7 Langkah Mudah Membangun Team Work yang Solid

Tayang
Highlights
  • Teamwork merupakan elemen fundamental untuk mendongkrak produktivitas kerja, loyalitas karyawan, serta daya saing perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis.
  • Membangun tim solid membutuhkan kejelasan pembagian peran, transparansi komunikasi, sikap saling menghargai, serta evaluasi performa berkala.

Teamwork adalah hal yang harus dimiliki pada setiap tim. Membangun team work yang solid diyakini dapat meningkatkan produktivitas, kualitas kerja, serta loyalitas terhadap perusahaan.

Sebab, teamwork pada tim yang solid mampu membuat perusahaan untuk terus berkembang dan bertahan dalam menghadapi persaingan bisnis.

Oleh karena itu, menjaga kolaborasi tim dan membangun tim yang solid menjadi penting bagi sebuah perusahaan.

Jika tim kerja dalam perusahaan kurang maksimal dan tidak bisa bekerja sama, maka perkembangan bisnis akan terhambat dan mengalami banyak kendala.

Bagaimanapun, suatu pekerjaan yang dikerjakan bersama dengan benar tentu akan terasa ringan daripada dikerjakan sendiri.

Mengapa Membangun Team Work Penting? Berikut ini adalah 7 hal yang bisa dilakukan untuk membangun team work yang solid di perusahaan.

1. Pilih Tim Kerja Berkualitas Untuk Membangun Team Work yang Bagus

Memilih tim kerja yang berkualitas menjadi dasar untuk membangun team work yang solid.

Mulailah dengan cara memilih team leader dengan jiwa kepemimpinan yang baik.

Kemudian, pilih tim manajemen dengan pandangan bisnis yang luas dan memiliki ide-ide kreatif.

Bentuk tim pelaksana yang memiliki pengetahuan tentang bisnis, ataupun tim marketing yang memiliki strategi pemasaran tepat.

Dengan tim kerja yang berkualitas seperti itu, maka semua tim yang telah dibentuk dapat saling mendukung dan berjalan bersama untuk mencapai target bisnis yang diinginkan.

Baca juga: Pentingnya Memahami Konsep Budaya Kerja dalam Perusahaan

2. Membangun Rasa Kebersamaan dan Saling Percaya agar Mendapatkan Kualitas Teamwork yang Bagus

Kunci dari menciptakan tim kerja yang solid adalah rasa kebersamaan dan saling percaya antar anggota tim.

Cara yang dapat dilakukan adalah memulai untuk saling berbagi kepada rekan satu tim dalam hal apapun, baik suka maupun duka.

Hilangkan rasa curiga antar rekan satu tim dan mulailah untuk mengerjakan sesuatu bersama-sama.

Team leader bisa mengajak tim makan atau keluar bersama sesekali untuk membuat tim lebih dekat dan akrab.

Baca juga:ย Inilah Beberapa Pemicu Kegagalan Proses Training Karyawan Baru

3. Untuk Mendapatkan Kualitas Team work dengan Menjaga Sikap Saling Menghargai

Sikap saling menghargai perlu ditanamkan pada setiap karyawan sejak saat rekruitmen tim dilakukan.

Khususnya pada hal-hal yang bersifat kepentingan personal dan mendesak, setiap anggota tim sebaiknya dapat memahami dan menghargai kepentingan tersebut.

Dengan catatan, hal itu tidak mengganggu kinerja tim dalam menyelesaikan suatu project.

Selain itu, sikap saling menghargai juga perlu diterapkan pada hal-hal seperti, mendengar pendapat orang lain, menghargai perbedaan sifat atau cara kerja, dan sebagainya.

Dengan cara ini, membangun team work yang solid menjadi hal yang mudah dilakukan.

Baca juga: Proses Reimburse Atau Reimbursement Adalah Lebih Cepat Dengan Cara Ini

4. Salah Satu Cara Menjaga Kualitas Teamwork dengan Membuat Flow Komunikasi Efektif

Tidak akan ada kerja sama yang berjalan baik tanpa didasari oleh komunikasi yang baik.

Alur komunikasi yang berjalan efektif akan menjadi salah satu faktor untuk menjaga tim yang kompak.

Kunci dari komunikasi efektif adalah pesan dapat tersampaikan dan diterima dengan baik antar rekan satu tim.

Pada era perkembangan teknologi saat ini, hal tersebut dipermudah dengan penggunaan aplikasi seperti Line, Whatsapp, Skype, Zoom, Slack yang memungkinkan karyawan membentuk grup kecil berdasarkan project yang dikerjakan.

Sehingga komunikasi bisa berjalan jauh lebih efektif walaupun setiap anggota tim tidak berada pada satu tempat yang sama.

