HR Planning 4 min read

Fungsi HR Industri Manufaktur, Apa Saja?

Tayang
Di tulis oleh:
Foto profil dari Sely Ananda
Sely Ananda
Di review oleh:
Mekari Talenta Expert Reviewer
Alfiyya Zahra CHRP
Highlights
  • Fungsi HR dalam industri manufaktur sangat penting untuk mengelola jumlah karyawan yang besar dan memenuhi tuntutan pasar yang tinggi.
  • Pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia memberikan keuntungan berupa pertumbuhan berkualitas, lapangan pekerjaan yang layak, dan pengurangan kesenjangan gender.
  • Manajemen waktu kerja karyawan menjadi tantangan utama bagi HR, terutama dalam mengatur absensi, shift kerja, dan jam kerja.
  • Pemenuhan hak karyawan, termasuk payroll dan benefit, merupakan fungsi krusial HR yang memerlukan sistem yang terintegrasi.

Fungsi HR pada industri manufaktur memiliki tantangan yang berbeda dengan industri lain. Seperti apa? Simak jawabannya di Talenta.

Perkembangan industri di Indonesia dalam berbagai sektor bisa dikatakan sedang sangat pesat.

Terlebih lagi pada jangka waktu 10 tahun terakhir yang kemudian diperkuat dengan pernyataan dari Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto pada tahun 2019.

Seperti yang telah dikutip dari m.liputan6.com, Airlangga menyatakan bahwa industri manufaktur Indonesia telah menyumbang 20% kepada GDP (Gross Domestic Product) pada awal tahun 2019.

Hal ini kemudian menempatkan industri manufaktur di Indonesia menempati peringkat kelima di negara-negara G-20.

Pertanyaannya, sebenarnya apa keuntungan dari pesatnya pertumbuhan industri khususnya industri manufaktur di Indonesia?

mekari talenta

Mengutip dari investor.id ada tiga keuntungannya yang akan didapatkan oleh Indonesia menurut Bank Dunia.

Ketiga keuntungan tersebut adalah:

1. Pertumbuhan Yang Berkualitas

Sektor manufaktur sangat berkaitan dengan kontribusi pertumbuhan yang lebih tinggi, hal ini dikarenakan sektor manufaktur lebih tahan terhadap volatilitas harga di pasar dan juga keterkaitannya di seluruh sektor perekonomian.

2. Pekerjaan Yang Lebih Layak

Tingkat produktivitas sektor manufaktur yang relatif lebih tinggi sehingga berpengaruh terhadap tingginya lapangan pekerjaan pada industri manufaktur yang juga memberikan upah yang lebih tinggi dibanding yang lain.

Baca Juga :ย  Apa Saja Fungsi HRIS yang Dibutuhkan Industri Manufaktur?

3. Pengurangan Kesenjangan Gender

Manfaat yang terakhir adalah kesetaraan gender di dalam dunia ekonomi.

Hal ini karena biasanya pada industri manufaktur di dominasi oleh pekerja wanita yang kemudian bisa ikut bersaing dalam mencari dan mendapatkan pekerjaan.

Dengan manfaat yang diberikan dan juga pesatnya perkembangan dari industri manufaktur, tentu peran HR sebagai pengelola SDM pada industri tersebut juga sangat diperlukan.

Baca Juga: Perkembangan Bisnis Manufaktur di Indonesia & Cara Mengelolanya dengan Baik

Hal ini tentu memberikan tantangan tersendiri bagi HR.

Secara definisi industri manufaktur adalah industri yang kegiatan utamanya adalah mengubah bahan baku, komponen, atau bagian lainnya menjadi barang jadi yang memenuhi standar spesifikasi.

Berdasarkan pengertian tersebut, tentu terdapat banyak interaksi antara manusia dengan manusia maupun antara manusia dan mesin dengan skala yang dapat dikatakan besar.

Hal ini kemudian memicu adanya tantangan-tantangan bagi HRD pada industri manufaktur.

Fungsi HR Pada Industri Manufaktur

Fungsi HR pada Industri Manufaktur, Apa Saja?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa pada industri manufaktur merupakan salah satu industri yang melibatkan banyak orang dengan banyak pekerjaan.

Oleh karena itu fungsi HR pada industri manufaktur memiliki peranan yang sangat penting untuk dapat mengimbangi pengelolaan karyawan dengan jumlah yang tidak sedikit. Berikut merupakan 5 fungsi utama HR pada Industri Manufaktur.

Baca Juga : Tantangan Sistem Gaji di Perusahaan Manufaktur

1. Manajemen Waktu Kerja Karyawan

HR pada industri manufaktur dituntut untuk dapat mengatur atau melakukan manajemen waktu kerja karyawan, baik dari kehadiran karyawan atau absensi, shift kerja, dan jam kerja karyawan secara baik dan rapih dengan jumlah tenaga kerja yang masif.

Pergerakan produksi industri manufaktur sendiri dapat dilakukan selama 7×24 jam mengingat jumlah permintaan dari pasar yang cukup tinggi akan hasil produksi dari industri ini.

Dengan jumlah tenaga kerja yang besar dan setiap karyawan memiliki ketentuan dan pengelolaan waktu kerja masing-masing, khususnya bagi karyawan perempuan yang memiliki tambahan cuti, tentu melakukan pengelolaan waktu kerja bukan hal yang bisa dikatakan mudah.

Oleh karena itu, beberapa industri manufaktur menggunakan software HR yang memiliki fitur Manajemen Waktu untuk melakukan pengelolaan waktu kerja karyawan dengan otomatis.

Baca Juga : Solusi HRIS menghadapi Tren Teknologi di Industri Manufaktur

2. Rekrutmen Karyawan

Dengan tingginya tingkat permintaan pasar dari hasil produksi industri manufaktur.

