Pertimbangan Yang Harus Dilakukan Saat Merekomendasikan Teman Untuk Bekerja

Pertimbangan Yang Harus Dilakukan Saat Merekomendasikan Teman Untuk Bekerja

Zaman sekarang, referral tidak hanya diterapkan untuk ajang promosi produk barang dan jasa. Tetapi juga berlaku untuk bidang SDM salah satunya adalah referral rekrutmen. Perusahaan Bila seorang teman dekat meminta bantuan, insting Anda tentunya ingin membantunya. Apalagi jika saat ini dia sedang akan memberikan bonus pada karyawannya jika mereka mampu merekomendasikan orang yang mereka kenal, dan jika orang tersebut dapat diterima dan lolos masa percobaan. Orang yang direkomendasikan biasanya tak jauh dari lingkanan pertemanan yang dimiliki. Terlebih tak jarang juga beberapa orang memiliki keinginan agar dapat bekerja satu kantor dengan teman dekatnya. Namun yang harus diperhatikan sebelum merekomendasikan teman kepada perusahaan tempat bekerja, Anda harus mempertimbangkannya dari berbagai sisi. Sedikit saja salah mempertimbangkan, dampaknya juga berimbas terhadap Anda. Berikut adalah beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan Anda sebelum merekomendasikan teman Anda ke perusahaan.
Periksa kembali rekam jejak professionalnya. Sebelum memberi rekomendasi, apakah Anda mengetahui betul tentang latar belakang dan rekam jejak reputasi profesional teman Anda? Jika Anda sendiri tidak yakin atau kurang informasi, sempatkan waktu untuk mengobrol dengannya, menanyakan tentang pekerjaannya terdahulu. Pertimbangkan juga pengalaman, latar belakang, dan etos kerjanya. Sebab, teman yang cocok dalam kehidupan pribadi belum tentu cocok untuk bekerja bersama secara professional. Diskusikan kondisi dan budaya perusahaan dengan teman Anda sebelum Anda membuat rujukan. Dengan demikian, Anda mampu mendapat gambaran apakah teman Anda adalah orang yang tepat untuk direkomendasikan ke tempat kerja.
Apakah teman Anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut? Anda tentu tidak ingin memberi rekomendasi ke perusahaan bila teman Anda sebenarnya hanya coba-coba. Cari tahu juga apakah teman Anda adalah tipikal orang yang mudah putus asa untuk pekerjaan apapun, atau memiliki keinginan untuk menempati posisi tertentu. Pertimbangkan dan analisa juga apakah budaya perusahaan Anda akan cocok gaya kepemimpinan dan etos kerja dari teman Anda.
Tingkat kedekatan hubungan. Tingkat hubungan antara Anda dengan teman Anda juga harus menjadi pertimbangan. Apakah hubungan Anda sedang baik atau tidak. Memang awalnya terlihat menyenangkan, tetapi potensi kerugiannya adalah justru hubungan baik yang sudah terjalin bisa menjadi lemah atau bahkan buruk oleh hal-hal yang terkait pekerjaan. Sekali lagi, teman ini mungkin salah satu teman terbaik Anda dan cocok dalam  bergaul. Tapi apakah Anda bisa dan ingin bekerja dengan dia setiap hari?
Namun bagaimana apabila jika justru kita menemukan bahwa teman kita orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut? Pengalamanan, keterampilan, serta kepribadiannya telah cocok dan sesuai dengan perusahaan namun masih tidak diterima? Satu hal yang perlu diingat adalah, jangan terlalu memaksakan rujukan Anda. Bagaimanapun juga rekruter akan mempunyai pertimbangan sendiri. Kewenangan Anda berhenti hingga memberikan rekomendasi serta justifikasi mengapa orang tersebut cocok, selanjutnya biarkan semua berjalan sesuai prosedur yang berlaku di perusahaan Anda.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED29 Aug 2016
talenta
talenta