Baca juga: Trik Ampuh Meningkatkan Team Work Karyawan di Era Digital

5. Serring Melakukan Evaluasi jadi Cara Membangun Tim Kerja yang Baik

Masalah dan konflik bukan menjadi hal yang mustahil terjadi dalam sebuah team work.

Hal tersebut bisa muncul karena berbagai faktor, seperti rasa tidak percaya, saling bersaing, dan lain sebagainya.

Namun hal tersebut tentu akan sulit untuk diukur.

Oleh karena itu, cara terbaik untuk mencari tahu adalah dengan melakukan evaluasi kinerja dari ekspetasi dan tujuan tim.

Jangan lupa untuk meminta feed back anggota tim untuk mengukur pencapaian kinerja.

Setelah mendapatkan hasil dari evaluasi tersebut, team leader bisa mengetahui masalah dan mencari solusi yang tepat untuk memperbaikinya.

6. Definisikan Peran dan Delegasikan Tugas

Penting bagi perusahaan sebelum membentuk sebuah tim kerja untuk memberikan penjelasan mengenai tanggung jawab dan peran tugas masing-masing individu.

Kejelasan peran menjadi hal yang penting bagi kesuksesan tim ke depan.

Bila masing-masing individu saling mengerti tugas dan tanggung jawabnya secara baik, maka akan sangat membantu dalam membangun team work yang solid dan kolaboratif.

Dalam menjelaskan peran dan mendelegasikan tugas, jangan lupa untuk selalu memberikan support dan motivasi kepada tim.

7. Salah Satu Tips Menjaga Kualitas Team Work Adalah Dengan Membuat Kegiatan di Luar Kantor

Seperti yang dijelaskan di poin sebelumnya, membangun rasa kebersamaan dan saling percaya serta team work yang solid dapat diwujudkan dengan membuat kegiatan bersama tim di luar kantor.

Baik itu dilakukan atas inisiatif sendiri maupun diadakan oleh HR perusahaan.

Agar lebih memahami karakter dan kepribadian yang mungkin berbeda satu sama lain, menjadwalkan kegiatan di luar kantor sesekali menjadi hal yang penting dilakukan.

Kegiatan ini akan memberikan tim kerja cara berbeda untuk berinteraksi, menciptakan suasana santai dan membangun lebih banyak chemistry antar rekan satu tim secara pribadi di luar pekerjaan. Tentu hal tersebut akan meningkatkan produktivitas dalam bekerja.

Tak hanya itu, kegiatan di luar kantor dapat membangun team work yang solid karena dinilai dapat mencairkan suasana ketegangan yang mungkin lebih sering terjadi saat di kantor.

Kegiatan yang dapat dilakukan di luar kantor sepertiย family gatheringย ke tempat-tempat wisata, mengadakan makan di restoran bersama, dan lain sebagainya.

HR bisa memiliki peranan kunci di sini.

Selain itu, HR juga memiliki peranan dalam pengelolaan absensi pegawai.

Baca juga: Pahami Juga Perbedaan Fungsi Human Capital dan Human Resource

8. Gunakan Aplikasi Pengelolaan Pegawai Dari Mekari Talenta

Banyak perusahaan yang kini mulai menggunakan aplikasi absensi dalam pengelolaan data presensi secara online.

Diatas 7 hal yang bisa Anda lakukan untuk membangun team work yang solid di perusahaan, sementara no 8 ini adalah pendukung agar ketujuh langkah di atas berjalan dengan baik.

Karena, selain tim kerja yang solid, produktivitas perusahaan juga dapat ditingkatkan dengan menyederhanakan proses administrasi SDM.

Anda bisa menggunakan Mekari Talenta untuk mendukung proses tersebut.

Dengan Mekari Talenta, Anda bisa melakukan proses penggajian, pemotongan pajak, tunjangan, pengajuan cuti, lembur, employee self service, hingga pengelolaan absensi online secara cepat, tepat, dan mudah.

Sistem berbasis cloud yang dimiliki Mekari Talenta dapat membuat data-data perusahaan terintegrasi dan dapat dipantau secara mudah, kapan saja dan di mana saja.

Ingin mengetahui lebih jauh tentang software HRD dari Mekari Talenta? Yuk, segera ajukan pendaftaran perusahaan Anda di Mekari Talenta sekarang juga dan nikmati kelengkapan fiturnya.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Bagaimana cara bagi manajer untuk mengatasi konflik ego sektoral antar-anggota tim yang memiliki keahlian sangat spesifik?

Bagaimana cara bagi manajer untuk mengatasi konflik ego sektoral antar-anggota tim yang memiliki keahlian sangat spesifik?