Hal ini berpengaruh terhadap tingkat kebutuhan tenaga kerja yang juga tinggi sehingga tim HR juga berfungsi untuk melakukan proses rekrutmen tenaga kerja untuk dapat mengimbangi tingkat permintaan pasar.

Baca juga: Turnover Karyawan Jadi Masalah Menakutkan Perusahaan, Apa Solusinya?

3. Payroll dan Benefit Karyawan

Pemenuhan hak-hak tenaga kerja juga menjadi salah satu fungsi dari HR pada industri manufaktur ini, salah satunya adalah pemenuhan hak karyawan berupa upah dan benefit yang harus diterima oleh karyawan.

Pada proses payroll karyawan, banyak hal yang harus diperhatikan seperti jumlah absensi, ada tidaknya denda keterlambatan, jumlah gaji pokok dan hal lainnya untuk kemudian di akumulasikan sebagai take home pay.

Oleh sebab itu, banyak perusahaan yang kemudian menggunakan sistem HR yang sudah terintegrasi untuk memudahkan perhitungan payroll karyawan

Baca Juga : Perkembangan Bisnis Manufaktur di Indonesia & Cara Mengelolanya

4. Pengelolaan Database Karyawan

Data karyawan sangat dibutuhkan perusahaan untuk dapat melakukan pelaporan pajak, pembayaran gaji, pengawasan, dan juga sebagai data untuk pengelolaan jenjang karir karyawan.

Database karyawan juga memuat segala informasi penting tentang karyawan, sehingga HR harus dapat mengelola dan menyimpan database tersebut sehingga mudah untuk digunakan jika nantinya diperlukan.

Itulah beberapa fungsi HR dalam industri manufaktur.

Mengingat banyaknya jumlah karyawan pada industri ini sehingga pilihan untuk menggunakan sistem HR yang memiliki fitur-fitur seperti manajemen waktu, payroll dan benefit tentu sangat bermanfaat.

Adanya sistem HR tersebut dapat meminimalisasi pekerjaan administratif yang biasanya paling memakan waktu.

Tertarik untuk mencoba Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

Anda juga bisa coba gratis Mekari Talenta sekarang dengan klik gambar di bawah ini.

Mekari Talenta HRIS

Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Fungsi HR Industri Manufaktur (FAQ)

Apa saja tantangan yang dihadapi HR di industri manufaktur?

Apa saja tantangan yang dihadapi HR di industri manufaktur?

HR di industri manufaktur menghadapi tantangan dalam mengelola tenaga kerja yang besar, termasuk manajemen waktu kerja, rekrutmen tenaga kerja yang efisien, dan pengelolaan data karyawan.

Mengapa fungsi HR penting dalam industri manufaktur?

Mengapa fungsi HR penting dalam industri manufaktur?

Fungsi HR penting dalam industri manufaktur karena industri ini melibatkan banyak karyawan dan memiliki kebutuhan yang tinggi untuk mengelola waktu kerja, rekrutmen, payroll, dan database karyawan. Peran HR yang efektif dapat meningkatkan produktivitas dan menjaga kepuasan karyawan.

Bagaimana HR dapat mengelola waktu kerja karyawan di industri manufaktur?

Bagaimana HR dapat mengelola waktu kerja karyawan di industri manufaktur?

HR dapat mengelola waktu kerja karyawan dengan menggunakan sistem manajemen waktu yang otomatis, yang dapat mengatur absensi, shift kerja, dan jam kerja secara efisien. Ini sangat penting mengingat produksi yang berlangsung 7ร—24 jam di banyak perusahaan manufaktur.

Apa yang menjadi fokus utama dalam proses rekrutmen di industri manufaktur?

Apa yang menjadi fokus utama dalam proses rekrutmen di industri manufaktur?

Proses rekrutmen di industri manufaktur berfokus pada memenuhi tingginya permintaan tenaga kerja untuk mengimbangi kebutuhan produksi. HR harus dapat menarik dan memilih kandidat yang sesuai untuk posisi yang dibutuhkan.

Bagaimana HR mengelola payroll dan benefit karyawan di industri manufaktur?

Bagaimana HR mengelola payroll dan benefit karyawan di industri manufaktur?

HR mengelola payroll dengan memastikan perhitungan yang akurat berdasarkan absensi, denda keterlambatan, dan gaji pokok. Sistem yang terintegrasi sering digunakan untuk memudahkan proses ini, memastikan karyawan menerima hak mereka secara tepat waktu.

Apa pentingnya pengelolaan database karyawan oleh HR di industri manufaktur?

Apa pentingnya pengelolaan database karyawan oleh HR di industri manufaktur?

Pengelolaan database karyawan penting untuk pelaporan pajak, pembayaran gaji, dan pengawasan kinerja. Database ini juga membantu HR dalam merencanakan pengembangan karir dan memastikan informasi karyawan tersimpan dengan baik.

Bagaimana pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia mempengaruhi fungsi HR?

Bagaimana pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia mempengaruhi fungsi HR?

Pertumbuhan industri manufaktur yang pesat di Indonesia meningkatkan permintaan akan tenaga kerja dan menuntut HR untuk lebih efisien dalam pengelolaan SDM. HR harus beradaptasi untuk menghadapi tantangan baru yang muncul dari perubahan cepat dalam industri.

Image
Sely Ananda Penulis
HR specialist dan content writer dengan pengalaman lebih dari 9 tahun di berbagai sektor, termasuk media digital, teknologi, e-commerce, dan retail. Ahli dalam talent acquisition, pengembangan konten SDM, dan employer branding.
alfiyya zahra
Alfiyya Zahra CHRP
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales