Cara Mengukur Kinerja Perusahaan Berdasarkan Analisis Rasio Keuangan

By Mekari TalentaPublished 07 Jun, 2023 Diperbarui 20 Maret 2024

Kinerja perusahaan merupakan hasil dari kegiatan manajemen di setiap perusahaan. Parameter analisis yang sering digunakan untuk menilai kinerja suatu perusahaan adalah dengan menggunakan pendekatan di mana informasi keuangan diambil dari laporan keuangan atau laporan keuangan lainnya. Rasio Keuangan merupakan hal penting yang perlu diperhatikan dalam menjalankan sebuah perusahaan.

Seorang pengusaha harus memahami tentang rasio keuangan, karena memiliki banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila dapat menganalisis rasio keuangan perusahaan.

Rasio keuangan digunakan sebagai salah satu alat ukur untuk mengetahui posisi keuangan dan keberhasilan suatu perusahaan yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan.

Ketahui tentang cara penilaian kinerja perusahaan berdasarkan analisis rasio keuangan di bawah ini.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kinerja Perusahaan

Cara Mengukur Kinerja Perusahaan Berdasarkan Analisis Rasio Keuangan

Ada beberapa faktor penting yang dapat mempengaruhi kinerja suatu perusahaan.

Diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  • Efektivitas dan efisiensi
  • Otoritas atau wewenang
  • Disiplin atau taat terhadap hukum dan peraturan yang berlaku
  • Inisiatif, yang berkaitan dengan daya pikir dan kreativitas dalam perusahaan

Fungsi Analisis Rasio

  • Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio): Rasio likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek suatu perusahaan dengan melihat aktiva lancar perusahaan relatif terhadap hutang lancarnya.
  • Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover Ratio): Rasio perputaran persediaan mengukur aktivitas atau likuiditas perusahaan dilihat dari ketersediaan barang. Rasio ini menunjukkan efisiensi di mana perusahaan menggunakan seluruh aktivanya untuk menghasilkan penjualan.
  • Rasio Aktivitas (Activity Ratio): Rasio aktivitas menunjukkan tingkat efektivitas penggunaan aktiva atau kekayaan perusahaan kepada Anda.
  • Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas (Profitability Ratio): Merupakan rasio yang menunjukkan tingkat imbalan atau perolehan dibanding penjualan atau aktiva.
  • Rasio Investasi (Investment Ratio): Rasio investasi merupakan rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memberikan kembalian atau imbalan kepada para pemberi dana, khususnya investor yang ada di pasar modal dalam jangka waktu tertentu.

Tujuan dari Adanya Analisis Rasio Kinerja dalam Sebuah Perusahaan

  • Sebagai alat barometer untuk melakukan forecasting atau memproyeksikan posisi keuangan dimasa yang akan datang.
  • Mereview kondisi perusahaan saat ini, permasalahan dalam manajemen, operasional maupun, keuangan.
  • Alat ukur untuk melakukan efisiensi di semua departemen perusahaan

Proses HR jadi lebih cepat dengan software HR terautomasi Mekari Talenta.

Laporan Keuangan sebagai Alat Pengukuran Kinerja Perusahaan

Laporan keuangan memiliki beberapa nilai keuntungan dan kelebihan yang dapat dirasakan dampaknya, baik bagi manajemen atau pemilik perusahaan, antara lain adalah sebagai berikut ini:

