Insight Talenta 6 min read

Ingin Mengajukan Cuti untuk Umrah? Ini yang Harus Kamu Perhatikan

By Guest GuestPublished 17 Mar, 2022

Umrah adalah ibadah yang dilakukan oleh umat Islam ketika mampu dan membutuhkan persiapan matang sebelum melaksanakannya.

Salah satu hal yang perlu dipersiapkan adalah cuti umrah, cuti ibadah merupakan bagian dari cuti keagamaan yang diberikan perusahaan kepada karyawan.

Lantas apa saja yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan izin umroh? Lihat pernyataan Talent di bawah ini.

cuti untuk umrah

Peraturan Cuti Umrah

Menurut Pasal 93 ayat (2)(e) Kode Perburuhan, majikan wajib membayar upah jika pekerja tidak dapat melakukan pekerjaannya karena praktik ibadah yang ditentukan oleh agamanya. Aturan ini dikukuhkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan Pasal 28.

Aturan ini menegaskan bahwa pengusaha memiliki kewajiban untuk membayar upah kepada pekerja yang tidak masuk kerja atau tidak menyelesaikan pekerjaannya karena memenuhi kewajiban agama.

Selain itu, Pasal 153 ayat (1) (c) Kode Perburuhan juga melarang pemberi kerja untuk memutuskan kontrak kerja (PHK) atas dasar agama.

Namun, UU Ketenagakerjaan tidak menjelaskan apakah umrah merupakan ibadah wajib atau tidak. Tidak ada aturan eksplisit tentang apa yang dimaksud dengan ibadah dalam hukum.

Secara umum, setiap perusahaan memiliki aturan sendiri untuk jenis izin ini, yang mungkin terkait dengan peraturan perusahaan atau kesepakatan bersama antara pekerja dan perusahaan.

Jadi jika Anda berencana untuk melakukan umrah, Anda harus memeriksa dokumen-dokumen ini.

Artinya, jika mengacu pada Kode Perburuhan, idealnya seorang pekerja dapat menjalankan hak beragamanya tanpa kehilangan hak lainnya.

Alternatif lain adalah mengambil cuti tahunan, karena Kode Ketenagakerjaan mewajibkan setiap perusahaan untuk memberikan hak ini kepada karyawan.

Cuti tahunan itu sendiri biasanya tidak menunjukkan kebutuhan, apakah untuk liburan atau untuk beribadah.

Jadi jika tidak ada peraturan khusus perusahaan tentang umrah, opsi liburan dapat digunakan.

Berapa Lama Cuti Umrah Dapat Diajukan?

Umrah biasanya berlangsung selama sembilan hingga 12 hari tergantung pada jadwal agen perjalanan umrah.

UU Ketenagakerjaan sendiri tidak menentukan lamanya cuti keagamaan bagi karyawan, namun hal ini dapat diatur dalam kontrak kerja atau peraturan perusahaan.

Harap perhatikan peraturan di tempat kerja Anda tentang penerimaan agama.Jika ini tidak diatur, Anda dapat menghubungi kantor HRD Anda.

Kapan Cuti Umrah Dapat Diajukan?

Untuk menghindari masalah di tempat kerja, ajukan izin terlebih dahulu, biasanya biro perjalanan yang menyelenggarakan perjalanan umroh sudah memiliki rencana perjalanan pulang pergi sendiri, ini dapat mempermudah pengajuan izin Anda.

Hubungi HRD terlebih dahulu mengenai jadwal liburan Anda, terutama jika tempat kerja Anda belum memiliki aturan umroh. Pastikan apakah Anda bisa mendapatkan lisensi dan berapa lama Anda bisa mendapatkannya.

Misalnya, jika Anda ingin menunaikan umrah selama 12 hari, tetapi perusahaan Anda hanya mengizinkan libur sembilan hari, Anda harus mengajukan izin tambahan di luar tiga hari libur umrah.

Selain mengajukan cuti umrah dari HRD, sebaiknya Anda juga membagikan jadwal liburan Anda kepada manajer Anda agar tidak mengganggu alur kerja tim Anda selama liburan.

Periksa apakah ada jadwal yang sesuai dengan persetujuan Anda. Jangan lupa untuk meneruskan informasi persetujuan umroh Anda ke kantor terlebih dahulu. Ini memungkinkan Office untuk menyesuaikan jadwal setelah disetujui.

