-
HRIS membantu bisnis F&B mengelola karyawan multi-cabang, sistem shift, hingga administrasi HR secara lebih terpusat sehingga operasional tetap efisien meski mobilitas tinggi.
-
Dengan otomatisasi absensi, payroll, dan employee self-service, HRIS mempermudah monitoring performa karyawan sekaligus mengurangi pekerjaan manual yang memakan waktu.
Mobilitas yang cepat membuat bisnis F&B harus memiliki kualitas SDM dengan performa tinggi. Maka dari itu, operasional bisnis F&B perlu ditopang oleh tim HR yang mumpuni serta dukungan sistem HRIS yang mampu membantu pengelolaan tenaga kerja secara lebih efisien.
Divisi HR sendiri berperan penting dalam memastikan karyawan dapat bekerja secara optimal, mulai dari pengaturan jadwal kerja, pengelolaan absensi, hingga proses administrasi yang berjalan cepat dan akurat.
Hal ini menjadi semakin menantang ketika perusahaan harus menghadapi perubahan yang dinamis, seperti tingginya perputaran staf, perbedaan pola operasional di tiap cabang, serta sistem shift yang beragam.
Di tengah kompleksitas tersebut, penggunaan HRIS membantu menyederhanakan proses operasional HR.
Bahkan, studi menunjukkan bahwa otomatisasi HR dapat menurunkan beban administratif hingga 40%, terutama pada proses payroll, attendance, dan onboarding.
Dengan dukungan sistem yang terintegrasi, tim HR dapat mengurangi pekerjaan manual sekaligus lebih fokus pada pengembangan performa karyawan.
Berikut adalah alasan pentingnya memiliki HRIS di divisi HR untuk mengelola karyawan secara lebih optimal pada bisnis F&B.
Definisi Bisnis F&B
Secara singkat, bisnis F&B sendiri merupakan jenis bisnis yang menyediakan produk berupa makanan atau minuman untuk konsumennya.
Menjamurnya bisnis F&B salah satunya adalah karena makanan merupakan kebutuhan pokok manusia. Namun, ada yang perlu menjadi nilai plus dari para pemilik bisnis F&B yaitu keunikan rasa serta inovasi yang dapat dihasilkan.
Di tengah banyaknya persaingan, hal tersebut adalah kunci utama pemilik F&B agar dapat dilirik oleh masyarakat.
Tantangan Bisnis F&B dan Bagaimana HRIS dapat Menjadi Solusi
Dengan cepatnya perputaran bisnis, ada banyak tantangan yang harus dihadapi oleh bisnis F&B. Berikut adalah di antaranya.
1. Mengurus Berbagai Cabang Usaha
Ketika sudah berkembang, industri F&B kerap menerapkan model bisnis pembukaan cabang usaha. Cabang tersebut bisa tersebar pada satu kota yang sama, atau bahkan di kota lain.
Adanya bisnis F&B yang memiliki banyak cabang kerap membuat divisi HR dalam melakukan pekerjaan administrasi mereka karena manajemen SDM yang berbeda-beda di setiap tempat. Selain itu, proses operasionalnya juga sulit dipantau.
Baca juga: Strategi Pengelolaan HR pada Industri F&B
2. Banyaknya Jumlah Karyawan yang Perlu Dimonitor
Bisa dibilang, industri F&B adalah salah satu industri yang cukup berkembang pesat di Indonesia. Pada awal tahun 2022 sendiri, industri F&B mengalami pertumbuhan per kuartal sebesar 2,56 persen. Sementara untuk pertumbuhan per tahunnya sendiri sebesar 3,75 persen di tahun 2022.
Hal ini juga didukung dengan banyaknya bisnis F&B yang mengembanglan bisnisnya dengan membuka cabang. Kopi Kenangan adalah salah satu contohnya. Dengan memiliki banyak cabang, mereka sudah mempekerjakan lebih dari 3.000 karyawan.
