Apakah Yang Dimaksud Dengan Jumlah Tanggungan Dalam NPWP

Apakah Yang Dimaksud Dengan Jumlah Tanggungan Dalam NPWP

Yang dimaksud dengan jumlah tanggungan dalam NPWP seperti tk/0 adalah? Disini Insight Talenta akan mengulasnya dengan lengkap! Baca ya!

Menurut Dirjen Pajak, definisi pengertian tanggungan adalah seseorang yang telah menjadi tanggung jawab wajib pajak, dan bergantung kepada wajib pajak karena tanggungan tersebut tidak memiliki penghasilan.

Data tanggungan ini biasanya ada pada surat pemberitahuan tahunan atau SPT ketika melaporkan pajak. Disitu akan ada kolom mengenai jumlah tanggungan dalam satu NPWP.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Maksud Jumlah Tanggungan Dalam NPWP Adalah?

Biasanya kolom data tanggungan pada SPT ini akan diisi oleh wajib pajak yang memiliki status menikah atau kepala keluarga.

Tanggungan juga bisa berarti anggota keluarga lain yang tidak berpenghasilan, bukan hanya anak dan istri saja.

Siapa saja yang bisa dimaksud sebagai tanggungan dalam NPWP ini? Dan Kategorinya seperti apa agar bisa diperhitungkan dalam PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak?

Sebagai berikut :

  • Seorang istri yang tidak memiliki pekerjaan dan/atau ibu rumah tangga yang tidak berusaha
  • Anak kandung wajib pajak dengan jumlah maksimal tanggungan dalam satu NPWP adalah 3 orang anak yang belum memiliki pekerjaan dan penghasilan sendiri
  • Orang tua atau mertua yang tidak bekerja, tidak memiliki tunjangan hari tua, uang pensiun atau tunjangan lain sejenisnya.

Lalu apa yang dimaksud dengan PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak?

Apakah yang dimaksud dengan jumlah tanggungan dalam NPWP? Disini Insight Talenta akan mengulasnya dengan lengkap! Baca ya!

Baca Juga : Syarat Membuat NPWP Karyawan Online Beserta Tipsnya!

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Tentang Jumlah Tanggungan Dalam NPWP, Dan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) adalah merupakan jumlah penghasilan yang dibebaskan dari Pajak Penghasilan pasal 21 (PPh 21).

Dengan demikian, wajib pajak atau karyawan yang penghasilannya sebesar atau di bawah batas PTKP tidak perlu membayar pajak penghasilan.

Direktorat Jendral Pajak (Dirjen Pajak) menafsirkan PTKP sebagai pengeluaran yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar wajib pajak (dan keluarga) selama satu tahun.

Maka, PTKP tidak dimasukkan dalam perhitungan PPh 21.

TK/0 adalah kategori tarif PTKP untuk wajib pajak yang berstatus lajang.

Baru kemudian, jika penghasilan yang didapatkan karyawan melebihi PTKP yang berlaku, perusahaan wajib memotong berdasarkan perhitungan PPh 21.

Ketentuan mengenai PTKP telah dituliskan secara jelas pada laman Dirjen Pajak yang memuat tentang besaran dan kondisi yang memengaruhinya.

Beragam besaran PTKP disesuaikan dengan tanggungan wajib pajak serta status perkawinannya.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, besaran penghasilan tidak kena pajak dipengaruhi pada jumlah tanggungan dalam NPWP dan status perkawinannya.

Berdasarkan hal tersebut, PTKP dibagi menjadi beberapa kategori antara lain:

  • PTKP Tunggal/Individu

Kategori ini merupakan PTKP yang ditujukan untuk wajib pajak berstatus lajang.

Artinya, jika perusahaan Anda memiliki karyawan yang berstatus lajang atau belum nikah, maka karyawan tersebut tidak memiliki tanggungan PPh 21.

Dalam besaran tarif PTKP, kategori ini termasuk golongan TK/0.

Jadi tk/0 adalah kategori tarif PTKP untuk wajib pajak yang berstatus lajang.