  • Menjadi alat pengukuran atau penilaian kinerja perusahaan. Dengan adanya laporan keuangan perusahaan, semua informasi tentang aliran pendapatan dan pengeluaran dalam perusahaan tercatat dengan baik dengan valid dan transparan. Sehingga laporan keuangan juga dapat menjadi dasar penilaian dari kinerja unit usaha dan tim karyawan yang ada di perusahaan.
  • Membuat langkah-langkah untuk perbaikan perusahaan. Dengan mengetahui dimana letak inefisiensi perusahaan, maka langkah-langkah perbaikan dapat dilakukan secara lebih baik dan tepat sasaran. Dengan adanya laporan keuangan, maka akan jelas terlihat dimana terjadinya pos-pos perusahaan dengan pengeluaran atau pembiayaan yang besar sehingga perlu dihemat, dan lain sebagainya.
  • Menjadi dasar informasi untuk melakukan proyeksi di masa mendatang. Dengan adanya data keuangan, maka akan membantu manajemen dan pemilik perusahaan dalam menentukan target dan visi untuk pengembangan bisnis yang ingin didapatkan di masa depan. Terutama dalam melakukan pembelian aktiva atau melakukan pinjaman ke pihak lain yang harus disesuaikan dengan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan yang lebih baik lagi.
  • Meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas suatu perusahaan. Untuk beberapa investor, laporan keuangan yang baik dapat menjadi dasar dalam melakukan penanaman modal kepada perusahaan tersebut. Namun, bukan berarti hal ini menyebabkan laporan keuangan dapat dipoles dengan angka-angka positif yang baik sehingga perusahaan dapat dinilai lebih tinggi.

Indikator Rasio Keuangan untuk Analisis dan Menilai Kinerja Perusahaan

Ada 4 indikator rasio keuangan yang dapat digunakan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan.

Keempat indikator ini saling berhubungan sehingga para pengusaha harus dapat menjaga keseimbangan antara keempat rasio yang dimiliki. Indikator tersebut di antaranya adalah:

Rasio Likuiditas

Ini merupakan rasio untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban membayar hutang-hutangnya maupun untuk mengecek efisiensi modal kerja.

Rasio ini dapat digunakan untuk mengukur likuiditas suatu perusahaan.

Apabila perusahaan tersebut mampu memenuhi kewajibannya, maka dapat dikatakan bahwa perusahaan tersebut likuid.

Sedangkan apabila perusahaan tersebut tidak mampu memenuhi kewajibanya, maka perusahaan tersebut dikatakan ilikuid.

Rasio yang sering digunakan untuk menghitungnya adalah Current Ratio, Quick Ratio, dan Cash Ratio.

Rasio Profitabilitas

Rasio ini merupakan rasio yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan.

Selain itu, rasio ini juga dapat digunakan untuk mengetahui kelangsungan hidup perusahaan yang dapat diukur menggunakan Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Return On Assets, dan Return On Equity.

Rasio Solvabilitas

Ini merupakan rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam melunasi seluruh kewajibannya baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Rasio ini dapat diukur dengan menggunakan Rasio Hutang terhadap Aktiva, Time Interest Earned, dan Fixed Charge Coverage.

Rasio Aktivitas

Digunakan untuk mengukur tingkat penggunaan aktiva atau kekayaan perusahaan.

Rasio ini diukur dengan menggunakan perputaran piutang, perputaran persediaan, perputaran aktiva tetap, dan perputaran total aktiva.

Rumus Yang Biasa Digunakan Untuk Analisis Kinerja Perusahaan

Terdapat beberapa rumus yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan.

Berikut ini adalah beberapa contoh rumus kinerja perusahaan yang umum digunakan:

  1. Pendapatan Kotor (Gross Revenue), Rumus: Total pendapatan dari penjualan produk atau jasa selama periode tertentu.
  2. Pendapatan Bersih (Net Income), Rumus: Pendapatan kotor dikurangi dengan biaya dan beban yang terkait dengan operasional perusahaan.
  3. Laba Bersih (Net Profit), Rumus: Pendapatan bersih dikurangi dengan pajak penghasilan dan beban keuangan lainnya.
  4. Pertumbuhan Pendapatan (Revenue Growth), Rumus: ((Pendapatan tahun ini – Pendapatan tahun sebelumnya) / Pendapatan tahun sebelumnya) x 100
  5. Laba Kotor (Gross Profit), Rumus: Pendapatan kotor dikurangi dengan biaya langsung yang terkait dengan produksi barang atau penyediaan jasa.
  6. Return on Investment (ROI), Rumus: (Laba Bersih / Investasi) x 100
  7. Return on Assets (ROA), Rumus: (Laba Bersih / Total Aset) x 100
  8. Return on Equity (ROE), Rumus: (Laba Bersih / Ekuitas) x 100
  9. Rasio Utang (Debt Ratio), Rumus: Total Utang / Total Aset
  10. Rasio Lancar (Current Ratio), Rumus: Aset Lancar / Utang Lancar
  11. Rasio Modal Kerja (Working Capital Ratio), Rumus: Aset Lancar – Utang Lancar
  12. Efisiensi Penjualan (Sales Efficiency), Rumus: Pendapatan Bersih / Jumlah Karyawan atau Pendapatan Bersih / Total Biaya Operasional

Perlu diingat bahwa rumus kinerja perusahaan dapat bervariasi tergantung pada jenis industri dan tujuan pengukuran yang diinginkan.

Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan rumus dengan konteks dan kebutuhan perusahaan Anda.

Fungsi Analisis Rasio Keuangan Untuk Ukur Kinerja Perusahaan

Analisis rasio keuangan digunakan oleh manajemen perusahaan untuk menentukan seberapa baik kinerja perusahaan.

Sedangkan fungsi analisis rasio keuangan untuk para investor adalah untuk melihat perusahaan yang akan digunakan untuk investasi, apakah memiliki kondisi keuangan yang baik atau tidak.

Sehingga investor dapat menentukan investasi mana yang terbaik.

Suatu perusahaan dapat dikatakan dalam kondisi baik apabila memiliki indikator-indikator seperti memiliki rasio likuiditas yang lancar, profitabilitas yang tinggi, solvabilitas yang tinggi, serta rasio aktivitas yang tinggi.

Indikator-indikator tersebut dapat diketahui menggunakan rasio keuangan yang dapat dihitung berdasarkan data yang diperoleh dari laporan keuangan.

Untuk melakukan analisis rasio keuangan, setiap perusahaan harus memiliki laporan keuangan yang akurat.

Dengan rasio keuangan, maka tim manajemen dan pemilik perusahaan dapat menilai bagaimana kinerja perusahaan dan dapat membantu bagi para investor untuk mengambil keputusan dalam berinvestasi.

Penilaian kinerja perusahaan yang dilakukan secara baik dan benar akan berpengaruh terhadap kesuksesan suatu perusahaan.

Selain memastikan bawah penilaian kinerja dilakukan secara baik, setiap perusahaan juga harus melakukan pengelolaan terhadap SDM yang ada.

Mekari Talenta hadir sebagai software HR yang sangat cocok untuk perusahaan, dan telah terintegrasi dengan Mekari Jurnal sebagai software akuntansi online.

Mekari Talenta adalah salah satu software HRIS untuk manajemen sumber daya manusia termasuk software penilaian kinerja karyawan.

Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal.

Untuk memastikan agar perusahaan bisa efektif dalam menggunakan fitur manajemen KPI, tim HR perlu memastikan bahwa aplikasi tersebut memiliki keuntungan yang tidak dimiliki oleh layanan lain yang sejenis.

Fungsi dashboard KPI di Mekari Talenta bisa menjadi opsi terbaik karena terintegrasi juga dengan fitur lainnya yang akan mempermudah HR.

Di bawah ini adalah beberapa keuntungan yang bisa diperoleh HR apabila perusahaannya menggunakan Mekari Talenta:

  • HR dapat melihat data absensi online dan report karyawan.
  • HR dapat melakukan approval absensi, lembur, cuti, maupun izin lainnya lewat satu aplikasi.
  • HR dapat download data absensi, lembur, cuti, maupun izin lainnya.
  • HR dapat melihat statistik harian karyawan.

Selain itu, HR wajib untuk mengoprek kembali lebih dalam apa saja yang dimiliki oleh aplikasi absensi tersebut dan apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk memudahkan HR dalam mengelola karyawannya.

Tunggu apa lagi? Coba gratis Mekari Talenta sekarang dengan konsutlasi bersama tim sales kami.

Semoga informasi mengenai analisis juga cara mengukur kinerja perusahaan berdasarkan analisis rasio keuangan diatas bisa berguna buat Anda.

banner tentu bisa june
Image
Mekari Talenta
Temukan artikel-artikel terbaik seputar HR dari tim editorial Mekari Talenta. Kami mengumpulkan, menyusun, dan membagikan insight-insight menarik untuk membantu bisnis mengelola serta mengembangkan talenta-talenta unggulan.