Juga, pastikan Anda telah menyelesaikan semua pekerjaan Anda sebelum Anda pergi. Jika perlu, harap siapkan hal-hal yang diperlukan untuk melanjutkan pekerjaan Anda setelah cuti. Hal ini penting agar Anda tidak memiliki masalah di tempat kerja setelah kembali dari liburan.

Contoh Surat Permohonan Umroh

Bisa melakukan ibadah umroh adalah impian semua umat muslim yang ada di dunia termasuk di Indonesia. Hanya saja seringkali niat baik tersebut terhalang serta terkendala masalah perizinan untuk meninggalkan pekerjaan. Terutama bagi karyawan ataupun para Pagawai Negeri Sipil yang memiliki aturan tertentu dalam izin. Mungkin diperlukan contoh surat permohonan cuti umrah untuk mengajukan.

Karyawan sebuah perusahaan ataupun PNS yang berdinas di suatu instansi tentunya tidak boleh dilarang untuk mengambil jatah libur. Selama satu tahun ada jatah cuti tahunan yang jumlahnya sebanyak 12 hari kerja dan itu adalah hak dari karyawan. Nah, kalau ingin melaksanakan umroh biasanya bisa mengambil dari jatah cuti tahunan tersebut setelah dipotong jumlah hari cuti bersama.

Pengajuan surat cuti untuk melaksanakan ibadah umroh tentu ada tata caranya serta prosedur yang harus diikuti. Membuat surat permohonan pengambilan cuti untuk umroh juga tidak bisa menggunakan format yang semaunya sendiri. Surat yang sifatnya resmi dan formal seperti permohonan cuti umrah harus memenuhi kaidah tertentu.

Untuk lebih jelasnya akan dijabarkan lebih lanjut mengenai surat izin cuti untuk umroh berikut ini.

Komponen atau Bagian Surat

Ada aturan dalam pembuatan jenis surat resmi yang digunakan dalam urusan kedinasan termasuk ijin umroh tersebut. Tentunya sebagai salah satu surat yang bersifat resmi dan formal pengajuan cuti umroh harus menggunakan standar tersebut. Bagian atau komponen yang harus ada dalam format surat resmi tersebut yaitu:

  • Kop surat atau kepala surat yang berisi logo, alamat, identitas serta informasi dari lembaga atau instansi.
  • Tempat serta tanggal pembuatan surat.
  • Nomor dari surat yang terdiri dari urutan penulisan, kode surat, tanggal, bulan dan tahun pembuatan surat.
  • Jumlah lampiran yang disertakan bersama surat tersebut.
  • Hal atau perihal dari surat yaitu apa tujuan pengajuan.
  • Alamat yang dituju yaitu jabatan pada instansi terkait.
  • Salam pembukaan pada surat.
  • Isi dari surat yang terdiri dari bagian pembuka, inti serta penutup.
  • Salam penutup surat yang juga bagian dari kesopanan.
  • Nama pengirim surat yang disertai dengan tanda tangan.
  • Tembusan kepada semua pihak yang berhak mendapatkan salinan surat.

Dengan melihat apa saja komponen yang harus ada dalam format contoh surat permohonan cuti umroh setidaknya akan bisa menjadi panduan dalam membuatnya. Surat pengajuan yang resmi tentu akan diterima dengan baik dan akan segera dilakukan pemrosesan.

Cara Membuat dan Kelengkapan Cuti Umroh

Setelah mengetahui komponen apa saja yang harus masuk ke dalam format surat pengajuan cuti umroh kini saatnya Anda untuk menulisnya. Sebelum menulis perlu dipersiapkan dahulu berkas atau kelengkapan apa saja yang dibutuhkan dalam pengajuan cuti umroh. Berkas yang dimaksud tersebut antara lain adalah:

  • Surat pengantar dari pimpinan atau kepala instansi terkait.
  • Surat permohonan cuti dari karyawan atau pegawai.
  • Bukti pembayaran atau nota lunas biaya umroh.
  • Jadwal pemberangkatan umroh.
  • Surat keterangan dari biro atau agen perjalananan pelaksana umroh.
  • SK terakhir dari karyawan atau pegawai yang bersangkutan.
  • Pegawai sudah bekerja selama 1 tahun berturut-turut.
  • Setelah semua berkas dan kelengkapan tersebut selesai diurus selanjutnya Anda tinggal menyatukannya dalam sebuah bendel untuk diajukan.

