Shifting Karyawan Harus Mempertimbangkan 5 Hal ini!

Tayang
Di tulis oleh:
Author Avatar
Made Rendika
Highlights
  • Shifting karyawan memungkinkan distribusi jam kerja yang adil tanpa melanggar regulasi pemerintah.
  • Alokasi SDM dalam setiap shift harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik untuk menjaga kinerja optimal.
  • Komunikasi yang jelas mengenai jadwal kerja penting untuk menghindari kesalahpahaman di antara karyawan.
  • Pertimbangkan faktor kesehatan karyawan dengan menerapkan pergiliran jam kerja untuk menjaga keseimbangan dan keadilan.
  • Penggunaan fitur yang disesuaikan dengan kultur perusahaan akan meningkatkan efektivitas pembagian kerja.

Jika Anda memiliki perusahaan atau tempat usaha yang menyediakan layanan 24 jam dalam 7 hari kerja, tentu Anda harus memahami apa yang disebut dengan shifting karyawan.

Sistem ini memungkinkan karyawan untuk mendapatkan jumlah jam kerja yang sama pada beberapa waktu berbeda, sehingga tidak ada karyawan yang bekerja melebihi waktu yang ditentukan oleh regulasi pemerintah.

Terdapat jadwal yang dibuat dengan komprehensif, sehingga setiap karyawan secara adil mendapatkan pembagian kerja yang seimbang.

Tentang Shifting Karyawan

Pembuatan jadwal atau pembagian shifting karyawan sendiri sebenarnya bukan hal yang sulit untuk dilakukan.

Keberadaan aplikasi dan layanan pengelolaan HR sudah banyak yang menyediakan fitur untuk membantu pembagian jadwal.

Namun demikian, pembagian jam kerja tidak bisa dilaksanakan asal-asalan. Ada beberapa hal penting yang tetap harus dipertimbangkan agar tidak ada yang merasa dirugikan.Hal penting yang perlu diperhatikan dalam melakukan pembagian kerja diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Alokasi Tenaga dan Kemampuan yang Imbang

Pada setiap jadwal kerja (biasanya terbagi 3) harus memiliki porsi SDM yang setara atau setidaknya mendekati setara.

Tujuannya sederhana, agar kinerja yang diberikan tetap dapat seimbang dan memenuhi target perusahaan.

Setara disini bukan berarti harus ada karyawan setiap bagian pada setiap shift, namun disesuaikan dengan kebutuhan pada shift tersebut.

Misalnya saja pada restoran yang membuka layanannya selama 24 jam dalam 7 hari. Pada shift pagi atau siang, tentu kuota karyawan di dapur yang bertugas untuk memasak idealnya lebih banyak daripada ketika malam hari.

Asumsinya, konsumen akan datang lebih banyak dan padat ketika jam makan siang tiba daripada ketika waktu menunjukkan pukul 02.00 dini hari.

Baca Juga: 10 Aplikasi Pembuat Jadwal Kerja Shift yang Efektif Di 2026

2. Komunikasi yang Jelas dengan Karyawan

Hal sepele yang kadang dilupakan adalah komunikasi yang jelas mengenai shift kerja dengan karyawan yang ditugaskan pada masing-masing shift.

Pembagian kerja akan berjalan lancar ketika setiap karyawan memahami kapan waktunya mereka bekerja dan kapan waktunya mereka off.

Akan menjadi kacau jika karyawan salah paham pada shift kerja yang dilakukan.

Setelah membuat jadwal yang komprehensif, diskusikan dengan semua karyawan yang terkait dengan jadwal tersebut.

Pastikan setiap karyawan memahami pembagian jam kerja yang ditetapkan oleh perusahaan sehingga tidak ada karyawan yang salah masuk jam kerja.

Selain itu, Anda bisa meminta feedback pada karyawan setelah selesai menjelaskan pembagian kerja yang telah dilakukan.

Baca Juga: Shift Karyawan dan Ketentuannya Menurut Undang-Undang

3. Aturan Jelas dan Ketentuan Lain

Setiap perusahaan memiliki aturan untuk setiap kegiatan yang dilakukan dalam rangka kerja di perusahaan tersebut, sama halnya dengan shifting karyawan. Pastikan juga setiap karyawan memahami aturan yang berlaku untuk pembagian jam kerja.

Misalnya untuk pertukaran jam kerja, bagaimana prosedurnya, siapa yang harus dihubungi, siapa yang harus dimintai izin, siapa yang harus menyetujui dan sebagainya.

Aturan mendasar seperti ini harus dipahami demi kelancaran pembagian jam kerja dan efektivitas kerja di perusahaan.

Pembagian jam kerja ditujukan agar perusahaan tetap dapat bekerja dengan optimal pada pukul berapapun dalam periode satu hari kerja.

Jika terdapat pelanggaran, tentu harus ada sanksi tegas yang diberlakukan agar sistem yang telah terbangun tidak rusak dan merugikan perusahaan.

Baca Juga: Pentingnya Menerapkan Shifting Karyawan di Perusahaan

4. Pergiliran Jam Kerja

Jangan lupa untuk mempertimbangkan faktor kesehatan dan sosial dari setiap karyawan dalam pembuatan jadwal.

Saat membuat jadwal, Anda harus pula mempertimbangkan giliran untuk setiap shift.

Misalnya, karyawan yang sudah mendapat shift malam pada hari ini bisa dibebaskan dari shift malam beberapa hari kedepan.

Selain untuk pemerataan dan keadilan, pembagian giliran ini juga menjadi upaya perusahaan untuk menjaga kesehatan karyawan.

