anda belum mengetahui jawaban yang tepat.

Penting untuk tetap transparan dan tulus dalam menjawab pertanyaan untuk meningkatkan kesan profesionalisme Anda.

Tidak Fokus dalam Menjawab

Pertanyaan Interview online bisa memiliki lebih banyak gangguan daripada interview tatap muka.

Gangguan seperti suara anggota keluarga, teman, atau tetangga, serta gangguan listrik dapat menyebabkan Anda kehilangan fokus saat menjawab pertanyaan.

Jika Anda menghadapi gangguan semacam ini, berusaha untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh.

Mintalah maaf pada HRD atas gangguan yang terjadi, jelaskan situasinya secara singkat, dan lanjutkan wawancara dengan fokus.

HRD akan lebih memahami situasi tersebut, asalkan Anda tetap profesional dan berusaha untuk memberikan yang terbaik selama proses interview pekerjaan berlangsung.

Tidak Memperhatikan Penampilan dan Sikap

Meskipun interview online dilakukan dari jarak jauh, penampilan dan sikap tetaplah penting.

Hindari kesalahan dengan tidak memperhatikan penampilan Anda. Berpakaianlah rapi dan sopan, sebagaimana Anda akan melakukannya dalam interview tatap muka.

Selain itu, jaga sikap tubuh Anda agar terlihat profesional dan percaya diri.

Hindari sikap yang terlalu santai atau kurang sopan, karena hal ini dapat memberikan kesan yang negatif pada HRD.

Tidak Memiliki Persiapan yang Matang Dalam Menghadapi Interview Pekerjaan Secara Online

Persiapan yang matang tetaplah kunci sukses dalam interview, baik itu secara online maupun tatap muka.

Persiapkan diri Anda dengan baik, pelajari tentang perusahaan dan posisi yang Anda lamar, serta berlatih menjawab pertanyaan-pertanyaan umum yang mungkin diajukan oleh HRD.

Persiapkan juga pertanyaan yang ingin Anda ajukan kepada HRD untuk menunjukkan minat dan ketertarikan Anda pada posisi tersebut.

Semakin matang persiapan Anda, semakin percaya diri Anda akan dalam menghadapi wawancara dan semakin besar peluang Anda untuk berhasil.

Jika Anda menghindari kesalahan-kesalahan di atas dan tetap berusaha memberikan yang terbaik selama interview online, Anda akan meningkatkan peluang Anda untuk berhasil mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Ingatlah untuk tetap profesional, jujur, dan sopan selama wawancara, karena hal ini akan mencerminkan karakter Anda sebagai seorang profesional.

Semoga tips-tips ini membantu Anda dalam meraih kesuksesan dalam interview online!

Image
Mekari Talenta
Mekari Talenta adalah software HR berbasis komputasi awan yang aman dan telah dipercaya oleh ribuan perusahaan di Indonesia. Profil ini dipetakan khusus untuk artikel-artikel lama dari redaksi Insight Talenta.