Contoh Surat Cuti Umroh

Mungkin masih ada yang masih bingung dalam menyusun dan membuat surat pengajuan cuti umroh. Untuk membantu Anda inilah contoh surat permohonan cuti umroh yang bisa dijadikan panduan penulisan.

Surakarta, 14 November 2019

Perihal          : permohonan cuti umroh.

Lampiran       : 1 bendel

 

Kepada Yth : Bapak Walikota Pemerintah Kota Surakarta

Di tempat

Dengan hormat,

 

Saya yang bertandatangan di bawah ini :

Nama                      : Dewi Irawati , SH

NIP                         : 9091

Pangkat/ Golongan  : Pembina/ IVB

Jabatan                   : Kasi Kepegawaian

Unit Kerja                : Badan Kepegawaian Daerah Surakarta

 

Dengan ini mengajukan permohonan untuk cuti melakukan ibadah umroh yang akan dilaksanakan pada tanggal 1-11 Januari 2020.

 

Demikian surat permohonan izin ini saya buat dan ajukan untuk bisa mendapatkan persetujuan dari Bapak. Atas perhatian dan waktu yang diberikan saya ucapkan terima kasih.

Mengetahui,

Kepala Badan Kepegawaian Daerah

Kotamadya Surakarta                                                 Hormat Saya,

 

Iskandar, SH, MSc                                                      Dewi Irawati, SH

NIP :                                                                               NIP :

 

Pembina Utama/VA

Itulah Contoh Surat Permohonan Cuti Umroh Yang Baik yang baik dan benar sesuai aturan struktur atau kerangka surat yang juga sudah dijelaskan di atas. 

Kelola Cuti Karyawan dengan Software HRIS

Talenta adalah salah satu merk HRIS (human resources information system), yakni software (perangkat lunak) untuk manajemen sumber daya manusia. Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal.

Sehingga hadirnya Talenta by Mekari memberikan solusi dengan menghadirkan software HRD yang dilengkapi fitur cuti karyawan, sehingga karyawan akan lebih mudah dalam mengajukan izin cutinya hanya dari smartphone mereka. Ketahui lebih lengkapnya mengenai aplikasi cuti karyawan by Talenta dari link berikut: https://www.talenta.co/fitur/attendance-management/aplikasi-sistem-informasi-cuti-pegawai/.

Talenta menggunakan business model managed subscription, jadi anda berlangganan secara tahunan ke Talenta untuk menggunakan software ini. Tidak bisa bayar sekali didepan lalu pakai selamanya.

Selain itu, semua data yang ada di dalam aplikasi Talenta by Mekari akan terjamin keamanannya, karena kami memiliki kualitas keamanan standar ISO 27001 yang setara dengan bank.

Talenta juga menggunakan teknologi enkripsi sehingga data-data yang tersimpan tidak akan dapat dilihat oleh pihak yang tidak berwenang.

Fitur Talenta by Mekari:

Berikut beberapa fitur utama yang dapat membantu HR dalam mengelola sumber daya manusia suatu perusahaan.

  • Software attendance management: untuk mengelola cuti, absen, perhitungan lembur, timesheet karyawan, dan jadwal shift kerja. Dengan aplikasi pembuat jadwal kerja karyawan by Talenta, HR membuat dan mendistribusikan jadwal kerja karyawan secara merata dan efisien hanya dalam satu aplikasi saja. Kunjungi link berikut untuk informasi lebih lengkapnya: https://www.talenta.co/fitur/attendance-management/software-untuk-membuat-jadwal-kerja-shift/.
  • Aplikasi absensi online: untuk mengelola kehadiran karyawan tanpa perlu menggunakan mesin fingerprint.
  • Aplikasi HRIS: untuk mengelola database karyawan, proses rekrutmen hingga manajemen aset.
  • Software payroll: untuk melakukan penggajian lebih efisien dengan perhitungan yang akurat dan cepat.
  • Aplikasi slip gaji: untuk mengelola slip gaji karyawan dengan lebih aman dan mudah diakses kapan saja dan dimana saja.

Dengan fitur – fitur ini, HR dapat mengelola rekrutmen karyawan dengan lebih mudah, mulai dari job listing, penjadwalan interview, hingga onboarding hanya dalam satu aplikasi yang terintegrasi dan berbasis online.

Tertarik mencoba Talenta secara gratis? Kunjungi Talenta.co sekarang juga!

 

Guest Guest