Flexi Time: Pengertian, Keuntungan, dan Langkah Menerapkannya

Flexi Time: Pengertian, Keuntungan, dan Langkah Menerapkannya

Saat ini sistem bekerja sudah mulai memiliki banyak variasi, salah satunya adalah jam kerja fleksibel. Sistem ini biasa dikenal dengan Flexi Time. Flexi Time memiliki keuntungan dan cara mengatur yang berbeda dengan sistem kerja pada umumnya. Berikut penjelasan mengenai Flexi Time.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Pengertian Flexi Time

Talenta_Blog-Flexitime_INFOGRAFIK-1
Flexible Working Time atau Flexi Time adalah sistem pengaturan kerja yang memberi lebih banyak kebebasan kepada karyawan dalam mengatur jam kerja mereka. Flexi Time memegang prinsip bahwa jam kerja karyawan tidak mutlak, asalkan pekerjaan selesai tepat waktu dengan kualitas pekerjaan sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan. Serta bisa memenuhi jumlah jam yang sudah disepakati dalam perjanjian kerja, yaitu 40 jam per minggu. Biasanya perusahaan yang memiliki sistem Flexitime ini juga membebaskan tempat bekerja para karyawan sehingga mereka tidak perlu ke kantor setiap hari.

Keuntungan Menggunakan Flexi Time

  • Produktivitas Karyawan Meningkat

Talenta_Blog-Flexitime_INFOGRAFIK-2 (1)
Evaluasi kepuasan kinerja karyawan yang menurun bisa jadi disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah ketidaktepatan penerapan sistem jam kerja. Anda dapat menjadikan jam kerja fleksibel sebagai solusinya. Menurut penelitian The Motley Fool, jam kerja fleksibel dapat meningkatkan produktivitas 60% karyawan daripada mereka harus bekerja di kantor dengan jam kerja rutin. Karena mereka bisa memiliki manajemen waktu yang lebih baik. Produktivitas karyawan dapat meningkat karena mereka bekerja pada waktu yang paling maksimal menurut mereka. Sehingga risiko kesalahan akibat human error dan lembur kerja dapat dihindari.

  • Karyawan Memiliki Pola Hidup Seimbang dan Bahagia


Penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan karyawan meningkat 10% ketika mereka lebih bebas mengatur jam kerja mereka sendiri. Kemudian 74% responden menyatakan kehidupan pribadi mereka dan kehidupan pekerjaan menjadi lebih seimbang ketika jam kerja mereka lebih fleksibel. Bahkan penelitian Powwownow juga menyatakan bahwa 67% karyawan berharap perusahaan mereka memiliki sistem jam kerja flexi time.
Selain itu, perusahaan dengan penerapan Flexi time didalamnya akan lebih menguntungkan bagi keluarga yang suami istri sama-sama bekerja. Keduanya akan tetap bisa mengatur jam kerja tanpa mengganggu waktu mengurus anak-anak dan rumah tangga. 84% karyawan yang sudah memiliki anak menjadikan sistem flexi time sebagai faktor paling penting dalam memilih pekerjaan.

  • Retensi Karyawan Meningkat


Melihat begitu banyak manfaat yang akan diterima karyawan, baik secara materiil maupun secara psikis, tentu mereka akan semakin loyal terhadap perusahaan. Karyawan akan menghilangkan keinginan untuk keluar dari perusahaan dengan sistem flexi time. Artinya, retensi karyawan akan meningkat dan turnover rate karyawan semakin menurun. Flexi time dapat menjadi salah satu strategi Anda mempertahankan karyawan perusahaan.

  • Daya Tarik Perekrutan Karyawan


Flexi time juga dapat menjadi salah satu daya tarik besar dalam merekrut karyawan. Penelitian menunjukkan 70% calon karyawan lebih tertarik pada pekerjaan yang memiliki jam kerja fleksibel. Bahkan 30% calon karyawan akan memilih pekerjaan dengan gaji yang tidak terlalu tinggi namun memiliki jam kerja fleksibel daripada pekerjaan dengan gaji yang tinggi namun tidak menggunakan sistem flexi time.

  • Karyawan Lebih Hemat

Talenta_Blog-Flexitime_INFOGRAFIK-6
Karyawan akan menekan biaya transportasi karena tidak harus ke kantor setiap hari. Selain biaya, potensi mengalami kecelakaan kerja saat berangkat ke kantor juga terhindari. Secara tidak langsung, kemacetan jalan juga akan berkurang.

Langkah Pengaturan Flexi Time


Ketika perusahaan Anda memutuskan untuk menggunakan salah satu model kerja Flexi Time diatas, maka ada baiknya Anda mengetahui langkah tepat menerapkan Flexi time di perusahaan.

  1. Pertama, Anda harus mempersiapkan perjanjian kerja yang akan ditawarkan kepada karyawan. Pastikan kebijakan perusahaan sudah jelas dalam mengatur jam kerja karyawan. Jangan lupa juga untuk melibatkan karyawan dalam hal ini agar aspirasi mereka tersampaikan.
  2. Kedua, buat manajemen kerja karyawan yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Mulai dari pembagian jam kerja, siapa saja yang harus hadir pada jam-jam tertentu, siapa saja yang harus bertemu dan meeting dengan klien, dan sebagainya.
  3. Ketiga, perusahaan juga harus memastikan setiap karyawan memiliki koneksi internet yang bagus dan stabil sehingga dapat dihubungi kapanpun ketika mereka tidak sedang di kantor. Selain itu, perusahaan harus menyiapkan teknologi pengelola karyawan yang tepat. Karena perbedaan jam kerja yang kompleks, perusahaan, terutama Anda sebagai HR harus menyiapkan hal tersebut. Gunakan software HR berbasis cloud untuk memudahkan pengelolaan data perusahaan dan data karyawan. Tentukan juga platform yang memungkinkan komunikasi berjalan lancar.
  4. Keempat, berlakukan masa percobaan terlebih dahulu lalu evaluasi setiap bulannya. Untuk membantu proses evaluasi jam kerja fleksibel, software HR tersebut akan merekam hasil pekerjaan karyawan secara tertib. Sehingga proses monitoring dan evaluasi akan memiliki data yang lebih valid dan terukur meskipun karyawan dan Anda sebagai tim HR jarang bertatap muka.

Langkah Menerapkan Flexi Time

Seperti yang sudah disinggung sedikit di atas, persiapan pelaksanaan jam kerja fleksibel harus dilakukan secara matang. Selain itu semua, instrumen pendukung sistem kerja ini harus dapat dipertanggungjawabkan dan dipastikan mampu mengontrol produktivitas karyawan. Talenta, sebagai software HR berbasis cloud yang terpercaya, memiliki fitur yang dapat membantu Anda mengelola absensi karyawan meskipun menggunakan flexi time. Yuk coba demo Talenta sekarang juga.


PUBLISHED05 Dec 2019
Ervina
Ervina