  • PTKP Tunggal dengan Tanggungan

Lain halnya ketika karyawan tersebut memiliki tanggungan, baik anak dari hasil perkawinan, atau objek tanggungan orang lain.

Karyawan tersebut akan masuk dalam kategori ini. Setiap tanggungan akan menaikkan batas PTKP sebesar Rp4.500.000.

Kenaikan jumlah tanggungan dibatasi hingga tiga tanggungan serta termasuk dalam golongan TK/1, TK/2, TK/3 sesuai dengan jumlah tanggungan dalam NPWP.

Baca Juga : THR Lebaran Wajib Dipotong Pajak, Begini Hitungannya

  • PTKP Tunggal untuk Satu Keluarga

Kategori ini ditujukan pada karyawan yang berstatus menikah. Istri atau suami nantinya akan menjadi wajib pajak utama.

Setiap anak yang nantinya akan dimiliki akan menaikkan batas PTKP sebesar Rp4.500.000.

Kategori diberlakukan karena Dirjen Pajak memandang satu keluarga sebagai satu kesatuan ekonomi dengan jumlah tanggungan dalam NPWP.

Kondisi ini masuk dalam golongan K/0 jika belum memiliki anak, K/1, K/2, K/3 sesuai jumlah anak yang dimiliki.

Jadi untuk ptkp kawin anak 2 akan masuk ke K/2.

  • PTKP Digabung

Jika suami atau istri yang memiliki pekerjaan dan memiliki NPWP masing-masing, status K/- yang menjadi golongan wajib pajak nantinya akan dibebankan pada suami.

Sedangkan, istri akan masuk dalam golongan TK/0 atau dianggap tanpa tanggungan di mata hukum yang berlaku.

Pada kategori ini, golongan yang diberikan adalah KI/0 untuk yang belum memiliki anak, KI/1, KI/2, KI/3 sesuai dengan anak yang dimiliki.

Besaran PTKP nantinya digabung sesuai dengan PTKP suami dan PTKP istri sesuai dengan tanggungan.

Baca Juga : Panduan Cara Menghitung PPh 21 Karyawan Tak Punya NPWP

Tarif PTKP

Setelah mengetahui kategori penghasilan tidak kena pajak, penting untuk mengetahui tarif yang ditentukan dalam setiap kategori.

Adapun rincian tarif cara menghitung PTKP sesuai jumlah tanggungan dalam NPWP adalah sebagai berikut:

a. Tarif PTKP Pria/Wanita Lajang Kode TK (Tidak Kawin)

  1. PTKP Kategori TK/0 adalah merupakan Tarif PTKP untuk Pria/Wanita lajang tanpa adanya tanggungan atau tanggungan yakni sebesar Rp54.000.000/tahun.
  2. PTKP Kategori TK/1 adalah merupakan Tarif PTKP untuk Pria/Wanita lajang dengan adanya 1 tanggungan (dapat berupa orangtua atau anak) tanggungan sebesar Rp58.500.000/tahun.
  3. PTKP Kategori TK/2 adalah merupakan Tarif PTKP untuk Pria/Wanita lajang dengan adanya 2 tanggungan (berupa orangtua atau anak) tanggungan sebesar Rp63.000.000/tahun.
  4. PTKP Kategori TK/3 adalah Tarif PTKP untuk Pria/Wanita lajang dengan adanya 3 tanggungan(berupa orangtua atau anak) tanggungan sebesar Rp67.500.000/tahun.

b. Tarif PTKP Pria Kawin Kode K (Kawin)

  1. PTKP Kategori K/0 adalah Tarif PTKP untuk Pria sudah kawin tanpa adanya tanggungan (hanya istrinya) sebesar Rp58.500.000/tahun.
  2. PTKP Kategori K/1 adalah Tarif PTKP untuk Pria sudah kawin mempunyai 1 tanggungan (berupa orangtua atau anak) sebesar Rp63.000.000/tahun.
  3. PTKP Kategori K/2 adalah Tarif PTKP untuk Pria sudah kawin mempunyai 2 tanggungan (berupa orangtua atau anak) sebesar Rp67.500.000/tahun.
  4. PTKP Kategori K/3 adalah Tarif PTKP untuk Pria sudah kawin mempunyai 3 tanggungan(berupa orangtua atau anak) sebesar Rp72.000.000/tahun.

