Jenis-Jenis Pengunduran Diri Dari Perusahaan

Jenis-Jenis Pengunduran Diri Dari Perusahaan

Pengunduran diri karyawan adalah hal yang wajar terjadi di perusahaan. Bahkan perusahaan yang mendeklarasikan diri sebagai tempat kerja terbaik pun tidak dapat menghindari hal ini. Jika selama ini yang terlihat adalah karyawan mengundurkan diri secara baik-baik, faktanya mereka mengundurkan diri lewat beberapa “jalur” menurut latar belakang yang berbeda-beda juga. Lalu, apa saja jenis pengunduran diri yang biasanya terjadi pada karyawan?
Berhenti bekerja sesuai prosedur. Salah satu cara yang umum digunakan karyawan saat mengundurkan diri dari perusahaan adalah dengan mengikuti prosedur yang berlaku di perusahaan. Pertama-tama, mereka berkomunikasi dengan atasannya untuk menjelaskan alasan mengapa mereka memutuskan untuk mengundurkan diri. Setelah surat resign resmi diterima manajer dan HRD, pegawai tersebut akan tetap bekerja di perusahaan yang sama hingga satu bulan sebelum tanggal resmi berhenti kerja (one-month-notice). Selain itu, mereka juga membanu proses transisi kerja dengan baik.
Kabur. Kabur juga merupakan salah satu cara pengunduran diri yang dilakukan oleh karyawan. Mereka akan berhenti masuk kantor secara tiba-tiba dan memutus semua bentuk komunikasi dengan perusahaan. Pegawai yang meninggalkan tempat kerja dengan cara seperti ini tentunya akan meninggalkan kesulitan untuk perusahaan dalam masa transisi. Tidak jarang jika perusahaan langusng melakukan blacklist bagi karyawan yang memilih mengunduran diri melalui jalur ini.
Pemutusan hubungan kerja (PHK). PHK terjadi bukan hanya karena karyawan telah mendapatkan 3x surat peringatan atau merugikan perusahaan saja. Bisa jadi mereka terkena PHK bisa juga karena perusahaan tempat mereka bekerja bangkrut atau berhenti beroperasi sehingga karyawan harus dirumahkan.
 
Meskipun seorang karyawan mengundurkan diri dengan “tidak baik-baik”, ternyata hal itu bukan sepenuhnya salah mereka. Bisa jadi hal tersebut merupakan cerminan manajer dan perusahaan itu sendiri. Jika perusahaan dan manajer memperlakukan karyawan dengan layak, maka mereka juga akan meninggalkan perusahaan dengan cara yang baik juga. Hal itu juga dapat menjadi bahan pelajaran dan evaluasi bagi manajer dan departemen HRD dalam meningkatkan pelayanan terhadap karyawannya.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED28 Sep 2016
talenta
talenta