Pentingnya Wajib Lapor Tenaga Kerja (WLTK) oleh Perusahaan

Pentingnya Wajib Lapor Tenaga Kerja (WLTK) oleh Perusahaan

Bukan hanya izin perusahaan, pemiliki usaha tentu harus mempersiapkan laporan untuk kebutuhan wajib lapor tenaga kerja.  Hal ini tertuang dalam pasal 4 Ayat (1) Undang-Undang No. 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan, disebutkan bahwa:

Pengusaha atau pengurus wajib melaporkan secara tertulis setiap mendirikan, menghentikan, menjalankan kembali, memindahkan atau membubarkan perusahaan kepada menteri atau pejabat yang ditunjuk.

Artinya adalah ketentuan tersebut mewajibkan perusahaan untuk mengurus perizinan Wajib Lapor Tenaga Kerja (WLTK). Sesuai peraturan tentang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia, perusahaan Anda bisa dikenai sanksi jika sengaja tidak lapor WLTK. Secara tertulis, perusahaan wajib lapor WLTK setiap tahunnya. 

Cara Lapor WLTK Online

Selama ini WLTK dilakukan secara manual dengan mengisi formulir. Kabar baiknya, sekarang pelaporan ini bisa dilakukan lebih mudah lewat sistem WLTK online. Fasilitas ini telah diluncurkan oleh Menteri Ketenagakerjaan tahun lalu. Anda cukup mengunjungi situs yang sudah disediakan kemudian melengkapi semua persyaratan  yang dibutuhkan. Ingat, Anda harus melaporkan secara berkala setiap tahunnya tentang ketenagakerjaan di perusahaan Anda. 

Dengan adanya sistem pelaporan secara online, diharapkan setiap perusahaan lebih disiplin dalam  menunaikan kewajibannya untuk lapor. Berikut ini adalah cara lapor WLTK secara online:

  1. Mengakses website WLTK di www.wajiblapor.kemnaker.go.id
  2. Jika Anda belum memiliki akun, makan harus registrasi dulu ke dalam sistem Wajib Lapor Tenaga Kerja melalui tautan “Pendaftaran Perusahaan”
  3. Selanjutnya Anda harus mengisi kelengkapan data pada kolom registrasi
  4. Setelah berhasil, Anda sudah bisa menggunakan layanan lapor online
  5. Lanjutkan dengan mengisi kelengkapan data yang diminta.

Di dalam laporan tersebut harus memuat keterangan seperti identitas perusahaan, hubungan ketenagakerjaan, perlindungan karyawan, kesempatan kerja, dan sebagainya.  Penting sekali sebuah perusahaan untuk melakukan wajib lapor pada Kemenaker.

Baca Juga: Penting bagi HR, Ini Panduan Lengkap UU Ketenagakerjaan Indonesia

Pentingnya WLTK bagi Perusahaan

Berikut ini adalah 3 alasan pentingnya WLTK bagi perusahaan Anda:

1. Indikator Kepedulian Perusahaan terhadap Kesejahteraan Karyawan

Sebelum WLTK diterima dan disahkan, ada persyaratan terkait program kesejahteraan karyawan yang harus dilengkapi oleh perusahaan. Terkait dengan pendaftaran BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan Jaminan Sosial Hubungan Kerja di Luar Jam Kerja (JSHK) harus sudah diselesaikan oleh perusahaan. 

BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan dari risiko kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan hari tua. Sedangkan BPJS Kesehatan merupakan asuransi kesehatan yang mencakup biaya perawatan dan pengobatan penyakit. Ini menjadi salah satu alasan mengapa WLTK menjadi indikator bahwa perusahaan melaksanakan program kesejahteraan bagi karyawan secara baik dan benar.

BPJS dan WLTK adalah dua hal yang saling berhubungan. Kepesertaan BPJS menjadi salah satu persyaratan WLTK. Misalnya perusahaan harus melampirkan salinan kwitansi iuran terakhir BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Sebaliknya, WLTK juga menjadi syarat bagi perusahaan yang ingin mengajukan klaim BPJS.

2. Menghindari Sanksi dari Pemerintah

Dengan melakukan WLTK secara berkala setiap tahun, berarti perusahaan Anda terhindar dari sanksi pemerintah. Adanya sanksi administrasi dan sanksi pidana bertujuan untuk menertibkan para pelaksana kebijakan. Aturan terkait sanksi terdapat di dalam Pasal 10 Ayat 1 UU Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan. 

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa sanksi kurungan maksimal 3 bulan atau denda maksimal Rp1.000.000 jika perusahaan tidak melakukan wajib lapor data-data perusahaan. Pelaporan yang dimaksud adalah yang dilakukan setelah perusahaan berdiri maupun perpanjangan setiap tahunna. Selambat-lambatnya, pelaporan dilakukan 30 hari sebelum memindahkan, menghentikan atau membubarkan perusahaan.

Baca juga: Kewajiban Perusahaan Memberikan Slip Gaji Karyawan

3. Persyaratan untuk Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA)

Dokumen WLTK menjadi salah satu persyaratan wajib yang ditetapkan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebelum perusahaan mengajukan permohonan menggunakan TKA. Tanpa adanya WLTK, dapat dipastikan bahwa perusahaan tidak dapat mengajukan permohonan izin TKA.

Data-data perusahaan yang bersifat administratif harus dikelola secara tepat karena berkaitan dengan permohonan izin usaha, salah satunya WLTK. Ada kalanya pengelolaan data karyawan dan data perusahaan sangat menguras waktu bagian HR. Oleh karena itu, Talenta hadir untuk mempermudah perusahaan dalam mengelola data administrasi menjadi praktis. 

Talenta adalah salah satu software HR terpercaya dan terbaik di Indonesia. Dengan menggunakan Talenta, manajemen HR perusahaan menjadi terintegrasi dengan sistem absensi, payroll, reimbursement, dan sebagainya. Dapatkan informasi selengkapnya mengenai produk Talenta di website Talenta. Jika ingin mencoba gratis produk Talenta secara langsung, cukup isi formulir berikut ini.


PUBLISHED08 Jun 2020
Risna
Risna