Langkah taktis yang wajib ditempuh manajer adalah menyelenggarakan sesi penyelarasan visi (alignment session) untuk menegaskan bahwa target besar organisasi tidak bisa dicapai sendirian. Fokuskan diskusi pada kontribusi interdependen, di mana hasil kerja satu spesialis akan menjadi bahan baku bagi spesialis lainnya. Buat indikator penilaian kinerja kelompok yang bobot nilainya setara dengan pencapaian prestasi individu guna meredam persaingan tidak sehat. Pendekatan ini efektif mengikis sekat-sekat ego sektoral dan mengubah pola pikir kompetitif menjadi kerja sama yang saling mendukung.

Apakah kedekatan personal yang terlalu erat antar-anggota tim di luar kantor berpotensi merusak profesionalisme kerja di dalam organisasi?

Apakah kedekatan personal yang terlalu erat antar-anggota tim di luar kantor berpotensi merusak profesionalisme kerja di dalam organisasi?

Kedekatan personal yang positif pada dasarnya memperkuat chemistry, namun jika tidak dikelola dengan batasan yang jelas dapat memicu bias subjektivitas di lingkungan kerja. Masalah akan muncul ketika rasa sungkan atau favoritisme kelompok mulai mengaburkan objektivitas penilaian profesional dan penyampaian kritik membangun. Manajer harus tetap konsisten menegakkan aturan standar operasional (SOP) serta parameter KPI baku yang sama bagi seluruh staf tanpa pengecualian. Menjaga keseimbangan antara keakraban sosial dan ketegasan profesional adalah kunci utama untuk mempertahankan integritas performa divisi.

Bagaimana menyiasati hambatan komunikasi asinkron pada tim kerja yang menerapkan sistem kerja jarak jauh (remote)?

Bagaimana menyiasati hambatan komunikasi asinkron pada tim kerja yang menerapkan sistem kerja jarak jauh (remote)?

Menyiasati kendala kerja jarak jauh memerlukan penetapan protokol komunikasi tertulis yang mengatur ekspektasi waktu respons dan prioritas saluran informasi. Gunakan platform manajemen proyek berbasis digital untuk mendokumentasikan setiap perkembangan tugas secara transparan agar semua anggota dapat memantau progres secara mandiri. Batasi frekuensi rapat virtual harian yang terlalu panjang dan ganti dengan ringkasan pembaruan status kerja (status update) tertulis yang ringkas. Pola pengaturan alur informasi yang terstruktur ini menjaga ritme kolaborasi tetap selaras tanpa menimbulkan kejenuhan digital bagi karyawan.

Apa tindakan taktis yang harus diambil jika proses delegasi tugas mandek akibat karyawan merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya?

Apa tindakan taktis yang harus diambil jika proses delegasi tugas mandek akibat karyawan merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya?

Manajer harus menerapkan metode pendampingan bertahap (scaffolding) dengan memecah proyek besar menjadi beberapa sub-tugas berskala lebih kecil dan mudah dieksekusi. Berikan instruksi kerja yang spesifik disertai penyediaan contoh dokumen hasil (template) sebagai panduan awal bagi karyawan tersebut. Sediakan ruang konsultasi berkala guna memantau perkembangan sekaligus memberikan umpan balik yang membangun tanpa memicu rasa tertekan. Kehadiran dukungan manajerial yang konsisten ini efektif membangun rasa percaya diri staf untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar secara mandiri.

Bagaimana pemanfaatan fitur portal mandiri karyawan (ESS) pada sistem digital mendukung kelancaran koordinasi harian antar-anggota tim?

Bagaimana pemanfaatan fitur portal mandiri karyawan (ESS) pada sistem digital mendukung kelancaran koordinasi harian antar-anggota tim?

Sistem informasi personalia modern mempermudah koordinasi operasional lewat penyediaan akses data presensi, pengajuan cuti, dan jadwal kerja yang transparan. Rekan kerja dalam satu divisi dapat langsung melihat status ketersediaan anggota tim lainnya tanpa perlu melakukan konfirmasi manual yang membuang waktu. Transparansi data ini meminimalkan risiko benturan jadwal proyek dan mempermudah proses pendelegasian tugas darurat saat salah satu staf harus mengambil absen. Melalui otomatisasi manajemen administrasi yang rapi, tim dapat memangkas birokrasi kertas dan fokus pada eksekusi strategi pertumbuhan bisnis.

Fitri Dewanty Penulis
Content writer sekaligus marketing enthusiast dengan pengalaman di industri startup dan pemasaran. Kompeten dalam brand communication, campaign management, content production, dan strategi event activation untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
roro mega
Roro Mega Cahyaning ‘Azmi Riyandani

Roro Mega ย memiliki lebih dari 7 tahun pengalaman di bidang People Development, Strategic Partnership, dan Entrepreneurship Empowerment. Ia meraih gelar MBA in Entrepreneurship dari National University of Singapore (NUS) dan MBA in Business & Technology dari Quantic School of Business and Technology.

Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales