HR Planning 11 min read

Cost Benefit Analysis (CBA): Pengertian, Manfaat, Cara Melakukan

By Mekari TalentaPublished 29 May, 2023 Diperbarui 10 Januari 2024

Salah satu unsur terpenting dalam menjalankan suatu usaha adalah mengetahui analisis biaya atau cost benefit analysis (CBA).

Dari analisis ini diketahui bagaimana perkiraan biaya yang dikeluarkan, kaitannya dengan keuntungan usaha dan strategi penjualan, maka usaha tersebut perlu dilakukan cost benefit analysist.

Apa contohnya cost benefit analysis? Simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Cost Benefit Analysis (CBA) / Analisis Biaya-Manfaat

cost benefit analysis

Cost benefit analysis merupakan proses pembandingan biaya yang diperhitungkan bersama dengan fungsi yang berhubungan erat bersama dengan penentuan aturan, untuk menetapkan apakah peraturan yang ditentukan tersebut disesuaikan atau bukan berasal dari sudut pandang usaha.

Sedangkan yang dimaksud dengan biaya yaitu kelemahan-kelemahan yang berpotensi muncul berasal dari ketetapan yang ditentukan.

Dengan kata lain, cost benefit analysis (CBA) bisa diartikan sebagai metode penghitungan semua biaya berasal dari suatu aktivitas usaha atau suatu ketetapan.

Jika dari analisis tersebut ditemukan bahwa benefit lebih tinggi berasal dari cost atau biaya, maka bisa dikatakan ketetapan itu udah tepat. Adapun jikalau biaya lebih besar berasal dari fungsi, ketentuan itu signifikan wajib ditinjau lagi.

Metode itu merupakan cara penentuan ketetapan berdasarkan knowledge yang paling berlimpah diterapkan. Baik oleh suatu corporate yang besar ataupun start up. Tapi, secara generik, metode ini juga bisa digunakan untuk menentukan peraturan yang bukan terkait bersama dengan corporate atau usaha.

Istilah cost benefit analysis (CBA) digunakan pertama kali oleh Jules Dupuit; seorang insinyur asal Prancis melalui artikel yang ditulisnya pada tahun 1848 bersama dengan judul On the Measurement of the Utility of Public Works.

Ia menggunakan konsep dasar ini untuk menghitung jumlah korban runtuhnya jembatan yang sedang dibangun dirinya. Dupuit kemudian menggarisbawahi konsep-konsep dari evaluasinya, dan kemudian diperbaiki dan menjadi populer pada akhir tahun 1800-an oleh seorang ekonom Inggris, Alfred Marshall.

Biaya yang terlibat dalam CBA termasuk hal-hal berikut ini:

  • Biaya langsung seperti biaya tenaga kerja langsung untuk produksi, persediaan, bahan baku dan biaya produksi.
  • Perhitungan biaya tidak langsung, termasuk listrik, biaya administrasi, sewa, utilitas.
  • Biaya pengambilan keputusan tidak berwujud, seperti: B. Dampak pada pelanggan, karyawan atau lead time.
  • Ditambah Biaya Peluang seperti investasi alternatif, membeli fasilitas versus konstruksi.
  • Biaya risiko potensial seperti risiko peraturan, persaingan, dan dampak lingkungan.

Manfaat dari cost benefit analysis (CBA) yaitu di antaranya:

  • Pendapatan & penjualan semakin tinggi berdasarkan peningkatan produksi atau produk baru
  • Manfaat tidak berwujud, misalnya peningkatan keselamatan & moral karyawan, dan kepuasan pelanggan lantaran penawaran produk yang ditingkatkan atau pengiriman lebih cepat
  • Keunggulan kompetitif atau pangsa pasar yang diperoleh menjadi output berdasarkan keputusan

Seorang analis atau manajer proyek wajib menerapkan pengukuran moneter buat seluruh item pada daftar cost benefit. Ini perlu dilakukan menggunakan sangat berhati-hati untuk tidak meremehkan porto atau melebih-lebihkan manfaat.