Dengan banyaknya karyawan yang mereka miliki, tentu divisi HR akan kerepotan apabila masih menerapkan metode manual dalam mengurus administrasi karyawan.
3. Sistem Shift serta Jam Buka yang Berbeda
Ketika memiliki restoran atau rumah makan di beberapa tempat, bisa jadi jam buka dan shift kerja akan berbeda menyesuaikan lingkungan tempat tersebut.
Misalnya saja, ketika satu cabang ada yang berlokasi di mal, tentu ia akan mengikuti jam buka mal. Lain halnya ketika cabang buka lokasi di pinggir jalan atau tempat lain di mana pasti akan menyesuaikan jam berapa umumnya sebuah toko di tempat tersebut buka, misalnya jam 10 pagi sampai jam 9 malam.
Adanya perbedaan jam buka ini membuat HR harus mengatur shift karyawan jadi lebih banyak untuk menyesuaikan tempat kerja mereka sesuai cabang. Ini juga membuat absensi jadi sulit dipantau.
Bisa jadi, tim HR tidak bisa mengetahui secara langsung apakah karyawan benar-benar bekerja atau hanya sekadar titip absen dan tidak membantu karyawan lainnya yang sedang bekerja di cabang.
Baca juga: Manfaat Software Payroll pada Bisnis F&B
Alasan Bisnis F&B Membutuhkan Software HRIS
Operasional bisnis F&B yang cepat dan dinamis menuntut sistem pengelolaan SDM yang lebih terstruktur.
Ketika jumlah karyawan dan cabang bertambah, HRIS membantu menjaga efisiensi operasional sekaligus memastikan proses administrasi berjalan konsisten tanpa membebani tim HR.
Berikut ini beberapa alasan mengapa bisnis di industri F&B seperti restoran membutuhkan software HRIS.
1. Mengelola Shift Kerja yang Kompleks Secara Lebih Akurat
Bisnis F&B sering menghadapi tantangan penjadwalan, terutama ketika jam buka berbeda di tiap lokasi atau terjadi perubahan mendadak karena absensi karyawan.
Tanpa sistem terpusat, HR biasanya harus mengatur jadwal secara manual melalui spreadsheet yang rawan konflik shift.
HRIS memungkinkan pengaturan jadwal kerja yang lebih fleksibel dan transparan, sehingga owner dapat memastikan operasional tetap berjalan tanpa kekurangan staf di jam sibuk.
Contohnya, restoran yang memiliki cabang di mal dan street outlet dapat mengatur pola shift berbeda tanpa perlu membuat jadwal dari nol setiap minggu.
2. Memantau Kehadiran Karyawan Multi-Cabang Secara Real-Time
Ketika jumlah cabang bertambah, monitoring absensi menjadi semakin sulit jika hanya mengandalkan laporan manual dari masing-masing outlet.
HRIS berbasis cloud memungkinkan data kehadiran tercatat secara real-time, sehingga owner dapat melihat pola keterlambatan atau kekurangan staf dengan cepat.
Dalam praktiknya, banyak bisnis F&B mengalami kebocoran biaya karena โtitip absenโ atau data kehadiran yang tidak valid. Ini adalah hal yang dapat diminimalkan dengan sistem digital yang terintegrasi.
Baca juga: Panduan Lengkap Mengelola Karyawan Multi-Cabang Perusahaan
3. Mengurangi Risiko Kesalahan Payroll yang Berdampak Finansial
Perhitungan gaji di bisnis F&B sering kali melibatkan banyak variabel seperti lembur, tukar shift, dan absensi harian. Kesalahan kecil dalam rekap data bisa berdampak besar pada biaya operasional maupun kepuasan karyawan.
Nah, HRIS membantu menghubungkan data absensi langsung dengan sistem payroll sehingga proses perhitungan lebih akurat dan cepat.
Bagi owner yang memiliki puluhan hingga ratusan karyawan, otomatisasi ini dapat menghemat waktu administrasi sekaligus menjaga transparansi sistem pengupahan.
