Jenis Wawancara Kerja yang Perlu Diketahui

Tayang
Highlights
  • Proses wawancara kerja terbagi ke dalam berbagai jenis format mulai dari tipe standar, situasional, perilaku, hingga simulasi studi kasus.
  • Memahami karakteristik dan tujuan spesifik setiap model wawancara sangat efektif meningkatkan rasa percaya diri serta peluang kelulusan kandidat.

Dari berbagai tahap wawancara yang pernah Anda hadapi selama masa mencari kerja, jenis wawancara kerja seperti apakah yang Anda dapat kenali?

Dalam wawancara kerja, pelamar dihadapi oleh berbagai rangkaian wawancara dari hal umum hingga khusus.

Tak jarang pula, yang gagal di salah satu wawancara karena tidak mengenali tujuan dari wawancara itu sendiri.

Pada umumnya, wawancara memang dilakukan oleh HR dan user. Namun apakah Anda cukup familiar dan sempat melakukan persiapan sebelum menghadapinya?

Apakah Anda sudah tahu tipe wawancara yang sedang Anda lakukan?

Berikut ini adalah jenis โ€“ jenis wawancara kerja yang biasa dilakukan oleh HRD perusahaan maupun user yang perlu dipahami.

1. Wawancara Standar

Wawancara ini merupakan jenis wawancara kerja yang paling sering digunakan.

Saat menjalani wawancara jenis ini, Anda umumnya akan diwawancarai oleh seorang pewawancara yang merupakan staff atau manajer.

Wawancara HRD dan user yang sering anda hadapi biasanya masuk dalam kategori wawancara jenis ini.

Pertanyaan yang diajukan bertujuan mengetahui atau menguji apakah Anda kandidat yang tepat.

Beberapa pertanyaan yang biasa diajukan seperti tentang diri Anda, rencana anda lima tahun kedepan, dan sebagainya.
Baca juga: Bisakah Anda Melakukan Follow Up Setelah Wawancara Kerja?

2. Wawancara Presentasi

Dalam wawancara presentasi, Anda akan diberi sebuah kasus dalam bisnis lalu diminta mempresentasikan solusi ke karyawan perusahaan.

Dalam menjalani wawancara ini, anda harus mampu menyiapkan bahan presentasi dengan cepat.

Singkatnya, buatlah garis besar masalah dan tulis sejumlah solusi potensial yang terpikirkan oleh Anda.

Jika sudah siap, Anda dapat segera langsung mempresentasikannya.

3. Wawancara Kasus

Jenis wawancara kerja yang satu ini berfokus pada bagaimana Anda menyelesaikan sebuah atau beberapa isu bisnis yang spesifik dan biasanya digunakan oleh perusahaan konsultan.

Pertanyaan yang diajukan bisa berupa pertanyaan kuantitatif untuk mengetahui bagaimana Anda menangani kasus yang diberikan dan menyajikannya berupa angka.

Untuk menjawab pertanyaan wawancara kasus, berikut ini adalah langkah-langkah untuk menyajikan jawaban Anda: Identifikasi akar masalah – mengidentifikasi faktor apa saja yang yang terlibat – identifikasi penyebab masalah – pilih solusi terbaik.

Jika sudah di-compile menjadi satu, Anda dapat langsung menginformasikan pelajaran apa saja yang diperoleh dari kasus tersebut.

4. Wawancara via Telepon / Video Call

Wawancara ini biasanya dilakukan perusahaan yang lokasinya tidak berada di negara kandidat.

Sebagai contoh, Anda melamar posisi Data Scientist di perusahaan yang berlokasi di Singapura.

Perusahaan tersebut akan mewawancarai Anda via telepon atau Video Call.

Meskipun tidak secara langsung bertatap muka, Anda tetap harus menjalani tipe wawancara ini dengan sebaik-baiknya seperti halnya wawancara biasa, seperti mengenakan pakaian formal.

