Simpel Tips Dalam Mengurangi Tingginya Turnover

Simpel Tips Dalam Mengurangi Tingginya Turnover

Tingginya angka turnover atau jumlah karyawan yang keluar-masuk dalam perusahaan seharusnya mampu dijadikan introspeksi bagi perusahaan. Apakah mereka merekrut karyawan yang kurang sesuai dengan yang mereka harapkan, atau apakah perusahaan yang memang belum memperlakukan karyawannya secara layak? Terlebih di zaman sekarang dimana generasi pekerja muda sangat dikenal sering keluar-masuk perusahaan. Selain menghabiskan budget lebih besar, tingkat turnover yang tinggi mengakibatkan menurunnya semangat kerja karyawan lain. Untuk itu, berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi jumlah turnover karyawan dalam perusahaan Anda.
Rekrut kandidat yang tepat sejak awal. Hal ini dipercaya oleh para rekruter sebagai salah satu cara yang ampuh untuk mengurangi tingkat turnover. Tidak hanya me-wawancara kandidat secara ketat namun pastikan bahwa mereka memiliki kemampuan yang kita butuhkan dengan proses onboarding yang efektif pula, sehingga mereka mampu sejalan dengan budaya perusahaan, atasan, dan rekan kerja mereka.
Atur kompensasi dan tunjangan yang sesuai. Tinjau, gali dan perbarui data Anda setiap tahun mengenai peraturan dan jumlah gaji yang harus dibayarkan dari masing-masing industri dan jabatan setiap tahunnya. Berikan tunjangan kepada karyawan jika memang dibutuhkan, jadwal kerja yang felksibel, dan bonus yang sesuai dengan kontribusi dan prestasi yang telah diberikan masing-masing karyawan oleh perusahaan. Di sinilah kemampuan Anda sebagai seorang HR diuji.
Perhatikan kebutuhan karyawan. Untuk mengetahui hal ini, baik manajer ataupun HR dapat melakukan komunikasi secara langsung dengan karyawab untuk mendapatkan feedback. Selain sebagai medium interaksi antara karyawan dan perusahaan, hal ini juga dipercaya untuk meningkatkan keterlibatan karyawan. Misal dengan melakukan pertemuan bulanan atau per-departemen untuk menyampaikan hal-hal apa saja yang perlu menajdi perhatian bersama.
Tantang karyawan untuk terus berkembang. Jika memang karyawan bosan dengan perusahaannya, Anda dapat “menantang” mereka kembali. Salah satu caranya melalui melibatkan mereka dalam proyek penting, perencanaan pembuatan produk atau jasa baru, hingga melakukan rolling atau bertukar fungsi atau peran dalam perusahaan. Hal itu dipercaya dapat membuat karyawan merasa tertantang. Dan ketika karyawan tertantang, mereka akan tampil lebih baik secara individu maupun sebagai tim.
Bangun lingkungan kerja yang positif. Selain penghargaan, pengakuan dan pujian, lingkungan kerja yang positif dapat dibangun tidak hanya di perusahaan secara menyeluruh namun per departemen seperti makan bersama per bulan guna meningkatkan bonding antar karyawan.
Tidak ada perusahaan yang mampu menghindari turnover. Oleh sebab itu, tidak mungkin perusahaan dapat memuaskan seluruh karyawannya. Bahkan perusahaan-perusahan yang masuk dalam daftar “The Best Companies to Work For”, pun mengalami turnover; walau umumnya tidak setinggi perusahaan yang lain. Namun informasi-informasi yang ada akan membantu organisasi menjadi lebih baik. Seperti yang dilakukan oleh sistem Talenta.co, dalam sistem ini, informasi turnover karyawan dapat langsung disajikan dalam grafik. Sehingga perusahaan tidak perlu melakukan perhitungan secara menual mengenai berapa jumlah karyawan yang keluar-masuk tiap bulannya.
Selain itu, exit interview juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan informasi mengenai alasan mengapa karyawan memutuskan resign dari perusahaan secara lebih akurat. Perusahaan tentunya juga dapat menggali masukan yang baik dari karyawan untuk memperbaiki situasi yang ada.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED22 Aug 2016
talenta
talenta