Apa itu Pengertian dari resume? Untuk yang baru lulus kuliah, belum tahu tentang Curriculum Vitae (CV) atau arti resume adalah hal lumrah. Jadi resume ini adalah yang biasa dipakai para pelamar kerja untuk melamar pada sebuah posisi pekerjaan.
Namun, masih banyak yang ternyata beranggapan bahwa curriculum vitae (CV) dan resume adalah dua hal yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang terbilang cukup signifikan.
Anda harus tahu apa itu pengertian resume sebelum Anda melamar pekerjaan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), resume adalah ringkasan.
Di dalam dunia kerja, resume adalah dokumen yang berisikan rangkuman dari pengalaman, keahlian, serta pendidikan seseorang yang ditulis tidak lebih dari dua halaman.
Baca Juga: Tips Membuat CV Menarik untuk Fresh Graduated
Pengertian Resume
Resume adalah dokumen singkat yang berisi ringkasan kualifikasi, pengalaman kerja, dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Tujuan utamanya adalah memberikan gambaran cepat tentang siapa Anda, apa yang sudah Anda capai, dan alasan mengapa Anda layak dipertimbangkan sebagai kandidat terbaik.
Resume berbeda dengan CV atau Curriculum Vitae karena biasanya lebih ringkas, hanya terdiri dari satu sampai dua halaman. Isinya harus padat, jelas, dan disesuaikan dengan setiap lowongan pekerjaan.
Dengan kata lain, Anda tidak bisa menggunakan satu resume untuk semua lamaran. Setiap resume sebaiknya menonjolkan kata kunci, keahlian, dan pengalaman yang sesuai dengan persyaratan dalam deskripsi pekerjaan.
Perbedaan Resume dan CV
Untuk memahami perbedaan antara resume dan CV, ada beberapa aspek utama yang perlu diperhatikan.
1. Panjang dan Kepadatan Informasi
Resume umumnya singkat dan padat, biasanya hanya satu halaman. Fungsinya adalah memberikan ringkasan cepat tentang kualifikasi paling relevan dengan posisi yang dilamar.
Sementara itu, CV lebih panjang dan detail, bisa dua halaman atau lebih. Dokumen ini mencakup seluruh riwayat akademik dan profesional, mulai dari pendidikan, publikasi, penelitian, hingga penghargaan yang pernah diperoleh.
2. Tujuan dan Fokus
Resume dibuat dengan fokus menyesuaikan informasi sesuai pekerjaan yang dilamar. Artinya, Anda perlu menonjolkan pengalaman dan keterampilan yang langsung relevan dengan deskripsi pekerjaan. Tidak jarang, setiap lamaran membutuhkan resume yang berbeda.
CV bersifat lebih komprehensif dan jarang diubah. Isinya merangkum perjalanan karier seseorang secara lengkap dan berfungsi sebagai catatan riwayat hidup profesional.
3. Penggunaan
Resume lebih banyak digunakan untuk melamar pekerjaan di sektor swasta atau industri. Perekrut yang menerima banyak lamaran membutuhkan dokumen singkat yang mudah dipindai untuk menilai kecocokan kandidat.
CV lebih umum dipakai di bidang akademis, riset, atau medis. Misalnya untuk melamar beasiswa, posisi dosen, atau pekerjaan penelitian. Di beberapa negara seperti Eropa, istilah CV juga digunakan secara umum untuk melamar pekerjaan.
Baca Juga: Cara Menulis Daftar Riwayat Hidup yang Wajib Diketahui
Cara Membuat Resume
Membuat resume yang bisa menarik perhatian perekrut butuh perhatian pada detail. Resume yang baik tidak hanya menampilkan informasi dasar, tetapi juga mampu menunjukkan nilai tambah yang membuat Anda berbeda dari kandidat lain.
Berikut beberapa langkah praktis yang bisa Anda ikuti:
1. Kumpulkan informasi penting
Sebelum menulis, pastikan Anda sudah menyiapkan data lengkap, seperti:
Informasi kontak (nama, email, nomor telepon, dan link LinkedIn)
Riwayat pendidikan (universitas, jurusan, tahun lulus)
Pengalaman kerja (perusahaan, jabatan, periode kerja, deskripsi tugas, dan pencapaian)
Keterampilan teknis maupun non-teknis (misalnya bahasa asing, software, public speaking)
Pencapaian atau penghargaan yang relevan
2. Pilih jenis resume yang sesuai
Gunakan resume kronologis jika Anda punya riwayat kerja yang stabil. Sebaliknya, untuk fresh graduate atau mereka yang baru beralih karier, resume fungsional bisa jadi pilihan yang lebih tepat.
3. Tulis deskripsi yang berorientasi hasil
Jangan hanya membuat daftar tugas. Fokuslah pada pencapaian dan dampak nyata. Gunakan kata kerja aktif seperti mengelola, meningkatkan, mengembangkan dan sertakan data atau angka.
Contoh kurang tepat: “Bertanggung jawab mengelola media sosial.”
Contoh lebih baik: “Meningkatkan engagement media sosial sebesar 45% dalam 6 bulan melalui strategi konten baru.”
4. Sesuaikan dengan setiap lamaran
Baca deskripsi pekerjaan dengan cermat dan sesuaikan resume Anda. Gunakan kata kunci dari deskripsi tersebut agar lebih relevan dan juga bisa melewati sistem ATS (Applicant Tracking System) yang banyak digunakan perusahaan.
5. Tunjukkan keterampilan Anda
Jangan hanya menuliskan daftar keterampilan. Sertakan bukti penggunaannya. Misalnya, jika menuliskan “kemampuan presentasi”, sebutkan proyek atau situasi di mana Anda mempresentasikan hasil kepada manajemen senior.