Pendekatan konservatif, dengan sengaja menghindari bias subjektif saat menghitung perkiraan, paling cocok untuk menilai nilai ketika analisis biaya-manfaat menghitung dan menganalisis analisis biaya-manfaat.

Hasil dari biaya dan manfaat agregat perlu dibandingkan secara kuantitatif untuk menentukan apakah manfaatnya lebih besar daripada biayanya, jika demikian maka keputusan rasional adalah melanjutkan proyek.

Jika tidak, perusahaan harus meninjau proyek untuk melihat apakah mereka dapat melakukan penyesuaian untuk meningkatkan manfaat atau mengurangi biaya agar proyek dapat berjalan, jika tidak, perusahaan kemungkinan besar harus menghindari proyek tersebut.

Seberapa Pentingkah Analisis CBA Ini?

Manfaat Cost Benefit Analysis / Analisis Biaya-Manfaat

Berdasarkan pengertian Cost Benefit Analysis di atas berarti untuk metode ini memang penting digunakan dalam sebuah bisnis.

Akan tetapi, apa yang membuatnya begitu penting sampai harus digunakan?

Pasalnya aplikasi ini sangat diandalkan oleh sebuah perusahaan maupun bisnis agar proses pengambilan keputusan bisa memiliki pandangan bukti-bukti agnostik pada isu yang sedang dibahas tanpa adanya opini, jadi memang murni berasal dari data yang mendukung.

Pandangan tersebut bisa dikatakan jelas karena melihat dari konsekuensi pengambilan keputusan yang dilakukan.

Pengertian cost benefit analysis (CBA) ini juga dijadikan sebagai alat yang dapat mengembangkan bisa secara maksimal dan rasional.

Manfaat Cost Benefit Analysis (CBA) / Analisis Biaya-Manfaat

Penerapan cost benefit analysis dalam bisnis berguna untuk mendukung proses pengambilan keputusan karena hasil analisis biaya-manfaat memberikan pandangan agnostik berbasis bukti tentang masalah yang dibahas, tanpa pengaruh faktor lain seperti pendapat, prasangka, politik, elemen, dan lain-lain.

Cost benefit analysis adalah teknik yang menimbang manfaat dan biaya dari setiap perlakuan risiko sehingga perusahaan mencapai hasil yang paling menguntungkan di sisi manfaat, sedangkan perusahaan mencapai tingkat efisiensi tertentu di sisi biaya.

Gambaran yang jelas dari konsekuensi keputusan membuat rumus cost benefit analysis sebagai alat yang sangat berharga untuk membuat keputusan pembelian, menerapkan strategi pemasaran, menyiapkan anggaran keuangan atau memperluas.

Contoh cost benefit analysis dan manfaatnya, yaitu analisis biaya saat memulai entitas bisnis baru, akan membantu manajemen memutuskan apakah manfaat entitas bisnis baru relatif terhadap biaya yang dikeluarkan.

Contoh lain dari cost benefit analysis adalah rencana untuk membangun pabrik di daerah yang membandingkan manfaat pabrik dengan biaya yang dikeluarkan.

Proses HR jadi lebih cepat dengan software HR terautomasi Mekari Talenta.

Kenali Proses Cost Benefit Analysis (CBA)

Analisis biaya-manfaat alias cost benefit analysis adalah analisis yang harus dimulai dengan menyusun daftar lengkap dari semua biaya dan manfaat terkait proyek atau keputusan.