Anda bisa melakukan pembagian giliran ini dengan mudah melalui layanan pengelolaan HR yang banyak tersedia.

Selalu ingat untuk memilih layanan dengan fitur yang mudah digunakan, jelas dan tidak terlalu menyulitkan Anda atau bagian HR agar penggunaan layanan tersebut bisa maksimal sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca Juga: Membuat Contoh Jadwal Kerja Shift dengan Excel dan Simulasinya

5. Maksimalkan Fitur yang Ditawarkan Layanan HR

Terakhir dan kembali pada bahasan awal mengenai cara mudah membagi shifting karyawan, adalah dengan memahami benar penggunaan layanan HR yang Anda gunakan.

Ini adalah tugas bagian HR, namun tidak ada salahnya jika Anda sebagai pemilik perusahaan juga memahaminya. Dengan pemahaman yang sama, operasional pembagian shift kerja dapat berjalan optimal.

Selalu minta keterangan pada penyedia layanan HR agar informasi yang diperlukan bisa didapatkan.

Modifikasi fitur pembagian jadwal yang diberikan sesuai dengan budaya dan keperluan perusahaan.

Karena setiap perusahaan memiliki kultur yang berbeda, otomatis pembagian kerja juga akan unik dan menyesuaikan.

Baca Juga: Jam Kerja Shifting, Inilah 5 Kesalahan yang Dilakukan!

Kelola Shift Karyawan Anda dengan Mekari Talenta!

Layanan HR yang menyediakan fitur shifting karyawan salah satunya adalah Talenta.

Dengan tampilan yang user-friendly dan operasional yang mudah, Talenta memungkinkan Anda dan bagian HR untuk membagi jam kerja secara lebih cepat dan efektif.

Feedback dari karyawan juga bisa segera didapatkan untuk menjadi pertimbangan dalam pembuatan kebijakan.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, segera gunakan Talenta sebagai partner pengelolaan shifting di perusahaan Anda!ย 

Tertarik untuk mencoba Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

Pertanyaan Umum Seputar Shifting Karyawan

Apa yang dimaksud dengan sistem shifting karyawan?

Apa yang dimaksud dengan sistem shifting karyawan?

Sistem shifting karyawan adalah metode pembagian jam kerja yang memungkinkan karyawan mendapatkan jumlah jam kerja yang sama pada waktu yang berbeda. Hal ini bertujuan agar tidak ada karyawan yang bekerja melebihi batas waktu yang ditentukan oleh regulasi pemerintah.

Mengapa penting untuk memiliki alokasi tenaga kerja yang seimbang dalam shifting?

Mengapa penting untuk memiliki alokasi tenaga kerja yang seimbang dalam shifting?

Alokasi tenaga kerja yang seimbang penting agar kinerja yang dihasilkan tetap optimal dan memenuhi target perusahaan. Ini memastikan bahwa setiap shift memiliki jumlah karyawan yang sesuai dengan kebutuhan, sehingga pelayanan tetap maksimal.

Bagaimana cara memastikan komunikasi yang jelas mengenai jadwal shift kepada karyawan?

Bagaimana cara memastikan komunikasi yang jelas mengenai jadwal shift kepada karyawan?

Untuk memastikan komunikasi yang jelas, perusahaan harus mendiskusikan jadwal shift dengan semua karyawan terkait. Pastikan setiap karyawan memahami jam kerja mereka dan mendorong umpan balik untuk menghindari kesalahpahaman.

Apa saja aturan penting yang harus dipahami terkait shifting karyawan?

Apa saja aturan penting yang harus dipahami terkait shifting karyawan?

Setiap karyawan perlu memahami aturan mengenai pembagian jam kerja, termasuk prosedur pertukaran jam, siapa yang harus dihubungi untuk izin, dan sanksi yang berlaku jika ada pelanggaran. Ini membantu menjaga kelancaran operasional dan efektivitas kerja di perusahaan.

Mengapa perlu mempertimbangkan faktor kesehatan dalam pembagian shift?

Mengapa perlu mempertimbangkan faktor kesehatan dalam pembagian shift?

Mempertimbangkan faktor kesehatan penting agar karyawan tidak mengalami kelelahan dan tetap produktif. Dengan memberikan giliran shift yang adil, perusahaan juga berupaya menjaga kesejahteraan karyawan secara keseluruhan.

Bagaimana cara memaksimalkan penggunaan layanan HR dalam pembagian shift?

Bagaimana cara memaksimalkan penggunaan layanan HR dalam pembagian shift?

Untuk memaksimalkan penggunaan layanan HR, penting untuk memahami fitur-fitur yang ditawarkan serta modifikasi sesuai kebutuhan perusahaan. Dengan demikian, proses pembagian jam kerja dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

Di mana saya bisa menemukan layanan HR yang menyediakan fitur shifting karyawan?

Di mana saya bisa menemukan layanan HR yang menyediakan fitur shifting karyawan?

Salah satu layanan HR yang menyediakan fitur shifting karyawan adalah Mekari Talenta. Dengan antarmuka yang user-friendly dan operasional yang sederhana, Talenta membantu perusahaan dalam membagi jam kerja secara cepat dan efektif.

Made Rendika Penulis
Made Rendika menulis tentang berbagai macam topik sejak tahun 2017. Pengalamannya memproduksi konten telah berlalu-lalang lintas industri, mulai dari industri clothing hingga konsultasi pengelolaan dan operasional HR sehari-hari.
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales