10 Faktor yang Paling Mempengaruhi Kinerja Karyawan

By Mekari TalentaPublished 16 Jun, 2023 Diperbarui 10 Januari 2024

Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan? Di artikel kali ini, Mekari Talenta telah merangkum sebanyak 10 faktor yang mempengaruhinya.

Simak selengkapnya penjelasan berikut.

10 Faktor dan Variabel Yang Paling Mempengaruhi Kinerja Karyawan

Dalam menggapai kesuksesan suatu perusahaan, ada banyak faktor yang harus diperhatikan.

Salah satu hal yang menjadi kunci adalah kinerja karyawan.

Karyawan selalu dituntut untuk selalu bekerja produktif untuk mencapai goal perusahaan.

Tidak jarang perusahaan terlalu mengeksploitasi kinerja karyawan sehingga kurang memperhatikan apa saja yang menjadi kebutuhan karyawan, sehingga kinerja karyawan menjadi menurun.

Perlu diketahui bahwa karyawan menjadi salah satu aset berharga perusahaan yang perlu diperhatikan.

Satu hal yang pasti, perusahaan menginginkan kinerja karyawannya selalu optimal.

Nah untuk itu Anda perlu mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja karyawan berikut ini yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Sarpras Tempat Kerja

Agar karyawan melakukan pekerjaannya secara produktif, tentu Anda harus memperhatikan sarana prasarana apa saja yang dibutuhkan.

Tersedianya sarana prasarana yang memadai di tempat kerja tentu mempengaruhi kinerja karyawan.

Beberapa contoh kebutuhan yang umum ditemui seperti customer service melayani pelanggan dengan cepat, tetapi koneksi internet lambat dan spesifikasi komputer yang rendah sehingga pelayanan terhadap pelanggan terganggu.

Contoh lainnya karena tidak ada mesin fotokopi atau print, karyawan sering bolak balik keluar kantor sehingga banyak waktu terbuang di perjalanan.

Proses HR jadi lebih cepat dengan software HR terautomasi Mekari Talenta.

2. Lingkungan kerja

Perusahaan harus memastikan memiliki lingkungan kerja yang sehat untuk semua karyawannya.

Salah satunya memiliki ruangan kantor yang memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik.

Bila perlu untuk setiap ruangan sudah menggunakan pendingin udara agar para karyawan merasa nyaman.

Ada beberapa hal disekitar lingkungan yang menjadi perhatian oleh para karyawan seperti toilet yang bersih dan nyaman, tempat istirahat yang layak, tempat ibadah yang bersih, pantry yang lengkap, dan lainnya.

3. Jobdesk pekerjaan

Pembagian job description setiap karyawan haruslah jelas dan transparan.

Pembagian jobdesk ini menjadi acuan bekerja setiap karyawan tentang apa saja yang menjadi tanggung jawabnya.

Tidak ada lagi karyawan yang bingung mau mengerjakan apa atau karyawan yang membantu pekerjaan karyawan lain padahal bukan menjadi tanggung jawabnya.

Pemberian pekerjaan diluar jobdesk karyawan akan mempengaruhi kinerja karyawan, untuk itu pastikan dulu semua sudah sesuai dengan jobdesk.

Jika memang pekerjaan utamanya sudah selesai, karyawan boleh membantu pekerjaan rekannya.

4. Tanggung jawab

Tanggung jawab karyawan terhadap pekerjaan bisa dilihat dari berbagai hal.

Yang paling mudah adalah waktu datang ke kantor. Karyawan yang bertanggung jawab pasti selalu datang ke kantor secara tepat waktu.

Dalam hal pekerjaan, kinerja karyawan yang bertanggung jawab adalah selalu konsisten, totalitas dalam pekerjaan, punya inisiatif, selalu jujur, beretika yang baik dan bisa bekerja sama dalam satu tim.

5. Visi dan misi perusahaan

Visi dan misi merupakan dua hal yang sudah berbeda.

Visi adalah cita-cita, impian atau nilai dari suatu organisasi, perusahaan atau instansi.

Visi merupakan tujuan yang akan dicapai yang dicetuskan oleh para pendiri kemana perusahaan akan dibawa.

Sedangkan untuk misi adalah tahapan atau langkah-langkah yang akan dikerjakan untuk meraih visi.

Tidak jarang ada beberapa karyawan yang bergabung dengan perusahaan karena tertarik dengan visi dan misi dari perusahaan.

Jika ada karyawan yang kinerjanya menurun, mungkin salah satunya sudah tidak sejalan dengan visi dan misi perusahaan Anda.

