Pengertian dan Manfaat People Analytics untuk HR

By Jordhi FarhansyahPublished 16 Jun, 2023 Diperbarui 06 Desember 2023

Pernah mendengar istilah people analytics? Sebagai orang yang mengelola SDM, people analytics saat ini menjadi makin populer karena erat kaitannya dengan optimalisasi berbagai hal di perusahaan.

Seperti apa pemaparan lebih lanjut mengenai people analytics, berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Apa Itu People Analytics?

people analytics

People analytics adalah proses pengumpulan, analisis, dan interpretasi data mengenai karyawan dan praktik manajemen sumber daya manusia (SDM) untuk mendapatkan wawasan yang mendalam tentang kinerja, kepuasan, dan perilaku karyawan.

Ini sangat erat berkaitan dengan tugas HR dalam mengelola SDM.

Tujuan utama dari people analytics adalah menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk membuat keputusan yang lebih baik terkait dengan SDM.

Dalam konteks ini, ‘people’ merujuk kepada karyawan atau individu yang bekerja dalam perusahaan. Sementara itu, ‘analytics’ merujuk kepada penggunaan data dan metode analisis statistik untuk menggali wawasan dan tren yang terkait dengan karyawan dan praktik SDM.

People analytics mencakup pengumpulan data dari berbagai sumber, seperti sistem manajemen SDM, survei karyawan, data kinerja, dan data lain yang relevan.

Data ini kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik dan metode data mining untuk mengidentifikasi pola, tren, dan hubungan yang bermanfaat.

Dengan people analytics, perusahaan dapat mengambil keputusan berdasarkan bukti dan data yang objektif, daripada mengandalkan pada intuisi semata.

Hal ini dapat membantu perusahaan mengoptimalkan keputusan terkait perekrutan, pengembangan karyawan, manajemen kinerja, kepuasan karyawan, retensi, dan berbagai aspek lain yang terkait dengan pengelolaan SDM.

Dengan menggunakan people analytics, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional mereka, mengurangi kesalahan dalam pengambilan keputusan SDM, meningkatkan retensi karyawan, dan menciptakan budaya kerja yang lebih inklusif dan produktif.

Talenta blog banner

Manfaat Penerapan People Analytics di Perusahaan

Penerapan people analytics di dalam perusahaan dapat memberikan berbagai manfaat, antara lain sebagai berikut.

Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik

People analytics memberikan data dan wawasan yang lebih akurat dan objektif tentang karyawan dan praktik SDM.

Hal ini memungkinkan manajer dan pemimpin perusahaan untuk mengambil keputusan berdasarkan bukti dan data yang kuat, daripada hanya mengandalkan pada intuisi atau pendekatan subyektif.

Sebab, keputusan yang didukung oleh data memiliki peluang lebih tinggi untuk menghasilkan hasil yang positif.

Baca juga: Mengenal Apa Itu HR Analytics

Pengembangan Strategi SDM yang Efektif

Dengan menganalisis data karyawan, perusahaan dapat mengidentifikasi tren dan pola terkait dengan kinerja, kompetensi, dan pengembangan karyawan.

Informasi ini memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan strategi SDM yang lebih efektif, termasuk dalam hal rekrutmen, pelatihan, promosi, dan pengembangan karir.

Dengan memahami kekuatan dan kelemahan karyawan, perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya dengan lebih bijaksana.

Peningkatan Retensi Karyawan

People analytics dapat membantu perusahaan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap retensi karyawan.

Dengan memahami apa yang membuat karyawan tetap bertahan atau meninggalkan perusahaan, langkah-langkah yang sesuai dapat diambil untuk meningkatkan retensi.

Misalnya, analisis dapat mengungkapkan pola keterlibatan karyawan, kebutuhan pelatihan yang belum terpenuhi, atau ketidakseimbangan beban kerja yang dapat menyebabkan stres.

Dengan menargetkan masalah-masalah ini, perusahaan dapat meningkatkan retensi dan mengurangi biaya penggantian karyawan.

Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Dengan memanfaatkan data karyawan, perusahaan dapat mengidentifikasi praktik SDM yang berdampak positif terhadap kinerja perusahaan.

Sebagai contoh, analisis dapat mengungkapkan hubungan antara penilaian kinerja yang baik dan tingkat kepuasan karyawan.

Ketika perusahaan memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kinerja yang lebih tinggi, mereka dapat mengadopsi strategi dan kebijakan yang mendorong produktivitas dan keberhasilan.

Prediksi Kebutuhan Tenaga Kerja

People analytics juga dapat membantu perusahaan dalam merencanakan kebutuhan tenaga kerja di masa depan.

Dengan menganalisis tren rekrutmen, perpindahan karyawan, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi keberadaan tenaga kerja, perusahaan dapat membuat perkiraan kebutuhan tenaga kerja yang lebih akurat.

Hal ini memungkinkan perusahaan untuk melakukan rekrutmen dan pengembangan karyawan dengan lebih strategis, menghindari kekurangan atau kelebihan tenaga kerja.

Secara keseluruhan, penerapan people analytics dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi perusahaan, membantu mereka mengambil keputusan yang lebih baik, meningkatkan kinerja perusahaan, dan mencapai tujuan bisnis yang lebih baik.

Maka dari itu, perusahaan perlu menerapkannya dengan baik. Bagaimana caranya?

Proses Penerapan People Analytics di Perusahaan

Tahapan proses penerapan people analytics di perusahaan dapat bervariasi tergantung pada konteks dan kompleksitas perusahaan tersebut.

Namun, secara umum, terdapat beberapa tahapan yang biasanya dilibatkan dalam penerapan people analytics. Berikut adalah tahapan yang umumnya terjadi:

Penentuan Tujuan dan Sasaran

Tahap pertama adalah menentukan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dengan penerapan people analytics.

Tujuan dapat beragam, seperti meningkatkan retensi karyawan, meningkatkan produktivitas, atau mengoptimalkan keputusan rekrutmen.

Dalam tahap ini, penting untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang ingin dicapai dan bagaimana penerapan people analytics akan berkontribusi pada tujuan tersebut.

Baca juga: Analisis Jabatan: Tujuan, Cara, dan Manfaatnya

Pengumpulan Data

Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi jenis data yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Data dapat berasal dari berbagai sumber, seperti sistem manajemen SDM, sistem kehadiran, survei karyawan, data kinerja, dan lain sebagainya.

Penting untuk memastikan data yang dikumpulkan akurat, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan analisis.

Pembersihan dan Integrasi Data

Setelah data dikumpulkan, tahap selanjutnya adalah melakukan pembersihan dan integrasi data.

Ini melibatkan menghapus data yang tidak lengkap atau tidak valid, serta menggabungkan data dari berbagai sumber ke dalam satu set data yang konsisten.

Tujuan dari tahap ini adalah memastikan kebersihan dan kualitas data yang akan digunakan dalam analisis.

Analisis Data

Tahap ini melibatkan penerapan metode analisis statistik dan teknik data mining untuk menggali wawasan dan pola dari data karyawan.

Analisis dapat meliputi identifikasi tren, hubungan kausal, pemodelan prediktif, dan visualisasi data. Tujuan utama dari tahap ini adalah menghasilkan wawasan yang dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan.

Interpretasi dan Pemahaman

Setelah analisis data dilakukan, hasilnya harus diinterpretasikan dan dipahami dengan baik. Hasil analisis perlu dihubungkan kembali ke tujuan awal yang telah ditetapkan.

Pada tahap ini, manajer dan pemimpin perusahaan harus menganalisis dan memahami implikasi dari wawasan yang diperoleh, serta menghubungkannya dengan keputusan yang akan diambil.

Pengambilan Keputusan dan Tindakan

Berdasarkan wawasan yang diperoleh dari analisis, tahap ini melibatkan pengambilan keputusan dan tindakan yang tepat.

Keputusan ini harus didasarkan pada bukti dan data yang kuat, dan harus mengarah pada langkah-langkah konkret yang akan diimplementasikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Evaluasi dan Pemantauan

Proses penerapan people analytics bukanlah tugas sekali jalan. Perusahaan perlu melakukan pemantauan dan evaluasi terus-menerus terhadap efektivitas dan dampak dari keputusan yang diambil berdasarkan analisis data.

Ini memungkinkan perusahaan untuk terus meningkatkan pendekatan mereka dalam mengoptimalkan manfaat dari people analytics.

Penerapan people analytics memungkinkan perusahaan untuk menggabungkan data dan analisis untuk memahami lebih baik tenaga kerja mereka, mengidentifikasi tren dan pola, serta membuat keputusan yang didukung oleh bukti empiris.

Tren Penggunaan People Analytics Zaman Sekarang

Mengingat bahwa semakin banyak HR yang sadar pentingnya people analytics, mau tidak mau divisi HR di perusahaan harus beradaptasi dengan berbagai tren yang berkembang untuk membuat pengelolaan SDM jadi lebih baik.

Berikut adalah beberapa tren terkait people analytics.

1. Mengubah Bagaimana Cara HR Bekerja

Adanya people analytics dapat mengubah dan memperbaiki bagaimana HR bekerja selama ini. Hal termasuk dari cara perekrutan karyawan, proses penilaian kinerja, hingga proses otomasi di berbagai aspek dengan memanfaatkan software.

2. Mengubah Cara Pandang Stakeholder Terhadap HR

Dulu, stakeholder mungkin memandang HR hanya sekadar merekerut karyawan atau mengurus administrasi karyawan.

Dengan adanya people analytics, stakeholder akan mengubah cara pandang mereka bahwa peran HR sangat penting di perusahaan.

Prediksi serta pengambilan keputusan dari HR akan lebih baik sehingga interaksi yang terjadi antara dua pihak ini pun bisa lebih bermanfaat.

3. Hubungan yang Lebih Baik antara HR dengan Karyawan

Dengan adanya peningkatan-peningkatan, karyawan juga akan merasakan perubahan selama mereka bekerja. HR dapat cepat tanggap memahami kebutuhan karyawan, sehingga hal ini dapat meningkatkan pengalaman dalam bekerja.

4. Peningkatan Kualitas Analisis dan Pengambilan Keputusan

People analytics dapat dikatakan sangat membantu HR dalam mendapatkan analisis data karyawan yang lebih baik.

Hasil analisis yang lebih berkualitas membuat HR memiliki banyak opsi dalam mengambil keputusan.

Dengan ini, strategi yang diambil berdasarkan analisis data juga menjadi semakin efektif.

Gunakan Fitur HR Analytics dari Aplikasi Mekari Talenta

Itu lah tadi beberapa penjelasan mengenai people analytics. Tentunya untuk menerapkan hal ini perlu didukung oleh beberapa tools.

Salah satunya adalah software HRIS dari Mekari Talenta yang memiliki fitur HR Analytics dalam membantu HR menganalisis berbagai data karyawan.

HR Analytics dilengkapi dengan dasbor dan fitur analisis yang komprehensif. Dengan fitur ini, Anda dapat mengembangkan prediksi serta menavigasi strategi perkembangan SDM secara efektif.

Melalui analisis tren data HR yang terintegrasi, analisis data yang dihasilkan jadi lebih akurat.

Beberapa poin unggulan dari Mekari Talenta dalam menganalisis data karyawan adalah sebagai berikut.

Dashboard Headcount

Monitor tren headcount turnover rate, dan informasi umum perusahaan.

Dashboard Payroll

Monitor pengeluaran payroll, tunjangan, dan transaksi perusahaan lainnya.

Dashboard Attendance

Monitor tren data kehadiran karyawan dalam rentang waktu khusus.

Dashboard Performance

Monitor performa karyawan terhadap obyektif dan goals perusahaan.

Dashboard Overtime

Monitor tren overtime karyawan untuk pertimbangan efisiensi costing.

Custom Dashboard

Personalisasi berbagai tipe report sesuai kebutuhan bisnis yang beragam.

Apalagi dengan adanya Custom Dashboard, Anda dapat membuat laporan yang terpersonalisasi berdasarkan template yang sudah ada. Hasilnya visualisasi data jadi sesuai dengan yang Anda inginkan.

Tertarik untuk mencoba fitur ini lebih jauh? Anda bisa berkonsultasi bersama tim sales kami dan coba gratis demo Mekari Talenta sekarang juga.

Jordhi Farhansyah
Penulis yang selama 2 tahun terakhir fokus memproduksi konten seputar HR dan bisnis. Selain menulis, sehar-hari Jordhi juga aktif merawat hobinya di bidang fotografi analog.