Perhitungan THR Secara Prorata: Perhatikan 3 Hal Penting Ini

Perhitungan THR Secara Prorata: Perhatikan 3 Hal Penting Ini

Perhitungan THR prorata – Tak terasa, bulan Ramadhan telah berjalan lebih dari satu minggu. Di bulan suci ini, selain disibukkan dengan acara buka bersama, salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu karyawan adalah datangnya saat pembagian Tunjangan Hari Raya (THR). Hari-hari ini pun divisi HR mulai disibukkan dengan perhitungan THR.

Bagi karyawan yang sudah bekerja lebih dari satu tahun, maka tidak terlalu ribet bagi sang HRD dalam melakukan perhitungan, karena untuk karyawan yang telah bekerja lebih dari satu tahun, biasanya mendapat THR sebesar satu bulan gaji. Dalam hal ini yang diterima karyawan adalah gaji+semua tunjangan tetap.

Nah, bagaimana apabila karyawan belum bekerja selama satu tahun, maka HR harus melakukan perhitungan prorata bagi masing-masing karyawan yang belum satu tahun tersebut.
Baca juga:

Berikut adalah hal-hal yang Penting Anda ketahui tentang Perhitungan THR Secara Prorata.

Baca juga: Panduan Lengkap Penghitungan PPh 21 Karyawan dengan Contoh Soal

1. Karyawan yang baru bekerja 1 bulan pun Kini Mendapat THR

Peraturan pemerintah yang terbaru kini mewajibkan perusahaan memberikan THR kepada seorang pekerja bahkan ketika pekerja tersebut baru bekerja 1 bulan. Hal ini mengubah peraturan sebelumnya dimana hanya pekerja yang telah bekerja minimal 3 bulan secara terus-menerus terhitung dari hari pertama masuk kerja yang boleh mendapat THR.

2. Perhitungan THR secara pro rata hanya didasarkan pada hari kalender

Contoh jika karyawan join pada tanggal 1 Januari, pada saat pembagian THR ia telah bekerja 5 bulan 25 hari. Dalam hal ini perusahaan dapat memilih untuk melakukan pembulatan ke bawah atau ke atas, misalnya menjadi 5 bulan atau 6 bulan. Apabila dibulatkan menjadi 6 bulan, maka THR yang diterima karyawan adalah

6/12 x (gaji pokok + tunjangan tetap).

3. Perusahaan bisa memiliki kebijakan berbeda-beda

Dalam hal THR ini kami menemui berbagai kebijakan berbeda-beda yang memberi variasi pada perhitungan THR. Ada perusahaan yang menggunakan basis pengali gaji pokok saja. Ada yang menambahkan tunjangan yang berbeda-beda. Pada dasarnya dari ketentuan pemerintah adalah gaji serta tunjangan yang diterima secara tetap oleh karyawan. Ada pula perusahaan yang bersedia memberikan lebih daripada ketentuan pemerintah, misalnya memberikan THR 3 kali gaji pada karyawan yang telah bekerja lebih dari 5 tahun.

Berbagai variasi ini tidak masalah, apalagi kalau Anda telah memiliki system yang dapat membantu pekerjaan Anda. Contohnya dengan system Talenta, perhitungan THR prorata sama sekali tidak menjadi masalah karena telah dapat dihitung otomatis oleh system. System juga dapat di-setting untuk pembulatan ataupun variasi-variasi untuk menyesuaikan kebijakan perusahaan. Selain itu, perhitungan pajak yang terkait dalam hal ini pun telah otomatis dihitung. Hal ini akan sangat memudahkan pekerjaan HR.

Baca juga: Menghitung THR karyawan Lepas, Begini Caranya!

Talenta telah digunakan oleh lebih dari 150 perusahaan dari berbagai size. Semua pengalaman tersebut terus menyempurnakan produk dan pelayanan kami. Silakan mencoba produk kami untuk membuktikannya Anda bisa mengikuti free demo Talenta di sini


PUBLISHED07 Jun 2017
talenta
talenta