Biaya yang terlibat dalam CBA termasuk hal-hal berikut ini:

  • Biaya langsung, seperti ongkos tenaga kerja langsung yang terlibat dalam produksi, inventaris, bahan mentah, dan biaya produksi
  • Penghitungan biaya tidak langsung, termasuk listrik, biaya overhead dari manajemen, sewa, utilitas
  • Biaya keputusan tidak berwujud, seperti dampak pada pelanggan, karyawan, atau waktu pengiriman
  • Serta biaya peluang seperti investasi alternatif, pembelian pabrik versus pembangunannya
  • Biaya risiko potensial seperti risiko regulasi, persaingan, dan dampak lingkungan

Manfaat dari cost benefit analysis (CBA) adalah di antaranya:

  • Pendapatan dan penjualan meningkat dari peningkatan produksi atau produk baru
  • Manfaat tidak berwujud, seperti peningkatan keselamatan dan moral karyawan, serta kepuasan pelanggan karena penawaran produk yang ditingkatkan atau pengiriman lebih cepat
  • Keunggulan kompetitif atau pangsa pasar yang diperoleh sebagai hasil dari keputusan

Seorang analis atau manajer proyek harus menerapkan pengukuran moneter untuk semua item dalam daftar biaya-manfaat.

Ini perlu dilakukan dengan sangat berhati-hati untuk tidak meremehkan biaya atau melebih-lebihkan manfaat.

Pendekatan konservatif dengan upaya sadar untuk menghindari kecenderungan subjektif saat menghitung perkiraan paling cocok saat dilakukan penelapan nilai.

Jadi, pada saat itulah cost benefit analysis (CBA) adalah adalah untuk melakukan penghitungan dan analisis biaya-manfaat.

Hasil dari biaya dan manfaat agregat harus dibandingkan secara kuantitatif untuk menentukan apakah manfaat lebih besar daripada biaya.

Jika demikian, maka keputusan rasionalnya adalah melanjutkan proyek.

Kalau tidak, bisnis harus meninjau proyek untuk melihat apakah dapat membuat penyesuaian untuk meningkatkan manfaat atau mengurangi biaya untuk membuat proyek layak. Jika tidak, perusahaan kemungkinan besar harus menghindari proyek tersebut.

Sejumlah Prakiraan Dan Batasan Dari Analisis Biaya-Manfaat

Cost Benefit Analysis

Karena cost benefit analysis adalah proses yang melibatkan penghitungan biaya dan manfaat, ada sejumlah prakiraan yang dibangun dalam proses.

Karenanya, jika ada prakiraan yang tidak akurat, hasilnya dapat dipertanyakan.

Jadi, apa saja batasan analisis biaya-manfaat? Untuk proyek yang melibatkan pengeluaran modal tingkat kecil hingga menengah dan pendek hingga menengah dalam waktu penyelesaian, analisis biaya-manfaat yang mendalam mungkin cukup untuk membuat keputusan rasional.

Sedangkan untuk proyek yang sangat besar dengan jangka waktu panjang, cost benefit analysis (CBA) adalah analisis yang mungkin gagal.

Mengapa? Karena ia mungkin gagal memperhitungkan masalah keuangan penting seperti inflasi, suku bunga, arus kas yang bervariasi, dan nilai uang saat ini.

Metode analisis penganggaran modal alternatif, termasuk nilai bersih saat ini, mungkin justru lebih sesuai untuk situasi terkini.

Konsep nilai sekarang menyatakan bahwa sejumlah dana pada saat ini lebih berharga daripada menerima jumlah tersebut di masa depan karena uang hari ini dapat diinvestasikan sehingga kita dapat memperoleh pendapatan.

Akan tetapi, dengan sejumlah jenis model yang digunakan dalam melakukan cost benefit analysis, ada sejumlah prakiraan yang dibangun ke dalam model.

Perkiraan cost benefit analysis (CBA) adalah yang mencakup pendapatan atau penjualan di masa depan.

Begitu juga penjumlahan tingkat pengembalian alternatif, biaya yang diharapkan, hingga arus kas masa depan yang diharapkan.

Karenanya, analisis ini berlaku baik untuk proyek jangka panjang.