6. Gunakan desain yang sederhana dan profesional
Pilih template yang bersih, dengan font mudah dibaca dan struktur informasi yang jelas. Hindari desain terlalu ramai yang bisa mengalihkan perhatian dari isi.
7. Periksa ulang sebelum mengirim
Selalu lakukan pengecekan akhir. Pastikan tidak ada salah ketik atau kesalahan tata bahasa. Minta teman atau mentor untuk memberikan masukan agar dokumen Anda semakin kuat.
Contoh Resume Yang Biasa Digunakan
Berikut ini adalah contoh resume sederhana yang bisa dijadikan referensi:
Nama: John Doe Alamat: Jl. Contoh No. 123, Kota Contoh, Indonesia
Email: johndoe@example.com
Telepon: 081234567890
Ringkasan Profesional: Seorang profesional dengan pengalaman kerja di bidang pemasaran selama 5 tahun. Mahir dalam mengembangkan strategi pemasaran digital dan memiliki pengetahuan yang luas tentang media sosial. Terbukti mampu menghasilkan pertumbuhan penjualan dan meningkatkan visibilitas merek. Suka bekerja dalam tim dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
Pendidikan:
- Sarjana Ekonomi, Universitas Contoh, Tahun Lulus: 20XX
Pengalaman Kerja:
- Digital Marketing Specialist, ABC Company, Kota Contoh, Tahun 20XX-20XX
- Mengelola kampanye pemasaran digital melalui platform media sosial dan iklan online.
- Menganalisis data untuk meningkatkan strategi pemasaran dan mengoptimalkan ROI.
- Bertanggung jawab atas peningkatan pengikut media sosial dan interaksi pelanggan.
- Marketing Assistant, XYZ Corporation, Kota Contoh, Tahun 20XX-20XX
- Mendukung tim pemasaran dalam mengembangkan materi pemasaran dan brosur.
- Melakukan riset pasar dan analisis pesaing untuk mengidentifikasi peluang baru.
- Mengorganisir acara pameran dan konferensi untuk meningkatkan visibilitas merek.
Keterampilan:
- Pemasaran digital
- Media sosial
- Analisis data
- Komunikasi
- Kreativitas
Sertifikasi:
- Google Ads Certification
- HubSpot Inbound Marketing Certification
Referensi: Tersedia saat diminta
Catatan: Contoh resume di atas hanya bersifat ilustratif. Pastikan untuk menyesuaikan konten, format, dan informasi dengan pengalaman dan kualifikasi Anda sendiri.
Nama: Jane Smith
Alamat: Jl. Contoh No. 456, Kota Contoh, Indonesia
Email: janesmith@example.com Telepon: 081234567890
Ringkasan Profesional: Seorang desainer grafis berbakat dengan pengalaman 3 tahun di industri kreatif. Menguasai perangkat lunak desain grafis seperti Adobe Creative Suite dan memiliki kemampuan dalam menghasilkan desain yang kreatif dan menarik. Berfokus pada detail dan memiliki kemampuan manajemen proyek yang baik.
Pendidikan:
- Diploma Desain Grafis, Sekolah Desain Contoh, Tahun Lulus: 20XX
Pengalaman Kerja:
- Desainer Grafis, XYZ Design Studio, Kota Contoh, Tahun 20XX-20XX
- Membuat desain grafis untuk klien dalam berbagai industri, termasuk perusahaan kecil dan startup.
- Mengembangkan identitas merek, logo, brosur, dan materi pemasaran lainnya.
- Berkolaborasi dengan tim proyek untuk memastikan kepuasan klien dan penyelesaian proyek tepat waktu.
- Asisten Desainer Grafis, ABC Creative Agency, Kota Contoh, Tahun 20XX-20XX
- Mendukung tim desain dalam menghasilkan desain kreatif untuk kampanye pemasaran.
- Mengedit dan memodifikasi desain yang ada sesuai dengan kebutuhan klien.
- Membantu dalam pengelolaan aset desain dan penyusunan presentasi klien.
Keterampilan:
- Adobe Creative Suite (Photoshop, Illustrator, InDesign)
- Desain grafis
- Komunikasi visual
- Manajemen proyek
- Kreativitas
Portofolio:
- Contoh-contoh desain yang dapat dilihat di www.janesmithdesigns.com/portfolio
Referensi: Tersedia saat diminta
Catatan: Pastikan untuk menyesuaikan resume dengan pengalaman, keterampilan, dan informasi pribadi Anda sendiri.
Anda juga dapat menambahkan informasi lain seperti penghargaan, proyek terkait, atau kegiatan ekstrakurikuler yang relevan dengan posisi yang Anda lamar.
Gunakan Sofware HRIS Mekari Talenta Untuk Bantu Permudah Proses Rekrutmen
Di sini lah perusahaan membutuhkan software HRIS Talenta untuk membantu pengelolaan HR agar lebih baik dan rapi.
Software ini akan membantu meningkatkan performa tim dengan sistem yang real-time dan akurat sehingga pengelolaan administrasi HR pun akan dilakukan dengan baik.
Selain itu, software ini juga didukung dengan berbagai fitur menarik lainnya seperti fitur aplikasi cuti online yang akan membantu pekerjaan para HR.
Jadi, tunggu apa lagi?
Segera bergabung dengan aplikasi absensi termasuk aplikasi absensi online dari Mekari Talenta dan nikmati berbagai kemudahan dari fitur-fitur yang tersedia seperti misalnya aplikasi attendance management hingga payroll application Talenta.