Tipe Karyawan Sukses antara Generasi Milenial VS Generasi Z

Tayang
Diperbarui
Di tulis oleh:
Mekari Talenta
Ervina Lutfi

Variasi usia pada karyawan perusahaan memang tidak dapat dielakkan. Adanya generasi milenial dan generasi z yang kini membanjiri pasar tenaga kerja membuat tim HR dan bagian terkait harus memutar otak untuk mendapatkan formula karyawan sukses yang berdampak baik pada perusahaan.

Tentu saja, diperlukan pemahaman untuk mengombinasikan dua generasi berbeda ini agar dapat bekerja secara sinkron dan optimal.

Karakter kedua generasi ini memiliki perbedaan. Meskipun berada pada satu perusahaan yang memiliki satu budaya kerja, karakter generasi milenial dan generasi z berbeda. Sehingga membutuhkan membutuhkan treatment yang tepat untuk dapat benar-benar mengoptimalkan kinerja kedua generasi ini.

Tanpa bermaksud membeda-bedakan, namun pendekatan yang disesuaikan dengan karakter masing-masing generasi dapat memaksimalkan kinerja mereka. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan HR perusahaan untuk menentukan treatment terbaik pada tiap generasi.

Hal ini akan menjadikan tiap generasi menjadi karyawan sukses di perusahaan Anda, berikut beberapa poin tersebut.

Talenta.co

1. Prinsip Kerja

Generasi Milenial

Orang-orang yang lahir pada tahun 1977 hingga 1997 lebih mengutamakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Dengan memberikan porsi kerja yang seimbang. Sehingga untuk memancing potensi terbesar dari karyawan pada generasi ini, pengaturan jadwal atau jam kerja menjadi kunci terpenting.

Generasi Z

Orang yang lahir setelah tahun 1997, justru lebih mengutamakan variasi pekerjaan yang ditawarkan oleh perusahaan pada satu posisi. Generasi ini dapat memberikan kinerja maksimal dengan diversitas pekerjaan yang luas serta beragam. Dengan demikian, semangat kerja dan belajarnya tidak akan mudah padam dan terhindar dari kebosanan.

2. Motivasi Kerja

Tipe Karyawan Sukses antara Generasi Milenial VS Generasi Z

Generasi Milenial

Generasi yang lebih berorientasi pada perkembangan karir di perusahaan. Ini mengapa lebih banyak generasi milenial yang loyal pada perusahaan. Dengan catatan perusahaan Anda memiliki kesempatan jenjang karir yang baik. Jenjang karir yang jelas akan membuat karyawan milenial memberikan kinerja terbaiknya.

Generasi Z

Generasi yang miliki motivasi terbesarnya yakni job security dan gaji yang tinggi. Memang tidak berarti karyawan generasi ini memiliki kecenderungan melompat dari satu perusahaan ke perusahaan lain, namun pada dasarnya generasi z memiliki sikap yang dinamis dan tidak terlalu menyukai hal yang stagnan. Generasi ini akan menjadi karyawan sukeses jika diberikan kesempatan untuk belajar hal baru dan menorehkan prestasi baru.

Baca juga: Talent Shortage: Penyebab, Dampak, dan Solusi Kekurangan Talenta

3. Pola Kerja

Generasi Milenial

Karakternya lebih komunal. Dengan begitu plotting kerja yang diberikan secara tim dapat menjadi rangsangan yang baik agar karyawan pada generasi ini memberikan kinerja maksimal. Sifat dasar mereka suka ialah suka berkumpul, sehingga teamwork secara efisien dapat memaksimalkan hasil kerja mereka.

Generasi Z

Pekerjaan yang tidak melibatkan banyak orang lebih cocok untuk mereka. Bekerja sendiri, independen dan leluasa, menjadi karakter utama dan pola kerja dari generasi ini. Tidak perlu cemas, Anda hanya perlu melakukan pengawasan dan pengontrolan terhadap hasil dan proses kerja. Selama masih on track, biarkan karyawan generasi Z Anda bekerja dengan temponya.

4. Keahlian Teknologi

Tipe Karyawan Sukses antara Generasi Milenial VS Generasi Z

Generasi Milenial

Tumbuh bersama dengan teknologi, artinya, apapun teknologi yang berkembang, karyawan milenial akan lebih mudah beradaptasi dan menemukan pola yang efektif dalam penerapannya di pekerjaan. Ini merupakan karakter dasar, karena teknologi berkembang bersamaan dengan kehidupan dari generasi milenial.

Generasi Z

juga merupakan generasi yang tumbuh dan berkembang dengan teknologi. Mereka terbiasa melakukan segalanya dengan bantuan gadget, tablet atau teknologi apapun yang dimiliki.

Dengan pembagian kerja yang tepat, generasi milenial dan generasi z dapat menjadi karyawan sukses yang memberikan kontribusi terbaik untuk perusahaan Anda melalui penggunaan teknologi.

Baca juga: Bagaimana Aturan Karyawan Internship atau Magang di Indonesia?

5. Metode Komunikasi

Generasi Milenial

Tidak ada karyawan sukses yang muncul tanpa komunikasi yang baik dan efektif. Nah, untuk berkomunikasi dengan karyawan generasi milenial, Anda cukup menggunakan berbagai media yang kini ada untuk mempermudah jalinan komunikasi yang diperlukan.

Generasi ini cenderung dapat menerima pesan dengan baik sehingga komunikasi berjalan lebih praktis seperti melalui aplikasi HRIS yang memiliki employee self service.

Generasi Z

Untuk generasi z, komunikasi yang terbukti efektif adalah dengan tatap muka secara langsung. Sedikit paradoks memang jika melihat apapun yang dilakukan generasi ini berhubungan dengan gadget. Namun dengan komunikasi langsung, maksud dan informasi yang disampaikan akan lebih valid serta lebih mudah melakukan konfirmasi.

Perbedaan perlakuan agar memiliki karyawan sukses harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Poin-poin di atas dapat menjadi acuan Anda untuk menentukan treatment pada karyawan dari tiap generasi. Treatment yang tepat dapat membantu karyawan meningkatkan kinerjanya dan menjadikan karyawan sukses.

Untuk membantu Anda menciptakan karyawan sukses yang bermanfaat untuk perusahaan, Anda bisa menggunakan bantuan Mekari Talenta sebagai software pengelola HR perusahaan Anda. Dengan fitur yang lengkap dan praktis, optimalisasi kinerja karyawan dapat dilakukan dengan lebih mudah, efektif dan praktis.

Talenta.co

Image
Ervina Lutfi Penulis
Product manager sekaligus penulis konten profesional yang rutin membahas topik HR, bisnis, dan digital marketing. Gaya penulisan yang terstruktur dan informatif memudahkan pembaca memahami strategi bisnis dan pengelolaan sumber daya manusia.
WhatsApp Hubungi sales