Cara Melakukan Cost Benefit Analysis / Analisis Biaya-Manfaat

Berikut adalah beberapa langkah untuk menerapkan analisis biaya manfaat bagi perusahaan atau organisasi:

Membentuk sebuah kerangka analisis

Buatlah sebuah analisis yang tajam serta mendapatkan sebuah hasil yang akurat dengan membuat kerangka kerja terlebih dahulu.

Bentuknya bisa disesuaikan dengan spesifikasi organisasi yang sedang dijalankan saat ini.

Pertama, identifikasi terlebih dahulu untuk tujuan serta sasaran yang ingin didapatkan.

Contohnya saja untuk pertanyaan apa yang dibutuhkan dalam mencapai kesuksesan?

Hal tersebut bisa membantu untuk mengidentifikasi serta membuat mudah paham pada biaya dan manfaat yang diinginkan.

Tujuan juga sangat penting untuk menginterpretasikan hasil dari analisis yang dilakukan.

Memutuskan metrik memang penting untuk dapat menentukan nilai dari biaya serta manfaat yang akan dimiliki dengan ukuran mata uang.

Mengidentifikasi Biaya dan Manfaat

Aspek terbesar pada metode ini pastinya biaya dan manfaat yang harus dibandingkan.

Buatlah dua daftar yang mencakup biaya-biaya perkiraan dan manfaat atau keuntungan yang akan diperoleh.

Contoh daftar pertama yaitu mengenai biaya yang harus dihitung yaitu:

  • Direct cost atau biaya langsung meliputi biaya manufaktur, biaya pekerja, biaya bahan baku.
  • Indirect cost (biaya tidak langsung) meliputi biaya utilitas, biaya sewa, dan lainnya untuk operasional bisnis.
  • Intangible cost (biaya tidak terlihat) meliputi turunnya kepuasan konsumen karena sulit untuk ditentukan.
  • Opportunity cost (biaya peluang) meliputi jumlah keuntungan yang didapatkan dari satu strategi dibandingkan lainnya.

Sedangkan, untuk daftar kedua cara melakukan cost benefit analysis (CBA) bisa dimulai dengan menghitung benefit atau manfaat yang akan didapatkan.

Beberapa daftar yang dapat digunakan untuk item manfaat, seperti:

  • Direct benefit (manfaat langsung) meliputi meningkatnya pendapatan serta penjualan produk baru.
  • Indirect benefit (manfaat tidak langsung) meliputi peningkatan minat konsumen.
  • Intangible benefit (manfaat tidak terlihat) meliputi moral karyawan dalam bekerja.
  • Competitive benefit (manfaat benefit) meliputi menjadi pionir dari bidang industri yang sedang digeluti.

Setelah melihat dari daftar biaya dan manfaat di atas seharusnya mengetahui bahwa ada yang dapat diukur dengan mata uang dan ada yang tidak.

Isilah seluruh item dengan tepat sehingga menghasilkan sebuah keputusan tepat sesuai yang diinginkan.

Menentukan Nilai Biaya dan Manfaat

Tentukan seluruh item yang sudah tertulis dengan mata uang yang jelas sehingga alat ukur bisa dikatakan pasti dan akurat.

Hasil harus diperoleh dengan akurat karena hal ini menyangkut dengan keuntungan perusahaan di masa depan.

Biaya serta manfaat langsunglah yang bisa menggunakan mata uang untuk mengukur, akan tetapi masih ada beberapa item yang sulit untuk diukur dengan uang.

Oleh sebab itu, Anda membutuhkan sebuah aplikasi yang diberikan oleh Talenta untuk mengukur item-item secara tepat.

Bisa dilakukan penekanan biaya yang tidak ingin digunakan sehingga manfaat keuntungan berupa mata uang bisa tercapai dengan mudah.

Untuk biaya dapat dipangkas melalui biaya tidak langsung atau lainnya.

Menghitung Total Nilai Biaya Manfaat dan Bandingkan

Pada poin sebelumnya sudah dijelaskan bahwa manfaat dan biaya harus diukur dengan sebuah mata uang.

Dengan demikian, maka bisa langsung dibandingkan jumlah keduanya. Apakah sudah mendapatkan sebuah keuntungan yang diinginkan atau belum.

Hal ini lah yang akan digunakan sebagai pengambil keputusan sehingga jika dirasa cost lebih besar dari benefit maka harus dilakukan pertimbangan ulang.

Bisa melihat kerangka awal yang dibuat terlebih dahulu apakah sudah mendekati sesuai atau belum.

Pastikan bahwa untuk jumlah benefit atau manfaat lebih besar dibandingkan dengan cost atau biaya yang dikeluarkan.

Untuk ini maka bisa membuat keputusan bersama-sama dengan manajemen lainnya sehingga bisa ditemukan keputusan yang tepat.

Akan tetapi, jika dalam pengambilan keputusan dengan pengertian cost benefit analysis (CBA) ini dirasa cukup sulit, maka bisa menggunakan aplikasi dari Mekari Talenta.

Sebuah perusahaan yang menyediakan aplikasi untuk kepentingan bisnis sehingga mencapai keuntungan yang diinginkan.

Cara menghitung Cost Benefit Analysis (CBA)

Langkah-langkah untuk menerapkan cost benefit analysis untuk sebuah perusahaan antara lain:

Buatlah Kerangka Analisis dari Cost Benefit Analysis

Kerangka ini memiliki bentuk yang berbeda-beda, tergantung dari spesifikasi sebuah perusahaan.

Lakukan identifikasi terhadap tujuan yang hendak Anda tuju. Misalnya mencari tahu apa yang diperlukan perusahaan untuk meraih kesuksesan.

Target yang ditetapkan merupakan hal yang penting dalam membuat interpretasi hasil analisis.

Kemudian putuskan matriks seperti apa yang hendak dipakai dalam menjalankan analisis.

Tentu saja Anda perlu untuk menentukan sebuah nilai dari biaya dan manfaat yang dimiliki dengan nominal uang.

Hal tersebut bertujuan untuk memutuskan biaya yang harus keluar dengan pertimbangan manfaat yang didapat.

Melakukan Identifikasi Biaya dan Manfaatnya

Langkah selanjutnya adalah melakukan identifikasi biaya yang dikeluarkan dan keuntungan yang didapatkan.

Pada tahap ini, Anda dapat membuat daftar biaya dan daftar manfaat.

Biaya-biaya yang pada umumnya dihitung dalam cost benefit analysis (CBA) formula adalah:

  • Biaya langsung (direct cost), terdiri dari biaya bahan baku, biaya manufaktur, biaya pekerja, dan biaya inventaris.
  • Biaya tidak langsung (indirect cost), terdiri dari biaya air, biaya sewa, biaya listrik, dan biaya lain yang menyangga operasional perusahaan.
  • Biaya tidak teraba (intangible cost), adalah biaya yang cukup rumit untu ditentukan. Misalnya adalah kepuasan pelanggan yang menurun setelah penerapan program layanan baru .
  • Biaya peluang (opportunity cost), adalah jumlah keuntungan yang diperoleh dari sebuah strategi bisnis dibandingkan dengan strategi yang lain.

Adapun manfaat yang perlu diperhitungkan dalam cost benefit analysis (CBA) antara lain:

  • Manfaat langsung (direct benefit), adalah peningkatan pendapatan atau penjualan dari sebuah produk baru yang diciptakan.
  • Manfaat tidak langsung (indirect benefit), merupakan peningkatan keinginan konsumen pada sebuah brand.
  • Manfaat tidak teraba (intangible benefit), contohnya moral karyawan yang kian membaik karena keuntungan perusahaan meningkat.
  • Manfaat kompetitif (competitive benefit), adalah manfaat yang memiliki pengaruh terhadap daya saing. Contohnya, dinobatkan sebagai 3 perusahaan terbesar dalam industri yang sedang berjalan.

Menetapkan Nilai dari Biaya dan Manfaat yang Ada

Manfaat dan biaya yang muncul akan lebih mudah apabila dihitung dalam bentuk mata uang.

Terlebih dulu, Anda harus menentukan mata uang yang digunakan. Seluruh biaya dan manfaat mesti dihitung.

Menghitung dan Membandingkan Total Nilai Biaya dan Manfaat

Apabila seluruh biaya dan manfaat sudah mempunyai nilai dalam mata uang, tahap selanjutnya yaitu melakukan penghitungan dan pembandingan jumlah keduanya.

Jika jumlah manfaat melebihi jumlah biaya, Anda dapat menjalankan proyek tersebut.

Namun, jika jumlah biaya lebih tinggi dari jumlah manfaat, maka lebih baik proyek tersebut dipertimbangkan kembali.

Kelebihan dan Kekurangan Cost Benefit Analysis (CBA) / Analisis Biaya-Manfaat

Perusahaan memiliki alasan tersendiri untuk menggunakan pengertian Cost Benefit Analysis sebagai metode pengambilan keputusan.

Akan tetapi, tetap saja metode ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus diketahui, yaitu:

Kelebihan Cost Benefit Analysis

Kenali kelebihan yang dimiliki terlebih dahulu agar bisa melihat seberapa penting metode ini untuk bisnis, yaitu:

  • Menggunakan data sebagai dasar untuk mengevaluasi sebuah keputusan secara objektif dan tanpa adanya bias sehingga pengambilan keputusan tersebut akan lebih logis untuk dioperasikan.
  • Membuat aktivitas pengambilan keputusan menjadi sederhana karena bisa langsung membandingkan antara manfaat dan biaya pada bisnis.
  • Dapat mengungkapkan biaya serta keuntungan apa saja yang sekiranya akan didapatkan dengan menggarisbawahi hal terpentingnya pada sebuah proyek yang sedang berjalan.
  • Menghemat waktu dalam rapat untuk perusahaan sehingga tidak menyita banyak waktu.

Kelebihan tersebut mungkin lebih kepada efisiensi pada pengambilan sebuah keputusan perusahaan sehingga waktu bisa tetap produktif dan karyawan tidak akan bingung dalam menjalankan strategi bisnis setelahnya.

Kekurangan Cost Benefit Analysis

Di samping kelebihan yang dimiliki, tetap saja masih ada kekurangan yang juga harus dijadikan pertimbangan khusus.

Untuk kekurangan yang ada pada metode ini yaitu:

  • Sulit melakukan sebuah prediksi untuk seluruh variabel yang mungkin masuk ke dalam sebuah bisnis karena bisa saja tertinggal sebuah printilan kecil yang seharusnya ada.
  • Perubahan yang dinamis sulit diprediksi seperti permintaan pasar, harga bahan baku, serta lingkungan bisnis.
  • Berbasis data sehingga data dibuat untuk sebuah ketergantungan yang tinggi dan jangan sampai data yang digunakan salah karena bisa mempengaruhi keakuratan dari analisis yang dilakukan.
  • Cocok untuk proyek jangka pendek dan jangka menengah sehingga harus dihindari untuk proyek jangka panjang mengingat dinamis pasar yang tinggi.
  • Bisa menghapuskan aspek moral kemanusiaan karena tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Semua teknik analisis pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, seperti halnya analisis biaya-manfaat.

Sebagai pemilik bisnis, Anda perlu memahami dan menerapkan akuntansi biaya-manfaat untuk mengelola keuangan bisnis Anda dengan baik.

Aplikasi Pendukung Cost Benefit Analysis / Analisis Biaya-Manfaat

Melihat perkembangan zaman saat ini, pastinya aplikasi berkembang sangat pesat bahkan untuk sebuah bisnis.

Tak mau ketinggalan sebuah aplikasi pendukung dari metode pengambilan keputusan ini yang bisa digunakan, adalah:

Manajemen Proyek

Aplikasi manajemen proyek yang bisa digunakan berasal dari Talenta yang sangat berkualitas dan terbukti akurat dalam penggunaannya.

Dengan aplikasi ini maka bisa melihat data pengelolaan aktivitas karyawan dengan praktis dan terintegrasi.

Untuk mengetahu lebih lengkapnya, Anda dapat mengaksesnya pada tautan berikut: https://www.talenta.co/fitur/aplikasi-penilaian-kinerja-karyawan/manajemen-tugas-proyek/.

Beberapa yang bisa dicapai adalah manajemen tugas dengan aman tertarget, peningkatan efisiensi sebuah proyek serta pelaporannya, dan juga dapat menghemat waktu dan tenaga dalam pengawasan KPI yang dilakukan kepada para karyawan.

Untuk penugasan karyawan pada sebuah proyek memang menjadi salah satu unsur terpenting dalam melihat cost yang akan dikeluarkan perusahaan.

Biasanya untuk aplikasi ini juga akan terintegrasi dengan HRIS untuk melihat penugasan dari karyawan tersebut.

Manajemen Aset

Selanjutnya yang bisa digunakan adalah aplikasi asset management yang merupakan aplikasi yang berisi mengenai aset perusahaan.

Aplikasi milik Talenta ini memberikan sebuah data yang akurat dan tepat untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.

Keuntungan yang akan didapatkan pada aplikasi ini dalam mengambil keputusan yaitu:

  • Memonitor sebuah aset perusahaan secara mudah.
  • Mengurangi adanya resiko kehilangan maupun mismanajemen pada aset perusahaan.
  • Membuat dokumentasi aset lebih mudah tanpa dokumen fisik.
  • Mengurangi penggunaan kertas untuk mengurus manajemen aset perusahaan.

Pengelolaan seluruh aset perusahaan ini bisa memberikan data yang tepat sehingga bisa mengetahui manakah aset yang akan memberikan benefit atau manfaat.

Atau manakah aset yang seharusnya diperbaiki untuk operasional yang lebih baik lagi.

Bisa dikatakan bahwa asset management bisa dilakukan dengan mudah menggunakan aplikasi Talenta ini.

Kunjungi https://www.talenta.co/fitur/software-hris/manajemen-aset/ untuk lebih lengkapnya.

Aplikasi Sistem Informasi Cost Benefit Analysis (CBA)

Aplikasi ini digunakan sebagai pendukung pengambilan keputusan adalah dengan sistem informasi yang jelas.

Di dalamnya pasti sudah terdapat alur yang runtut sehingga bisa membantu dalam membuat sebuah pembuatan kerangka analisis.

Sistem Informasi berarti memberikan sebuah informasi yang runtut agar bisa mencapai analisis biaya manfaat dengan benar dan jelas.

Hal ini akan membuat pengambilan keputusan akurat karena data yang digunakan bisa runtut dan tidak akan ada yang tertinggal.

Aplikasi Mekari Talenta

Mekari Talenta adalah salah software HRIS ( human resources information system ) untuk manajemen sumber daya manusia yang terintergasi dengan aplikasi akuntansi Mekari Jurnal.

Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal.

Hadirnya Mekari Talenta memberikan solusi dengan menghadirkan aplikasi HRD yang dapat diakses secara online dan dilengkapi dengan aplikasi manajemen proyek.

Hal ini akan memudahkan HR dalam mengelola proyek dengan detail tugas yang beragam secara sistematis melalui dashboard yang dilengkapi berbagai fitur dan sudah terintegrasi dengan manajemen KPI.

Tertarik menggunakan Mekari Talenta? Segera berkonsultasi dengan tim sales kami dan coba gratis demo aplikasi Mekari Talenta sekarang juga.

 

Image
Mekari Talenta
Mekari Talenta adalah software HR berbasis komputasi awan yang aman dan telah dipercaya oleh ribuan perusahaan di Indonesia. Profil ini dipetakan khusus untuk artikel-artikel lama dari redaksi Insight Talenta.