6. Budaya organisasi

Untuk para karyawan terutama para generasi milenial, mereka tidak hanya bekerja saja, mereka juga memperhatikan budaya organisasi dalam suatu perusahaan.

Satu perusahaan dengan perusahaan lain memiliki budaya yang berbeda, dan setiap perusahaan biasanya memiliki ciri khasnya masing-masing.

Nah, ini lah yang bisa menjadi salah satu faktor berpengaruh pada kinerja karyawan, karena budaya organisasi yang kurang sesuai dengan apa yang diharapkan sehingga menjadikannya kurang produktif, akibatnya kinerja menjadi menurun.

7. Sistem komunikasi

Komunikasi bukan hanya masalah bertukar informasi antara komunikator dengan komunikan.

Sistem komunikasi yang lancar antar team dalam dunia kerja mampu meningkatkan kinerja antar karyawan dan tentunya memberikan manfaat juga pada perusahaan.

Tidak hanya hard skill saja yang harus dimiliki oleh karyawan, soft skill seperti komunikasi harus diasah dengan sering berkomunikasi antar karyawan dan divisi lain dalam perusahaan.

Tidak ada gunanya jika skill mumpuni tetapi kurang bisa menjalin komunikasi dengan baik, yang ada malah miss komunikasi antar sesame team.

8. Kinerja pimpinan

Pemimpin dalam perusahaan dituntut untuk selalu bisa memberi contoh kepada semua karyawannya.

Pemimpin juga harus dituntut untuk dapat berpengaruh dan memberi contoh untuk semua karyawannya.

Tak jarang para karyawan yang kinerjanya menurun disebabkan karena sosok pimpinan yang tidak sesuai dengan harapannya.

Bahkan ada juga yang rela pindah tempat kerja karena tidak cocok dengan pemimpinnya.

Pemimpin yang bagus akan membuat karyawan nyaman dan kinerja perusahaan menjadi bagus.

9. Skill upgrade

Tindak hanya masalah kenyamanan dan fasilitas saja, seorang karyawan harus memiliki skill yang bertambah.

Perusahaan yang baik adalah yang memberikan keleluasaan kepada para karyawan untuk melakukan upgrade skill seperti mengikuti pelatihan, workshop, bahkan kuliah lagi.

Ini semua hasilnya nanti akan kembali lagi kepada perusahaan lewat kinerja karyawan yang meningkat.

Semakin produktif karyawan maka performa perusahaan menjadi meningkat.

10. Bonus dan insentif

Faktor terakhir yang berpengaruh pada kinerja karyawan adalah adanya bonus dan insentif karyawan.

Tidak dapat dipungkiri gaji merupakan salah satu faktor yang berpengaruh pada kinerja karyawan.

Jika penghasilan tidak sesuai dengan harapan, kinerja karyawan cenderung stagnan bahkan menurun.

Solusinya Anda bisa memberikan bonus dan insentif kepada karyawan saat sudah melampaui target yang diberikan perusahaan.

Berikan karyawan target-target yang dengan bonus yang menarik dan bandingkan kinerjanya sebelum dan sesudahnya pastinya akan ada perubahan.

Demikianlah pembahasan mengenai 10 faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan.

Kuncinya agar kinerja karyawan meningkat adalah dengan memberikan semua hak yang dibutuhkan oleh karyawan, seperti lingkungan, pimpinan dan juga tunjangan berpengaruh besar dalam produktivitas karyawan.

Kelola Kinerja Karyawan dengan Mekari Talenta

Mekari Talenta adalah salah satu software HRIS untuk manajemen sumber daya manusia.

Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi online, dan penilaian kinerja.

Dengan fitur Performance Management dari Mekari Talenta, Anda dapat memantau kinerja karyawan secara objektif sesuai dengan goals yang efektif di mana pun dan kapan pun.

Fitur KPI Management dari Mekari Talenta memberikan solusi dengan menghadirkan aplikasi HRD yang dapat diakses secara online.

Mekari Talenta juga dapat membantu pengelolaan KPI karyawan menjadi lebih mudah tanpa khawatir akan kesalahan penghitungan bonus karyawan karena sudah terintegrasi dengan fitur payroll.

Tertarik mencoba demo Mekari Talenta secara gratis? Konsultasi bersama tim sales Mekari Talenta sekarang juga.

Image
Mekari Talenta
Mekari Talenta adalah software HR berbasis komputasi awan yang aman dan telah dipercaya oleh ribuan perusahaan di Indonesia. Profil ini dipetakan khusus untuk artikel-artikel editorial dari redaksi Insight Talenta.