4. Meningkatkan Efisiensi Operasional HR melalui Self-Service Karyawan
Tanpa HRIS, tim HR sering kewalahan menangani permintaan cuti, reimbursement, atau perubahan jadwal kerja secara manual.
Fitur employee self-service memungkinkan karyawan mengajukan kebutuhan administrasi langsung melalui aplikasi, sehingga HR tidak perlu lagi mengurus permintaan satu per satu.
Dalam praktiknya, hal ini membantu owner F&B mengurangi bottleneck operasional, terutama pada bisnis yang memiliki banyak karyawan frontline.
5. Mendukung Pertumbuhan Bisnis F&B yang Lebih Scalable
Ketika bisnis mulai membuka cabang baru, sistem HR yang sebelumnya sederhana sering kali tidak lagi memadai.
HRIS membantu owner membangun standar operasional yang konsisten di setiap lokasi, mulai dari struktur jabatan hingga sistem pengupahan.
Dengan data yang terpusat, pengambilan keputusan terkait rekrutmen, performa tim, atau kebutuhan tenaga kerja menjadi lebih berbasis data, bukan sekadar intuisi.
Kelola Operasional SDM Bisnis F&B Lebih Efisien dengan Mekari Talenta
Mengelola karyawan di bisnis F&B bukan hanya soal absensi dan payroll, tetapi juga memastikan operasional cabang tetap berjalan lancar, jadwal kerja terkoordinasi, serta performa tim tetap optimal di tengah mobilitas yang tinggi.
Mekari Talenta hadir sebagai solusi HRIS yang dirancang untuk membantu bisnis F&B mengelola seluruh proses tersebut secara lebih praktis dalam satu platform terintegrasi.
Melalui berbagai fitur yang saling terhubung, Mekari Talenta membantu owner maupun tim HR menjaga efisiensi operasional sekaligus meningkatkan visibilitas data tenaga kerja secara real-time.




Berikut fitur Mekari Talenta yang relevan untuk mendukung operasional bisnis F&B:
- Absensi Online & Live Attendance: Membantu memantau kehadiran karyawan cabang secara real-time dengan GPS dan validasi foto, sehingga mengurangi risiko titip absen dan memudahkan kontrol operasional.
- Manajemen Shift & Jam Kerja: Mengatur jadwal kerja karyawan secara fleksibel sesuai kebutuhan outlet, termasuk rotasi shift yang kompleks di restoran dengan jam buka berbeda.
- Payroll Otomatis Terintegrasi: Menghitung gaji karyawan berdasarkan data absensi, lembur, dan cuti secara otomatis, sehingga mengurangi risiko salah hitung dan mempercepat proses pembayaran.
- Employee Self Service (ESS): Karyawan dapat mengajukan cuti, reimbursement, atau perubahan jadwal langsung dari aplikasi, sehingga HR tidak perlu mengurus permintaan manual satu per satu.
- HR Dashboard & Analytics: Memberikan insight terkait performa karyawan, tren absensi, hingga kebutuhan tenaga kerja di tiap cabang untuk membantu pengambilan keputusan berbasis data.
- Performance Management: Membantu owner dan manajer outlet memantau evaluasi kinerja karyawan secara lebih objektif sebagai dasar pengembangan tim dan perencanaan karier.
- Database Karyawan Berbasis Cloud: Menyimpan data tenaga kerja dari berbagai cabang secara terpusat, memudahkan akses informasi tanpa bergantung pada dokumen manual.
Sebagai bagian dari ekosistem software terintegrasi Mekari, Mekari Talenta membantu bisnis F&B menyederhanakan operasional HR dari hulu ke hilir, mulai dari pengelolaan karyawan, absensi, hingga payroll dalam satu sistem yang saling terintegrasi.
Ingin meningkatkan efisiensi operasional SDM di bisnis F&B Anda? Hubungi kami sekarang untuk mengetahui bagaimana Mekari Talenta dapat menjadi solusi HRIS yang tepat bagi pertumbuhan bisnis Anda.
