4 Tantangan Utama HR di Industri Manufaktur dan Solusinya

4 Tantangan Utama HR di Industri Manufaktur  dan Solusinya

Industri manufaktur sedang mengalami pergeseran dalam struktur lingkungan kerjanya akibat perubahan jaman. Perubahan yang serba cepat ini membuat praktik HR yang cerdas dan gesit menjadi suatu keharusan mutlak yang harus dilakukan, agar perusahaan dapat mengikuti pergerakannya.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

4 Tantangan dalam HR Industri Manufaktur

Berikut adalah 4 tantangan utama di bidang HR yang sedang dan akan dihadapi industri manufaktur, dan bagaimana solusinya agar perusahaan Anda dapat beradaptasi untuk mengatasinya:

1 . Kekurangan Pegawai

Generasi baby boomer dalam waktu dekat akan memasuki masa pensiun. Anda harus mewaspadai kesenjangan tenaga kerja yang akan terjadi. Karena bagaimanapun, walau sudah banyak aktivitas produksi yang mampu diotomatisasi, tetap banyak pekerjaan manufaktur yang masih membutuhkan manusia dimana keterampilan pengambilan keputusan yang lebih kompleks diperlukan.

Tren saat ini, diperkirakan bahwa lebih dari 4,6 juta pekerjaan manufaktur akan menjadi kosong dalam 10 tahun ke depan. Angka tersebut berasal dari estimasi 2,7 juta posisi pekerjaan yang kosong akibat pensiun dan 1,9 juta posisi baru akibat pertumbuhan perusahaan. Dari 4,6 juta posisi tersebut, hanya 2,2 juta yang diperkirakan dapat diisi oleh tenaga siap kerja, sementara 2,4 juta sisanya kosong karena kurangnya keterampilan yang dimiliki tenaga kerja.

Menanggapi persoalan di atas, Anda perlu memahami bahwa untuk menarik perhatian generasi sekarang, Anda perlu memahami keunikan generasi ini. Yang pertama, adalah perubahan tempat dimana calon pegawai dapat diteukan. Jika sebelumnya Anda menggunakan kekuatan media cetak atau offline, maka Anda harus belajar untuk menggunakan media sosial dan media online lainnya untuk menjaring calon pegawai.

Selain itu, Anda juga harus memahami keinginan mereka untuk bekerja di perusahaan yang menawarkan kepuasan di luar gaji. Karakteristik generasi muda sekarang memang cenderung untuk mencari kepuasan dan aktualisasi diri, adanya kesempatan untuk membuat perbedaan, dan mengembangkan keterampilan baru. Hal inilah yang harus Anda persiapkan dalam membentuk branding perusahaan Anda sebagai pemberi kerja.

2 . Kurangnya Keterlibatan Pegawai

Karakteristik industri manufaktur yang cukup menonjol adalah adanya jarak antara kantor pusat, dimana pengambilan keputusan strategis berlangsung, dengan area pabrik. Dengan sebagian besar tenaga kerja yang berada jauh dari pusat pengambilan keputusan, seringkali membuat manajemen melihat keterlibatan sebagai hal yang kurang prioritas. Hal ini sangat disayangkan, karena hal ini dapat menimbulkan berbagai potensi masalah dan juga dapat berakibat pada keputusan yang tidak tepat akibat perbedaan pemahaman antara pengambil keputusan dengan pihak yang ada di lapangan.

Untuk menjembatani kesenjangan di beberapa lokasi, perusahaan harus bekerja untuk membina hubungan dengan serikat pekerja dan juga menggunakan aplikasi kepegawaian mobile, yang dapat membangun saluran komunikasi dua arah antara manajemen dan pegawai.

3 . Masalah Perekrutan

Tidak jarang posisi yang kosong di industri manufaktur menjadi sangat terspesialisasi, sehingga membatasi ruang lingkup potensi penempatan pegawai di tempat kerja. Keterbatasan anggaran perusahaan dan kurangnya kesesuaian antara ilmu yang didapat di sekolah dengan yang dibutuhkan di dunia kerja menambah masalah dan membuat kebutuhan tersebut semakin sulit untuk diisi.

Jika Anda adalah Bagian Personalia dari perusahaan manufaktur, Anda sebaiknya menggunakan Solusi HRIS dari aplikasi Talenta. Melalui fitur tersebut Anda dapat melakukan proses analisis kebutuhan pegawai dan memantau proses rekrutmen secara online. Perusahaan manufaktur perlu beradaptasi jika mereka ingin bersaing dengan industri lain untuk mendapatkan kesuksesan. Selain Anda juga perlu mengembangkan terobosan-terobosan ke sekolah atau kampus untuk menjangkau talent-talent yang memiliki potensi.

4 . Pendidikan dan Pelatihan di Industri Manufaktur

Menciptakan lingkungan kerja dimana pegawai diperlengkapi untuk menangani tantangan industri adalah hal yang sangat penting dalam mengurangi turnover dan mempertahankan talenta terbaik. Salah satu hal yang dapat Anda lakukan adalah dengan memberikan pelatihan dan pengembangan berkelanjutan.

Menetapkan jalur pengembangan pribadi dan profesional yang jelas serta berorientasi pada tujuan akan memungkinkan perusahaan dalam industri manufaktur meningkatkan kepuasan kerja dan keterlibatan pegawai. Kedua hal ini akan meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan secara umum.

Kesimpulannya, industri manufaktur berkembang dengan cepat, dengan beberapa tanda melambat dalam waktu dekat. Jika pengusaha ingin memenuhi permintaan pasar dan bersaing secara global di pasar kerja, mereka harus fokus untuk beradaptasi dengan tempat kerja yang berubah dan mengadopsi strategi HR kreatif untuk mengatasi tantangan industri yang unik saat ini. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah menggunakan aplikasi HRIS online seperti Talenta, yang akan menyederhanakan proses administrasi di perusahaan Anda dan membuat pengambilan keputusan HR semakin efektif dan akurat.


PUBLISHED03 Feb 2020
Emanuelle
Emanuelle