c. Tarif PTKP Suami dan Istri Kode KI (Kawin + Istri)

  1. PTKP Kategori KI/0 yakni adalah Tarif PTKP untuk Penghasilan Suami dan Istri digabung tanpa tanggungan sebesar Rp112.500.000/tahun.
  2. PTKP Kategori KI/1 yakni adalah Tarif PTKP untuk Penghasilan Suami dan Istri digabung dengan 1 tanggungan sebesar Rp117.000.000/tahun.
  3. PTKP Kategori KI/2 yakni adalah Tarif PTKP untuk Penghasilan Suami dan Istri digabung dengan 2 tanggungan sebesar Rp121.500.000/tahun.
  4. PTKP Kategori KI/3 yakni adalah Tarif PTKP untuk Penghasilan Suami dan Istri digabung dengan 3 tanggungan sebesar Rp126.000.000/tahun.

Baca Juga : Cara Menghitung PPh 21 Karyawan yang Tidak Memiliki NPWP

Cara Menghitung PTKP Sesuai Jumlah Tanggungan Dalam NPWP

Jika gaji karyawan selama setahun lebih kecil atau sama besar dengan ketentuan PTKP, maka pendapatannya tidak dipotong PPh 21.

Misalnya, gaji Ari per bulan Rp4.500.000 saat istrinya belum bekerja dan belum memiliki anak.

Maka gaji Ari dalam berjumlah Rp54.000.000 atau di bawah batas PTKP K/0 (Rp58.000.000), sehingga gajinya tidak dipotong PPh 21.

Namun beda halnya, jika gaji karyawan selama setahun melebihi PTKP yang telah ditentukan, maka perusahaan wajib memotong PPh 21.

Menghitung PPh 21 untuk penghasilan PTKP dapat dihitung dengan rumus:

PPh 21 = Penghasilan neto setahun – PTKP setahun.

Jika Anda tidak ingin ambil pusing dalam menghitung pajak karyawan, baik PTKP maupun PPh 21, Anda bisa menggunakan cara yang lebih mudah dengan aplikasi payroll Talenta.

Dengan memanfaatkan fitur Payroll, Anda bisa menghitung gaji karyawan beserta potongan pajak PPh 21 sesuai jumlah tanggungan dalam NPWP.

Talenta juga memberikan kemudahan untuk melakukan pembetulan perhitungan pajak jika ada yang tidak sesuai lebih mudah dan cepat daripada perhitungan manual.

Selain itu, Talenta juga dilengkapi dengan berbagai fitur lain seperti absensi, reimbursement, dan masih banyak lagi.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Jadi, segera daftarkan perusahaan Anda di Talenta sekarang juga dan dapatkan kemudahan dalam mengelola administrasi perusahaan dan karyawan Anda.

Tertarik untuk mencoba Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

Anda juga bisa coba gratis Talenta sekarang dengan klik gambar di bawah ini.

Coba Gratis Aplikasi HRIS Talenta Sekarang!

Nah, Penjelasan pengertian, definisi arti jumlah tanggungan NPWP dalam menghitung PTKP seperti tk/0 adalah sebagaimana telah dijelaskan diatas.

Semoga informasi ini bisa berguna untuk Anda, dan jangan lupa untuk membagikannya di sosial media.


PUBLISHED01 Aug 2019
Fitri
Fitri


Kelola payroll & administrasi HR jadi lebih mudah, siap kembangkan bisnis lebih cepat

Jadwalkan Demo

Jadwalkan Demo

Jadwalkan demo & konsultasi langsung dengan Talenta

Jadwalkan Demo
Coba Demo Interaktif

Coba Demo Interaktif

Eksplorasi fitur Talenta untuk kebutuhan payroll & administrasi HR

Coba Sekarang