5. Wawancara Perilaku

Jenis Wawancara Kerja yang Perlu Diketahui

Wawancara karyawan jenis ini dikenal juga sebagai behaviour interview dimana hal ini menekankan pada perilaku masa lalu Anda untuk memprediksi perilaku Anda di masa depan.

Beberapa perusahaan mulai menggunakan jenis wawancara ini karena mereka menganggap perilaku sangat mempengaruhi kinerja seseorang.

Wawancara ini biasa dilakukan oleh HRD atau psikolog.

Di tipe wawancara ini, pewawancara bisa menanyai Anda dengan pertanyaan seperti: Apa keberhasilan/kegagalan terbesar Anda?

Bagaimana cara Anda menyelesaikan tiga tugas kuliah yang berbeda?

Dan sebagainya. Kunci menjawab pertanyaan wawancara ini adalah dengan menggunakan teknik STAR (Situation, Task, Action, and Result).

Anda menyebutkan situasi yang dihadapi, tugas yang didapatkan, tindakan yang dilakukan, serta hasil/pelajaran yang telah Anda peroleh.

Baca juga: Daftar Kata yang Perlu Dihindari saat Wawancara Kerja

6. Wawancara Situasional

Berbeda dengan jenis wawancara kerja perilaku, wawancara situasional berfokus dan memprediksi kinerja Anda di masa depan.

Umumnya, pewawancara kerja akan memberi Anda sebuah masalah dan bertanya bagaimana cara Anda menyelesaikan masalah tersebut.

Apa pun masalah yang akan diberikan pada Anda, tips menjawabnya adalah: Ketahui masalah, jelaskan solusi, dan tindakan yang akan Anda lakukan, Jujur dan spesifik

7. Wawancara Panel

Dalam wawancara panel Anda akan diwawancara oleh lebih dari satu pewawancara. Pertanyaan mereka sulit untuk diprediksi secara pasti karena mereka akan bertanya secara random.

Kuncinya hanya satu: jangan gugup! Dengan mengetahui jenis-jenis wawancara kerja di atas, Anda dapat percaya diri menghadapi wawancara kerja di perusahaan dan sektor industri apa pun.

Tertarik untuk mencoba aplikasi HR Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

FAQ (Frequently Asked Questions)

Bagaimana strategi taktis bagi tim rekruter untuk menjaga keadilan penilaian (objectivity) saat menyelenggarakan wawancara panel massal?

Bagaimana strategi taktis bagi tim rekruter untuk menjaga keadilan penilaian (objectivity) saat menyelenggarakan wawancara panel massal?

Tim rekruter wajib menyusun lembar panduan penilaian standar (rubrik penilaian) yang berbasis pada indikator kompetensi inti posisi sebelum wawancara panel dimulai. Setiap panelis harus diberikan pembagian peran yang spesifik, misalnya fokus menilai keahlian teknis, stabilitas emosi, atau kecocokan budaya kerja perusahaan. Hindari melakukan diskusi opini antar-pewawancara di tengah sesi agar penilaian mandiri masing-masing panelis tidak terkontaminasi oleh bias subjektif rekan sejawat. Kumpulkan seluruh lembar skor penilaian sesaat setelah kandidat keluar dari ruangan untuk langsung dikalkulasi secara rata-rata di pangkalan data.

Mengapa metode wawancara perilaku (behavioral interview) dinilai jauh lebih akurat dalam menyaring talenta berkualitas daripada metode konvensional?

Mengapa metode wawancara perilaku (behavioral interview) dinilai jauh lebih akurat dalam menyaring talenta berkualitas daripada metode konvensional?

Wawancara perilaku memiliki akurasi tinggi karena bertumpu pada premis psikologi bahwa rekam jejak performa masa lalu merupakan prediktor terbaik untuk mengukur tindakan masa depan. Metode ini menyulitkan kandidat untuk memberikan jawaban manipulatif karena mereka wajib memaparkan rincian data kronologi peristiwa yang benar-benar pernah dialami. Rekruter dapat menggali secara mendalam mengenai proses pemecahan masalah, pola komunikasi, hingga cara kandidat menanggapi sebuah kegagalan kerja riil. Hasil analisis dari cerita berbasis teknik STAR ini memberikan gambaran kompetensi yang jauh lebih valid dibandingkan sekadar pertanyaan teori normatif.

Bagaimana menyiasati kendala teknis yang mendadak terjadi seperti gangguan koneksi internet saat wawancara daring (video call) sedang berlangsung?

Bagaimana menyiasati kendala teknis yang mendadak terjadi seperti gangguan koneksi internet saat wawancara daring (video call) sedang berlangsung?

Apabila terjadi gangguan koneksi atau kegagalan sistem gawai di tengah sesi wawancara daring, kandidat maupun rekruter harus tetap bersikap tenang dan profesional. Segera kirimkan pesan notifikasi permohonan maaf melalui saluran komunikasi alternatif seperti SMS atau aplikasi pesan singkat untuk mengonfirmasi situasi darurat tersebut. Jika gangguan berlangsung lebih dari lima menit, tawarkan opsi taktis untuk mengalihkan sisa sesi wawancara menggunakan panggilan telepon suara biasa. Dokumentasikan insiden teknis ini di dalam catatan penjadwalan sistem rekrutmen agar lini waktu proses seleksi kandidat dapat disesuaikan kembali tanpa merugikan hak penilaian.

Apakah perusahaan diperbolehkan menguji pelamar dengan pertanyaan di luar koridor profesional seperti rencana pernikahan atau pandangan politik?

Apakah perusahaan diperbolehkan menguji pelamar dengan pertanyaan di luar koridor profesional seperti rencana pernikahan atau pandangan politik?

Perusahaan sangat dilarang melemparkan pertanyaan yang bersifat sangat pribadi, diskriminatif, atau tidak memiliki relevansi langsung dengan kompetensi pelaksanaan tugas kerja. Pertanyaan mengenai rencana pernikahan, preferensi politik, maupun latar belakang suku agama ras (SARA) berisiko melanggar asas kesetaraan peluang kerja yang dilindungi hukum. Jika pewawancara secara tidak sengaja menanyakan hal sensitif tersebut, kandidat berhak merespons secara diplomatis dengan mengembalikan arah pembicaraan ke fokus kontribusi profesional. HRD wajib memberikan pelatihan etika wawancara secara berkala kepada jajaran user manajerial agar reputasi nama baik instansi di pasar tenaga kerja tetap terjaga bersih.

Bagaimana fitur manajemen rekrutmen pada software HRIS membantu menyelaraskan umpan balik (feedback) hasil wawancara antar-departemen?

Bagaimana fitur manajemen rekrutmen pada software HRIS membantu menyelaraskan umpan balik (feedback) hasil wawancara antar-departemen?

Platform HRIS modern mempermudah sinkronisasi data rekrutmen lewat penyediaan dasbor penilaian terpusat yang dapat diakses secara real-time oleh HRD dan user. Setelah sesi wawancara selesai, para pewawancara dapat langsung memasukkan catatan evaluasi serta skor kompetensi kandidat langsung ke dalam sistem aplikasi digital. Otomatisasi ini menghilangkan birokrasi pengiriman formulir kertas atau email evaluasi manual yang rawan terselip di lingkungan kantor. Melalui integrasi halaman rekrutmen Mekari Talenta, peninjauan status kelulusan kandidat mulai dari tahap penyaringan CV hingga penawaran kerja dapat dipantau secara transparan dan terukur.

Image
Jordhi Farhansyah Penulis
Penulis dengan pengalaman selama sepuluh tahun dalam menghasilkan konten di berbagai bidang dan kini berfokus pada topik seputar human resources (HR) dan dunia bisnis. Dalam kesehariannya, Jordhi juga aktif menekuni fotografi analog sebagai bentuk ekspresi kreatif di luar rutinitas menulis.
nathania rebecca
Nathania Rebecca Djemat, CHRP
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales